Cosplay

Cosplay
Chapter 345 - Pursue.



"Huh?"


Gyoshimaru memasang wajah ekspresi licik ketika menodongkan pisaunya ke leher Tsubaki, "Apa itu kata-kata terakhirmu, Niisan? Kalau begitu, matilah!!!" Tanpa basa-basi, Gyoshimaru pun mencoba untuk melukai leher Tsubaki.


Akan tetapi, sebelum hal itu terjadi Tsubaki bergerak dengan cepat lalu berbalik menghadap ke arah Gyoshimaru. Lalu Tsubaki melesatkan tebasan bertubi-tubi ke arah Gyoshimaru hingga terpotong menjadi kecil-kecil.


"Rasakan itu, jangan kira kau bisa melukaiku dengan cara bodoh seperti itu." ucap Tsubaki.


Tubuh Gyoshimaru yang terpotong-potong menjadi beberapa bagian kecil pun menyatu kembali dan hal itu sontak membuat Tsubaki terkejut hingga membuatnya harus mundur beberapa langkah kebelakang.


"Apa-apaan tubuhmu itu? Kenapa tubuhmu bisa kembali seperti semua setelah kutebas berkali-kali? Dasar manusia aneh.." ucap Tsubaki.


"Kekuatanku ini bisa membuat diriku kebal terhadap serangan tebasan pedang dan dapat membagi tubuhku sendiri terpisah menjadi potongan-potongan lebih kecil dan mengendalikannya!!! Sekarang kau paham, kan?! Serangan benda tajam tidak mempan untuk melukaiku, Huahahaha!!!" Gyoshimaru tertawa terbahak-bahak.


"Cih.." Tsubaki sedikit kesal dengan perkataan Gyoshimaru yang seolah-olah mengejek dirinya. Lalu Tsubaki berlari cepat ke arah Gyoshimaru dan, "Flamberge Flame!!!" Kaki kanan Tsubaki mengeluarkan sebuah kobaran api dan menendangkannya ke perut Gyoshimaru dengan sangat kuat, "Wuooooshhh!!!"


"Uaghhhhh!!!!"


"Serangan benda tajam memang tak berpengaruh, tapi apakah tendanganku juga tak mempan kepadamu, wahai bedebah?!" ucap Tsubaki.


"Wushhhh!!!!" Gyoshimaru terpental puluhan meter kebelakang, dan sekilas ia pun terlihat memuntahkan sedikit darah dari mulutnya. Tampaknya serangan tersebut berhasil membuat Gyoshimaru tak berkutik sama sekali.


"Gyoshimaru!!" teriak Lucia. Ia pun langsung bergegas berlari ke arah Tsubaki dan mencoba untuk menebaskan pedangnya kembali, "Hyaaaa!!!!"


"Tyenggg!!!"


Dengan sigap Tsubaki membalikkan badannya dan langsung saja menangkis tebasan pedang yang dilesatkan Lucia. Tsubaki tersenyum menyeringai dan berkata, "Sekarang, tamatlah riwayatmu!!"


"!!!!!" Lucia terkejut akan sesuatu yang datang dari belakang Tsubaki.


Tentunya, Tsuki sang wakil kapten dari Mytichal Glorius datang dari belakang Tsubaki sembari melesatkan rambut panjangnya yang sudah mengeras nan tajam ke arah Lucia, "Rasakan ini!!!!"


Lucia pun tak sempat menghindari serangan rambut tajam yang dilesatkan oleh Tsuki, pasalnya pergerakan Tsuki begitu cepat di mata Lucia dan berspekulasi bahwa menghindar pun tak ada gunanya karena tetap akan terkena serangan itu.


Tapi sebuah rantai panjang tiba-tiba datang dan melilit perut Lucia, kemudian ia pun tertarik ke arah rantai itu berasa, "Eh?" Setelah menoleh kebelakang, Lucia terkejut, ternyata yang menolongnya adalah rekan sekelompok bajak laut nya yang bernama Shishiwakamaru.


"Hoi, Lucia. Bergerak sendiri untuk melawan mereka. Harusnya kau bersabar, aku juga ingin berpesta bersamamu!!" ucap Shishiwakamaru sembari tersenyum menyeringai.


"Cuih, padahal aku hampir saja membunuhnya tapi tiba-tiba tikus pengganggu itu datang, sial!!" ucap Tsuki.


"Snake Python!!!!" Tiba-tiba Suiryu datang dari belakang Tsubaki dan juga Tsuki, lalu melesatkan serangan sepuluh ular berbisa mematikan yang terhubung langsung dengan sepuluh jari-jari tangannya.


Disaat yang bersamaan, Akamaru dan Kibamaru datang untuk menyelamatkan Shishiwakamaru dan juga Lucia dengan cara mencabik-cabik ular yang sedang melesat ke arahnya, "Double Claw!!!"


"Yo, maaf aku sedikit terlambat. Lalu ular-ular ini begitu menjijikkan, cuih!!" teriak Akamaru.


"Guk!! Gukk!!" Kibamaru ikut bersuara.


"Oey, Akamaru. Kenapa aku tidak melihat Shinmaru bersamamu? Kemana dia sekarang?" tanya Shishiwakamaru.


"Entahlah, katanya dia ingin pergi ke suatu tempat, entah kenapa dia juga terburu-buru, mungkin sedang mencari tempat untuk buang air besar.." ucap Akamaru.


Beberapa meter dihadapan Lucia, Shishiwakamaru, serta Akamaru, terlihat Suiryu yang berdiri sedikit membungkuk sembari memasang wajah kesal, "Kalian semua, tiba-tiba datang. Apa sebentar lagi akan ada yang datang lagi?"


"Oey, Manusia ular." ucap Akamaru.


"Hnn?" Suiryu menaikkan salah satu alisnya.


"Kita, kelompok bajak laut Shobasoap akan menghajarmu disini!!!" tegas Akamaru.


"Ya, selama Johnny Speed sudah berhasil dikalahkan, aku bisa bebas menyerang sepuas mungkin.." ucap Shishiwakamaru sembari tersenyum licik.


...*****...


Sementara itu, disisi lain Alun-alun. Terlihat serangan kombinasi Vika dan Killa berhasil membuat puluhan kroco Serikat Lunarian dalam sekejap. Mereka berdua memanglah wanita, tapi mereka juga tidak bisa dianggap remeh.


"Killa, apa kau melihat keberadaan Izumi? Entah kenapa dia tiba-tiba menghilang begitu saja?" tanya Vika.


"Aku tidak tahu. Mungkin dia baik-baik saja, karena dia adalah Kapten kita. Yang terpenting, kalau kita menghadapi kroco-kroco yang terus berdatangan ini, seiring berjalannya waktu kita akan kehabisan stamina." jawab Killa.


"Benar, mereka tidak ada habisnya. Lebih baik kita mengejar orang yang telah membawa Shion itu. Mereka pasti mempunyai tujuan yang tidak-tidak kepada Shion." ucap Vika.


"Kalau begitu, ayo kita kejar mereka." ucap Killa.


Killa dan Vika pun langsung bergegas pergi mengejar Shion yang saat ini telah dibawah oleh Groombridge.


Sementara itu, di tempat lain. Di perbatasan Timur Alun-alun.


Shoba sudah cukup mengejar Groombridge, bahkan dari kejauhan ia sudah melihat seorang Groombridge yang sedang membawa Shion. Akan tetapi, tepat ketika ia hampir dekat dengan Groombridge, tiba-tiba Ryner Coaster dari Divisi Warrior datang dan menendang Shoba begitu saja hingga membuatnya terpental kebelakang. Disusul dengan kedatangan anggota divisi Warrior yang lainnya.


"Sialan. Ternyata kalian lagi ya, sudah lama aku tidak melihat kalian sejak bertarung di Rose Town. Untuk dirimu, Ryner. Kemana sepeda motor bututmu itu?" tanya Shoba.


"Masih di bengkel, bodoh!!! Itu gara-gara kau, sepeda motorku jadi rusak sialan!!" teriak Ryner dengan sangat kesal.


"Lucu sekali, tapi kalian minggirlah. Aku tidak ada waktu untuk menghadapi kalian." ucap Shoba.


"Kalau kau ingin mengejar Boss Groombridge, sebaiknya lewati kami terlebih dahulu. Aku yakin, kau takkan bisa mengalahkan kami untuk yang kedua kalinya!!" ucap Alufeed.


"Kalian bodoh atau bagaimana?! Pemimpin kalian yang bernama Himawari itu sudah aku kalahkan!! Tapi, kenapa kalian semua masih bersifat angkuh seolah-olah bisa mengalahkanku begitu saja, dasar sampah!!" tegas Shoba.


"A-apa? Himawari-chan dikalahkan? Apa kau menggunakan cara licik untuk mengalahkannya? Ini tidak bisa dipercaya!!" ucap Ruo Yiu.


Ruo Yiu yang sangat kesal dengan perkataan Shoba pun langsung menggunakan teknik teleportnya ke tempat Himawari berada. Ruo Yiu benar-benar sangat khawatir dengan keadaan Himawari seusai dikalahkan oleh Shoba.


"Oey, Yiu!! Jangan seenaknya pergi dong!! Bisa saja dia menipu kita kan?!" teriak Alufeed.


"Sayang sekali, tapi aku tidak ada waktu untuk melawan kalian. Kalau kalian tidak mau meminggir, ya bagimana lagi, aku akan memaksa.." ucap Shoba.


B E R S A M B U N G