Cosplay

Cosplay
Chapter 92 - Wujud Baru, White Alice!



Disisi lain, masih di wilayah yang sama yaitu di di Wilayah Utara pulau Sambomaster lokasi jauh dari Bluejay Vika dan Mayonaka Killa.


Terlihat Alice sedang bertarung melawan Kiyo Galette.


"Seorang pengguna busur panah, amboy.. tak mungkin kau bisa mengenaliku.. karena aku punya kombinasi pertahanan dan penyerangan yang sangat baik.." ucap Kiyo Galette.


"Huh? Aku belum mengeluarkan panah terbaikku, tapi kau sudah menyimpulkan seenaknya, duh. Ingat, orang yang sombong pasti akan kalah pada saatnya.." ucap Alice, ia memegang busur panahnya di tangan kanannya.


"Baiklah kalau begitu aku takkan memberi ampun padamu, aku akan menyiksamu wanita lajang.." ucap Kiyo Galette.


"Siapa yang kau sebut wanita lajang?!!! Dasar *******!!!!" Teriak Alice. Kemudian Alice menembakkan beberapa anak panahnya ke arah Kiyo Galette."Busshh!! Busssh!! Busshh!!"


"Butter Shield!!" Kiyo Galette menciptakan cairan mentega yang langsung menjadi benteng perlindungan dari serangan anak panah milik Alice.


Anak panah tersebut langsung lengket ke mentega yang diciptakan Kiyo Galette dan langsung meresap ke dalam cairan mentega.


Sontak hal itu membuat Alice berpikir kritis untuk mencari celah untuk menyerang Kiyo Galette."Jadi dia bisa menyerap anak panahku, sialan.. aku harus mencari cara lain.."


"Butter Rush.." Cairan mentega itu pun langsung menyebar ke area luas dan cairan mentega yang diciptakan Kiyo Galette pun mengenai kaki Alice.


Alice merasakan cairan mentega itu lengket di kedua kakinya."Mentega ini, dia bisa memanipulasi mentega ya.." ucap Alice, saat Alice ingin bergerak, tiba-tiba kedua kakinya tidak bisa digerakkan, kedua kakinya telah melekat ke dalam cairan mentega yang diciptakan Kiyo Galette."A-apa?!! Kedua kakiku tak bisa bergerak?!!" Batin Alice.


"Ini adalah kekuatan spesial dari mentega, kau takkan bisa bergerak di cairan mentega yang sangat tebal, dan sekarang secara perlahan kau akan terkubur oleh mentega-mentega ini.. Huhuhu.." ucap Kiyo Galette.


Alice mencoba menyerang Kiyo Galette dengan anak panahnya kembali. Tetapi Kiyo Galette menciptakan cairan mentega tebal sebagai tamengnya.


Alice pun kebingungan, karena gagal untuk menyerang Kiyo Galette. Ia pun mencari cara untuk menembus pertahanan Kiyo Galette."Berfikirlah Alice! Berfikir lah! Kau pasti bisa!!" Kemudian ia melihat cairan mentega tebal yang sudah sampai perutnya dan mentega tersebut siap mengubur Alice hidup-hidup."Sialan, aku tak bisa bergerak karena mentega ini sangat menyusahkan.."


"Bagaimana? Apa kau sudah bimbang? Menyerah? Apa kau sudah pasrah akan kekalahan?" Tanya Kiyo Galette dengan nada mengejek.


Beberapa saat kemudian, Alice memejamkan kedua matanya dan ia juga siap melepas kan busur panahnya.


Alice konsentrasi penuh yang berfokus pada anak panah yang akan dilesatkannya. Beberapa saat kemudian, tubuh Alice mengeluarkan sebuah cahaya terang, dan karena itu, mentega yang akan mengubur Alice meleleh.


Melihat hal itu Kiyo Galette terkejut."A-apa yang sebenernya terjadi?!!!"


Tiba-tiba anak panah yang akan dilesatkan Alice tercipta sebuah api. Lalu Alice pun membuka kedua matanya."Namaku White Alice, rasakan serangan amarah dari bangsa Archer. Firebold Arror!!!!" Anak panah dengan dilapisi api langsung dilesatkan oleh Alice menggunakan busur panahnya."Buuuuuzzzzshshhh!!"


"Ini b-bahaya!!!! Butter Emperor Shiled!!!" Kiyo Galette menciptakan tiga lapis dinding mentega yang sangat tebal.


Tetapi anak panah api langsung menembus dinding mentega yang sangat tebal yang diciptakan Kiyo Gallette, anak panah tersebut melelehkan dinding mentega yang dia buat.


"Enyahlah!!!!!" Teriak Alice.


Bommmmmm!!!! Anak panah api langsung mengenai Kiyo Galette dan terjadilah sebuah ledakan besar.


Mendengar sebuah ledakan besar yang terjadi barusan, Bluejay Vika langsung bergegas ke lokasi ledakan sambil membawa kedua kaki Gyoshimaru, disusul Gyoshimaru yang masih mengejar Bluejay Vika.


Disisi lain, di wilayah Barat pulau Sambomaster. Terlihat Jericko Franksboy sedang bertarung dengan Yu Gottenburg


Yu mengeluarkan senjata api nya berupa pistol, kemudian ia menembakkannya ke arah Franksboy."Dorrr!! Dorrr!! Dorrr!!!"


"Shining Armored!!" Tubuh Franksboy kemudian menjadi setebal baja.


Peluru-peluru yang dilesatkan Yu tak mempan melukai tubuh Franksboy."Seorang Cyborg memang beda.. senjata seperti ini sepertinya takkan mempan kepadamu ya.."


"Tentu kawan, akan kutunjukkan kekuatan dari seorang Cyborg! Daruma Bomber!!!" Kedua tangan Franksboy berubah menjadi sebuah meriam dan langsung menembakannya ke arah Yu."Boom!! Bommmmmm!!"


"Cih, ini sangat menarik. Spider Armored!!" Yu menciptakan sebuah jaring yang terbuat dari besi, kemudian jaring tersebut menangkap semua peluru meriam yang mengarah ke arahnya.


"Superrrrssss! Kau memiliki daya tarik untuk melawan seorang Cyborg kawan!! Rasakan ini, Impact Fire!!!" Kedua tangan Franksboy muncul sebuah lubang dan lubang tersebut muncul semburan api yang langsung mengarah ke Yu.


"Na-nani??! Dia bisa mengeluarkan api?!! Kisama!! Great Bazoka!!!!" Melihat hal itu, Yu langsung mengeluarkan bazoka dan langsung menembakan ke arah Franksboy.


Bazoka yang dilesatkan Yu menembus semburan api dari kedua tangan Franksboy dan langsung mengenai tubuh Franksboy."Duaarrr!!!"


Tetapi bazoka tersebut tidak mempan dengan tubuh Franksboy yang sangat keras."Hahahaha!! Aku ini tak selemah yang kau kira loh, kau juga bukan lawan yang pantas untukku,"


"Apa katamu?!!" Ucap Yu.


"Rocket Buster!!" Franksboy meluncur ke arah Yu dengan sangat cepat, kemudian Franksboy mengepalkan tangan kanannya,"King Speed Onigiri!!!" Franksboy langsung memukul wajah Yu dengan sangat telak."Buakkk!!!"


"Uaaghhhhhh!!" Yu terkena pukulan Franksboy di wajahnya dan sekarang ia terpental jauh."S-sialan!!!"


Kemudian Franksboy mengibar-ngibarkan kedua telapak tangannya,"Ini tidak bisa dianggap pemanasan, aku butuh lawan yang kuat!!! Superrrrssss!!!"


Kemudian Franksboy terbang untuk melihat suasana sekelilingnya dari udara.


Disisi lain, di wilayah yang sama dengan Franksboy tapi lokasi mereka sangat jauh. Terlihat Yoshino sedang bertarung dengan Lucia.


Nampak Lucia terus menyerang Yoshino dengan pedangnya,"Hyaaa!! Rasakan ini!! Aku akan mengalahkanmu!!"


"Huh? Sudah kubilang, aku tak mau melawan perempuan. Sampai kapan aku bicara berkali-kali padamu.." ucap Yoshino.


"Cih, kau meremehkanku ya?!! Rasakan ini!!" Lucia menghunuskan pedangnya ke perut Yoshino.


Tetapi Yoshino berhasil menangkisnya dengan mudah."Trankkk!!!"


"Cewek keras kepala sekali," ucap Yoshino.


Bersambung.