Cosplay

Cosplay
Chapter 523 - Melindungi Keadilan.



523 - Melindungi Keadilan.


Aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh Benn itu berhasil membuat Shadow Filimonov lenyap tak tersisa. Shadow Filimonov yang hampir membuat banyak korban jiwa dari pasukan Revolusi dan Pasukan Pemerintah yang membelot kini sudah hilang karena pengorbanan Benn.


Justru hal itu membuat orang-orang terdekat Benn menjadi sangat syok. Nekoniku dan Kenokinu sudah tak bisa berkata-kata apa lagi dengan apa yang dilakukan oleh Benn. Mereka berdua sudah tak bisa menahan isak tangis.


Raiden yang kedua matanya terluka pun mendengar pengorbanan Benn dari Vika dan Killa yang kini sedang memberikan pertolongan pertama pada matanya. Raiden yang dikenal cukup dekat dengan Benn juga tak bisa menahan rasa sedihnya.


Davidestorm masih tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Benn. Xia, Pilkington, Dapidson, dan Xianfeng juga ikut merasakan kesedihan atas pengorbanan Benn demi banyak orang.


"... Benn, pengorbananmu takkan kubiarkan sia-sia begitu saja." ucap Paladino. Dia pun langsung bergegas menuju ke dataran tinggi segera.


Sementara itu, dari kejauhan, terlihat Nicole istri Firehn yang sedikit meneteskan air matanya setelah mengetahui Benn telah tewas. Dia hanya tersenyum dan mengusap air matanya.


"Korban jiwa pasti akan terjadi dalam sebuah perang. Entah itu orang terdekat kita. Jadi aku harus mempersiapkan hatiku lagi bila orang terdekatku yang akan menjadi korbannya lagi.." ucap Nicole.


Kemudian Nicole pun berjalan sembari memberi beberapa kalimat penyemangat bagi para pejuang. Seketika semua orang.. tekad semua orang kembali berkobar untuk mengalahkan Filimonov.


~


Kini Firehn, Legolas, Zhakarchenko, dan Vukadinovic sudah berhasil berpijak di dataran tinggi level 4. Namun, lagi-lagi seseorang sudah menunggu Firehn dan yang lainnya disana.


Paulius Jankauskas. Dia juga salah satu petinggi kepercayaan dari Filimonov. Menjadi orang kepercayaan Filimonov, berarti orang ini adalah orang yang kuat.


"Hello. Apa kalian semua mau melawanku disini dan Barrier penghancur ini akan segera mengecil, atau salah satu dari kalian akan melawanku dan sisanya akan lewat. Kalian boleh pilih salah satu.." ucap Jankauskas.


"Kalau begitu permainan yang disuguhkan oleh pihak musuh, baiklah aku akan melawannya.." Vukadinovic menawarkan dirinya untuk melawan Jankauskas, "Tuan Firehn, dan semuanya, kalian cepat pergilah.. kita sudah tidak punya banyak waktu, dan cepatlah segera untuk mengalahkan Filimonov!!"


"Baiklah, Vukadinovic. Aku percayakan yang disini kepadamu. Jangan sampai mati." ucap Firehn.


Firehn, Legolas, dan Zhakarchenko pun langsung bergegas menuju ke dataran tinggi level 5.


~


Pasukan Revolusi dan Pasukan Pemerintah yang membelot pun mulai menaiki menuju ke dataran tinggi level 1 untuk menyusul Firehn dan yang lainnya.


Sementara itu, di dataran tinggi Level 2, yang kini terlihat Dontschew sedang melawan Navikovas dengan habis-habisan.


"Spin Hole!!!" Navikovas menciptakan beberapa Hole atau lubang hitam tepat di udara di dekat Navikovas, "Syndrome Knife!!!" Tak berselang lama kemudian, beberapa pisau keluar dari lubang hitam, akan tetapi, beberapa saat setelah pisau itu keluar dari lubang hitam, tiba-tiba saja pisau tersebut menggandakan dengan sendirinya hingga menjadi beberapa pisau.


Dontschew mencoba bersikap tenang dan tidak gegabah. Dia menggerakkan tangan kanannya dari bawah keatas 360 derajat seperti membentuk sebuah lingkaran, "Zero Dynamite.." Dalam sekejap banyaknya pisau yang hendak melukainya tersebut meledak dan hancur begitu saja.


"Cih. Seseorang dengan kekuatan ledakan itu sangatlah merepotkan..!!!" ucap Navikovas.


"Kekuatan lubang hitam mu juga sangat merepotkanku dasar bedebah!!!" Balas ucap dari Dontschew.


"Duarr!! Duarr!!" Dontschew membuat sebuah ledakan tepat dibawah kedua telapak kakinya untuk membuatnya terbang ke arah Navikovas.


Ketika Dontschew akan terhempas ke tanah karena pukulan kuat dari Navikovas, ia pun masih menyempatkan tangan kanannya untuk menyentuh pipi dari Navikovas lalu menciptakan ledakan kecil tepat di pipi Navikovas, "Duarr!!"


Dontschew dan Navikovas kini sama-sama saling terpental satu sama lain ke tanah. Pertarungan sengit nan seimbang.


Dontschew kembali bangkit dan melesat ke arah Navikovas dengan ledakannya. Dia melebarkan kedua telapak tangannya dan bersiap-siap untuk melesatkan serangan ledakannya kembali ke arah Navikovas.


Sementara itu, Navikovas juga bangkit kembali. Pipi kiri nya juga terlihat sedikit berdarah karena serangan yang dilontarkan oleh Dontschew.


"Igmanium Strong of Dynamite!!!" Dontschew memukul udara dengan kedua tangannya. Kemudian, tekanan udara pun tercipta dan langsung melesat ke arah Navikovas.


"Ultra Hole.." Navikovas menciptakan satu lubang hitam tepat dibelakang Dontschew, "Death Hole!!!" Tiba-tiba lubang hitam tersebut berubah bentuk menjadi benda tajam yang langsung memanjang ke arah punggung Dontschew.


Lalu...


"Duammmm!!!!!"


"Jrotttt!!!!!"


Serangan ledakan Dontschew berhasil membuat Navikovas terluka cukup parah disekujur ledakan. Terlihat juga Navikovas terkapar karena serangan ledakan yang cukup hebat tersebut.


Dontschew yang masih diudara tiba-tiba ia langsung tertusuk oleh Hole tajam tepat di punggungnya yang menembus langsung ke dadanya. Dontschew pun memuntahkankan cukup banyak darah dari mulutnya setelah terkena serangan tersebut dan langsung terjatuh dan tersungkur ketanah.


Pertarungan sengit nan singkat karena kedua belah pihak langsung mengeluarkan serangan terbesar mereka.


"Aggh.. s-sialan.." Dontschew terkapar ditanah dengan luka tusukan. Meski begitu, dia masih sadarkan diri. Berbeda dengan Navikovas yang telah pingsan karena serangan ledakan yang telah diberikan oleh Dontschew.


Pertarungan antara Dontschew melawan Navikovas yang berada di dataran tinggi level 2 pun telah berakhir dan telah dimenangkan oleh Dontschew.


Meski Dontschew berhasil menenangkan pertarungan ini, kondisinya juga patut diperhitungkan. Dia terus-terusan memuntahkan darah.


Sementara itu, pasukan Revolusi dan Pasukan Pemerintah yang membelot pun berhasil mencapai dataran tinggi level 1 dan kini mereka tengah bertarung sengit melawan para Orc. Davidestorm dan Paladino menjadi ujung tombak untuk mengalahkan Orc tersebut.


~


Sementara itu didataran tinggi level 3, ditempat Ilie dan Slaviaiskas berada. Kini mereka berdua juga tengah bertarung satu sama lain.


"Aku yakin Tuan Firehn dan yang lainnya pasti akan mencapai puncak untuk melawan Filimonov. Setelah itu, Filimonov akan segera dikalahkan olehnya.." ucap Ilie.


"... Jangan bercanda. Tuan Filimonov takkan kalah semudah itu. Dia mempunyai kekuatan iblis yang tak dimiliki oleh kalian, jadi.. kalian semua jangan terlalu berharap besar pada Firehn bodoh itu!!" Ucap Slaviaiskas sembari tersenyum licik menyeringai.


Pertarungan demi pertarungan akan terus berlangsung hingga mencapai titik akhir. Apakah Filimonov akan berhasil dikalahkan?


B E R S A M B U N G