Cosplay

Cosplay
Chapter 470 - It's Time.



Pagi ini juga, seluruh walikota yang telah mendapat undangan untuk menghadiri rapat antar Walikota pun sudah berangkat menuju ke gedung Walikota Man City.


Sementara itu, banyaknya orang dari berbagai kalangan pun sudah tiba didepan gerbang gedung Walikota Man City. Sekilas dari udara, wilayah gedung Walikota dan sekitarnya sudah menjadi lautan manusia. Mereka semua telah berkumpul. Bahkan polisi keamanan pun sedikit kesulitan untuk berjaga didepan gerbang.


Cahaya-cahaya yang berasal dari sebuah potret kamera terlihat dimana-mana, bahkan sudah menjadi pemandangan di sekitar gedung walikota saat ini. Bahkan sebagian dari mereka yang telah datang pun membawa dan menjabarkan sebuah spanduk dengan tulisan aspirasi-aspirasi mereka agar dilihat oleh pemerintah.


Para Wartawan, Reporter, dan masyarakat lainnya bersorak dengan mengatakan keadilan. Kata "Keadilan" kini menggema ke seluruh penjuru wilayah gedung walikota.


Masyarakat terus berdatangan. Masyarakat yang menentang kebijakan pemerintah pun sepertinya telah melihat Moment ini untuk melakukan aksi demo.


Lalu, terlihat diatap gedung Walikota. Tiga orang sniper terlihat sedang berjaga-jaga dan bersiap menerima perintah untuk menembak.


"Kami sudah berada di posisi." ucap salah satu sniper yang berbicara melalui sebuah alat komunikasi bernama HT.


Sementara itu, terlihat Stuart dan Company yang saat itu berada di tengah-tengah kerumunan yang sedang menyelenggarakan aksi demo. Mereka berdua sepintas mengamati sekitar. Stuart dan Company datang ke tempat ini juga untuk mencari informasi terkait pertemuan antar Walikota ini.


"Hari ini adalah hari dimana rapat antar Walikota akan diadakan. Sepertinya kita tak rugi kalau datang kemari. Kita juga bisa mengetahui hasil dari dari rapat tersebut." ucap Company.


"Hasil rapat ditengah-tengah suasana politik yang memanas, ya? Kenapa aku berfikir kalau rapat ini takkan menghasilkan apa-apa.." ucap Stuart.


Beberapa saat kemudian, tiba-tiba seorang pria yang mengenakan jubah dengan tudung yang sedikit menutupi wajahnya pun tiba-tiba datang menabrak Stuart dan Company.


Stuart dan Company pun sedikit kesal dengan pria itu karena tiba-tiba menabraknya begitu saja.


"Hoi, apa kau tidak punya mata? Kau menabrak kami berdua bung?" tanya Stuart dengan raut wajah kesal.


Begitu juga Company, "Kau bisa dihukum karena membuat orang kesal. Mungkin aku akan memaafkanmu sekarang tapi-" Tiba-tiba Company menghentikan kata-katanya karena terkejut oleh sosok yang sebenarnya dari pria yang telah menabraknya itu.


Pria berjubah itu pun langsung membuka tudung jubahnya. Dan tak disangka-sangka, pria itu adalah Leonardo K Davies, kapten dari Stuart dan Company, "Apa kalian mau protes kalau akulah yang telah menabrak kalian berdua?" Leonardo tersenyum.


"Kapten!!!" Stuart dan Company benar-benar terkejut dengan kedatangan Leonardo. Pasalnya mereka berdua cukup lama tidak bertemu dengan Leonardo, kaptennya.


"Kapten!!! Kenapa kau tidak memberitahu kami kalau akan datang kesini?!" tanya Stuart.


"Benar, kau harusnya memberi tahu kami dahulu, Kapten!! Padahal sebelumnya kau sama sekali tak menemui kami.." ucap Company.


"Ini adalah suprise. Aku sengaja membuat kalian berdua terkejut. Tapi kita sudahi dulu acara reuni ini. Dan, coba kalian berdua lihat ke atap gedung disana.." ucap Leonardo yang menunjuk ke arah atap gedung walikota Man City.


Stuart dan Company pun melihat ke arah atap gedung namun tidak menemukan apa-apa. Namun, ketika mereka berdua menyipitkan kedua matanya dan memperhatikan baik-baik. Maka terlihat tiga orang sniper yang sudah bersiaga untuk menembak targetnya.


"Kalau mereka adalah seorang Sniper. Apa yang sebenarnya Sniper itu lakukan disaat-saat yang begini?" Stuart juga sangat terkejut ketika melihat hal itu.


"Sepertinya pihak Pemerintah kota Man City telah berencana untuk menembak masyarakat tak bersalah yang datang kesini untuk menyuarakan aspirasi mereka. Aku mempunyai firasat kalau rapat pertemuan ini takkan berjalan dengan mulus. Jadi, aku datang kemari untuk berjaga-jaga bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.. " ucap Leonardo.


Beberapa saat kemudian, terlihat dibelakang lautan manusia yang sudah memenuhi wilayah gedung walikota pun langsung digiring oleh puluhan polisi keamanan untuk memberi sebuah jalan pada rombongan-rombongan yang telah datang menuju ke gedung Walikota.


Sekilas, ada lima kereta kuda yang telah datang saat itu. Dan, baru diketahui bahwa lima walikota undangan dari lima kota yang berbeda dengan walikota Man City yang akan bertemu satu sama lain untuk membahas topik yang cukup trending hari-hari ini, yaitu tentang penculikan dan pembunuhan.


Kemudian, terlihat Firehn, Izumi, Yoshino, dan Killa yang berada di salah satu kereta kuda tersebut. Mereka berempat melihat keluar jendela kereta kuda. Mereka juga tak menyangka sekitar gedung walikota sudah menjadi lautan manusia seperti ini.


"Banyak sekali manusia yang telah datang. Aku merasa aksi demo ini diikuti oleh dua kali lipat dari jumlah orang yang demo di Working City dulu. Mereka benar-benar luar biasa!!" Ucap Izumi dengan semangat.


Lalu, Yoshino secara tak sengaja melihat ke arah atap gedung walikota. Yoshino seperti melihat sesuatu disana yang bergerak-gerak, "Huh? Apa itu? Sepertinya ada seseorang disana.." gumam Yoshino.


"Kalau melihat aksi demo seperti ini, biasanya aku melihat Xia yang memimpinnya. Tapi saat ini dia sekarang berada di tempat yang berbeda.


Kemudian, Firehn pun menoleh ke arah Izumi, Yoshino, dan Killa, "Kalian tetaplah waspada. Aku yakin walikota lain membawa pengawal yang cukup kuat." ucap Firehn yang terus mewanti-wanti.


"Ya, itu tentu. Kami takkan lengah. Kami juga akan sigap untuk melindungimu bila terjadi hal-hal yang tak diinginkan.." ucap Izumi dengan raut wajah bersemangat.


Disisi lain, Leonardo yang berada ditengah-tengah kerumunan aksi demo pun secara tak sengaja melihat Izumi, Yoshino, dan Killa yang berada di salah satu kereta kuda yang bergerak masuk kedalam gerbang gedung Walikota.


"Huh? Apa aku tidak salah lihat? Mereka kelompok Bajak Laut Cosplay, kan? Apa yang mereka lakukan disini? Ah, sepertinya rapat pertemuan antar Walikota ini memang ada yang tidak beres. Kenapa juga Bajak Laut seperti mereka datang bersama seorang Walikota?" ucap Leonardo.


"Bajak Laut? Apa kita harus menyergap mereka dan menangkapnya, Kapten?" Tanya Stuart.


"Jangan. Kalau itu benar-benar mereka. Lebih baik kita amati terlebih dahulu. Karena kita yang tak membawa pasukan pasti akan kesulitan." ucap Leonardo.


Setelah Kereta kuda dari rombongan-rombongan walikota itu sudah memasuki gerbang, mereka pun turun dari kereta kuda dan jalan di karpet merah yang mengarah ke pintu masuk gedung walikota Man City.


Beberapa saat kemudian, seluruh walikota yang telah diundang pun telah memasuki ruangan yang akan digunakan untuk rapat. Mereka juga telah duduk di kursi masing-masing yang telah ditentukan.


Firehn sudah duduk di kursinya. Sementara, Izumi, Yoshino, dan Killa yang bertugas sebagai pengawal pun berdiri dibelakang Firehn. Seketika, suasana didalam ruangan tersebut pun menjadi panas.


B E R S A M B U N G


Jangan lupa like koment dan share serta kritik dan saran yang membangun agar cerita Cosplay ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti, see you next Chapter!!!