Cosplay

Cosplay
Chapter 317 - Akamaru & Shishiwakamaru vs Johnny Speed.



Anjhing yang bernama Kibamaru itu pun tak sadarkan diri setelah terkena cekikan dan hantaman yang begitu kuat oleh Johnny. Akamaru berjalan perlahan mendekati Kibamaru lalu mengelus-elus bulu halusnya.


"..... Kibamaru, tenang saja aku akan membalasnya. Kau beristirahatlah sebentar." Akamaru membopong Kibamaru lalu meletakkannya kepinggir, ke tempat yang cukup aman.


Sementara itu, terlihat Shinmaru berdiri didepan Shion yang sedikit ketakutan dan khawatir bila dirinya akan tertangkap. Pasalnya Shion telah meneguhkan tekadnya akan menghadapi semua resiko apapun yang ada. Dia sudah terlambat bila menyesal sekarang.


"Shion-chan, jangan khawatir. Aku akan melindungimu dari sampah besar ini. Takkan kubiarkan dia menyen-" ucap Shinmaru.


Akan tetapi, pergerakan Johnny sangat cepat, ia bergerak dan secara tiba-tiba sudah berada dihadapan Shinmaru dan, "Cekkk!!" Johnny memegang kepala Shinmaru kemudian menghantamkannya ke tanah seperti yang ia lakukan kepada Kibamaru, "Bruakkkk!!!"


"Uaghhh!!!" Seketika kepala Shinmaru mengeluarkan banyak darah dalam sekali serangan yang dikeluarkan Johnny.


"!!!!!" Disisi lain, Shion terkejut akan serangan Johnny yang diarahkan kepada Shinmaru. Dengan spontan Shion pun mundur beberapa langkah kebelakang hingga terjatuh dalam posisi terduduk. Shion sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi ketika menyadari bahwa tidak ada lagi yang melindunginya. Kedua matanya mulai berkaca-kaca.


"Shion..." Johnny menoleh ke arah Shion, "Ayo pulang gadis cantik. Harga jualmu sangat tinggi, kehilanganmu sama halnya dengan kerugian bagi Serikat Lunarian.." Johnny menatap tajam Shion hingga membuat tubuh Shion sendiri bergetar diselimuti rasa takut.


"A-aku tidak akan pernah kembali lagi ke-" ucap Shion.


Namun dengan cepat Johnny mencekeram pipi Shion dan mendekatkan wajahnya ke wajah Shion, "Aku tidak menerima alasan selain setuju, paham?"


Shion mulai meneteskan air matanya, akan tetapi Akamaru melompak ke arah Johnny dan mencoba untuk menendang wajahnya, "Jauhkan tangan kotormu dari Shion-chan, bodoh!!!" ucap Akamaru. Setelah itu, Johnny pun menghindari dengan melompat beberapa langkah kebelakang untuk menghindari tendangan Akamaru.


"..... Berisik. Kau hanya tak lebih dari sekedar kroco dimataku. Bahkan kau tidak bisa memberiku luka yang cukup serius. Jadi enyahlah saja.." ucap Johnny sembari tersenyum menyeringai.


Selang beberapa detik, dua buah rantai yang sangat panjang mengarah ke arah Johnny dan langsung mengikat tubuhnya dengan sangat erat, "Greppp!!" Dan dari kejauhan terlihat Shishiwakamaru yang berjalan dengan luka parah kepalanya.


"Sialan, kau memberiku serangan kejutan dan membuat diriku hampir saja mati. Aku akan membalasmu brengsek!!!" teriak Shishiwakamaru dengan nada marah.


"Aku akan membereskanmu sebelum rekan-rekanmu datang. Aku takkan membiarkanmu begitu saja setelah apa yang kau lakukan terhadap Kibamaru dan juga Shinmaru.." ucap Akamaru dengan tatapan tajam.


Akamaru dan Shishiwakamaru berjalan mendekat ke arah Johnny dari dua arah yang berbeda. Nampaknya mereka berdua benar-benar akan bertarung serius setelah rekannya berhasil dikalahkan oleh Johnny.


"Kuharap kalian memberi perlawanan yang cukup bagus untukku. Karena sudah cukup lama bagiku tidak bertarung melawan bajak laut barbar seperti kalian.." ucap Johnny sembari tersenyum licik.


"Shion-chan, cepat jaga jarak tapi jangan terlalu jauh dari kami. Kalau ada musuh katakan, aku akan datang dengan cepat untuk melindungimu, ini demi kebaikan Shoba Taicho!!!" ucap Akamaru.


"B-baik.."


Dua petarung dari bajak laut Shobasoap yaitu Shishiwakamaru dan juga Akamaru telah membulatkan tekadnya untuk melawan Johnny Speed yang merupakan salah satu orang yang menjadi anggota inti Serikat Lunarian. Tentu saja kekuatan Johnny Speed tidak bisa diragukan lagi.


"The Chain Walker.." Shishiwakamaru dengan cepat menciptakan beberapa rantai panjang lalu membentuk menjadi benda tajam kemudian melesat ke arah Johnny yang tubuhnya masih terikat rantai.


"Hyaaaa!!!" Dengan mudahnya Johnny menghancurkan rantai yang mengikatnya. Tak berselang lama, ia pun melompat ke udara untuk menghindari rantai tajam yang melesat ke arahnya.


Disisi lain, Akamaru juga melompat ke udara tepat dibelakang Johnny. Akamaru berputar begitu cepat hingga menyerupai sebuah gasing, "Rasakan ini, Gaetsuga!!!" Sekilas Johnny menyadari hal itu ketika dirinya menoleh kebelakang ke arah Akamaru, namun ia tak sempat untuk menghindarinya, "Bruazz!!!"


"Brakkk!!!" Johnny terhempas dan menabrak tanah dengan sangat keras. Tak berselang lama kemudian Johnny kembali bangkit dan berdiri kembali, namun ia tak mengalami luka yang serius, "Kekuatan kalian boleh juga. Aku sengaja terkena seranganmu karena ingin pemanasan saja.. " Johnny memasang tatapan sinis.


"Cih. Sombong sekali dirimu, biadab!!" ucap Shishiwakamaru, tak berselang lama kemudian ia pun mengeluarkan salah satu teknik rantainya kembali untuk menyerang Johnny, "Rasakan itu!!"


"Bodoh sekali.." Dengan santainya Johnny memegang rantai yang melesat ke arahnya tersebut lalu menghancurkannya dalam sekali genggamannya, "Aku akan membereskan kalian berdua dengan cepat.."


Beberapa detik kemudian Johnny pun berlari dengan sangat cepat ke arah Shishiwakamaru dan mencoba untuk memukulnya. Namun Shishiwakamaru dengan sigap menciptakan perisai dari rantainya untuk melindunginya dari serangan Johnny.


Lalu Johnny yang melihat ada sedikit celah pun langsung bergerak kebelakang Shishiwakamaru. Shishiwakamaru berbalik dan mencoba melesatkan rantainya ke arah Johnny dari jarak dekat, namun lagi-lagi Johnny berhasil menghindarinya.


Kemudian Johny berhasil melesatkan pukulan telaknya ke arah Shishiwakamaru, "Buaghh!!"


"Uaghhh!!!" Shishiwakamaru merintih kesakitan kesakitan karena pukulan telak tersebut.


Namun Johnny tanpa basa-basi langsung melesatkan pukulan bertubi-tubi ke perut Shishiwakamaru, "Buagh!! Buagh!! Buagh!!" Sekali lagi Shishiwakamaru berteriak merintih kesakitan karena serangan pukulan bertubi-tubi itu, sampai-sampai Shishiwakamaru memuntahkan banyak darah.


Shion yang melihat Shishiwakamaru dihajar habis-habisan didepan matanya sendiri pun bingung karena tak tahu harus melakukan apa. Ia hanya bisa pasrah menerima takdir yang akan diterimanya.


Disisi lain Akamaru bergerak dan melompat ke arah Johnny yang masih melesatkan pukulan bertubi-tubi kearah Shishiwakamaru. Akamaru mengangkat dan mengepalkan kedua telapak tangannya dan..


"Enyahlah!! Menyingkirlah dari Shishiwakamaru sialan!!!" Akamaru langsung melesatkan pukulan dari kedua tangannya ke kepala Johnny dengan sangat keras, "Duakk!!!"


Apakah pukulan Akamaru berefek terhadap Johnny? Lalu bagaimana nasib Shion kedepannya?


B E R S A M B U N G