Cosplay

Cosplay
Chapter 225 - Lost Heaven vs Garnet Springbread



Garnet pun melakukan gerakan pemanasan seperti membunyikan jemarinya hingga berbunyi, "Kretek.." Setelah itu, ia pun menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri hingga berbunyi, "Klug.." Lalu, Garnet pun melompat-lompat di tempat sembari tersenyum menyeringai.


"Baiklah, aku sudah melakukan pemanasan. Walaupun kau berlagak sok hebat didepanku, jangan kira aku akan takut kepadamu, malah sebaliknya, aku malah ingin sekali membungkam mulut busukmu itu." ucap Garnet.


Namun, Heaven yang berdiri lima belas meter dihadapan Garnet pun hanya memasang raut wajah datar sembari memasukkan kedua telapak tangannya kedalam saku celana. Sekilas, ia pun menghembuskan nafas melalui mulutnya, seketika asap dingin keluar ketika Heaven menghembuskan nafasnya.


Raut wajahnya yang datar, menandakan Heaven yang tak merasa takut dengan kekuatan Springbread milik Garnet, ia terlihat begitu santai, seolah-olah bisa mengalahkan Garnet kapanpun.


Akan tetapi, Garnet pun cukup kesal ketika melihat raut wajah datar dari Heaven. Ia berpikir, seolah-olah Heaven telah meremehkannya ketika tidak mengeluarkan sebuah ekspresi apapun. Garnet pun mulai menatap tajam Heaven.


"Sialan, ekspresi wajah datarnya benar-benar membuatku sangat muak.." geram Garnet.


"Swushhhh..!!" Tanpa pikir panjang, Garnet pun langsung melesat ke arah Heaven dengan begitu cepat. Ketika Garnet mulai mendekat ke arah Heaven, secara tiba-tiba suhu udara menjadi begitu dingin.


"Frzzzzz..!!" Setelah itu, tanah yang dipijak oleh Heaven dan Garnet pun perlahan mulai membeku. Namun, dengan sigap Garnet pun langsung melompat ke udara dengan cukup tinggi sebelum tanah yang ia pijak membeku.


"Sialan, dia berniat mencoba untuk membekukanku. Sepertinya, serangan jarak dekat pun tak berhasil." ucap Garnet.


Setelah itu, Garnet pun langsung terjun ke bawah tepat ke arah Heaven. Dengan sigap, Heaven pun langsung mundur beberapa langkah kebelakang untuk menghindari jatuhnya Garnet dan, "Bruakkk..!!" Garnet hanya menabrak tanah.


Setelah itu, Garnet pun berlari dengan begitu cepat ke arah Heaven. Sepertinya Garnet mempunyai sebuah rencana untuk mengalahkan Heaven. Garnet tersenyum menyeringai ketika berlari ke arah Heaven.


"Shadow Run Springbread..!!"


Seketika, terlihat lima Garnet kembar yang berlari cepat ke arah Heaven. Garnet memanfaatkan kecepatan larinya untuk berpindah posisi lari, jadi seolah-olah lawannya melihat clone milik Garnet yang berlari secara bersamaan, namun itu salah, itu hanya sebuah trik menipu mata yang diperagakan oleh Garnet.


Tak berselang lama, terlihat tujuh mini tombak yang tercipta dari suhu dingin milik Heaven. Tanpa basa-basi, Heaven pun langsung mengarahkan tujuh mini tombak tersebut ke arah Garnet.


"Apa..!!"


Garnet terkejut ketika melihat tujuh mini tombak yang merupakan benda tajam melesat ke arahnya. Ia pun langsung berlari berputar ke arah kanan untuk menghindari tujuh mini tombak tersebut. Lalu, Garnet pun berlari kebelakang Heaven dan mencoba untuk memukulnya.


"Rasakan ini, Springbread Ultimate..!!"


Namun, Heaven telah menyadari bahwa Garnet hendak memukulnya dari belakang. Setelah itu, Heaven mengarahkan tangan kanannya ke arah pukulan Garnet, "Enyahlah."


"Frzzzz..!!"


Heaven pun berhasil membuat tubuh Garnet membeku hanya dengan satu kali sentuhan pada telapak tangannya. Lalu, dengan raut wajah datarnya, Heaven pun berkata, "Astaga, ternyata hanya sebatas ini saja kekuatanmu, ya. Kau benar-benar tidak membuatku terhibur. Kalah hanya karena membeku, lemah sekali."


Heaven pun sedikit kecewa ketika merasa Garnet yang sudah kalah hanya dengan membekukannya begitu saja. Ia pun membalikkan badannya dan bergegas menuju ke tempat lain untuk melawan sisa-sisa pasukan Hristov.


"Hebat sekali, kekuatanmu cukup hebat. Dan, aku akui, kekuatanmu cukup merepotkan bagiku. Seolah-olah tidak ada celah dalam dirimu karena kekuatanmu itu. Akan tetapi, aku akan segera mengakhiri pertarungan ini segera." ucap Garnet yang memasang raut wajah begitu bersemangat ala psikopat.


"Huh? Ternyata kau belum kalah ya?" Heaven pun langsung membalikkan badannya ke arah Garnet dan menatapnya, "Mengakhiri pertarungan ini? Seolah-olah kau bisa mengalahkanku dengan mudah."


"Ya, aku yakin kekuatanmu pasti akan menjadi sesuatu yang buruk bagi Bajak Laut Hristov. Oleh karena itu.." ucap Garnet sambil tersenyum menyeringai.


"Ultimate Awakening Springbread.."


Garnet kembali menyentuhkan jari telunjuk kanannya ke tanah yang ia pijak. Setelah itu, munculah sebuah gelombang yang meluas sepuluh meter dari segala arah dengan Garnet yang menjadi titik pusatnya. Dan, Heaven pun masuk kedalam ruang lingkup gelombang yang menyebar luas sepuluh meter tersebut.


Heaven pun sedikit terheran-heran dengan kemunculan sebuah gelombang aneh dari arah Garnet. Gelombang apa ini? Pikirnya.


"Bersiaplah untuk kematian." ucap Garnet.


Tiba-tiba, tanah yang dipijak oleh Heaven pun menjadi begitu empuk. Karena saking empuknya, kedua kaki Heaven pun perlahan tenggelam ke tanah yang empuk tersebut.


"A-apa yang sebenarnya terjadi?!" Heaven terkejut, ia mulai memasang raut wajah yang cukup panik.


"Ya..!! Kau akan segera tenggelam ke bawah tanah huahahaha..!!" ucap Garnet sambil tertawa terbahak-bahak, "Apakah kau sudah merasakan rasa takut akan kematian yang akan menghampirimu?! Huahaha..!!"


"Gawat..!!! Aku tidak boleh mati di tempat seperti ini..!!" Terlihat Heaven yang mulai memberontak agar kedua kakinya bisa lolos dari tanah yang mulai menenggelamkannya.


"Huahahahaha-" Ketika Garnet tertawa terbahak-bahak, Garnet pun dikejutkan dengan ekspresi wajah Heaven yang awalnya ketakutan berubah menjadi menjadi begitu bersemangat, seolah-olah Heaven menatap Garnet dengan tatapan remeh.


Dan, "Tapi boong.." Dengan raut wajah yang cukup mengesalkan, Heaven pun berkata dengan nada mengejek kepada Garnet.


"Huh?!"


"Frzzzzz...!!!"


Seketika, seluruh area yang berada di dekat Heaven pun menjadi membeku, begitu pula dengan Garnet. Kini Garnet kembali dibekukan oleh Heaven.


Setelah itu, Heaven pun langsung berlari ke arah Garnet yang membeku. Lalu, Heaven pun menendangnya hingga membuat tubuh Garnet yang membeku pun menjadi pecah, "Pyarrr..!!"


"Kau kira aku bisa kau kalahkan dengan kekuatanmu ini. Walaupun kekuatanmu begitu merepotkan bagi orang lain, namun bagiku, kekuatanmu tidak berguna sama sekali." ucap Heaven.


Heaven berhasil membuat tubuh Garnet membeku setelah membuat suhu di sekitarnya menjadi -1000°. Oleh karena itu, Garnet tidak bisa membuat dirinya lolos kembali seperti saat dibekukan oleh Heaven untuk pertama kalinya. Setelah itu, suhu kembali normal kembali.


BERSAMBUNG