Cosplay

Cosplay
Chapter 186 - Serangan Mematikan Etienne!



Saat ini, pertarungan antara Shu melawan Etienne semakin sengit. Dimana, Shu berhasil menangkis serangan kembang api yang diciptakan oleh Etienne dengan teknik Sword No Beyblade nya.


Etienne pun cukup terpukau ketika melihat Shu yang berhasil menangkis serangan terkuatnya. Bahkan, ia sempat mengakui kehebatan dari Shu. Oleh karena itu, Etienne berpikir bahwa dirinya akan kesulitan untuk membunuh Shu.


Saat ini, mereka berdua berdiri dengan jangkauan jarak kira-kira sepuluh meter dan saling menatap tajam satu sama lain. Shu dan Etienne semakin serius untuk menentukan siapa pemenang dari pertarungan yang cukup sengit ini.


Tak berselang lama, terlihat bola api yang terjatuh dari langit menuju ke arah Etienne. Perlahan, bola api tersebut padam ketika semakin dekat dengan tangan Etienne. Kemudian, Etienne pun menangkap bola miliknya.


"Aku cukup terkejut, ketika serangan terkuatku berhasil ditangkis dengan cukup mudah olehmu, Shu. Tapi, aku masih ada teknik rahasia. Dan, aku yakin, teknik ini akan membuatmu terluka cukup parah, ya, kemungkinan kau bisa mati karena seranganku ini.." ucap Etienne sambil tersenyum menyeringai.


"Ya, teruslah mengoceh. Setelah aku mengalahkanmu, kau pasti akan malu dengan ocehanmu yang terlalu percaya diri itu." ucap Shu. Ia memegang pedangnya dengan kedua tangannya.


Tak berselang lama, Etienne pun memulai ancang-ancang dengan mundur beberapa langkah kebelakang. Setelah itu, Etienne pun langsung melemparkan bola miliknya ke arah Shu dengan sangat cepat.


"FireBall No Bunshin..!!"


Bola yang dilemparkan Etienne pun kembali berubah menjadi bola api. Lalu, bola api yang melesat ke arah Shu tersebut, secara tiba-tiba menjadi puluhan bola api yang melesat cepat ke arah Shu.


Melihat hal tersebut, sontak membuat Shu sedikit terkejut, ketika melihat satu bola api yang mengarah ke arahnya menjadi puluhan bola api yang mengarah ke arahnya.


Walaupun Shu sempat berpikir, bahwa puluhan bola api yang mengarah ke arahnya tersebut hanyalah sebuah ilusi yang membuatnya tertipu daya oleh Etienne. Akan tetapi, setelah lengannya sedikit tersentuh oleh bola api tersebut, tiba-tiba ia mengalami luka bakar.


"Eh? Ini sungguhan ya..!! Kukira hanya sebatas ilusi..!!" ucap Shu.


Padahal saat ini, tubuh Shu telah dilapisi oleh api yang tercipta oleh semangatnya. Ternyata bola api dari Etienne bisa membuatnya mengalami luka bakar, lol.


Setelah itu, Shu pun mencoba menghindari puluhan bola api yang melesat ke arahnya. Sesekali, ia menebas bola api tersebut hingga terbelah menjadi dua bagian.


Tak berselang lama, sisa-sisa bola api yang melesat ke arah Shu pun langsung naik sepuluh meter ke udara. Secara perlahan, bola api tersebut menyatu dan menjadi bola api raksasa. Etienne pun mengangkat salah satu tangannya, dan seketika bola api raksasa tersebut mengarah perlahan ke arah Etienne, seolah-olah ia yang telah mengendalikannya.


"Lihatlah, Shu..!! Apa kau bisa menebas, atau menghindar dari teknik yang paling terkuatku ini?!" ucap Etienne sambil tersenyum menyeringai sembari menatap tajam Shu yang berdiri beberapa meter dihadapannya.


"Huh? Apa-apaan bola api raksasa yang kau ciptakan itu." ucap Shu.


Bola api raksasa yang diciptakan oleh Etienne ini membuat suhu di sekitarnya menjadi sangat panas. Bahkan, bola api tersebut kobarannya semakin besar. Ya, bisa dianggap, bahwa bola api raksasa yang diciptakan oleh Etienne ini adalah sebuah matahari versi kecilnya.


Bahkan beberapa pasukan dari Aliansi dan Bajak Laut Hristov pun sedikit terkejut ketika melihat bola api raksasa yang diciptakan oleh Etienne. Mereka semua pun mulai berkeringat karena secara tiba-tiba suhu udara mulai naik dan menjadi sangat panas yang diakibatkan oleh bola api raksasa tersebut.


"Berisik..!! Memangnya, aku peduli dengan nyawa kalian? Bodoh sekali, yang terpenting, aku bisa membunuh lawanku ini, huahaha..!!" ucap Etienne, ia pun tertawa terbahak-bahak.


"Hei-hei..!! Apa dia sudah gila ya, menciptakan bola api raksasa itu. Bahkan, sudah bukan seperti bola api lagi, melainkan sebuah matahari. Jadi ini, kekuatan rahasianya ya." ucap Shu dengan nada pelan.


Tak berselang lama, Etienne pun langsung melesatkan bola api raksasanya tersebut ke arah Shu.


"Rasakan ini, Sun Of The Fire..!!"


Shu pun hanya menatap bola api raksasa yang menuju ke arahnya tanpa berkedip sama sekali. Entah apa yang dipikirkan Shu saat ini, bahkan ia tak ada gerakan sama sekali untuk mencoba menghindari bola api raksasa yang dilesatkan oleh Etienne.


Beberapa detik kemudian, sebelum bola api raksasa tersebut mengenai Shu. Sekilas, terlihat Shu yang tersenyum, seolah-olah ia mengetahui rencana agar bisa lolos dari bola api raksasa yang melesat ke arahnya.


"Duaarrrrr..!!!"


Terjadilah ledakan cukup besar yang diakibatkan oleh bola api raksasa milik Etienne. Bahkan, ledakan yang disebabkan bola api raksasa tersebut sedikit membuat getaran di medan perang, seolah-olah terjadi sebuah gempa.


"Huahahaha..!! Enyahlah kau, Shu..!!" ucap Etienne tertawa terbahak-bahak, lalu ia pun tersenyum menyeringai, seolah-olah Etienne berhasil membunuh Shu.


Sementara itu, digaris depan. Terlihat, Izumi dan Yoshino yang terkejut setelah melihat ledakan yang cukup besar dibelakangnya. Bahkan, mereka berdua sendiri merasakan getaran yang diakibatkan oleh ledakan tersebut.


"Ledakan apa itu?! Siapa yang bertarung disana?!" Yoshino pun langsung melirik ke arah ledakan itu berasal.


"Entahlah, sepertinya ada pertarungan hebat disana." ucap Izumi.


Sementara itu, beberapa pasukan dari Aliansi maupun Bajak Laut Hristov yang berada di sekitar ledakan besar itu terjadi, mereka semua juga terhempas karena ledakan besar tersebut.


"Ledakan apa-apaan ini..!!" ucap salah satu pasukan Hristov yang terhempaskan oleh ledakan besar tersebut.


Bahkan, Etienne pun menyilangkan kedua tangannya untuk menahan tekanan dari ledakan yang ia ciptakan agar tidak terhempas seperti pasukan yang lainnya.


"Ini luar biasa..!! Aku ragu, kalau kau bisa lolos dari serangan terkuat seperti ini, Shu..!!" ucap Etienne sambil tersenyum menyeringai.


BERSAMBUNG