Cosplay

Cosplay
Chapter 63 - Izumi sang Manusia Es!



Kemudian pertandingan pun dilanjut ke grup C. Komentator satu Vicky Nisemono dan Komentator Dua Daviryuu Davinci pun...


"Kekuatan yang sangat mengerikan!!! Tapi itu sangat menarik!! Huooooo!!!" Teriak Vicky Nisemono komentator satu.


"Benar sekali, dia punya potensi untuk menguasai dunia!! Aku akan rela menjadi budakmu Elizabeth Cwaannnnnn!!!" Teriak Daviryuu Davinci.


Beberapa saat kemudian... Grup C pun akan dimulai.


Kikumaru dengan raket tennis nya memasuki arena dengan penuh percaya diri."Aku akan menghancurkan Izumi disini.. guahahahahah!!"


Kemudian Clint pun memasuki arena, sama dengan Kikumaru, ia punya dendam terhadap Izumi."Izumi.. Izumi... Izumi.. aku akan mempermalukanmu disini.."


Lalu Izumi pun memasuki Arena, ia sangat percaya diri bisa lolos ke babak berikutnya."Yosha!! Aku akan memenangkan pertandingan ini dan akan lolos ke babak berikutnya!!"


Setelah semua petarung dari Grup C sudah memasuki Arena, kemudian Vicky Nisemono dan Daviryuu Davinci pun memulai pertandingan.


"Are You Ready!!!!???????" Teriak Vicky Nisemono.


Kemudian para penonton pun menjawab Vicky Nisemono."Ready!!!!!"


"Starrrrtttt!!!! Fightt!!!!" Teriak Daviryuu Davinci.


Disisi lain, di sebuah ruangan dimana tempat para petarung yang kalah dirawat.


Terlihat Urashima mulai sadar dari pingsannya karena ia kalah telak oleh Elizabeth. Ia mulai membuka matanya."Ukh.. dimana aku.."


Urashima sangat bingung karena hanya dia sendiri yang berada di dalam ruangan tersebut."Dimana para petarung yang lain? Ukh tubuhku sakit.."


Dari belakang Urashima, terlihat Oliver Hernandez menyapa Urashima."Namamu Urashima kan? Kekuatanmu lumayan juga.."


"Huh? Siapa kau?" Tanya Urashima.


Tanpa basa-basi, Oliver mengeluarkan jurusnya."Devil Photo, Seal Of Human.."


Oliver menyentuh pundak Urashima, kemudian Urashima terkejut karena ia seakan-akan tersegel ke dalam sesuatu."A-apaa?!!! Apa Maumu sialan!! Kenapa aku!!?? Tidak!!"


Urashima pun tersegel ke dalam kertas photo. Oliver merasa lega karena rencana berjalan mulus."Puluhan petarung tangguh sudah didapatkan, sekarang aku akan menunggu para petarung yang kalah dari grup C.."


Kita kembali ke arena, pertandingan grup C pun sudah dimulai, para petarung pun saling bertarung satu sama lain.


Saat ini Izumi sedang dihadang oleh dua orang tetapi dengan es nya, ia berhasil mengalahkannya dengan mudah."Ice-Ice No Elephant Hits!!"


"Uaghhh!!"


Kemudian datang dari belakang Izumi, dia adalah Clint, Clint langsung menodongkan pistolnya ke kepala Izumi."Your Name?"


Kemudian Izumi pun angkat tangan."Clint, menyerang dari belakang, licik sekali.."


"Huh? Akhirnya aku bisa mengalahkanmu, Izumi!! Apa kau ada kata-kata terakhir??!!" Teriak Clint.


"Tentu ada." Jawab Izumi. Kemudian Izumi membekukan arena Colloseum dari kakinya, Clint pun juga ikut membeku sampai lehernya."Ice.."


"Brengsek kau Izumi!!!!" Teriak Clint yang tidak bisa bergerak.


Kemudian Izumi membalikkan badan dan berkata."Kau kalah, Baka Clint.. bertarung lah menggunakan otakmu, baka.."


"Kurang ajar kau, lepaskan aku bodoh!!! Kubunuh kau sialan!!!" Teriak Clint.


"Ice Ice No Elephant Hits!!!" Izumi langsung melesatkan tinjunya ke arah wajah Clint."Rasakan ini!!!!"


"Uaaghhhhhh!!!!" Clint terkena pukulan telak Izumi, seketika ia langsung terkapar dan pingsan.


"Orang yang menyebalkan, dia hanya membuang-buang waktuku saja.." ucap Izumi dengan santai.


Tetapi Izumi sangat sigap dan berhasil menghindarinya."Eittsss hampir saja.."


Terlihat Kikumaru si petennis telah menyerang Izumi."Yo. Melawan si koboi tidak jelas itu, pasti akan membuang-buang waktumu kan.."


"Seranganmu itu percuma saja.." ucap Izumi.


Kikumaru kemudian melempar bola tennis ke udara,"Lihatlah, aku akan mengalahkanmu dengan sekali serang.."


"Hah? Sekali serang? Kau hanya bercanda kan? Itu kan cuma bola tennis saja.. aku ragu.." ucap Izumi.


Kemudian Kikumaru memukul bola tennis dengan sekuat tenaga."Shunshin No Tennis!!" Tiba-tiba bola tennis tersebut menjadi ratusan bola tennis dengan dilapisi api mengarah ke arah Izumi dengan sangat kencang."Wuuuushhhh!!!"


"Huooooo!!! Apa-apaan bola tennis tersebut?!!! Ada ratusan huwaaa!!! Kau curang!!" Teriak Izumi sambil berlari menghindari ratusan bola tennis milik Kikumaru.


"Menyerahlah Izumi!! Menangislah Izumi!!! Takutlah Izumi!! Huahahahahah!!!" Teriak Kikumaru sambil tertawa jahat.


Seketika Izumi berhenti dari larinya, kemudian ia mengeluarkan es nya dalam skala besar."Ice Age!!!!"


Tiba-tiba seluruh arena Colloseum beserta para petarung yang berada di dalam arena pertarungan membeku termasuk Kikumaru.


"Seluruh arena menjadi membeku!! Ini sangat hebat!!! Apakah dia menjadi satu-satunya petarung yang berhasil lolos ke babak berikutnya?!!!" Teriak Vicky Nisemono Komentator satu.


"Hosh.. Hosh.. Hosh.." Izumi terlihat ngos-ngosan setelah mengeluarkan jurus es nya dalam skala besar."Akhirnya aku menang.."


Ratusan bola tennis pun membeku dan terjatuh.


Tetapi, seorang perempuan berhasil lolos dari pembekuan milik Izumi."Krakkkkkk.."


Izumi terkejut, dan langsung menoleh ke arah suara retakan tersebut."Siapa kau.."


"Namaku Oneesan.." ucap Oneesan, dia wanita cantik yang mengikuti Tournament ini.


"Kau berhasil lolos dari serangan pembekuan es ku.." ucap Izumi.


Kemudian Oneesan memeluk Izumi dari belakang."Sayang, aku ingin memelukmu.."


Izumi menjadi salah tingkah, pipinya juga memerah,"Hoi-hoi lepaskan aku baka!!!"


"Wuooooo!!! Seorang wanita cantik memeluk pria itu!! Sungguh beruntung sekali dia!!!" Teriak Daviryuu Davinci komentator dua.


Kemudian Oneesan memeluk Izumi dengan sangat erat."Ton-Ton No Aoi.." Tiba-tiba tubuh Oneesan seberat puluhan ton.


Izumi pun merasa kesakitan karena pelukan Oneesan, ditambah berat Oneesan yang mencapai puluhan Ton."Uaaghhhhhh!!!!! Lepaskan aku!!! Sakit!!!"


"Aku tidak akan melepaskanmu, sayang.." ucap Oneesan dengan nada menggoda, kemudian Oneesan menjilati pipi Izumi.


"Sialan!! S-sesak!!! Aku tidak bisa bergerak!!!" Izumi menjadi panik.


"Tamatlah Riwayat mu," ucap Oneesan.


Tiba-tiba Vicky Nisemono."Baiklah waktu habis!! Pertandingan telah selesai!! Izumi dan Oneesan berhasil lolos ke babak berikutnya!!!"


"Yare-yare.. kau pria yang beruntung.." ucap Oneesan kemudian melepaskan pelukannya.


"Kau mengerikan sekali, sialan.." ucap Izumi merasa kesakitan.


"Baiklah, kali ini kau beruntung. Tapi jangan sampai di babak berikutnya kau bertemu lagi, karena keberuntungan tak akan selalu berpihak kepadamu, sayang.." ucap Oneesan sambil mengedipkan matanya ke Izumi.


"Dasar dia tante-tante yang mengerikan.." ucap Izumi.


Bersambung