Cosplay

Cosplay
Chapter 244 - Schuikhov vs Hristov & Alonso



Saat ini, terlihat Schuikhov yang menatap tajam Hristov dan juga Alonso. Ia sedikit mulai bergerak dan melakukan posisi kuda-kuda bertarung miliknya. Nampaknya, Schuikhov sudah bersiap-siap untuk menyerang Hristov dan juga Alonso.


"Kalian berdua, bersiap-siaplah, kekalahan akan segera menghampiri kalian." ucap Schuikhov. Setelah itu, perlahan ia pun mulai memejamkan kedua matanya.


Sementara itu, Hristov dan Alonso pun hanya menanggapi santai dan hanya tersenyum menyeringai ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Schuikhov barusan. Lalu, terlihat Hristov yang berjalan selangkah kedepan sembari menodongkan pedangnya kearah Schuikhov berada.


"Aku sedikit menahan tawaku, karena baru saja seorang badut seolah-olah dia lebih kuat dariku. Padahal, sebentar lagi, mungkin kaulah yang akan bernasib sama dengan temanmu itu." ucap Hristov.


Dan, "Gluduk..!! Gluduk..!! Gluduk..!!" Suara gemuruh guntur kembali terdengar dengan cukup keras, "Wiuuhhssss.." Angin juga berhembus semakin kencang. Selain itu, hujan gerimis tipis-tipis pun masih berlangsung, dan juga awan gelap yang masih menutupi seluruh wilayah Hirsley Bulgarian membuat suasana puncak dari perang besar inipun semakin mencekam.


Alonso merentangkan kedua tangannya sembari mendongak keatas, "Omoshiroi, suasana seperti ini memang benar-benar menegangkan," Lalu, sorot mata Alonso pun kembali tertuju pada Schuikhov yang masih memejamkan kedua matanya, "Hoi..!! Sampai kapan kau akan memejamkan kedua matamu sialan..!!"


Dan, tiba-tiba Schuikhov pun langsung ambruk dan tergeletak ditanah. Hristov dan Alonso pun terkejut, setelah itu mereka berdua pun mulai sadar bahwa Schuikhov telah tertidur pulas ditengah-tengah perang besar yang masih berlangsung.


"Huh? Tertidur? Apa dia meremehkan kita?" gumam Alonso.


"Entahlah, tapi dia bodoh sekali bisa tertidur dalam kondisi perang besar begini. Tapi, ini terlihat cukup aneh, bukan?" ucap Hristov.


"Sepertinya dia memang benar-benar orang bodoh, kita bunuh saja sesegera mungkin..!!" tegas Alonso sembari tersenyum menyeringai.


Tanpa basa-basi, Alonso pun langsung berlari ke arah Schuikhov yang sedang tertidur pulas ditanah. Lalu, Alonso pun langsung melompat ke udara sembari mengarahkan salah satu kakinya ke arah Schuikhov. Setelah itu, kaki Alonso pun mengeluarkan energi putih berbentuk lingkaran.


"Quake Shoot..!!"


Alonso pun mencoba untuk menyerang Schuikhov yang tertidur pulas dengan salah satu kakinya yang sudah dilapisi oleh energi putih berbentuk lingkaran yang merupakan kekuatan gempa dari Alonso.


Namun, selang beberapa detik sebelum Alonso berhasil menyerang Schuikhov. Tiba-tiba datanglah hembusan angin yang sangat kencang diikuti dengan asap debu. Disaat yang bersamaan, Schuikhov pun terlihat menghilang.


Dan, secara tiba-tiba terlihat Schuikhov yang sudah berada di udara tepat dibelakang Alonso sembari melakukan gerakan teknik berpedangnya. Namun, Schuikhov terlihat berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, kedua mata Schuikhov yang berwarna putih bercahaya sedikit menyilaukan. Seolah-olah, dia telah dikuasai oleh sesuatu.


"Apa?!!" Alonso cukup terkejut ketika mengetahui Schuikhov dengan cepat sudah berada dibelakangnya.


"Batss..!! Batss..!! Batss..!!"


Tiba-tiba Alonso pun terkena tebasan pedang secara tak langsung dengan interval waktu beberapa detik setelah Schuikhov sudah berada dibelakang Alonso dan, "Uaghhh..!!" Alonso pun merintih kesakitan setelah terkena serangan dari Schuikhov. Bahkan, terlihat sekujur tubuh Alonso yang mulai berlumuran darah karena serangan pedang yang dilesatkan oleh Schuikhov.


"Brakkk..!!" Setelah itu, Alonso pun langsung ambruk dan pingsan ditanah setelah terkena serangan telak yang dilesatkan oleh Schuikhov.


Disisi lain, Hristov pun sedikit terkejut dengan kekuatan yang telah diperlihatkan oleh Schuikhov. Lalu, ia pun berkata, "Apa yang terjadi? Barusan dia tertidur dan kembali bangun dalam kondisi aneh, setelah itu dia langsung menghabisi Alonso begitu saja."


Sementara itu, terlihat Schuikhov yang masih berjalan mendekat ke arah Hristov berdiri dengan tatapan yang cukup mengerikan. Dan, "Wushhh..!!" Tiba-tiba Schuikhov menghilang dan secara tiba-tiba juga telah muncul tepat didepan mata Hristov dan bersiap untuk menebasnya.


Akan tetapi, dengan sigap Hristov pun berhasil menyentuh salah satu bagian tubuh dari Schuikhov sebelum berhasil menebasnya. Dan, hal itu pun membuat Schuikhov tidak bisa bergerak. Lalu, Hristov pun mencoba untuk menusuk Schuikhov dengan pedangnya yang masih diselimuti boleh energi hitam, "Hyaaa..!!"


Dengan cepat, Schuikhov pun menonaktifkan kekuatan dari Hristov dan, "Batss..!!" Pada akhirnya, Schuikhov berhasil menebas Hristov terlebih dahulu sebelum menusuknya.


"Uaghh..!!" Hristov sedikit merintih kesakitan dan terlihat dadanya juga yang mulai berlumuran darah karena tebasan yang dilesatkan oleh Schuikhov, "Sialan..!!"


"Demon Sword, Lucifer..!!"


Dengan cepat, Hristov pun langsung membalikkan badannya ke arah Schuikhov berada. Setelah itu, Hristov pun langsung menebas Schuikhov, "Batsss..!!!"


Ketika Hristov berhasil menebas Schuikhov dengan salah satu teknik pedangnya. Seketika, energi hitam berbentuk lingkaran muncul ditengah-tengah Hristov dan juga Schuikhov. Energi hitam tersebut semakin membesar dan meledak dengan luar biasa, "Duaarrr..!!


Bahkan ledakan besar tersebut sedikit mengguncang medan perang. Disisi lain, teknik pedang Demon Sword Lucifer milik Hristov ini seolah-olah setelah ia menebas musuhnya, maka akan tercipta sebuah lingkaran kecil yang perlahan mulai membesar, setelah itu meledak untuk menghancurkan lawannya. Akan tetapi, teknik ini bisa disebut sebagai senjata makan tuan. Karena Hristov sendiri juga merasakan dampaknya.


Sementara itu, dari kejauhan, terlihat Speed, Sugar, dan juga Luwak yang kembali terkejut dengan ledakan besar yang baru saja terjadi.


"Gawat..!! Kalau ledakannya sebesar ini, bisa saja tubuh orang itu bisa hancur..!!" teriak Luwak sedikit merasa panik.


Selang beberapa detik, ledakan besar tersebut pun mulai berhenti. Dan, Speed, Sugar, dan juga Luwak pun langsung memutuskan untuk mendekat menuju ke tempat ledakan itu terjadi.


Akan tetapi, setelah mereka bertiga mendekat, terlihat Hristov yang berdiri dengan setengah pakaian yang ia kenakan sobek. Melihat hal tersebut pun membuat Speed, Luwak, dan juga Sugar sedikit terkejut.


"Hoi, bagaimana bisa kau masih selamat dengan ledakan sebesar itu." ucap Speed.


Sementara itu, terlihat Schuikhov yang sudah terkapar ditanah yang sudah dalam kondisi pingsan. Melihat hal tersebut, Sugar pun langsung berteriak, "Dia berhasil dikalahkan, tapi tubuhnya tidak hancur, mereka berdua benar-benar mengerikan..!!"


Setelah itu, terlihat Hristov yang menatap tajam Speed, Luwak, dan juga Sugar. Setelah itu, ia pun langsung berjalan mendekat ke arah mereka bertiga.


"Apa rekan kalian sedang menyembuhkan bocah itu? Dia adalah target yang harus aku bunuh." ucap Hristov sembari tersenyum menyeringai.


BERSAMBUNG