
Di dalam lautan dengan kedalaman 15 meter dari permukaan. Terlihat 7 hiu yang berenang cepat ke arah Hozuki dengan hasrat rasa lapar yang sangat tinggi, para hiu itu terlihat begitu ingin memakan Hozuki.
Hozuki yang melihat hiu-hiu itu sedang berenang ke arahnya pun tak membuatnya panik sama sekali. Ia merasa bahwa hiu-hiu itu takkan bisa memakannya yang merupakan sosok manusia air. Hozuki tersenyum bersemangat.
Ke 7 hiu itu sudah membuka mulutnya dengan lebar dan bersiap untuk memakan Hozuki. Akan tetapi, Hozuki berenang cukup cepat untuk menghindari hiu tersebut yang hendak untuk memakannya.
"Jangan kira cuma kalian saja para hiu yang bisa berenang dengan cepat. Aku juga bisa berenang cepat seperti kalian. Tapi, aku tak punya waktu bermain-main dengan kalian.." ucap Hozuki, ia pun melesatkan serangan pisau air ke arah hiu-hiu yang telah mengepungnya.
"Syattsss!!!" Semua hiu terkena serangan Hozuki dan terluka, hiu-hiu itu pun langsung berenang menjauh dari Hozuki.
"!!!!!" Shark pun menerima sinyal bahwa hiu-hiu yang ia perintah berenang menjauh dari Hozuki, "Apa?! Bagaimana bisa dia mengalahkan hiu didalam lautan seperti ini?!"
Sementara itu Kapal Bajak Laut Cosplay, Kurama, dan Shobasoap yang sudah berada di atas permukaan laut pun bergerak menjauh kembali dari kejaran puluhan kapal Armada besar Serikat Lunarian.
"Ada seseorang yang menyelamatkan kita dari tentakel gurita, siapa dia?" tanya Killa sembari mengemudikan kemudi kapalnya.
"Sepertinya ini perbuatan Hozuki. Dia terjun ke laut untuk membantu kita semua dari serangan bawah laut. Sialan, dia benar-benar keren.." ucap Davidestorm.
"Vika!!! Gawat!!! Ratusan peluru meriam sedang mengarah kemari!!!" teriak Vika yang secara tak sengaja melihat ratusan meriam sedang mengarah ke arahnya, Bajak Laut Kurama, dan Shobasoap.
"Cih..!! Sialan mereka itu tak ada habisnya untuk menyerang kita, dan sekarang mereka melesatkan ratusan meriam?!! Kenapa disituasi begini aku harus melampaui batasku...!!" geram Yoshino.
Yoshino pun menarik pedang Sebastiannya dan menaruh di mulutnya, sementara pedang Victorie ia pegang ditangan kiri dan pedang Black Lotus ia pegang ditangan kanan. Yoshino yang sudah berdiri dibelakang kapal mulai memasang posisi kuda-kuda teknik berpedangnya.
Selain Yoshino, Kenkomura yang berada diatas kapal Kurama juga bersiap-siap menggunakan senjata pedangnya untuk menangkis semua meriam yang melesat ke arahnya. Dan juga, Shishiwakamaru dengan kedua rantai panjang nan tajam yang terhubung dengan kedua telapak tangannya juga sudah bersiap-siap.
Yoshino mencoba mengatur nafasnya, mencoba tenang, mencoba rileks, lalu ia memasang tatapan hewan buas yang sangat tajam. Meriam itu semakin dekat.
"Santoriyuu : O-Tatsumaki!!!!!" Yoshino menciptakan sebuah tebasan badai untuk menghempaskan meriam yang sedang mengarah kekapalnya, "Wushhhh!!!!!"
"Kenkomura Sword Style : Hiruma!!!" Kenkomura melesatkan tebasan roh harimau putih ke arah meriam yang mengarah kekapalnya, serangan Kenkomura itu berhasil memotong cukup banyak meriam di udara dan terjadilah ledakan diudara, "Duarrr!!!"
"The Chainman!!!" Shishiwakamaru melesatkan kedua rantainya ke arah meriam yang mengarah kekapalnya. Kedua rantainya itu langsung saja menepis meriam sehingga tak ada satupun meriam yang mengenai kapalnya.
Mendengar beberapa ledakan dari meriam diudara, Arata pun keluar dari sebuah ruangan dikapal Shobasoap dengan raut wajah kesal, Oey, kenapa kalian ini sangat berisik sekali!!!"
"Sialan kau, Arata!!! Cepat bantu kami menghentikan serangan musuh agar tidak mengenai kapal!! Kau cuma menumpang disini jadi jangan seenaknya!!" teriak Shoba.
"Hadeuh, maafkan aku, Shoba. Bukannya aku tak mau, tapi kekuatanku ini benar-benar belum pulih sepenuhnya. Bahkan aku tidak bisa menggunakan kekuatanku sama sekali. Jadi kalian berusahalah sembari menunggu kedatangan rekan-rekan ku.." ucap Arata.
"Sialan kau, Arata!!!"
"Kapten Shoba!!! Lihatlah ke udara dari arah jam sebelas!!!" teriak Shinmaru.
"Ada apa!!-"
Shoba terkejut setelah melihat ada dua orang dari pihak musuh yang sangat kuat sedang berlari diudara sembari membawa senjata sejenis sabit. Dua orang itu adalah Inner Serikat Lunarian yaitu Krystyankovskiy Krish dan Shovkovskiy Bluesummersmarine.
"Gawat!!! Mereka adalah dua orang terkuat dari Serikat Lunarian selain Johnny!!! Oey, cepat naikkan kecepatan kapal!!!" perintah Shoba yang terlihat begitu panik.
"Sialan, kalau begini terus kita akan terkejar olehnya..!!" ucap Shoba.
Krish dan Shovkovskiy menggunakan teknik Airwalk agar bisa berjalan atau berlari diudara. Namun yang berbeda, Shovkovskiy menggunakan sepatu roda saat berlari diudara. Kini mereka berdua mempercepat laju mereka dan berhasil mendekat ke kapal Bajak Laut Cosplay, Kurama, dan Shobasoap.
Krish mengangkat senjata sabitnya ke udara dengan kedua tangannya, "Kalian semua takkan kubiarkan kabur begitu saja. Rasakan ini!!" Krish melesat tebasan sabitnya ke arah kapal Bajak Laut Shobasoap.
"Brassshhhhh!!!!"
"Uwaaa!!! Kapten!! Kapal kita!!!" teriak Ushiwakamaru.
Pinggiran kapal dari Bajak Laut Shobasoap sedikit hancur karena serangan itu, tapi mereka masih bisa berlayar dengan kapal tersebut.
Sementara itu, Shovkovskiy langsung turun dan berpijak diatas kapal Bajak Laut Cosplay, "Yo, kalian semua, bagaimana kondisi kalian saat ini? Masih belum kena mental kah?" tanya Shovkovskiy dengan nada menyindir.
Yoshino melirik ke arah Shovkovskiy yang sudah naik keatas kapalnya, ia pun memasukkan pedang Sebastian ke sarung pedang. Lalu, ia pun berlari cepat ke arah Shovkovskiy dan mencoba untuk menebasnya menggunakan kombinasi pedang Victorie dan Black Lotus nya.
"Takkan kubiarkan kau melukai teman-temanku, sialan!!!" teriak Yoshino.
"..... Hmm, menarik sekali." Shovkovskiy melirik ke arah Yoshino dan bersiap-siap dengan senjata sabitnya, "The Dancing Of The Evils.." Shovkovskiy langsung bergerak memutar lalu menari-nari dengan sangat cepat sembari menyerang Yoshino menggunakan sabitnya secara brutal, "Batsss!!! Batss!! Batsss!!!"
"Apa?!"
Awalnya Yoshino berhasil menghindari tebasan sabit itu, namun seiring berjalannya waktu, gerakan Shovkovskiy semakin cepat, dan pada akhirnya Yoshino pun Beberapa kali terkena tebasan sabit di dada, lengan kiri, pipi kanan, kaki kanan, serta punggungnya.
"Uagggghhhh!!!!!" Yoshino teriak merintih kesakitan.
"Yoshino!!!" teriak Vika, Killa, dan Davidestorm secara bersamaan.
Shovkovskiy berhenti dari tariannya. Dan dia pun sudah melihat Yoshino dalam kondisi tubuhnya berdarah-darah, "Khikhikhi, sangat menyedihkah sekali.."
"Sialan!!!!!" Tampak dari belakang Davidestorm mencoba memukul Shovkovskiy menggunakan palu raksasa yang ia ciptakan dari kameranya, "Enyahlah dari kapalku!!!"
"Batsss!!! Shovkovskiy berhasil menghindari pukulan palu raksasa itu, lalu dengan cepat menebas dada Davidestorm dengan sabitnya.
"Uaghhhh!!!" Davidestorm teriak merintih kesakitan setelah terkena tebasan sabit hingga membuat dadanya berdarah. Ia pun langsung terjatuh dalan posisi bersujud.
"Davidestorm!!!" Killa yang saat itu sedang mengemudikan kapal pun menjadi semakin panik setelah melihat Yoshino dan Davidestorm berhasil dikalahkan dengan mudah oleh Shovkovskiy.
Selang beberapa detik kemudian, Vika pun berdiri disisi Killa yang sedang mengemudikan kapal sembari menodongkan belatinya ke arah Shovkovskiy dengan memasang raut wajah marah.
"Takkan kubiarkan kau menyentuh Killa."
"Terserah kau berkata apa. Aku dan Krish dijuluki sebagai Dewa Kematian Serikat Lunarian, jadi bersiaplah menghadapi kematian yang sangat tragis khikhikhi.." ucap Shovkovskiy
B E R S A M B U N G