Cosplay

Cosplay
Chapter 61 - Ichigo Hikaru si Pedang Zanpakutou!



Dibawah Tribun Timur, di sebuah ruangan yang luas, Izumi, Davidestrom dan yang lainnya pun menonton pertarungan dari layar monitor yang berada di dalam Ruangan.


"Dragzell Kenzou, orang yang telah menghajarku, dia berada di grup A ternyata!! Aku akan balas dendam nanti!!" Geram Izumi


"Dia adalah bajak laut yang hebat, kan? Itu adalah Superrrrrsssss!!!" Jericko Franksboy menghampiri Izumi.


"Seseorang dengan buronan 700 juta Zen, memang orang yang benar-benar menakutkan.. tapi aku bisa mengalahkannya cukup mudah.." Seorang perempuan cantik datang ke ke sebelah Izumi dan Jericko.


"Huh? Seorang wanita sepertimu? Mana mungkin kau bisa mengalahkannya.. yang benar saja.." ucap Izumi.


"Sebaiknya kau hati-hati bocah, akan ada pertumpahan darah beberapa saat nanti.." ucap Perempuan tersebut kemudian pergi ke suatu tempat.


"Pertumpahan darah? Apa maksudmu?!!" Teriak Izumi.


Kita kembali ke arena,


terlihat Dragzell Kenzou memasuki Arena dengan rasa percaya diri."Aku yakin akan lolos ke babak berikutnya.."


Disusul Akira Von Mikazuki."Aku pasti akan bertambah kuat setelah mengikuti Tournament ini.."


Disusul lagi, Ichigo Hikaru memasuki Arena."Aku hanya perlu menebas mereka semua, apalagi ini battle Royal.."


Kemudian disusul Hozuki Kuromatsu memasuki arena."Ini sangat menegangkan.."


Kemudian yang lainnya pun ikut memasuki Arena, total 25 petarung akan bertanding battle Royal.


Vicky Nisemono sang komentator satu dan Daviryuu Davinci sang komentator kedua pun memulai pertandingan pertama."Fightt!!!"


Detik-detik sebelum para petarung mulai saling serang, suasana Colloseum menjadi hening.


"Wuuuushhhh~" terdengar suara hembusan angin di Colloseum.


Tetapi, Ichigo melangkah kakinya sembari menarik pedangnya, kemudian."Hoshizora Nagareboshi Shooting Star.."


Pedang Ichigo mengeluarkan sebuah energi hitam, kemudian Ichigo melesatkan ya secara acak ke arena. Energi hitam itupun ikut melesat seperti layaknya bintang jatuh.


"Bummmm!!! Bummmm!! Bummmm!!"


Seluruh arena terkena bintang jatuh yang ditimbulkan pedang zanpakuto milik Ichigo.


Beberapa petarung pun berhasil menghindari bintang jatuh yang ditimbulkan pedang zanpakuto milik Ichigo.


Hozuki Kuromatsu yang menyadari hal itu pun berubah ke dalam mode iblis."Mizu Mode.."


Tubuh Hozuki menjadi layaknya sebuah air, bintang jatuh itu pun menembus tubuh Hozuki karena tubuh Hozuki adalah air."Manusia biasa pasti akan terkena serangan yang mematikan itu.."


Kemudian Hozuki bergerak dengan cepat meliuk-liuk bagaikan ular cobra yang memangsa musuhnya ke arah Ichigo."Menarik sekali untuk mengehntikan ini.."


Disisi lain, melihat serangan Ichigo yang mencakup serangan area, Dragzell Kenzou kemudian berubah menjadi burung api Phoenix dan terbang ke udara sambil menghindari serangan Ichigo."Ya, ya, ya, dia pendekar pedang yang sangat hebat bahkan sepertinya dia cocok jadi kru ku.."


Sementara itu Akira Von Mikazuki, hanya berjalan beberapa langkah sambil menghindari nya dengan mudah."Akan kubuktikan kalau aku sudah menjadi kuat dari sebelumnya.."


Beberapa petarung yang lainnya pun ada yang terkena serangan bahkan ada yang terlempar keluar penonton.


Dari 25 petarung yang berada di arena, sekarang telah menjadi 15 petarung yang tersisa berkat serangan Ichigo.


Tiba-tiba para penonton yang berada di seluruh Tribun menyoraki Ichigo karena serangan hebatnya.


"Huooooo!!! Ichigo!! Kau the best!!"


"Kau pasti menang Ichigo!"


"Aku bertaruh pada Ichigo!!"


"Aku pasti menang taruhan!!"


Lalu para penonton yang berasal dari pulau Potograper Iceland pun memotret-motret momen momen epic yang berada di arena.


Beberapa saat kemudian, Hozuki yang sebelumnya melesat ke arah Ichigo, akhirnya Hozuki mencoba meninju Ichigo dari dekat."Mizu Punch!!"


Tetapi dengan sangat cepat, Ichigo langsung memotong tubuh Hozuki hingga terbelah menjadi dua."Battsssss!!!"


"Whoaaa!! Pendekar pedang yang bernama Ichigo membelah tubuh lawannya tanpa ampun!!!" Teriak Vicky Nisemono sang komentator satu.


"Benar sekali!! Itu sangat mengerikan kawan!! Its creepy!! Its creepy!! It ia the dark men!!" Teriak Daviryuu Davinci sang komentator dua.


Tetapi Hozuki malah menunjukkan ekspresi senyum licik, tubuhnya yang terbelah itu pun kembali menyatu karena Hozuki berada dalam mode iblis air."Khukhukhu!!"


Kemudian Hozuki mencoba menendang wajah Ichigo, tetapi Ichigo menghindarinya dengan sigap."Kau cukup tangguh juga.."


"Pedangmu itu sangat berbahaya kawan.." ucap Hozuki.


Disisi lain, Akira Von Mikazuki menabur pasir, kemudian ia menggambar sesuatu di atas pasir."Sand.."


Kemudian munculah sebuah Golem raksasa, kemudian Akira meloncat ke atas Golem pasir dan memerintahkannya."Serang semua orang yang berada disini!!!"


"Groaarrrrr!!!" Teriak Golem pasir tersebut.


Golem pasir yang diciptakan Akira pun menyerang para petarung secara brutal."Buakkk!!! Buakkk!!! Buakkk!!!"


"Uaghhh!!! Uaghhh!!! Uaghhh!!!"


Lima petarung berhasil dikalahkan oleh Akira, karena hal tersebut dia menjadi sangat sombong."Ternyata kalian lemah!!! Huahahahahah!!!"


Tetapi, tiba-tiba dari udara, Dragzell Kenzou yang dalam mode Burung Api Phoenix melesat ke arah Akira.


Kenzou kemudian menendang Golem pasir yang diciptakan Akira hingga hancur."Side Kick!!!"


"Baarrrrrr!!!!" Golem pasir pun hancur.


Akira pun kemudian tertimbun pasir dari Golem pasir yang telah hancur karena Kenzou.


Kemudian Kenzou kembali berubah dalam bentuk manusia normal."Wanita yang terlalu bersemangat, tetapi kalah dalam satu serangan.."


Kemudian Ichigo bersiap-siap untuk menebaskan pedangnya kembali."Sreettt..."


Disisi lain, Dragzell Kenzou dan Hozuki Kuromatsu melihat Ichigo yang bersiap-siap untuk melesatkan pedangnya.


"Wah-wah dia mau melakukan sesuatu lagi," ucap Kenzou, kemudian ia masuk ke dalam bentuk Hybrid yaitu manusia setengah burung Phoenix.


Hozuki Kuromatsu juga langsung bersiap-siap."Ini sangat mengasyikkan.."


Kemudian Ichigo pun melesatkan tebasan pedangnya."Hoshizora Nagareboshi Uranus.."


"Buaatttsssss!!!!" Pedang Zanpakuto yang mempunyai energi hitam tersebut langsung membuat tiga tebasan ke arah yang berbeda dan dengan daya hancur yang hebat.


"Whooaaasssssss!!!" Api merah milik Kenzou berkobar-kobar. Kemudian."Phoenix The Fire Of The Destroyer!!!!" Kenzou melesatkan pukulan bertubi-tubi dari jarak jauh dengan tinju api raksasa yang berkobar-kobar.


"Water Canon, Cloude!!!" Hozuki mengubah awan yang berada di langit menjadi mencair sehingga seakan-akan turun hujan di arena Colloseum.


Saat hujan itu turun Hozuki pun,"Water Canon, Dragon!!" Hujan itu pun dibentuk menjadi satu kumpulan dan terbentuklah seekor naga air yang langsung melesat ke arah Arena Colloseum."Bushhhh!!"


Para penonton yang melihat momen dimana tiga petarung saling mengeluarkan kekuatan terhebatnya pun melongo, karena takjub.


"Whooaaa!!!"


Bummmm!!!! Tiga serangan saling bertabrakan dan terjadilah ledakan di arena Colloseum kemudian timbul kepulan asap di seluruh penjuru arena Colloseum.


"Whoaaa!!! Ini pertandingan yang sangat mendebarkan!! Seluruh arena tertutupi oleh kepulan asap!!" Teriak Vicky Nisemono sebagai komentator satu.


"Lihatlah!! Kepulan asap mulai menghilang!! Ayo kita hitung siapa saja yang masih bisa bertahan!! Dan sisa petarung yang akan bertahan akan langsung lolos ke babak berikutnya!!!" Teriak Daviryuu Davinci komentator dua.


Bersambung