
Pria berjubah hitam membuka pintu ruangan lalu mempersilahkan Hugo, Amber, dan Saito untuk masuk kedalam ruangan tersebut.
"Selamat datang. Aku sudah menunggu kalian sejak mengirim surat itu. Aku juga berterima kasih kepada kalian bertiga karena telah datang kesini.."
Terlihat pria dengan jas rapi duduk di sebuah sofa empuk dan besar. Dia adalah orang yang menjabat Presiden di Negara Grousse Kontinent saat ini. Nama Presiden itu ialah Dinmukhamed Filimonov.
Fakta yang menarik dari Filimonov ini adalah sejak pertama kali menjabat sebagai Presiden, ia sama sekali tak pernah muncul ke publik sejak saat itu juga. Filimonov juga dijuluki sebagai Presiden yang paling Misterius.
"Huh? Jadi, kau adalah Presiden yang memimpin Negeri ini, ya? Setidaknya, perkenalkan namamu terlebih dahulu." ucap Saito.
"Namaku Dinmukhamed Filimonov. Kalian bertiga bisa memanggilku Filimonov. Apa kalian tidak keberatan, Hugo? Amber? Saito?" tanya Filimonov.
Hugo, Amber, dan Saito pun terkejut karena mereka sama sekali belum memperkenalkan diri kepada Filimonov, namun dia sudah mengetahui nama-nama mereka.
"Kalian tak perlu kaget begitu karena telah mengetahui nama kalian bertiga.." ucap Filimonov.
"Saito. Amber. Aku merasakan sesuatu yang aneh darinya. Entah kenapa, aku merasa orang ini benar-benar sangat kuat. Bahkan, energi negatif yang terpancar darinya sedikit membuat bulu kuduk ku berdiri.." ucap Hugo dengan nada pelan.
"Aku juga merasakan hal yang sama sepertimu. Dia benar-benar mengeluarkan aura yang cukup mengerikan juga.." ucap Saito.
"Elizabeth-chan!!!" Filimonov memanggil seorang perempuan bernama Elizabeth untuk masuk kedalam ruangannya.
Tak berselang lama kemudian, perempuan bernama Elizabeth itu masuk ke dalam ruangan tersebut sembari membawa dua koper berisi uang.
"Ya, aku sudah datang, Filimonov-kun." ucap Elizabeth sembari menaruh dua koper itu di dekat Filimonov.
Perempuan itu adalah Elizabeth yang pernah kita lihat pada saat Arc Photograper Iceland. Dia adalah salah satu petarung yang mengikuti Turnamen yang diadakan Magiboy Harley kala itu. Kekuatan darah dari Elizabeth benar-benar sangat mengerikan.
Setelah itu, Elizabeth duduk di sofa disamping Filimonov sembari tersenyum licik.
Filimonov mengambil salah satu koper itu lalu membukanya. Kemudian menunjukkan nya kepada Hugo, Amber, dan Saito, "Aku punya tugas untuk kalian sebagai pembunuh bayaran.."
Hugo, Amber, dan Saito pun tak menyangka koper tersebut berisi sekitar puluhan juta Zen. Dengan spontan, Hugo tersenyum lalu berkata, "Ya, tugas apa yang akan kau berikan, Tuan Filimonov?" Hugo tersenyum licik.
"Aku mempunyai sebuah bisnis rahasia. Yaitu menjual budak kepada orang-orang diluar Negeri sana, seperti halnya pada Bajak Laut dan lain-lain. Akan tetapi, stok budakku kini telah menipis. Jadi.."
"Jadi?" tanya Hugo.
"Aku ingin kalian menculik orang sebanyak mungkin di Man City." jawab Filimonov, lalu ia pun mengeluarkan sebuah buku Bingo dan memberikannya kepada Hugo, "Dan, bunuhlah orang-orang yang terdaftar pada buku ini. Karena mereka adalah orang-orang yang mempunyai potensi untuk memerangi Pemerintah.."
Hugo mengambil buku Bingo itu lalu memasukkannya kedalam saku pakaiannya, "Baiklah, aku akan melaksanakan tugas itu dengan cepat. Tapi, aku ingin bertanya sesuatu padamu."
"Bertanya tentang apa?"
"Selain untuk kau jual keluar Negeri. Lalu, manusia-manusia yang telah kuculik, akan kau apakan?" tanya Hugo.
"Sebagian dari mereka akan kujadikan tumbal kepada iblis. Hal itu aku lakukan agar mendapatkan kekuatan tak terbatas, dan menjadi yang terkuat.." jawab Filimonov.
Hugo, Amber, dan Saito pun terkejut dengan jawaban Filimonov yang akan menjadikan sebagian korban-korban penculikan itu sebagai tumbal kepada iblis agar mendapatkan kekuatan tak terbatas.
"A-apa?!"
"Hoey, jangan bercanda. Mana mungkin iblis itu ada, kan?!"
Seketika mereka bertiga pun langsung mengeluarkan keringat dingin.
"Ya. Untuk menjadi yang terkuat. Aku harus melakukan segala cara untuk mendapatkan kekuatan besar. Dan, aku meminta kekuatan itu pada sosok Iblis. Iblis itu akan memberiku kekuatan besar bila aku memberinya banyak tumbal.." ucap Filimonov, "Aku ini orangnya blak-blakan, loh. Aku berkata apa adanya. Jadi, kalian biasa sajalah."
Dalam sekejap, aura kegelapan dari Filimonov pun langsung terpancar begitu saja. Hugo, Amber, dan Saito pun langsung terjatuh dalam posisi terduduk.
"Lihat. Itu adalah sebagian kecil dari kekuatan besar tersebut. Jadi, apa kalian sudah percaya?" tanya Filimonov sembari tersenyum licik.
"Yeah, aku percaya. Tak kusangka demi mendapat kekuatan yang besar dari iblis, kau rela menumbalkan semua rakyat-rakyatmu. Aku juga tak menyangka bahwa kau lebih tidak biadab dari kami, ya. Tapi, aku tidak peduli akan hal itu.." Hugo bangkit dan berdiri kembali, "Selama ada uang, aku akan melakukan apa saja.."
"Bagus. Kau benar-benar pembunuh bayaran yang profesional." ucap Filimonov, "Baiklah, ambillah dua koper berisi uang ini dan nanti aku akan menyuruh bawahanku untuk membawakan banyak koper berisi uang lagi kepada kalian.."
"Benarkah?"
"Ya, anggap saja bonus karena telah melakukan tugas ini dengan senang hati. Semakin banyak yang kalian culik atau bunuh, maka aku akan semakin sering memberikan bonus kepada kalian.." ucap Filimonov.
Filimonov pun berjalan mendekat ke arah Hugo lalu berdiri tepat didepannya. Filimonov mengulurkan salah satu tangannya ke arah Hugo untuk mengajaknya bersalaman.
"Deal?"
Hugo pun meraih tangan Filimonov dan saling berjabat tangan.
"Deal. Kita sudah sepakat.."
Itulah ingatan dari Hugo.
Sementara itu, di dunia nyata. Terlihat Hugo yang berada dalam kondisi tatapan kosong. Disisi lain, Killa yang memegang kepala Hugo pun terkejut setelah melihat semua Ingatan tersebut.
"I-ini benar-benar gawat, Firehn-san."
Izumi, Yoshino, dan Firehn yang memegang punggung Killa agar bisa melihat ingatan dari Hugo pun juga ikut terkejut.
"Tak kusangka kau bisa melihat ingatan seseorang dengan teknik ilusimu ini. Tapi, hal ini juga sangat mengejutkanku.." ucap Yoshino.
"Ya, tak kusangka Presiden Negara ini mempunyai sebuah rencana dibalik itu semua. Dia benar-benar sangat biadab. Dia hanya memikirkan kepentingan nya sendiri dengan mengorbankan rakyat-rakyatnya.." ucap Izumi.
"Sesuai dugaanku, dalang dibalik ini semua adalah Pemerintah pusat. Salah satu pelakunya adalah Presiden Grousse Kontinent. Dia sangat misterius karena jarang menampakkan dirinya ke publik. Ternyata dibalik itu semua, dia adalah orang yang benar-benar mengerikan.." ucap Firehn.
"Kita harus segera melakukan sesuatu, Firehn-san." ucap Killa.
"Ya, gendang peperangan telah terdengar. Perang pun sudah tak bisa dihindari lagi. Perang akan segera dimulai.." ucap Firehn.
B E R S A M B U N G
Jangan lupa like koment dan share serta kritik dan saran yang membangun agar cerita Cosplay ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti, see you next Chapter!!?