Cosplay

Cosplay
Chapter 483 - Smoke Come To Me.



Membutuhkan kerumitan yang benar-benar rumit untuk menciptakan hal-hal yang ribet, membutuhkan kebodohan yang cemerlang agar membuatmu menjadi benar-benar bodoh.


Membutuhkan burung camar berterbangan untuk mengirimkan surat, membutuhkan manipulasi kabar berita untuk membuat dunia semakin tenggelam dalam hoaks-hoaks belaka, seperti kotoran yang keluar, hoax tak ubahnya seperti ini.


Banyak hoax berterbangan ke sana-sini, tak tahu mana yang benar mana yang salah, mereka-mereka yang doyan terbodohi akhirnya menjadi Manusia-Manusia yang gampang trigerred.


Kita gak tahu, bagaimana mereka akan beraksi, atau bahkan mereka pendemo yang sudah bosan dengarkan kata-kata, sudah muak dengarkan cerita, tentu mereka yang lain tak peduli mau seberapa keras suara pendemo menyuarakan aspirasi mereka.


Seekor burung camar nampak terbang di langit yang berwarna biru kontras, berusaha berbincang-bincang dengan makhluk terbang lainnya.


Beberapa menit terbang, mulai terlihat sekawanan burung camar yang seperti membawakan kabar berita, dihalangi oleh satu yang sedaritadi gabut tanpa bawaan beban.


Seperti bunyian mereka , dan ini adalah suara camar yang berusaha berinteraksi satu-sama-lain untuk mendapatkan sebuah informasi menarik.


[Hey, kau burung camar cabang koran mana? Kok malas-malasan, ga bawa beban pula?]


[Ini, aku sudah mengantarkan, sudah selesai, hanya saja aku penasaran apa isi berita korannya, soalnya aku belom membaca kabar baru , soalnya burungpun perlu tahu informasi terkini, biar lebih semangat mengantarkan kabar berita] Burung Camar gabut sudah membalaskan apa maksud tujuannya ke sini, dan mereka Camar yang lain pun nampak ingin sedikit memberitahukan.


[Sedikit Spoiler, sepertinya cerita ini sudah memasuki bagian ke tiga di trilogi, dan menbutuhkan karakter keren untuk masuk dalam pertempuran terakhir, beberapa yang lain sudah kalah; apalagi Trio Konstantine]


[Camar Ketiga: Ini bocoran dari Harley si Pemilik Big News World, kita sebagai anakbuah cuma bisa memberikan sedikit spoiler, soalnya takutnya kebocoran informasi menyeluruh]


[Camar Kedua: Di Seberang sana ada sebuah pertarungan menarik loh, yang siapa lah itu , kayak ada petir-petirnya!] Camar kedua seperti berseru memberikan infromasi kepada Camar gabut.


Burung Camar saling bertukar informasi, sesaat kemudian setelah sebagian Camar menjauh, si Camar gabut yang bertanya akhirnya turun ke pijakan tanah.


Dan beberapa detik kemudian, dia berubah wujud menjadi Manusia tulen, seorang Pria yang biasa ajah.


"Informasinya sedikit menarik; kurasa yang dimaksudkan sebagai petir adalah sang Kenichi, apakah dia sedang memburu Bajak Laut ber-bounty gede?" Gumamnya, nama Pria ini adalah Tenkyuu.


"Benar..." Balas seseorang yang mungkin berada di area yang sama dengan sang Tenkyuu; "Soalnya yang dia targetkan adalah kita!!" Sambung si Pria yang sedikit panik ini.


"Nahloh??!?!!" Lantas Tenkyuu menoleh ke asal suara, memperlihatkan sosok Manusia berdarah-darah lengkap dengan asap menjadi latar belakangnya.


"Kenapa gan? Kok kau jadi begitu? Mana yang lain??!! Mana kapal kita? Baru kutinggalkan dua jam sudah babak belur begini??!!!" Tenkyuu terkejut.


"Wow, Tenkyuu si Memanipulasi Berita, kebetulan yang sangat spektakuler sekali ya? Bounty kalian juga lumayan? Kalian harusnya bersyukur kuburu, harusnya menyerahkan diri sekarang, ini malah sok keras melawan?!!" Kenichi, ya suara Kenichi cukup khas, sedikit berat dengan kebiasaan yang meremehkan lawannya.


"Sudah, gak usah sombong kamu Kenichi, mentang-mentang berhubungan dengan tokoh utama jadi bebas mau lawan siapa ajah dan bisa menang gampang secara cepat.." Sosok ini berucap, kita akan memperkenalkan namanya, dia adalah Lappalainen.


"Aku terlambat memberitahukan namaku kepadamu, Tenkyuu-kun, namaku Ilmari Lappalainen!!" Seru sang Ilmari.


"Heh, harusnya kau memberitahukan namamu ke penonton!!" Bentak Tenkyuu, "Bay the way, yang terpenting, Fubuki di mana??!!" Sambung Tenkyuu.


"Itu, di sana!" Balas Lappalainen , Ia menunjuk ke arah kanan, di sekitaran jauhnya tiga puluh meter lebih.


"Aku padahal mengincar Autofocus Pierre atau bahkan Lost Saga untuk kutantang, kalau mereka kalah, mereka akan menjadi kru-ku, tapi malah nyasar ke orang gila, mau nonton Yuthuber pun ga bisa, karena kuota seret dan jaringan di sinipun agak-agak ngawur, maklum di area sini masih banyak yang kurang, makanya aku nyari internet via tempat tinggi, tapi, malah ngaco juga.." Fubuki berkeluh-kesah, sembari sibuk Ia mencari jaringan internet.


"Sudah terkontaminasi oleh internet, maka di tempat manapun Ia selalu berusaha mencari jaringan, seperti biasa, dasar Kapten maniak internet..." Komentar Tenkyuu.


"Lihat, aku saja babak belur tanpa ditolong oleh sang kapten, bahkan Ia selalu asyik mencari jaringan, berusaha mengakses Yome Taivi , guna mencari berita terkini soal dunia bajak laut yang ribet ini... Aku bahkan ingin pulang ke rumah, kemudian makan masakan Ibuku, tapi, aku selalu dipaksa bertarung dengan cara yang aneh, karena kemampuanku pun sangat aneh.." ucap Lappalainen, dia mengeluh, dia berusaha berkeluh-kesah, dan memang barusan dia ngeluh.


"Mereka menyebutku Pangeran Asap, tapi kemampuanku bukan mengasapi apapun, bahkan tak bisa menggarami, tak bisa membuat daging asap, mengapa begitu? Karena kemampuanku ini, aku bahkan kebingungan gunainnya gimana.." Lappalainen kebingungan, soalnya ini debut pertamanya di cerita ini, dia harus memperlihatkan kesan baik agar membuat beberapa pembaca terkesima akan kemampuannya.


"Aku bingung, aku bingung, otakku bergetar, otakku bergetar..."


"Kerasukan hantu kah dia? Kok gitu? Yaelah kukira Bajak Laut Fubuki itu keras, nyatanya kertas... Cuih...." Kenichi meludah, mengejek Bajak Laut Fubuki, ini semacam ejekan agar membuat lawannya marah dan kesal; akhirnya naik pitam dan kepengen nyerang Kenichi dengan kemampuan penuhnya.


"Tcih, sebenarnya aku tidak ingin melawanmu..." Mendadak si Lappalainen sok-sok keren kayak tokoh utama di anime genre isekai fantasy, "Tapi, mau bagaimana lagi, aku harus melawanmu, karena kamu meremehkan kaptenku.."


Keseriusannya akhirnya Ia keluarkan, ini puncak keseriusan dari si orang yang barusan banyak ngeluh.


Kemampuannya apa? Bahkan kitapun tak tahu, bahkan Ia pun tak tahu, bahkan sang musuh pun penasaran menantikan kemampuan sepetti apakah yang akan diperlihatkan oleh sang Lappalainen.


"Kenichi, kamu terlalu meremehkan si Rumit, karena kemampuan sang Lappalainen ini kemampuan dengan penjelasan yang bakalan berlibet-libet , membutuhkan satu paragraf untuk mengeluarkan satu skillnya.." ucap Fubuki di kejauhan, meskipun Ia sibuk mencari jaringan, Ia juga mengamati jalannya perselisihan.


Wushhh!!!


Bahkan nama skill belum ia lafalkan, hanya dalam sekejap, area tempat sang Kenichi dijatuhi oleh benda-benda aneh berjumlah sedikit banyak, seperti sebuah oven yang masih memanggang daging , oven panas itu bahkan masih berasap-asap.


Tak terduga, tak terdeteksi, kemampuan aneh ini bahkan tak bisa dibendung oleh sang Kenichi karena jatuh menghantamnya secara mendadak.


Meskipun begitu , tiada tanda kulitnya melepuh karena panasnya sang oven, bahkan percikan listrik nampak berada jelas keluar dari tubuh sang Kenichi.


"Sangat mendadak.." ucap Kenichi santai.


Ditengah kesantaian Kenichi yang tak waspada, seperti tak ingin memberikan kesempatan sang Kenichi berbicara, tangan sang Lappalainen sudah memegang sebuah pistol yang mengeluarkan asap.


"Huh?"


Terheran sang Kenichi, beriringan dengan tembakan membeludak kearahnya, diberondongi oleh beberapa peluru yang melesat.


Namun , peluru itu nampak terpental , tak bisa menembus aliran listrik sang Kenichi, aliran listrik yang melapisi seluruh tubuh sang Kenixhi itu sendiri.


"Namaku, Lappalainen, kemampuanku adalah; Smoke Come To Me...." ucap Lappalainen dengan mode keseriusan yang tak patut diremehkan.


Kemampuan: Smoke Come To Me (Asap Datanglah Padaku)


Apakah kemampuan ini mampu memanipulasi asap? Namun mengapa yang datang hanyalah oven yang berasap atau pistol yang sedang mengeluarkan asap?


Kemampuan ini bahkan lebih rumit dari cara kerja asap itu sendiri, kemampuan ini mampu membuat penggunanya memanggil sesuatu entah di tempat jauh manapun yang saat ini masih dalam keadaan mengeluarkan asap.


Misalnya, jika pistol menembakan satu peluru, maka pistol itu akan sedikit mengeluarkan asap, dalam moment pistol itu mengeluarkan asap, pistol itu akan mendadak berada di tangan sang Lappalainen (Namun, jika pistol tak mengeluarkan asap, maka pistol tidak akan datang)


Sama seperti oven yang memanggang daging, dalam keadaan berasap dia bisa muncul di area sang Lappalainen, namun jika oven tak mengeluarkan asap, maka oven tidak akan hadir.


Kemampuan ini singkatnya bisa memunculkan sesuatu yang masih dalam keadaan mengeluarkan asap, jika sesuatu yang mengeluarkan asap dalam mode tidak ada asap, maka itu tidak bisa mampir ke sini.


"Kemampuan yang unik ya?"


B E R S A M B U N G