
"Namanya juga cosplay.." ucap Izumi,
Disisi Yoshino..
Yoshino tampak sudah sangat serius, memegang kedua pedangnya dengan cukup erat..
"Hissatsu..."
Headseat dan Jose juga mereka tak tinggal diam,
"Headseat Attack.."
Tapi,
"No boy no cry no mercy!" ucap Rize yang kemudian menendang Headseat lagi..
"Gyah! Bukannya cepat sembuh melainkan cederaku bakalan bertambah!" ucap Headseat yang terlempar.
"Wanita memang mengerikan wahai kawanku.." ucap Jose..
Jose kemudian mengeluarkan sesuatu, sebuah hape,
"Hissatsu!! Telephone Terror..." ucap Jose kemudian dalam sekejap semua hape yang sudah dibuang oleh Yoshino berbunyi secara bersamaan..
"Teknik terakhir yang akan menerrormu, dalam radius lupakan meternya karena aku tidak pandai membuat logika.."
"Rasakanlah ketakutan, bergidik ngerilah.. Karena ledakan ini akan membunuhmu.."
"Seniku adalah.. Menerror menggunakan telepon..." ucap Jose..
Dalam sekejap terjadi ledakan yang cukup dahsyat berusaha untuk menghancurkan tubuh Yoshino,
Yoshino hanya tersenyum saat ledakan-ledakan semakin mendekatinya,
"Kau tau jurus apa yang belum kukeluarkan? Jurusku yang akan membuatmu mati dalam sekejap.." ucap Yoshino.
Memegang pedangnya dengan begitu erat..
"Sword Devilman..." pedang Victorie yang membeku sebelumnya kini mencair dicairkan oleh darah panas milik Yoshino..
Dalam satu waktu jarak pandangan mata yang melihat Yoshino tak menangkapnya lagi,
Tetapi dalam satu waktu, dia terkejut dengan darah yang keluar dari mulutnya,
Tusukan pedang Yoshino dalam sekejap membuatnya jatuh terkapar..
"Smartphone Penyembuhan.." ucap Jose sebelum dia jatuh..
"Cih.. Lawan yang cukup menyusahkan.." ucap Yoshino.
Sementara disisi Aoi Shiratsuki,
"Ternyata Rocky Whitecoffee itu tidak bisa diremehkan yah.." ucap Aoi.
Aoi kemudian tampak menghilang karena dia menuju ketempat yang entahlah...
Cosplay Chapter 12 - Dia Yang Mendapatkan Harga Buronan Pertama Kali..
"Whitecoffee.. Kau cukup menarik.." ucap Izumi yang terlihat sudah edisi super serius..
:
"Wajahmu daritadi serius terus yah.." ucap Rocky dengan tersenyum..
Dia terlihat dengan tangan kanan yang memegang kopi,
"Kopiku akan membuatmu memohon ampun..." ucap Rocky
Rocky kemudian menuangkan kopinya kegelas sebelah dan kemudian memindahkan secara terus menerus..
"Hissatsu... Coffee Killings..."
Izumi yang terkejut kemudian menghindari serangan tiba-tiba super cepat Rocky,
Siraman kopi tersebut tampak membuat sebuah es-es yang membekukan tanah berlubang..
"Kopinya? Super panas!" kaget Izumi,
Izumi tak mau tinggal diam juga, merapal jurusnya lagi..
"Shoketsu no Izumi.."
Menciptakan kertas-kertas es yang berterbangan..
Izumi melesat ke kertas es tersebut dan kemudian mengeluarkan jurusnya lagi..
"Tsukikage to Ice Meteor Jam!"
Jam Raksasa yang kemudian berjatuhan seperti meteor melesat dan jatuh kearah Rocky secara berskala...
Rocky hanya berdiam santai, mengangkat kedua tangannya,
"Aku menyerah..." ucap Rocky..
"Jiah..!!" Futaba yang menontonnya nepuk jidat
"Tapi tidak jadi!" ucap Rocky yang kemudian,
"Cofee Chocolate Special Valentine.." es-es meteor jam milik Izumi malah berjatuhan di gelas kopi valentine yang sangat banyak...
Namun...
"Ayo kita kabur Yoshino!!" teriak Izumi yang tampak menaiki sebuah motor yang terbuat dari es..
"Yeah!!" ucap Yoshino,
"Briyan Leocosta! Tembak mereka!" teriak Rocky..
Briyan si penembak jitu tampak mulai melakukan posisi untuk menembak,
Namun,
"Ah aku baru sadar senjataku sudah membeku saat terkena hujan es.." ucap Briyan yang juga angkat tangan...
"Mirabelle targetkan mereka berdua untuk terjebak ke jurus memajukan harimu!" perintah Rocky lagi..
"Maaf, kekuatanku sudah terkuras habis untuk menggunakannya kepada mereka semu..." jawab Mirabelle menunjuk kearah Rize Dispenser, Headseat Lovren, Gyu Blackberry.
"Soalnya mereka mencoba kabur juga.." sambung Mirabelle.
Tampak Jose Smartphone dalam edisi berubah jadi sebuah Smartphone..
"Sialan mereka berhasil kabur!" ucap Rocky..
"Aku ingin mereka mendapatkan status buronan!" sambung Rocky..
Satu Hari Kemudian..
"Huahaha.. Sangat melelahkan.." ucap Yoshino.
"Yah.." sambung Izumi,
Sementara di sisi Angkatan Laut..
"Ya.. Harga buronan untuknya.. Dalam sekilas menurut warga yang melihatnya dalam pulau lain..."
"Berhasil melewati hadangan Angkatan Laut yang di Kapteni Shigeharu Markovich.."
"Kemudian melewati si Iblis Kopi Putih Rocky Whitecoffee dengan mudah.."
"Harga buronan untuknya sekitaran... 13 Juta Zen..." ucap pria tersebut,
"Yah.. Silahkan sebarkan brosurnya!"
Di sisi lain..
"Haha.. Dia mendapatkan harga buronan untuk pertama kalinya, aku akan menangkapnya jika dia sudah seharga 800 zenlah.." ucap Markovich tersenyum licik.
Sementara disisi Rocky,
Dia tampak membaca sebuah koran yang memuat berita tentangnya,
"Bajak Laut Tak Dikenal Berhasil Melewati Hadangan Kopi Putih Panas Milik Kapten Whitecoffee"
"Wkwk kasihan Kapten masuk berita!" tawa Futaba..
Sementara bajak Laut Lancashire,
"Sialan dia cuma beruntung doang bisa kabur!" Lancaster tampak melihat poster buronan Izumi
"Kapten Lancaster kau terlalu payah.." ejek Rize.
"Memang nasib kita masuk penjara.." ucap Headseat dan Jose.
Sementara Gyu Blackberry terlihat tertidur nyenyak..
Bajak Laut Kurosiruzawa..
"Dia masuk dunia Bajak Laut.. Kesempatanku untuk membunuhnya khekhekhe.." ucap Kenichi yang tampak tubuhnya dialiri listrik..
Kembali kesisi Izumi dan Yoshino,
"Jadi sekarang apakah kita membutuhkan kru baru?" gumam Izumi.
"Tentu saja bodoh! Karena kita sering tersesat kita harus mencari seorang navigator!" ucap Yoshino.
"Baiklah! Tujuan kita adalah mencari kru lagi!" ucap Izumi dengan semangat..
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G