Cosplay

Cosplay
Chapter 188 - Kai Kobayashi vs Saint Louis



Beberapa saat yang lalu, Shu berhasil mengalahkan Saint Etienne dengan pukulan apinya yang melesat tepat mengenai dagu Etienne secara telak. Sementara itu, disaat yang sama. Disisi lain medan pedang, terlihat Kai Kobayashi yang berdiri beberapa meter dihadapan Saint Louis.


Saat ini, mereka berdua saling menatap tajam satu sama lain sambil memasang posisi kuda-kuda bertarung. Ya, Kai dan Louis juga bersiap-siap untuk melesatkan serangannya masing-masing.


"Hoi, kau yang disana. Sampai kapan kau akan menatapku begitu? Ayo kita segera mulai saja pertarungan ini..!!" ucap Kai, ia melakukan gerakan seperti sedang melakukan pemanasan.


"Lebih kau kau bersujud di hadapanku, lalu menjilat jempol kakiku. Setelah itu, aku akan mengampunimu dan tidak akan membunuhmu." ucap Louis yang masih menatap tajam Kai, lalu ia pun tersenyum menyeringai sambil merentangkan kedua tangannya.


"Berisik..!! Hisap saja jempol kakimu sendiri!!" ucap Kai.


Tak berselang lama, Kai pun mulai memutar gasingnya dan mengarahkan gasing miliknya tersebut ke arah Louis. Gasing tersebut berputar semakin cepat dan bergerak semakin cepat ke arah Louis. Seketika, gasing tersebut langsung mengeluarkan roh Pegasus.


Melihat roh Pegasus yang keluar dari gasing tersebut, Louis pun hanya tersenyum menyeringai. Seolah-olah, ia bisa mengatasi roh Pegasus tersebut dengan mudah.


"Gasing yang bisa menciptakan roh Pegasus, ya? Menarik sekali kekuatanmu itu." ucap Louis.


Kemudian, Louis pun mengeluarkan sebuah kantong plastik berisikan ribuan lembaran kertas. Lalu, ia pun melemparkan kantong plastik tersebut, dan seketika kantong plastik tersebut terbuka dan membuat ribuan lembaran kertas tersebut berhamburan di udara.


Lalu, Louis pun membentuk sebuah segel pada tangannya, "Shield Paper..!!" Seketika, ribuan kertas yang berhamburan di udara pun langsung mengeras dan membentuk sebuah perisai raksasa.


Setelah itu, roh Pegasus yang tercipta dari gasing milik Kai langsung menabrak dinding kertas yang diciptakan oleh Louis. Roh Pegasus tersebut mencoba untuk menembus perisai kertas tersebut, akan tetapi, perisai kertas yang diciptakan oleh Louis terlalu keras, sehingga roh Pegasus tidak bisa menembusnya.


Perlahan roh Pegasus tersebut mulai menghilang, dan gasing yang berputar tersebut bergerak ke arah Kai. Lalu, Kai pun langsung menangkap gasing miliknya.


Kai cukup terkejut, ketika roh Pegasus dari gasing miliknya tidak bisa menembus perisai kertas yang diciptakan oleh Louis.


"Cih, kenapa bisa seranganku tidak mempan pada perisai kertas yang kau buat? Perisai itu kan hanya terbuat dari bahan kertas.." ucap Kai dengan nada kesal.


"Walaupun perisai yang kubuat ini berasal dari kertas. Akan tetapi, kertas ini mengeras berkali-kali lipat, bahkan kekerasannya setara dengan berlian..!!" ucap Louis.


"A-apa?! Setara dengan berlian?? Mana mungkin kertas bisa mengeras hingga mencapai kekerasan berlian..!! Kau sedang mabuk ya..!!" ucap Kai.


"Ya, terserah apa katamu." ucap Louis dengan wajah datar.


Beberapa saat kemudian, perisai kertas tersebut kembali berubah menjadi ribuan lembar kertas yang berhamburan dan berterbangan di udara. Tak berselang lama, Louis mengarahkan tangan kanannya ke atas. Setelah itu, setiap lembar kertas tersebut membentuk sebuah kertas shuriken yang sangat keras dan tajam.


"Rasakan ini, Paper Rain Shuriken..!!"


Ribuan Shuriken yang terbuat dari kertas itu pun langsung melesat ke arah Kai dengan cepat. Melihat hal tersebut, Kai pun langsung memutar gasingnya kembali.


Ketika gasing milik Kai berputar dengan sangat cepat. Tiba-tiba, gasing tersebut mengeluarkan sepasang sayap raksasa dari roh Pegasus tersebut. Sepasang sayap roh Pegasus tersebut langsung mengepakkan sayapnya dan melindungi Kai dari ribuan Shuriken kertas yang melesat ke arahnya.


"Cukup cerdik juga ya, kau menciptakan sepasang sayap dari roh Pegasus untuk melindungimu dari ribuan Shuriken kertas milikku." ucap Louis, ia tersenyum menyeringai dan juga bersemangat ketika melihat ribuan Shuriken kertas miliknya berhasil diblok oleh sepasang sayap Pegasus milik Kai.


Setelah ribuan Shuriken milik Louis berhenti menyerang Kai. Secara tiba-tiba, roh Pegasus kembali muncul dari gasing yang masih berputar tersebut. Roh Pegasus tersebut terbang ke langit, bahkan kedua sayapnya sampai menutupi sinar matahari.


Louis pun langsung mendongak ke langit, ia menyipitkan kedua matanya, setelah itu ia pun kembali tersenyum dan berkata, "Pegasus yang indah.."


Tak berselang lama, roh Pegasus tersebut langsung terjun dari langit mengarah ke tempat Louis saat ini berpijak.


"Pegasus Attack..!!"


Roh Pegasus tersebut melesat cepat ke arah Louis dan beberapa detik yang akan datang, roh Pegasus tersebut akan menabrak Louis dengan kekuatan penuh.


Lalu, Louis pun mengarahkan tangan kanannya ke atas. Seketika, ribuan Shuriken kertas kembali berubah menjadi ribuan lembaran kertas. Setelah itu, ribuan lembar kertas tersebut berubah menjadi beberapa lapis perisai tepat diatas Louis.


"Buakkk..!!!"


Roh Pegasus mulai menabrak perisai kertas lapis pertama. Terlihat, roh Pegasus tersebut yang seolah-olah mendorong dan mencoba untuk menembus perisai lapis pertama tersebut dan, "Byarr..!!" Roh Pegasus berhasil menembus perisai kertas lapis pertama dan menuju ke perisai kertas lapis kedua.


Tak berselang lama, roh Pegasus tersebut mulai menabrak perisai kertas lapis kedua. Akan tetapi, roh Pegasus tersebut mulai menghilang, dan gasing yang berputar mulai berhenti dan kembali ke tangan Kai.


Sepertinya, roh Pegasus dari gasing Kai hanya mampu menembus satu lapis perisai kertas milik Louis.


"Cih, hanya satu lapis perisai kertas yang bisa ditembus. Ternyata, perisai kertas itu benar-benar keras..!!" ucap Kai dengan nada kesal.


"Sudah kubilang kan? Kertas ini sekeras berlian. Aku cukup terkejut, roh Pegasusmu bisa menembus perisai kertas lapis pertama. Tapi, sayang sekali tidak bisa menembus perisai kertas lapis keduaku." ucap Louis.


"Ya, kau pasti salah satu anggota dari pasukan elite Bajak Laut Hristov. Bahkan, kekuatanmu berbeda dari pasukan kroco lainnya." ucap Kai.


"Tentu saja, aku adalah salah satu anggota dari Guardian Six Bajak Laut Hristov. Ya, aku akan memberi dampak besar pada perang besar ini agar aku direkomendasikan menjadi anggota Eight Commander." ucap Louis.


"Sepertinya, pertarungan ini semakin menarik. Tapi, aku akan tetap untuk mengalahkanmu, jadi bersiaplah.." ucap Kai, ia mulai bersemangat untuk melawan Louis.


BERSAMBUNG