
Kepulan asap pun perlahan mulai menghilang dan sekarang mulai terlihat jelas siapa saja yang masih bertahan.
Vicky Nisemono komentator satu melihat satu orang yang terlihat di arena."Ternyata Ichigo Hikaru!! Dia tak terluka sedikitpun!! Dia adalah pendekar pedang terhebat!! Aku mulai ngefans padamu Ichigo!!!"
Kemudian Daviryuu Davinci komentator dua melihat satu orang lagi, yaitu Dragzell Kenzou bertahan di atas Arena."Dragzell Kenzou buronan 700 juta Zen!! Dia juga berhasil lolos!! Kekuatan yang sangat langka yaitu burung mitologi, burung api Phoenix!! Aku jadi ingin memelihara burung Phoenix!!"
Kemudian Vicky Nisemono komentator satu melihat genangan air, lalu genangan air tersebut membentuk suatu tubuh yaitu Hozuki."Dia, si iblis air, Hozuki Kuromatsu berhasil lolos!! Dia sangat tangguh!!"
"Ternyata ada tiga orang yang masih bertahan di atas Arena!!! Eh tunggu lihat, ada yang keluar dari timbunan pasir!! Wah ada satu orang lagi yang lolos!! Dia adalah Akira Von Mikazuki!!" Teriak Daviryuu Davinci.
Di ruangan para petarung..
"Ichigo?!! Kenzou!?? Dia juga lolos!! Aku harus berhasil lolos di babak pertama ini!!" Teriak Izumi dengan semangat.
"Ichigo dia pendekar pedang yang mengerikan! Aku akan lolos ke babak berikutnya lalu mengalahkannya!!" Teriak Davidestrom dengan semangat.
Kemudian Romerio La Lovestar datang menghampiri Izumi dan Davidestrom."Aku akan mengalahkan orang yang bernama Ichigo itu di babak berikutnya.."
"Nani?!! Akulah yang akan mengalahkannya!!" Teriak Izumi.
Lalu di sebelah Izumi, Davidestrom, dan Romerio terlihat Franksboy sedang melakukan pemanasan."Anak muda.. minggirlah, kalian membuat pemanasan ku tidak enak.. Superrrrrsssss!!"
"Eh?" Izumi memiringkan kepala.
"Kau siapa?" Tanya Davidestrom.
"Dia adalah Jericko Franksboy, dia adalah manusia setengah robot, dia bisa disebut manusia modifikasi atau seorang Android.." ucap Romerio.
"Yes, all right, you benar.. aku adalah seorang Android.. Superrrrrsssss!!!" Teriak Franksboy."Lihatlah kawan, aku akan lolos ke babak berikutnya.." lanjutnya.
Kemudian petarung dari grup B mulai memasuki arena Colloseum.
Hyorinmaru Ren, ia pertama kali masuk ke Arena Colloseum."Cih, Ichigo lolos ke babak berikutnya.. aku juga harus berhasil lolos ke babak berikutnya.."
Saat pertama kali memasuki Arena, Ren disoraki para pendukungnya dari Tribun.
"Ren! Ganbatte!!"
"Kau pasti bisa, Ren!!"
"Aku bertaruh dua juta Zen untukmu, Ren!!"
Disusul Urashima memasuki arena Colloseum."Syukurlah di grup B tak seperti di grup A yang memiliki nama-nama besar.
Terlihat dari Tribun dimana para bajak laut berada.
"Hei-hei, dia Urashima. Orang yang berbahaya.."
"Benarkah? Dia buronan 100 juta Zen lebih.."
Kemudian disusul oleh Jericko Franksboy. Dia memasuki arena sambil melakukan gaya yang aneh."Yoo! Yoo! Yoo! My prince! And gentleman!! Yahoo!!"
Para penonton yang melihat kedatangan Franksboy pun merasa sedikit jijik.
"Lihatlah-lihatlah dia aneh.."
"Dia bicara gak jelas.."
"Dia seorang Android loh.."
Kemudian disusul seorang wanita cantik yang memasuki arena, seketika ia disoraki para penonton dari Tribun karena kecantikannya.
"Huooooo!!!"
"Elizabeth-sama!!"
"Kawai!!!!"
"Kyaaaa!!"
"Hatiku bergetar!!!"
Wanita tersebut bernama Violetta Elizabeth."Hmm.. pemandangan yang luar biasa.. mereka memujiku.. ehmm.."
Seketika Harley, Harnezz, dan Donkey membicarakan sesuatu saat melihat Elizabeth memasuki Arena Colloseum.
"Dia sangat cantik, dia akan dijadikan istriku setelah Tournament ini berlangsung.." ucap Donkey.
Harley sibuk membolak-balikkan buku Buronannya, ia mencari informasi tentang Elizabeth."Dia dari bangsa Elf, dia sangat berbahaya, aku harus mewaspadai dia.."
Beberapa saat kemudian para petarung sudah memasuki arena Colloseum dan Vicky Nisemono dan Daviryuu Davinci memulai pertandingan."Fight!!
"Superrrrrsssss!!! Ini sangat hebat!!! Magnum Bossteerrr!!" Jericko Franksboy memulai menyerang para petarung dengan mini rudal yang melesat secara brutal."Woooshhh!!!"
Hyorinmaru Ren hanya berdiam diri kemudian ia menghentikan waktu selama tiga detik di sekitar nya."Stop Time.."
Selama waktu tiga detik yang berhenti itu pun, Ren menghancurkan mini rudal yang mengarah ke arahnya."Pyaarr!!! Pharrell!!"
Kemudian waktu kembali menjadi normal. Ren sangat percaya diri."ini mudah.."
Urashima yang mempunyai kekuatan magnet, malah dikejar kejar oleh mini rudal, karena rudal tersebut tertarik oleh Magnet Urashima.
Urashima terus berlari."Sialan, ini malah kekuatanku sendiri bisa membunuhku!! Sialan!!"
Blummm!! Blummm!! Blummm!! Mini rudal menghantam sisi-sisi arena.
Jericko Franksboy juga optimis menang dan bisa mengalahkan semua petarung."Yahoo!!! Semua akan kukalahkan!!"
Tiba-tiba tubuh Franksboy tidak bisa bergerak."Hei-hei kenapa tubuhku tidak bisa bergerak!!!"
"Blood End.." ucap Elizabeth.
Kemudian Franksboy mengeluarkan banyak darah dari mulutnya."Hueeeekkk!!"
Franksboy pun langsung terkapar dan tak sadarkan diri.
Ren dan Urashima dan para petarung lainnya pun terkejut dengan yang dialami Franksboy.
"Hoy-hoy siapa yang melakukan itu padanya!!" Batin Ren terkejut.
"Wanita itu yang melakukannya ya.." ucap Urashima.
Kemudian Elizabeth mengeluarkan jurusnya kembali."Blood Area : Death.."
Tiba-tiba darah keluar dari tubuh semua para petarung yang berada di arena Colloseum.
"Uaghhh!!! Kenapa darahku tiba-tiba keluar!! Kekuatanku habis karena kehilangan banyak darah!!" Teriak Ren merintih kesakitan.
"Ukhh!!! Wanita itu pengendali darah!! Sialan dia!! Siapa dia sebenarnya!!" Batin Urashima.
Darah yang keluar dari dalam tubuh petarung tersebut pun mengeras dan seolah-olah menusuk tubuh para petarung."Jroottt!!!"
"Uaaghhhhhh!!!"
"Ittaiii!!!!"
"Ukhh!!!
Para penonton yang berada di Tribun pun terkejut dengan apa yang terjadi. Karena 24 petarung dikalahkan dalam beberapa menit.
"Wanita itu mengerikan.."
"Hei-hei yang benar saja.."
"Arena menjadi kolam darah.."
"Siapa wanita yang berhasil mengalahkan Ren dan para petarung lainnya itu dalam sekali serang?!!" Lunafreya.
"Dia menyerang tanpa ampun, apa semua petarung yang berada disana tewas ya.." ucap Yoshino.
Vicky Nisemono yang terkejut karena serangan Elizabeth yang membuat seluruh petarung di grup B tak Berdaya."W-whoa.. arena seketika menjadi k-kolam darah?!!"
Begitu juga dengan Daviryuu Davinci, dia juga sangat terkejut karena serangan area milik Elizabeth."D-dia cantik tapi dia juga mengerikan.. ta-tapi.. semua petarung di grup B telah dikalahkannya, Violetta Elizabeth yang berhak lolos ke babak berikutnya!!!"
Harley sontak terkejut karena serangan yang mengerikan itu."Bangsa Elf memang sangat mengerikan, dia mempunyai potensi untuk menghancurkan ku dan angkatan laut.."
Bersambung