Cosplay

Cosplay
Chapter 422 - Dark Ilusion.




Info Karakter.


Nama: Konstantine Koizumi


Umur: 37


Tempat Lahir: Island In The Sky


Hal Yang Disukai: Keuntungan Proyek


Yang Tak Disukai: Pilkington


Debut: Chapter 375


Kemampuan: Cardboard Manipulation


- Mengubah uap air di sekitarnya menjadi kardus, lalu memanipulasi dan mengubah kardus tersebut menjadi berbagai macam objek, kekuatan ini mirip dengan jutsu kertasnya Konan dari anime Naruto hanya saja ini kardus.


Misalnya pengguna dapat membuat mobil dari kardus dan kekerasan kardus itu sebanding dengan baja.


~


Kembali ke pertarungan antara Killa dan Xia melawan Konstantine Koizumi.


Koizumi menciptakan beberapa kardus berukuran besar udara, lalu kardus-kardus tersebut membentuk sebuah pedang besar yang siap ia lesatkan kapan saja.


"Aku sudah bilang, kan? Aku akan membunuh kalian. Jadi, aku tidak akan membuang-buang banyak waktu untuk melawan kalian.." ucap Koizumi, "Cardboard Manipulation : Four Sword!!"


Killa dan Xia pun bergerak ke arah berlawanan. Masing-masing dua pedang melesat ke arah mereka berdua. Killa melompat salto kedepan untuk menghindari satu pedang, lalu memutar badannya untuk menghindari pedang kedua. Sementara itu, Xia menggulingkan badannya ke tanah untuk menghindari pedang pertama, lalu melompat kesamping untuk menghindari pedang kedua.


Kemudian, tiba-tiba sorot mata Xia berubah seratus delapan puluh derajat. Ia tak berkedip sama sekali dan hanya berfokus pada satu titik, yaitu pada Koizumi. Dengan sangat cepat ia mengarahkan kedua pistolnya ke arah Koizumi.


"Autofocus.. Impact!!!"


"Dorr!! Dorr!!" Dua tembakan yang dilesatkan Xia melesat seperti bayang-bayang yang tak bisa diprediksi arah gerakannya.


Koizumi pun mengubah kardus-kardus yang telah menjadi sayapnya berubah seperti sebuah perisai untuk menahan dua tembakan cepat itu. Akan tetapi, "Syttt!!!" Ternyata Koizumi salah mengarahkan perisainya, ia salah memprediksi. Alhasil pipinya sedikit terkena goresan peluru yang ditembakkan Xia.


"Apa?" Koizumi tak mengetahui apapun. Ia merasa bahwa sudah benar mengarahkan perisainya. Akan tetapi, pelurunya seperti datang dari arah yang berbeda, "Tembakan pistolnya yang abnormal.." Koizumi memegang pipinya, dan ia pun menjadi marah karena pipinya telah berdarah. Koizumi merasa bahwa kecantikannya telah dinodai oleh Xia.


Killa pun sedikit terpukau dengan Xia yang tembakan pistolnya sedikit berhasil mengenai Koizumi, "Xia, kau sangat hebat!! Meski sedikit meleset, peluru yang kau tembakkan itu berhasil menggores pipinya!!"


"Kalian berdua.." Koizumi tersenyum licik menyeringai, "Aku jadi semakin bersemangat untuk membunuh kalian!!!" lanjutnya.


Koizumi pun mengubah perisai kardusnya menjadi puluhan shuriken kecil dan langsung melesatkannya ke arah Killa dan Xia.


Killa dan Xia berusaha untuk menghindari semua shuriken yang melesat ke arahnya. Akan tetapi, shuriken tersebut terlalu banyak, alhasil beberapa bagian tubuh mereka harus tergores oleh tajamnya shuriken kardus dari Koizumi.


"Huahahaha!!!" Koizumi tertawa terbahak-bahak sembari melesatkan serangan secara beruntun ke arah Killa dan Xia, "Enyahlah kalian berdua!! Enyahlah menuju ke alam kematian!! Enyahlah dari muka bumi ini!!" teriak Koizumi.


Sementara itu, Killa pun memberikan belatinya terhadap Xia. Killa menyuruh Xia untuk berada didepannya sembari menebas shuriken yang melesat ke arahnya.


"Tolong, Xia. Hempaskan semua shuriken yang melesat ke arahku dengan belati ini. Tahan sebentar serangannya. Karena, aku harus melakukan sedikit persiapan sebelum menggunakan kekuatan Dark Ilusion.." ucap Killa.


"Ya.."


Xia sama sekali tak mengerti dengan apa yang diucapkan Killa. Tapi, ia setuju untuk melindunginya dari shuriken yang hendak mengenainya. Koizumi terus menciptakan shuriken dan melesatkannya ke arah Killa dan Xia. Koizumi tak berhenti untuk melakukannya.


Xia terlihat cukup kesulitan untuk menggempaskan shuriken kardus yang melesat. Beberapa kali ia harus menerima luka baru dari shuriken tersebut untuk melindungi Killa yang sedang fokus untuk menyiapkan kekuatannya. Killa tampak sedang memejamkan kedua matanya.


Beberapa saat kemudian, setelah cukup lama, akhirnya Killa membuka kedua matanya, "Dark Ilusion!!!" Tiba-tiba sebuah gelombang kejut muncul dari dalam tubuh Killa dan langsung melesat ke arah Koizumi.


Dan, "Wuiiiungg!!!" Koizumi terkena gelombang kejut tersebut. Sekilas, Koizumi mendengar suara detak jantungnya sendiri, "Apa?" Koizumi kebingungan dengan apa yang terjadi dengannya saat ini.


Yang dilihat Koizumi saat ini ialah, setelah dia terkena gelombang kejut itu, tiba-tiba dia terlempar kedalam sebuah kegelapan tak berujung. Koizumi melayang-layang dalam kegelapan.


"Huh? Dimana aku?" Koizumi berkata dengan cukup linglung.


Setelah itu, Koizumi melihat beberapa tangan bayangan yang muncul dari segala arah menuju kedirinya. Koizumi pun panik.


"Ada apa ini?! Kenapa aku berada di tempat seperti ini?!" Koizumi mencoba untuk berlari. Tetapi, ia sama sekali tidak bisa untuk mencoba melarikan diri.


Tak berselang lama kemudian, beberapa tangan bayangan itu langsung mengikat tubuh Koizumi dengan erat. Koizumi sendiri merasa dirinya cukup sesak karena tangan bayangan itu. Koizumi memberontak tapi sama sekali tidak lepas.


Kemudian, tepat disebelah kanan dan kiri Koizumi tampak seorang pria tak berwajah dengan mengenalan jubah hitam sembari membawa sebuah sabit besar.


"Ti-tidak!! A-apakah kalian dewa kematian?! Tidak!! Aku tidak ingin mati!!! Tidak!!!" teriak Koizumi.


Dua pria itu langsung menebaskan sabitnya ke arah Koizumi, "Batss!!!"


Sementara itu yang terjadi sebenarnya.


Terlihat Killa dan Xia berdiri didepan Koizumi yang saat ini berada dalam kondisi tatapan kosong serta dalam posisi berlutut.


"Hei, Killa. Apa yang sebenarnya kau lakukan sampai membuat Koizumi tidak berkutik sama sekali? Bahkan, tatapannya sangat kosong, apa yang sebenarnya terjadi padanya?" tanya Xia.


"Dia terkena dark Illusion. Saat ini ia terjebak dalam sebuah ilusi yang cukup menakutkan. Orang yang terkena ilusi ini akan terserang secara psikis dan mental." ucap Killa.


"Lalu, kapak dia akan bangun?" tanya Xia.


"Kemungkinan dua jam lagi ia akan bangun dengan sendirinya. Entah apa yang akan terjadi dengannya. Dark Illusion adalah salah satu teknik ilusi yang berhasil aku kembangkan cukup lama.." ucap Killa.


"Tak kusangka orang sepertinya bisa terkena ilusi seperti ini. Dan baru kali ini aku melihat salah satu Konstantine bersaudara berhasil dikalahkan. Kau sangat hebat, Killa.." ucap Xia.


Sementara itu disisi lain.


Terlihat Izumi yang melesatkan pukulan es nya, lalu Babenko yang melesatkan pukulan mainan legonya, "Jdumm!!!" Kedua pukulan itu saling beradu satu sama lain hingga menciptakan dentuman suara yang begitu hebat.


Disisi lain lagi, tepat diatas panggung.


Yoshino melesatkan tebasan dari pedang Black Lotus serta Victorie nya ke arah Fischl secara bertubi-tubi, "Batss!! Batss!! Batss!!!" Akan tetapi, Fischl menciptakan beberapa balon yang ia gunakan sebagai perisai. Balon -balon itu meledak setelah terkena tebasan Yoshino, "Bummm!!!"


"Pertarungan ini sangat luar biasa, aku jadi sangat bersemangat." ucap Yoshino sembari tersenyum licik menyeringai.


B E R S A M B U N G