
Mari tidur, sleeping beauty, dan penyebab judulnya sleep mengapa? Mana saya tau, bukan aku yang nulis.
Eh, macam tak paham joke saja, jelas aku yang nulis, jangan nekan close dulu dong, biarkan narasi bermain dengan gemilang, karena nantinya saat arc berjalan semakin memanjang, breaking fourth the wall menghilang dan menjadi bayang-bayang kegelapan.
Hukum buta hati, buta mata, buta semuanya, hukum dengan tingkat kelicikan tentang mereka yang menyuap dengan uang, hukum bisa dimainkan dengan gemilang oleh mereka yang berkantung tebal.
Jauh sebelumnya, mungkin cerita ini teramat membosankan, hanya mengungkap kilas balik, hanya mempresentasekan segala hal yang berpotensi membuat pembaca mengantuk.
Permainan kata adalah kosakata yang buruk, memperpanjangkan kosakata adalah cara yang baik untuk menurunkan rasio pembaca, kesepian seperti malam tetaplah malam, dan kamu yang membaca laksana cahaya yang ditakdirkan untuk membaca cerita ini.
Bagaimana mereka berkantung tebal, harta berlimpah, rumah real estafet, sangat menakjubkan bukan?
Bahkan mereka sombong melangkah istana yang megah, cerminan orang kaya, tapi duit hasil korupsi sama saja kebodohan yang gak ada habisnya.
Kini mungkin, atau bahkan hingga sekarang, masih ada seniman berbakat dalam tipu muslihat , seperti ular yang sangat berbisa, suka memangsa duit rakyat.
Dia cemerlang dengan kampanye anti-korupsinya, bahkan baliho ada di mana-mana, nampak menarik bukan? Gambar senyuman, seolah-olah dia adalah cerminan kebenaran.
Spanduk itu bertuliskan gerakan yang bagus untuk anak-anak muda generasi sekarang, atau mereka yang tak jujur di kursi pemerintahan, bunyi; 'Mari berantas korupsi, tidak ada korupsi, dunia sehat, dan daerah semakin maju, selamat hari anti-korupsi!'
Kira-kira begitulah apa yang tertuang, umpamakan sebuah kebenaran, jika itu adalah kejujuran, maka dia adalah orang paling keren yang pernah ada.
Tetapi semua berdusta , tetapi semua akan gelap mata , tetapi hatimu rapuh, tetapi anda tergoda.
Berita Televisi meraja-lela, tentang Ia si Anti-Korupsi yang akhirnya korupsi juga, memang dunia ini selalu kekurangan orang-orang yang jujur. Berbahaya. Mencekam, sangat suram.
Harus membuat konsep apa agar Manusia itu menjadi jujur? Mungkin daerah dan kehidupan akan maju, orang miskin menurun, orang kaya bertambah. Bukankah itu sangat menarik?
Tetapi, Ia dengan perspektif berbeda akan memikirkan rute berbeda dari kalian yang mengharapkan keadilan, keharmonisan yang dipoles oleh janji-janji manis hanya menjadi sebuah kebohongan yang berkelas.
Ia mungkin tersenyum, menikmati harta bergelimang, membantu keluarga liburan ke kota simbol romantis, Paris.
Siapakah dia? Hanya sebatas Manusia yang membohongi Manusia lainnya, hanya sebatas Manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah, namun di rekening bank-nya tersimpan miliaran uang, hanya untuk keluarga, luar biasa.
Adalah Ia, katakan saja namanya, Juliasu Stonefire, nama mencekam, selayaknya memiliki kisah-kisah suram nan menghanyutkan perasaan rapuhmu.
Dia terjebak dalam alunan musik kekayaan, alunan musik yang menghanyutkan, menenggelamkan kejujuran dalam kegelapan, buta mata buta hati, buta perasaan, yang tersisa hanyalah puing kehancuran.
Kepercayaan mereka, runtuh seketika, datangnya dana bantuan sosial yang mereka nantikan, bagaikan pungguk merindukan bulan, sungguh lambat kalian para relawan, celoteh orang-orang dalam kerumunan.
Gak kebagian dana bantuan sosial, adalah mereka para pendukung Juliasu, adalah mereka yang mencoblos nomor satu, dan nyatanya nomor satu malah mengkhianati, seperti namanya, cukup satu kata untuknya, 'Asu!!'
Hukum sedaang tidur, dan mereka memainkan trik dan intrik dalam konferensi hukum pengadilan, cukup menarik dengan lingkaran pertemanan dan tingkat korupsi. Orang-orang yang sudah berkoalisi dengan sang Juliasu tentunya dengan senang hati menurunkan rasio pemotongan masa tahanan. Seperti sang Stepyan.
Sleep, cukup tidur, alarm berbunyi, bisa saja membangunkan, dan dia dengan pose oke, nampak sudah memperlihatkan bagaimana jati dirinya, atau kosakata yang akan Ia gunakan adalah informasi yang salah kaprah tentang chapter berlalu tentang Metamorfosa Tiang Ketabrak.
"Sejak kapan plesetan mang Stepyan menjado pemotongan durasi hukuman akibat di-bully? Itu kasusku woi, ngawur-ngawur saja ini media, asal-asal nerima kabar hoax doang, ini aku sudah memberikan kebenaran, aku adalah yang dapat potongan durasi, bukan si Stepyan!" Dia membentak, nampaknya dia tak ingin berbohong, apakah dia cinta kebenaran? Bahkan dia mengeluarkan segala uneg-uneg kecurangan yang Ia perbuat.
Stepyan duduk disamping sang Juliasu, nampaknya dia ingin mengeluarkan suara kembali guna mengonfirmasi kebenaran, "Adalah benar... sang pembawa berita salah informasi dan kaprah, tapi patut dimaklumi, asal namanya belom benar-benar salah sepetti pemain Liverpool itu..." Stepyan bersuara, mengonfirmasi kebenaran yang sesungguhnya, "Meskipun Manusia itu tidak suka berbohong, bukan berarti mereka cinta kebenaran.."
Stepyan dan Juliasu sebelumnya menghadiri konferensi meja bundar , tetapi beberapa jam kemudian mereka di-undang oleh pihak stasiun televisi guna mendapatkan titik terang kebenaran.
"Aku ingin menjabarkan semua kebenaran, tapi jabar ini bukan West Java, kalian jangan salah informasi lagi, ini hanyalah sebuah istilah, sudah jelas kalian ngerti Bahasa Inggris, kan?" Juliasu tersenyum khas dengan mengakhiri ucapannya dengan nada mempertanyakan sesuatu.
"Yang Penting bukan East Java, itu sudah di hancurkan oleh karakter bernama Raia... dalam kisah novel fantasy, dikira asli, gak lah, aku sedang menjabarkan semua kebenaran di sini, aku dan Juliasu adalah perfect combination..." ucap Stepyan.
Mbak Vina Breakingnews nampak terkejut dengan jawaban mereka, tetapi dia tetap professional, dalam luar ruangan, di sana banyak orang berlalu-lalang dengan spanduk seperti biasa, di tempat ini gak ada mbak Xia, melainkan karakter figuran yang lain.
"Diluar sangat ribut; karena professional dalam bekerja, kekuatanku harus kugunakan.." ucap Vina Breakingnews.
Dia adalah pembawa berita yang memiliki kemampuan 'memanipulasi cuaca' bukan tak mungkin dia bisa menurunkan hujan.
"Its snow time?"
Dalam lima menit kemudian, hujan salju berjatuhan, kedinginan mereka di sana yang tak memakai pakaian wol, atau mereka yang tak tahan dingin nampak mulai membubarkan diri, mulai masuk dalam kendaraan yang mereka bawa ke sini.
Ada juga yang melindungi tubuhnya dari jatuhan salju menggunakan payung.
Karena kemampuan Vina sangat mengganggu, akhirnya para pendemo membubarkan diri, dan dalam tiga puluh menit kemudian, yang tercipta hanyalah kesepian.
"Bagus Nona, Nice Try...." Juliasu memuji sang Vina, tetapi efek yang akan terjadi saat Vina mengeluarkan kemampuannya adalah.
Tertidur.
"Pantesan judul chapter ini sleep, kukira membahas soal hukum yang tertidur, melainkan memperlihatkan efek samping dari kemampuan memanipulasi cuaca..." Komentar Stepyan.
"Cukup menarik dia memiliki kelemahan seperti itu.." Sambung Juliasu.
Kata Manusia, titik adalah akhir sebuah tulisan, tanda baca yang membuat akhir dan kemudian melahirkan baris baru.
Benar, barusan aku membuat baris baru, contohnya sekarang adalah baris baru, tetapi titik itu bukanlah akhir dari chapter ini.
Melainkan....
B E R S A M B U N G