
Tepat beberapa saat yang lalu setelah Serira dan juga Viona berhasil dikalahkan oleh Rocky, Angkatan Laut yang dipimpin oleh Rocky pun langsung menghabisi seluruh pasukan Hristov yang berada di pos Utara yang berada di pesisir pantai.
Lalu, Takumi pun berpura-pura mati di tengah-tengah pasukan Hristov yang tergeletak di tanah karena telah dikalahkan oleh pasukan Angkatan Laut. Karena ia berpikir, bahwa mobil Hotswillnya sudah rusak parah ketika menabrak gorilla raksasa yang telah dipanggil oleh Serira.
Oleh karena itu, Takumi berniat untuk pura-pura mati sampai perang ini berakhir. Tapi, Janston secara diam-diam bergerak ke pos Utara melewati jalan rahasia yang tidak dilalui oleh pasukan Angkatan Laut. Dan pada akhirnya ia berhasil menemukan Takumi.
Begitulah kronologinya, bagaimana Janston bisa bertemu dengan Takumi. Dan saat ini, pasukan Angkatan Laut yang dipimpin oleh Rocky sedang bergegas menuju medan perang. Mungkin, sebentar lagi mereka akan segera tiba di tempat Hristov berada.
*****
Sementara itu, di garis belakang kubu Aliansi, yang jaraknya dua ratus meter dari medan perang, di sebuah jalanan besar, terlihat ratusan orang dari kubu pasukan Aliansi yang sedang menjalani sebuah perawatan, banyak dari mereka yang memperban luka-luka yang dialami selama perang berlangsung.
Ya, kubu pasukan Aliansi hanya memiliki beberapa orang dari setiap divisi yang bisa menggunakan teknik medis. Sebagian pasukan yang terluka dibawa menuju ke garis belakang untuk diberikan perawatan. Dan, banyak juga orang-orang yang terluka dari kubu aliansi juga yang masih berada di tengah-tengah medan perang, bahkan sebagian juga ada yang telah mati.
Di tengah-tengah orang yang sedang menjalani perawatan, terlihat Chu Kobayashi dimana sebagian anggota tubuhnya telah diperban akibat pertarungannya melawan Schamaucher. Beberapa saat yang lalu, dia yang telah pingsan telah dibawa oleh Mikukawa dan Kikukawa ke garis belakang, sebelum Mikukawa dan Kikukawa kembali lagi menuju medan perang dan melawan Saint Pierre.
"Astaga, aku telah merepotkan mereka berdua. Yosh, aku harus segera kembali ke medan perang, karena setelah perawatan yang diberikan padaku ini. Kondisiku mulai sedikit membaik walaupun belum pulih seratus persen." ucap Kobayashi.
Setelah itu, Kobayashi pun langsung berdiri sembari membawa sarung pedang miliknya dan berjalan bergegas menuju medan perang kembali dengan kondisi sebagian tubuhnya yang telah diperban.
Saat Kobayashi berjalan menuju medan perang, ia tak sengaja bertemu seorang perempuan dari kubu aliansi yang bertugas sebagai tim medis, dan yang telah menyembuhkannya juga. Kobayashi pun tersenyum dan membungkuk sembari mengucapkan terima kasih kepadanya.
Setelah itu, Kobayashi pun mulai melanjutkan jalannya menuju ke medan perang kembali.
*****
Sementara itu, disisi lain, tepatnya di medan perang, dimana pasukan Aliansi dan pasukan Bajak Laut Hristov masih bertarung untuk meraih kemenangan dalam perang besar ini.
Di garis depan..
"Huwaa..!!"
Terlihat Izumi yang terus menghindari pukulan yang dilesatkan oleh monster bangunan milik Marc. Setelah itu, Izumi pun membuat salah satu tangannya membesar seperti tangan es. Lalu, ia pun mencoba untuk menyerang balik monster bangunan raksasa tersebut.
"Rasakan ini, Ice-Ice No Elephant Hits..!!"
"Buaghhh..!!" Pukulan Izumi gagal mengenai monster bangunan raksasa, melainkan monster bangunan raksasa tersebut yang telah berhasil memukul Izumi lebih cepat hingga membuatnya terpental dan menabrak tanah, "Bruakkk..!!"
"Ternyata kekuatan kapten dari Bajak Laut Cosplay belum bisa memberi serangan yang lumayan kepada monster bangunanku ini." ucap Marc sambil menatap tajam Izumi.
"Sialan, apa aku harus menggunakan mode Human Ice lagi untuk mengalahkannya? Tapi, aku ingin sedikit menghemat kekuatanku untuk melawan Hristov nanti." ucap Izumi dengan nada pelan, ia masih terlihat nampak kesal dengan Marc beserta monster bangunan miliknya.
Beberapa detik kemudian, terlihat Yoshino dengan memegang pedang Black Lotus di tangan kanannya datang dan berdiri tepat disamping Izumi. Entah kenapa, terlihat sorot wajah dari Yoshino begitu sangat percaya diri.
"Maaf terlambat, Izumi. Sepertinya kau sedang kerepotan melawannya ya? Apa aku boleh membantumu, kapten?" tanya Yoshino sambil tersenyum bersemangat sembari melirik ke arah Izumi yang berdiri tepat disampingnya.
Melihat kedatangan Yoshino, Izumi pun tampak begitu lega. Lalu, ia pun tersenyum lebar dengan raut wajah bersemangat sambil menatap tajam Marc yang masih berdiri diatas monster bangunan raksasa. Setelah itu, Izumi pun melirik ke arah Yoshino.
"Tentu saja, Yoshino. Aku ingin menghemat tenagaku saat melawan Hristov nanti." ucap Izumi.
"Ya, kita akan segera mengalahkan monster itu dan orang yang mengendalikannya itu dengan duet kita." ucap Yoshino.
Disisi lain, Marc pun hanya menanggapi santai ketika melihat kedatangan Yoshino yang sudah berdiri tepat disamping Izumi. Ia tersenyum menyeringai sambil menatap Izumi dan Yoshino dengan tatapan remeh.
"Dua lawan satu ya? Cukup menarik. Bajak laut rendahan seperti kalian takkan bisa mengalahkanku." ucap Marc.
sementara itu, lima puluh meter dibelakang monster bangunan raksasa, terlihat Hristov dan Alonso yang masih terlihat cukup santai.
"Tak kusangka Zach dan Elen berhasil dikalahkan oleh dua orang bodoh itu, tuan Hristov." ucap Alonso.
"Biarkan saja, aku tak membutuhkan seseorang yang lemah. Justru dengan begini, aku akan tahu, mana pasukan kita yang kuat dan yang lemah." ucap Hristov.
Tak berselang lama, terlihat ribuan pasukan Angkatan Laut yang dipimpin oleh Rocky Whitecoffe pun tiba dua puluh meter dibelakang Hristov dan Alonso. Dan, terlihat Rocky yang telah berdiri di depan ribuan pasukan Angkatan Laut yang ia pimpin.
"Hristov, akhirnya kita bertemu lagi. Kali ini, aku akan mengalahkanmu dan akan menjebloskanmu ke penjara karena apa yang telah kau perbuat." ucap Rocky dengan nada tegas.
Menyadari kehadiran Rocky dan ribuan pasukan Angkatan Laut yang tiba dibelakang. Hristov pun hanya tersenyum menyeringai lalu melirik ke belakang ke arah Rocky berada.
"Sungguh menarik, tak kusangka Serira, Viona, dan ribuan pasukanku berhasil dikalahkannya." ucap Hristov.
"Tuan Hristov, sepertinya aku juga harus segera bertindak." ucap Alonso sambil melirik ke arah Hristov yang tepat berada dibelakangnya.
BERSAMBUNG