Cosplay

Cosplay
Chapter 222 - Chu Kobayashi It's Comeback!



Rocky cukup terkejut ketika melihat tebasan yang dilesatkan oleh Hristov mengarah begitu jauh menuju ke arah pantai. Sejenak Rocky menengok ke arah ledakan tersebut, ia memasang raut wajah panik dan sedikit kesal. Lalu, Rocky pun langsung menatap Futaba dan Mirabelle.


"Kalian berdua, apa kalian belum selesai menghentikan pendarahan pada perutku ini?" tanya Rocky.


"Sebentar lagi, dua menit lagi. Bersabarlah." jawab Futaba.


"Sialan, kalau begini terus, Hristov akan berbuat seenaknya. Aku tidak bisa menerima hal itu." ucap Rocky.


Sementara itu, terlihat Sho yang berdiri beberapa meter dihadapan Hristov, dan juga terlihat ratusan pasukan Angkatan Laut yang sudah mengepung Hristov dari segala arah.


Walaupun Hristov menyadari bahwa dirinya telah dikepung oleh ratusan pasukan Angkatan Laut. Namun, ia tetap terlihat santai. Bahkan, rasa cemas dan rasa takut tidak terlihat dalam diri Hristov. Yang terlihat ialah ambisinya untuk membunuh semua Angkatan Laut yang menentangnya.


Selang beberapa detik, Hristov pun kembali menodongkan pedangnya yang masih terlihat diselimuti oleh energi kegelapan. Ia tersenyum menyeringai, lalu berkata, "Jangan terlalu terkejut begitu, apa kalian sudah sadar, bahwa kekuatan kalian berada jauh dibawahku?"


"Huh? Omong kosong. Aku tidak bisa memungkiri hal ini. Tapi, kau sangat kuat. Walaupun begitu, aku takkan menyerah untuk mengalahkanmu, walaupun aku harus merelakan nyawaku sendiri." ucap Sho sambil menatap tajam Hristov.


Mendengar perkataan dari Sho, sontak Hristov pun ingin sekali tertawa, tapi ia menahan tawanya itu. Lalu, Hristov mengangguk pelan sembari menatap Sho.


"Aku suka dengan orang yang keras kepala. Kalau kau sudah rela mengorbankan nyawamu, baiklah aku akan mengabulkan permintaanmu tersebut." ucap Hristov.


*****


Sementara itu, disisi lain medan perang. Terlihat salah satu orang dari pasukan elit Bajak Laut Hristov berhasil mengalahkan cukup banyak pasukan Aliansi. Dia adalah Saint Scorpion Ryu. Tepat seperti namanya, Ryu ini mempunyai kekuatan yang hampir menyerupai seekor kalajengking.


Ryu menghabisi pasukan Aliansi dengan racun mematikan yang ia keluarkan dari kedua tangannya yang menyerupai ekor kalajengking. Hanya dengan satu kali goresan saja, maka racun akan menyebar ke seluruh tubuh. Selain itu, orang-orang yang terkena racun dari Ryu, dalam jangka sepuluh menit, maka orang tersebut akan mati.


Hanya ada satu cara untuk menonaktifkan racun yang menyebar tersebut, salah satu caranya ialah dengan mengalahkan Ryu, entah membuat dirinya pingsan atau mati.


"Uaghhhh..!!"


Teriakan-teriakan rintihan kesakitan terdengar dimana-mana. Ya, mereka terkena racun milik Ryu tepat ditangan mereka. Dan terlihat tangan mereka juga mulai berwarna ungu dan perlahan menyebar ke seluruh tubuh.


"Bruakkk..!!"


Cukup banyak pasukan Aliansi yang terkena racun tersebut, mereka memegangi tangan yang terkena racun tersebut, lalu ambruk dan terkapar di tanah sambil meringis dan menahan rasa sakit yang begitu pedih.


Ryu yang melihat cukup banyak dari pasukan Aliansi yang terkena racun miliknya pun merasa puas. Bahkan, ia tertawa terbahak-bahak dengan begitu keras karena saking puasnya, "Huahahahaha..!!"


"Tak kusangka, perang ini begitu istimewa bagiku. Karena aku bisa membunuh siapapun, sebanyak apapun yang aku mau..!!" ucap Ryu.


Setelah itu, terlihat salah satu pemuda dari kubu Aliansi yang berdiri beberapa meter di depan Ryu. Terlihat pemuda itu menodongkan pedangnya ke arah Ryu. Namun, pemuda itu terlihat gemetaran dan ketakutan, bahkan keringatnya mulai bercucuran deras. Ia terkejut ketika melihat rekan-rekannya yang terkena racun mematikan milik Ryu. Dan, dalam pikiran pemuda itu saat ini, hanyalah kematian.


"Huh? Hei bocah, sepertinya kau ingin bernasib sama seperti orang-orang ini kan?" tanya Ryu sambil tersenyum menyeringai sembari menunjuk ke arah salah satu orang dari pasukan Aliansi yang tergeletak di dekatnya.


Tanpa basa-basi, Ryu pun langsung melesat ke arah pemuda itu dan mencoba untuk menyerangnya dengan racun miliknya.


"Rasakan ini, Poison Scorpio..!!"


Pemuda itu hanya melongo dan terlihat pasrah dengan apa yang akan menimpanya. Sekilas ia berkata, "Tolong.. aku.."


Ketika Ryu sudah cukup dekat dengan pemuda itu, Kobayashi pun tiba dihadapan pemuda itu dan mencoba untuk menebas salah satu tangan Ryu, "Batsss..!!"


"Apa?!"


Ryu pun mengerem larinya lalu melompat salto beberapa langkah kebelakang untuk menghindari tebasan Kobayashi. Ia terkejut ketika ada seseorang yang datang secara tiba-tiba dan mencoba untuk menebasnya.


"Huh? Kau siapa, sialan. Sepertinya nyalimu cukup besar juga ya." ucap Ryu dengan nada sinis.


"Kau, cepat menjauhlah, bertarunglah di tempat lain. Biar dia yang aku urus." ucap Kobayashi sambil menoleh ke belakang, tepat ke arah pemuda yang ketakutan tersebut.


"B-baik..!! Terimakasih, Oniichan!!"


Pemuda itu pun langsung bergegas pergi dan menuruti sesuai permintaan Kobayashi untuk bertarung di tempat lain. Setelah itu, sorot mata Kobayashi pun tertuju pada Ryu.


Kobayashi pun melihat cukup banyak orang yang terkapar di tanah karena racun milik Ryu. Lalu, ia pun langsung menodongkan pedangnya ke arah Ryu. Dan, Kobayashi pun menatap tajamnya, lalu berkata, "Hei, bodoh."


"Siapa yang kau sebut bodoh? Pecundang." jawab Ryu.


"Karena sang Knight sudah disini, jangan harap dirimu bisa kabur dariku," Kobayashi mulai melakukan pose yang cukup konyol, seperti pose konyol yang dilakukan Jiraiya dari anime Naruto, "Karna, Chu Kobayashi It's Comeback..!! Aku akan segera mengalahkanmu, yoooo..!!"


"Huh?" Ryu hanya memasang raut wajah datar ketika melihat pose konyol yang diperlihatkan boleh Kobayashi, "Kau sedang apa, sialan? Kau malah terlihat seperti badut bagiku."


"Ya, seperti perkataanmu, orang yang kau sebut badut ini, akan segera mengalahkanmu..!!" ucap Kobayashi dengan bersemangat.


Pertarungan antara Chu Kobayashi dan Saint Scorpion Ryu pun tidak bisa dihindari. Siapakah yang akan menang? Chu Kobayashi? Ataukah Saint Scorpion Ryu?


BERSAMBUNG