Cosplay

Cosplay
Chapter 413 - Melawan Pejabat Korup.



"Kalian semua!!!" teriak Xia. Dia benar-benar terkejut dengan kedatangan kawan-kawan nya.


Pilkington, Dapidson, dan Xianfeng melesat ke arah panggung besar, tempat dimana Xia akan di eksekusi mati oleh Babenko. Ketika masih di udara, Pilkington pun langsung mengeluarkan pistolnya dan mengarahkannya ke arah Babenko.


"Sialan kalian, dasar Konstantine!! Aku takkan memaafkanmu karena telah menculik Xia serta menyakitinya!! Enyahlah!!!" ucap Pilkington.


"Dorrr!! Dorrr!! Dorrr!!!" Pilkington melesatkan tiga kali tembakan ke arah Babenko.


"Cih, kau mau menyerangku dengan senjata ampas seperti itu? Yang benar saja kawan." ucap Babenko. Lalu ia pun mengarahkan salah satu tangannya ke arah tiga peluru yang sedang melesat ke arahnya, "Lego Changed.."


Dalam sekejap, peluru yang sedang melesat ke arah Babenko itu pun berubah menjadi mainan lego. Bahkan setelah itu, peluru yang telah berubah menjadi Lego itu mengenai tubuh Babenko, dan ia tak merasakan sakit sama sekali.


Pilkington yang melihat hal itu pun menjadi sangat kesal. Sementara itu, dibawah panggung ditempat pejabat-pejabat bawahan Konstantine bersaudara gang melihat kedatangan Pilkington, Dapidson, dan Xianfeng pun langsung saja mengeluarkan senjata andalan mereka masing-masing.


"Oey-oey. Sepertinya ada penganggu yang baru saja datang disini." ucap Ribas.


"Cih. Lagi-lagi orang itu. Kenapa aku harus bertemu dengan mereka kembali. Tapi, kali ini dia tidak datang bersama si pendekar pedang gila itu. Aku yakin pasti mudah untuk mengalahkan mereka sih.." ucap Diamitris.


Tak berselang lama, Pilkington, Dapidson, dan Xianfeng pun berpijak diatas panggung eksekusi. Dan mereka bertiga pun berdiri tepat disebelah Xia berada.


"Kalian bertiga. Apa yang kalian lakukan kemari? Mereka sangat banyak dan kuat. Lebih baik kalian segera pergi dari sini, aku tidak ingin kalian terbunuh oleh mere-" ucap Xia.


"Diamlah, Xia." ucap Xianfeng dengan raut wajah serius, "Aku sudah datang untuk menyelamatkan dirimu. Aku juga sudah membulatkan tekad, serta siap untuk mengorbankan nyawaku sendiri untuk menyelamatkanmu.." lanjutnya.


"Ya. Kita sudah terlanjur berada disini. Tak mungkin kan kita kembali setelah melihatmu yang akan dibunuh, Xia? Kita percayakan pada takdir saja.." ucap Pilkington.


"Pilkington.. Xianfeng.." ucap Xia.


"Mungkin inilah jalan kita untuk bertarung melawan ketidakadilan, Xia. Ini juga saat yang pas untuk melawan mereka, para Konstantine bersaudara serta para pejabat korup yang telah datang disini. Aku akan menghajar mereka semua-" ucap Dapidson.


Tiba-tiba Koizumi berdiri dari tempat duduknya dan bergerak cepat ke arah Dapidson. Koizumi langsung memegang wajah Dapidson lalu mendorongnya ke bawah dan menabrakkannya ke lantai, "Bruakkk!!!"


"Dapidson!!!" teriak Xia.


Melihat Dapidson diserang, Pilkington langsung mengalihkan pandangannya ke arah Koizumi. Dia juga berniat menolong Dapidson. Akan tetapi, Fischl datang dan langsung menendang Pilkington hingga terjatuh dari atas panggung ke bawah, "Buaghh!!"


"Uaghhh!!!"


Kemudian, Pilkington pun dengan spontan memegang sebuah pilar yang menyangga panggung besar itu. Ia pun turun secara perlahan dan berhasil mendarat ke tanah dengan aman.


"Konstantine Fischl biadab." ucap Pilkington dengan nada geram.


Setelah itu, terlihat Diamitris, Ziad, Mykyta, Cayetano, dan Piekarski yang berjalan mendekat ke arah Pilkington.


"Sayang sekali. Kau tidak akan bertemu dengan dia disini karena dia telah menolak ajakan untuk menyelamatkan Xia. Tapi itu tidak masalah, karena kita bertiga saja sudah cukup untuk menyelamatkannya sekaligus mengalahkan kalian.." ucap Pilkington dengan penuh ambisi.


"Jangan sok jago deh. Kalian itu cuma sampah. Mana mungkin bisa mengalahkan kami? Ditambah dipihak kami juga ada Konstantine bersaudara. Mending menyerah saja deh.." ucap Ziad dengan nada mengejek.


"Benar tuh, mending nyerah saja. Sini sujud dan jilat kakiku. Nanti kumaafkan kok. Bagaimana? Nanti aku akan mencoba untuk membuatmu berada di pihak kami, tapi jadi babu ya.." ucap Mykyta.


"Cih. Sangat menjijikkan. Lebih baik aku mati daripada menjadi babu kalian. Menjadi babu dari para sampah seperti kalian adalah hal yang paling buruk daripada kematian." ucap Pilkington.


"Ngeri kali. Kau sangat optimis sekali bisa menang melawan kami. Dan sebegitu tingginya harga dirimu didepan kami. Kalau kau ingin uang, bilang saja.. Aku akan memberimu uang sebanyak yang kau mau, tapi syaratnya harus jadi babu, gimana? Pasti mau kan kalau ada uang-" ucap Cayetano.


"Berisik!!! Aku tidak peduli dengan uang. Aku tidak ingin menjadi babu dari sampah seperti kalian. Apa kalian ini sudah tuli dan tak mengerti perkataanku?" tanya Pilkington, "Akan kukatakan sekali lagi, lebih baik aku mati daripada menjadi babu dari para sampah seperti kalian.." lanjutnya.


"Naif sekali. Padahal kau bukan Main Charakter, tapi berani-berani kau bersikap naif seperti itu. Padahal sudah jelas plot armor takkan menyelimuti dirimu." ucap Piekarski.


"Kalau mau bertarung, ayo. Aku akan meladeni kalian semua.." ucap Pilkington.


Sementara itu diatas panggung. Terlihat wajah Dapidson yang sedikit mengalami luka karena serangan Koizumi yang cukup mengagetkan nya itu. Disisi lain, Xianfeng terlihat menyerang bertubi-tubi ke arah Babenko menggunakan sebuah pisau.


Akan tetapi, Babenko berhasil menghindarinya dengan sangat mudah.


"Oey, serangan seperti itu takkan mempan padaku. Kenapa kau sangat bersikeras sekali sih. Pakailah kekuatan hebatmu untuk melawanku, atau sihir..?" tanya Babenko.


"Diam!!! Karena kau telah menyakiti Xia. Jadi, aku akan membunuhmu dengan kedua tanganku sendiri!!" ucap Xianfeng.


"Hentikan, Xianfeng!! Kekuatannya jauh diatas dirimu!! Kau bisa mati bila memaksa melawannya, Xianfeng!! Aku tak mau hal itu terjadi!!" ucap Xia dengan raut wajah panik.


"Tidak, Xia!! Aku akan melawannya, lalu membunuhnya!! Dia adalah orang jahat sekaligus pejabat yang korup. Hukuman mati adalah hal yang pantas untuknya!! Aku juga sudah memikirkan sesuatu, kalau mati dalam menegakkan keadilan, itu tidak terlalu buruk.." ucap Xianfeng sembari tersenyum.


"Tidak, Xianfeng!!!" teriak Xia.


"Jangan sok jagoan!!" Dengan sangat cepat, Babenko langsung melesatkan pukulan telak tepat diwajah Xianfeng, "Buaghh!!"


Xianfeng yang terkena pukulan itu pun sedikit terpental kebelakang hingga mencapai pinggir panggung, bahkan juga dia hampir terjatuh kebawah.


Tak berselang lama, Xianfeng pun bangkit dan berdiri kembali sembari tersenyum menyeringai, "Hoi. Meski aku siap untuk mati, jangan kira serangan seperti itu bisa membunuhku, karena itu sangatlah tidak mungkin.." ucapnya.


"Hentikan, Xianfeng!! Cepatlah pergi dari sini!! Aku tidak ingin melihatmu mati!!" teriak Xia. Ia benar-benar tak tahan bila kekasihnya, Xianfeng, serta teman-teman nya mati terbunuh oleh Konstantine bersaudara serta para pejabat korup.


B E R S A M B U N G