Cosplay

Cosplay
Chapter 439 - [ Spesial ] Izumi vs Hozuki III



Hozuki The SharkMan kekuatan pengamatannya meningkat tiga kali lipat dan kekuatannya meningkat empat kali lipat.


Sementara,


Izumi The Ice Rangers kekuatan pengamatannya meningkat tiga kali lipat dan kekuatannya meningkat empat kali lipat sama seperti Hozuki.


Dengan mode perubahan terbaru mereka, mereka berdua akan bertarung dengan sangat hebat....


"Ggggrrrr..." Hozuki siap-siap untuk menyerang Izumi.


"Jjzzzzzz.." Izumi juga bersiap-siap untuk menyerang Hozuki.


"Shark Mizu Rokuzu!!!" Hozuki menciptakan ombak air raksasa yang dipenuhi dengan ikan hiu yang langsung mengarah ke Izumi.


"Ice Gate!!!" Izumi menciptakan empat gerbang es yang langsung menyerap ombak raksasa yang diciptakan Hozuki.


"Kalau kugunakan serangan seperti ini terus, kemungkinan takkan mempan padamu, ya!" Teriak Hozuki.


"Terserah kau memakai serangan apa! Aku tetapi akan melawanmu, sialan!!" Teriak Izumi.


Hozuki mengumpulkan energi air yang sangat besar di kedua tangannya lalu menunjukannya ke arah Izumi dari jarak yang cukup jauh."Boooooooshhhh!!!"


Tinjuan dengan tekanan daya hancur yang sangat dahsyat, apa pun di depannya bakalan hancur bila terkena serangan Hozuki.


"Wuushhhh!!!!" Izumi terbang dengan kekuatan esnya ke langit."Aku bisa terbang menggunakan Fly Ice.."


Hozuki menciptakan bola air raksasa,"Hyuuunggg..."


"Rasakan ini, Mizu Bom!!!" Teriak Hozuki.


Mizu bom milik Hozuki melesat ke arah Izumi, tetapi Izumi berhasil menghindarinya. Mizu Bom yang diciptakan Hozuki itu pun meledak di sebuah tempat yang jauh."Buuuummmm!!!"


"D-daya ledaknya sangat luar biasa, bila aku terkena bom air aku bisa tamat.." ucap Izumi sambil menoleh ke arah Mizu Bom yang meledak.


Beberapa Mizu Bom kembali melesat ke arah Izumi."Wuuuushhhh!!!"


"Ada empat Mizu Bom?!" Izumi terkejut.


"Guahahahahah!!! Rasakan itu!!" Teriak Hozuki.


"Godness Arrow Ice!!!" Izumi menciptakan empat panah dewa. Kemudian empat panah dewa melesat mengarah ke empat Mizu bom yang mengarah kepadanya.


"Booooooommmm!!!" Terjadilah ledakan luar biasa di udara.


"Kau sangat Luar biasa, Izumi! Kau adalah orang yang bisa menandingi ku, sepertinya kau perlahan mengembangkan kekuatanmu saat melawanku..." Ucap Hozuki.


"Kau juga hebat, Hozuki. Tetapi tetap aku berambisi untuk mengalahkanku!! Karena pemenang hanya untuk satu orang!!!" Teriak Izumi.


Izumi dan Hozuki saling mendekat lalu.


Izumi dan Hozuki saling memukul pipinya. Dan mereka berdua terpental karena beradu pukulan.


"Ukh.."


Hozuki mencoba memukul perut Izumi, tetapi Izumi menghindarinya dengan salto ke belakang.


Lalu Izumi mengeluarkan kekuatannya,"Snake Iceee!!!" Ular Ice muncul dari tangan Izumi dan langsung melesat ke arah Hozuki.


Hozuki yang tak pikir panjang menciptakan pedang air untuk memotong-motong ular es yang diciptakan Izumi."Syattt!! Syattt!!"


Izumi melesat ke arah Hozuki dengan sangat cepat, Izumi mengumpulkan sebuah energi ke kakinya, lalu ia menyiapkan sebuah tendangan untukĀ  Hozuki."Rasakan ini, Inferno Style Shoot!!!"


Hozuki menyilangkan kedua tangannya untuk menahan tendangan Izumi, tetapi tendangan Izumi memiliki tekanan yang sangat kuat, Hozuki pun terpental."Uaghhh!! D-dia semakin cepat dan kuat!!"


Hozuki menahan tekanan yang diciptakan Izumi dengan kedua kakinya, lalu tangan Hozuki memanjang dan menarik kedua kaki Izumi lalu memutar-mutarnya tanpa arah."Rasakan ini, Torpedo!!"


"Huaaaa!! Aku pusing!!" Teriak Izumi.


Lalu Hozuki melemparkan Izumi sehingga menabrak es."Bruskkk!!!"


"Uaghhh!!!" Teriak Izumi.


"Osh.. Osh.. Osh.. Pertarungan ini sudah mencapai akhir, aku lah yang akan menang, sialan!!!!!" Teriak Hozuki.


"Uaghhh!!! T-tubuhku terasa remuk semua?! S-sialan kau!!" Teriak Izumi.


Hozuki nampak sudah kehabisan tenaga, ia ngos-ngosan."A-aku harus segera mengakhirinya sebelum dia bangun lagi.."


Hozuki siap menembakkan Mizu Pistolnya.


"Ukh..." Izumi mencoba berdiri kembali sambil ngos-ngosan."Osh.. Osh.. Osh.."


"Doooorrrr!!!" Hozuki menembakkan Mizu Pistolnya ke arah Izumi tetapi dengan mata tertutup Izumi berhasil menghindarinya dengan sangat mudah.


"I-itu Yang barusan?! Apakah dia menggunakan Arc pengamatan?!!" Batin Hozuki dengan sangat terkejut.


"Bruakkk!!!" Izumi kembali ambruk, sepertinya Izumi sudah kehabisan tenaga."Hosh.. Hosh.. Hosh.."


"Apa kau sudah menyerah?!!" Teriak Hozuki.


Izumi kembali mencoba bangun,"Tidak, aku tidak menyerah!! Aku berniat untuk melakukan teknik ini untuk mengakhiri pertarungan ini!!" Teriak Izumi.


"Benarkah itu?! Kalau begitu aku akan menggunakan kekuatan penuh ku juga!!" Teriak Hozuki.


Tangan kanan Izumi menjadi es lalu membesar, ia pun mengepalkan tangannya, lalu tangan es Izumi muncul duri-duri es yang sangat tajam.


Tangan kanan Hozuki berubah menjadi bor air raksasa yang siap membunuh siapapun.


"Rhino Insting Ice Punch!!!!" Teriak Izumi.


"Shark Booster Mizu!!!" Teriak Hozuki.


Serangan mereka saling bertabrakan lalu meledak dengan hebat."Duaaaaaarrrrrrr!!!!


Tinggal satu jam sebelum penjajahan bumi dimulai...


6


Serangan mereka membuat sebuah ledakan besar yang hebat, kekuatan terakhir mereka saling bentrokan.


15 Menit kemudian, kepulan asap mulai menghilang, dan disitulah terlihat Hozuki dan Izumi tergeletak dan Pingsan.


Mereka berdua sudah kelelahan satu sama lain, dan sampai sekarang mereka belum sadar juga.


10 menit kemudian, Hozuki dan Izumi sudah mulai sadar.


"U-ukh.." Izumi mencoba berdiri dengan kondisi tubuhnya yang babak belur.


"Hosh.. Hosh.. Hosh.." Hozuki ngos-ngosan."T-tubuhku tidak bisa bergerak, ukh.." sama seperti Izumi, Hozuki juga babak belur.


"Uaghhh!!" Izumi gagal untuk berdiri, ia pun kemudian merangkak menuju ke arah Hozuki."Kau... Lihat lah... Tubuhmu babak belur.."


"Cih, lihat dirimu... Kau juga sama sepertiku, kau juga babak belur.." ucap Hozuki.


"Tetapi, A-aku masih bisa bergerak.." ucap Izumi.


"25 menit lagi, aliansi akan datang kemari, kau pasti akan terkejut.." ucap Hozuki.


"A-aku tak takut, siapapun musuhnya akan kuhadapi!!" Teriak Izumi.


"Ukh.. " Hozuki mencoba berdiri."A-akhirnya aku bisa berdiri juga walau kakiku sedikit gemetaran.."


"Cih.. sialan.." Izumi juga mencoba berdiri dan akhirnya ia juga berhasil berdiri.


"Kau lumayan hebat juga sampai membuatku kewalahan begini, aku telah meremehkanmu.." ucap Hozuki.


"Akhirnya kau sadar juga, lalu apa kita lanjutkan pertarungan ini? Aku akan meladenimu.." ucap Izumi.


"Berbicara sombong dengan kondisi tubuhmu yang babak belur, kau naif sekali.." ucap Hozuki.


"Anggap saja pertarungan ini sebagai ajang latihan, kau sudah kuanggap rivalku karena kau telah menjadi lawan yang pantas untukku.." ucap Izumi.


"Rival ya? Baru kali ini aku punya rival, sebuah rival sepertinya tidak terlalu buruk.." ucap Hozuki.


"Mari kita bertarung sekali lagi, Hozuki!!!" Teriak Izumi.


"Apa kau yakin? Kalau itu maumu, aku akan meladenimu.." ucap Hozuki.


Izumi berjalan pincang ke arah Hozuki. Sementara Hozuki hanya diam menunggu kedatangan Izumi.


"Kemarilah.. akan ku pukul kau sampai babak belur.." ucap Hozuki.


"Cih, kau masih sombong juga.." ucap Izumi.


"Sama sepertimu, sombong merupakan sifatnya juga, karena itu kau juga babak belur sama sepertiku karena mempunyai sifat sombong.." ucap Hozuki.


Sekarang Hozuki dan Izumi saling berhadap-hadapan, mereka saling menatap sinis.


"Kita akhiri pertarungan ini dengan pukulan, aku sudah tidak punya stamina untuk mengeluarkan esku.." ucap Izumi.


"Baiklah, aku juga sudah kehabisan stamina, aku juga tidak bisa selamanya berubah menjadi iblis air.." ucap Hozuki.


"Huuuaaaaaaaaa!!!!!!" Mereka berteriak keras, mereka mengepalkan tangannya lalu memukul satu sama lain.


Hozuki memukul perut Izumi dengan sangat keras dan Izumi memukul kepala Hozuki dengan sangat keras.


"Uaagggjjhh!!!!!" Izumi dan Hozuki merintih kesakitan lalu mereka berdua kembali ambruk karena saling terkena pukulan.


Bruakkkk!!!!!


"Osh... Osh.. Osh..." Izumi ngos-ngosan.


"Kau hebat.. dan sepertinya... Hosh.. Hosh.. Hosh.. " Hozuki juga ngos-ngosan.


"Sepertinya apa?" Tanya Izumi.


"Sepertinya waktuku sudah habis.. Aku sudah kehabisan stamina, dan portal universe akan segera menu tubuh karena aku telah kehabisan stamina.." ucap Hozuki.


"Jadi sekarang apa yang akan kau lakukan?!" Tanya Izumi lagi.


"Aku akan kembali ke asalku..." Ucap Hozuki.


Tiba-tiba munculah cahaya dari langit yang langsung mengarah ke Hozuki.


"A-apa itu?!" Tanya Izumi terkejut.


"Aku akan menghilang sebentar lagi.. aku akan kembali ke universeku.." ucap Hozuki.


"Apa kau tidak akan kemari lagi?" Tanya Izumi.


"Entahlah, aku akan mempertimbangkan untuk tidak menjajah planetmu ini, karena kau harus tetap hidup. Karena kau adalah rivalku, iya kan?" Ucap Hozuki tersenyum lebar.


"Apa-apaan senyum lebarnya itu? Kau tidak seperti dirimu yang tadi.." ucap Izumi.


"Tadi aku dipenuhi dengan rasa benci, tetapi setelah aku bertarung denganmu aku sadar.." ucap Hozuki.


Perlahan tubuh Hozuki akan menghilang.


"Hozuki.. suatu saat kemarilah, dan bertarung lah denganku sekali lagi.." ucap Izumi.


"Maafkan aku, sepertinya aku tidak bisa, tapi kalau aku bisa aku akan kemari lagi dan sekarang waktuku sudah tidak lama lagi.." ucap Hozuki.


"Hozuki.." ucap Izumi.


"Apa?" Tanya Hozuki.


"Saat kita bertemu lagi aku akan menjadi sangat kuat lebih dari yang sekarang karena itu bila kau kesini lagi pastikan kau harus lebih kuat dari sekarang.." ucap Izumi sambil tersenyum lebar.


"Baiklah.." ucap Hozuki, Hozuki pun akhirnya sepenuhnya menghilang dari bumi dan portal antar Universe juga ikut menghilang.


Pertarungan yang sengit, dahsyat dan penuh dengan kehancuran akhirnya sudah berakhir.


Lalu,


Chapter Spesial ini juga sudah berakhir....


Sekian.