Cosplay

Cosplay
Chapter 531 - Zhakarchenko Zone.



Chapter 531 - Zhakarchenko Zone


Di dataran tinggi level 5. Zhakarchenko yang masih terjebak di dalam dunia Zone Taman Bermain milik Svedkauskas. Taman bermain yang bagaikan neraka bagi Zhakarchenko itu sendiri.


Banyaknya taman bermain mengerikan yang sudah menunggunya secara bergiliran. Zhakarchenko sudah muak dengan taman bermain yang mengerikan ini.


Zhakarchenko berniat mencari keberadaan Svedkauskas dengan beberapa zombie yang masih mengejar tepat dibelakangnya.


"Aku harus mencari rencana. Aku harus membuat Svedkauskas keluar di depan mataku sendiri. Kalau tidak, aku takkan bisa keluar dari taman bermain mengerikan ini. Sial! Lagi-lagi ada zombie! Setiap kali mereka aku kalahkan, mereka selalu saja menciptakan zombie yang baru!" ucap Zhakarchenko.


Zhakarchenko tampak nya sudah mempunyai sebuah rencana ketika dia berlari dari kejaran zombie. Akhirnya dia berlari bergerak membawa para zombie-zombie itu ke lapangan luas.


Kemudian Zhakarchenko berhenti dari larinya. Dia membalikkan badannya. Dia tersenyum licik menyeringai.


"Wahai para zombie!!! Kemarilah!!! Seranglah aku!!" Zhakarchenko berteriak secara lantang, melebarkan kedua tangannya. Dia merasakan tanpa ada takut sama sekali.


Zombie-zombie itu pun langsung mengeroyok Zhakarchenko begitu saja. Sementara itu, dari kejauhan, Svedkauskas yang melihat hal itu pun memasang raut wajah terheran-heran. Svedkauskas menaikkan salah satu alisnya.


"Huh? Apa dia bodoh? Apa dia sudah merasa tidak bisa menang lalu akhirnya pasrah begitu saja dikeroyok zombie?!" ucap Svedkauskas, kini dia bersembunyi diantara 2 pohon besar.


Beberapa zombie sudah mengerubungi tubuh Zhakarchenko. Setelah cukup lama kemudian, zombie-zombie itu pun langsung pergi meninggalkan Zhakarchenko yang dipenuhi dengan luka dan berdarah-darah.


Melihat hal itu, sebenarnya Svedkauskas ingin sekali datang menghampiri Zhakarchenko yang terkapar untuk memastikan sudah mati atau belum. Namun, Svedkauskas masih mempunyai keraguan di dalam hatinya. Apakah ini real atau hanya jebakan dari Zhakarchenko agar membuat dirinya sendiri keluar.


Svedkauskas pun terlihat sedikit bimbang bila dilihat dari ekspresinya. Pada akhirnya, Svedkauskas pun memutuskan untuk keluar dan memastikan Zhakarchenko masih hidup atau sudah mati.


Langkah demi langkah Svedkauskas jalani. Hingga pada akhirnya ia pun sudah sampai di depan Zhakarchenko yang terkapar tak sadarkan diri.


"Apakah dia pingsan? Atau hanya pura-pura mati saja? Namun dilihat dari luka-luka nya yang berasal dari Zombie memang tak masuk akal bila dia melakukan akting seperti ini.." ucap Svedkauskas.


Ketika Svedkauskas hendak mengecek leher Zhakarchenko, tiba-tiba saja..


"Svedkauskas brengsek! Akhirnya kau keluar juga!!! Tak kusangka kau tertipu oleh trik murahan seperti ini!!" Dengan tatapan penuh kegilaan, Zhakarchenko langsung bergerak dan mencoba untuk mencekik Svedkauskas.


"Apa!!!!! Kau masih hidup dengan banyaknya luka seperti itu!!!" teriak Svedkauskas sembari menghindari cekikan dari Zhakarchenko, "Bodoh!! Kenapa juga aku bisa tertipu oleh trik murahan seperti itu!!!"


"Tidak apa-apa meski kau bisa menghindari cekikan ku.." ucap Zhakarchenko.


"Selama kau tak bisa merebut Golden Ticket itu dariku, kau takkan bisa keluar dari sini, Zhakarchenko!!!" ucap Svedkauskas dengan tegas.


"Ya. Aku tidak perlu keluar dari taman bermain ini untuk mengalahkanmu. Karena aku punya cara tersendiri untuk mengalahkanmu di zona taman bermain yang mengerikan ini!!! Selama aku bisa melihatmu, aku akan bisa mengalahkanmu!!" ucap Zhakarchenko.


"Sial! Aku tak tahu dia memiliki niat seperti apa.. Namun, aku harus segera lari dan menjauh dari jarak pandangnya..!!" ucap Svedkauskas.


"Oey-oey! Tunggu dulu! Aku sudah mengorbankan tubuhku hanya untuk memancingmu keluar dari persembunyian. Jadi kau takkan kubiarkan lolos, Svedkauskas!"


"Diamlah bedebah! Aku yakin kau pasti akan mati mengenaskan di taman bermain ini, Zhakarchenko!!"


Svedkauskas menghiraukan apa yang dikatakan Zhakarchenko. Dia terus berlari menjauh dari Zhakarchenko untuk menjauh dari jarak pandang Zhakarchenko.


"Pinball Zone.."


Dalam sekejap gelombang angin menyebar luas dengan Zhakarchenko itu sendiri yang menjadi titik pusatnya. Setelah itu, area yang terkena gelombang angin tersebut pun langsung menjadi sebuah Medan magnet.


Begitu pula ketika Svedkauskas hendak berlari lebih jauh, tiba-tiba saja dia terhenti dengan sendirinya. Dia sangat kebingungan dengan dirinya sendiri yang tidak bisa digerakkan.


"Kasihan sekali. Kau sudah terjebak dalam area Medan magnet milikku. Lalu, bagaimana? Apa kau menjadi bola mainan yang akan digunakan untuk bermain Pinball?! Bagaimana!!" ucap Zhakarchenko dengan sangat tegas.


"Sialan, kalau begini, aku malah terjebak di Zone orang lain padahal saat ini sedang berada di Zone milikku sendiri..!!" Svedkauskas terlihat sangat panik.


Dalam sekejap, Zhakarchenko sudah berada tepat dibelakang Svedkauskas sembari menepuk pundaknya berkali-kali, "Yo, sobat. Bagaimana kalau permainan pinball nya kini aku mulai.." Zhakarchenko tersenyum licik menyeringai.


"Uwaaa!!! Sejak kapan kau ada disitu-"


Slepppp!!!


Beberapa saat kemudian, terlihat Svedkauskas yang membuka matanya setelah entah apa yang terjadi dengan dirinya sebelumnya. Svedkauskas benar-benar tak mengingat apapun kejadian setelah dia terjebak dalam magnetik Zone Pinball milik Zhakarchenko.


Svedkauskas merasa sedikit ada keanehan yang terjadi pada tubuhnya. Dia merasa saat ini telah kehilangan tangan dan kakinya. Kemudian, sosok Zhakarchenko muncul dengan tubuh raksasanya.


Svedkauskas pun sontak langsung berteriak karena terkejut dengan Zhakarchenko yang mempunyai tubuh raksasa, "Huwaa!!! Kenapa tubuhmu menjadi raksasa!!!"


"Hello, Svedkauskas! Bukan diriku yang menjadi raksasa melainkan kau yang kini mengecil. Lihatlah dirimu sendiri sekarang.." ucap Zhakarchenko.


Dan Svedkauskas pun langsung dikejutkan lagi setelah dirinya mendapati bahwa dirinya kini berubah menjadi bola metalika / bola mainan yang akan digunakan Zhakarchenko untuk bermain Pinball.


"Tubuhku menjadi bola!!!! Tidakkk!!! Woi kembalikan tubuhku seperti semula woi!!!" teriak Svedkauskas.


"No! No! No! Kau harus merasakan penderitaan yang sama seperti diriku yang menjadi korban dalam taman bermain brengsekmu itu!!! Yahaha saatnya bermain Pinball!!!" teriak Zhakarchenko.


"Tidak!!! Siapapun selamatkan aku!!!"


Zhakarchenko pun mengubah tubuh Svedkauskas menjadi bola yang akan ia gunakan untuk bola pinball. Zhakarchenko terus menyiksa Svedkauskas dalam permainan bola pinball.


Dengan seperti ini, Svedkauskas sudah tidak ada cara lain untuk menghadapi Zhakarchenko. Pertarungan antara Zhakarchenko melawan Svedkauskas pun telah dimenangkan oleh Zhakarchenko.


Dengan begini, satu-satunya pertarungan yang masih tersisa ialah dengan pertarungan yang terjadi di puncak dataran tinggi. Hanya tinggal menunggu kekalahan dari Filimonov maka semua keterpurukan dan ketidakadilan yang terjadi di Negara Grousse Kontinent pun akan ikut lenyap juga.


B E R S A M B U N G


Terima kasih karena sudah mengikuti alur Cosplay sampai sejauh ini, see you next chapter. Jangan lupa dukung terus Cerita Cosplay, jangan lupa like, koment, dan follow!!


See you next time semuanya! Nya! Nya! Nya!