
Perintah untuk mundur dari seorang Kapten tak bisa dilaksanakan begitu saja. Para musuh bersikeras dan takkan membiarkan Bajak Laut yang telah membuat kekacauan untuk pergi begitu saja. Situasi semakin memanas, kru Bajak Laut Speedometer terpaksa harus melanjutkan pertarungannya melawan Zero sebelum bergegas mundur.
Sementara kru Bajak Laut Shobasoap, Kurama, serta Cosplay saat ini masih bertarung sengit melawan para petinggi Divisi Mytichal Glorius, serta para kroco yang terus berdatangan hingga tak ada habisnya.
Beberapa saat kemudian, Davidestorm menerima panggilan dari Vika, ia menerima informasi bahwa ada perintah untuk mundur. Setelah itu, Davidestorm pun memberitahukan hal itu kepada kru Kurama serta kru Shobasoap yang berada di pusat Alun-alun. Davidestorm berteriak untuk menyampaikan pesan itu agar semua orang dapat mendengarkannya.
Setelah itu, semua orang dari rekan Davidestorm pun sendiri maupun dari pihak musuh mengetahui apa yang akan dikatakan oleh Davidestorm.
"Oey.. kau.. apa maksudmu berkata mundur. Kami seorang Bajak Laut takkan mundur begitu saja seperti apa yang kau katakan.." Shishiwakamaru berjalan mendekat ke arah Davidestorm lalu menarik kerah bajunya.
"Kaptenmu saat ini sedang melawan musuh yang kuat. Lalu tujuan dari Kaptenmu juga sudah tercapai, dia berhasil menyelamatkan Shion.. jadi, tak ada gunanya kita bertarung melawan musuh yang mempunyai banyak pasukan seperti ini, kalau kau emang berniat untuk mengalahkan Serikat Lunarian ini, setidaknya bawalah cukup banyak pasukan!!" ucap Davidestorm.
"Cih, kalau itu yang diinginkan Kapten Shoba, aku akan segera bergegas mundur." ucap Shishiwakamaru.
Lalu, beberapa kroco Serikat yang melihat dua orang itu lengah pun langsung mencoba untuk menyerangnya. Akan tetapi, Shishiwakamaru serta Davidestorm dengan sigap langsung menyerang kroco yang hendak menyerangnya itu dengan teknik serangannya masing-masing.
Alice yang mendengarkan penjelasan Davidestorm dari kejauhan pun mulai paham dengan situasi yang dihadapi saat ini. Ia merasa memang tak mungkin bisa mengalahkan Serikat Lunarian hanya dengan sedikit orang yang berada dipihaknya. Alice kembali ke mode normal.
Sementara itu, Yoshino yang saat ini sedang menghadapi sisa-sisa dari Divisi Mytichal Easy pun dibuat terkejut dengan rencana mundur yang disampaikan oleh Davidestorm. Ia merasa bahwa tak bisa semudah itu untuk mundur ketika masih ada lawan tangguh yang menghalanginya.
"Mundur ya? Kurasa itu rencana yang tidak semudah kubayangkan. Setidaknya aku harus mengalahkan mereka terlebih dahulu, atau mencari cara mengelabuhi mereka agar bisa kabur.." ucap Yoshino.
"Aku takkan membiarkanmu kabur begitu saja. Kau sudah mengacaukan Lunar, jadi kau sudah tidak ada harapan lagi untuk keluar dari wilayah Lunar.." ucap Flower.
"Cih.. sungguh merepotkan." ucap Yoshino dengan nada kesal.
Sementara itu Arsh yang merupakan salah satu anggota inti dari Serikat Lunarian pun sudah berdiri ditengah-tengah pusat alun-alun yang saat ini dalam situasi memanas. Arsh cukup kesal setelah mengetahui bahwa Himawari serta Johnny berhasil dikalahkan begitu mudahnya.
"Bajak Laut sialan!!!" Arsh pun langsung berlari sembari menarik pedangnya, nampaknya ia akan menyerang musuh yang baru saja dia lihat untuk pertama kali. Dan orang yang pertama kali dilihat oleh Arsh adalah Lucia.
"Tyengg!!!" Lucia dan Arsh saling beradu pedang.
"Apa-apaan kau ini?! Tiba-tiba menyerangku begitu saja?! Membuatku kaget saja!!" ucap Lucia.
"Diamlah, aku sudah muak dengan semua ini!!" teriak Arsh yang kembali mencoba untuk menyerang Lucia dengan tebasannya.
~
Sementara itu disisi lain Alun-alun. Franksboy dan Keikomaru yang sempat terpisah saat menghadapi banyak kroco pun perlahan mulai mundur bergerak menuju ke arah Davidestorm.
"Ya.. kita harus mencari cara agar semua orang bisa bergerak mundur. Memang benar kalau kroco Serikat Lunarian ini sangatlah lemah, tapi kalau kita harus dipaksa bertarung melawan mereka secara terus-menerus, maka tak lama kemudian stamina kita akan terkuras habis.." ucap Davidestorm.
"Kita harus segera memikirkan rencana yang matang agar bisa mundur. Kita tak boleh menyia-nyiakan waktu cukup lama. Nasib kita akan bergantung pada rencana ini.." ucap Keikomaru.
Tak berselang lama kemudian, mereka bertiga pun langsung dikepung oleh puluhan kroco Serikat Lunarian begitu saja. Para kroco itu memang tidak ada habisnya.
"Kalian sudah terkepung!!! Jadi, bersiaplah untuk mati!!! Aku sarankan kalian bertiga menyerah saja agar hukuman yang kalian terima lebih ringan ketimbang mendapat hukuman mati!!" ucap salah satu kroco yang mengepung Davidestorm, Franksboy, serta Keikomaru.
"The Attack Combinations!!!" Franksboy, Davidestorm, serta Keikomaru langsung melesatkan serangan gabungan ke arah kroco yang bersikap cukup sombong tersebut.
"Uaghhhhh!!!!"
Meski sedang menghadapi cukup banyak kroco dari Serikat Lunarian, Davidestorm, Keikomaru, serta Franksboy masih terus memikirkan cara agar bisa bergerak mundur tanpa ada hambatan dari musuh. Mereka akan mencoba semaksimal mungkin untuk membuat rencana matang itu.
Sementara itu, di tempat Izumi dan kawan-kawan berada...
Izumi, Hozuki, Arata, serta Shoba kini memasang raut wajah yang serius setelah mereka terkena sedikit dampak dari aura intimidasi yang dilesatkan oleh Oblaudr. Mereka berempat nampaknya akan bertarung serius melawan Oblaudr yang mereka anggap sebagai orang yang jauh lebih kuat darinya.
Oblaudr sendiri masih bersikap santai ketika ia sebentar lagi harus berhadapan dengan empat orang dari Generasi Closer. Dari raut wajahnya saja, seolah dia akan dengan mudah menghadapi keempat Generasi Closer itu.
"Apa kau tidak mengincar Shion sama seperti Groombridge?" tanya Shoba.
"Tidak. Perempuan itu tidak penting bagiku. Karena aku mempunyai rencana yang lebih penting ketimbang mementingkan perempuan tak berguna sepertinya.." ucap Oblaudr.
"Apa maksudmu dengan perempuan tak berguna? Awas saja, aku akan membungkam mulut sombongku itu dengan tanganku sendiri.." ucap Shoba.
"Baiklah, lakukanlah kalau kau bisa melakukannya, aku akan menunggunya, meskipun mungkin kau yang akan tumbang terlebih dahulu sebelum kau berhasil membungkam mulutku.." ucap Oblaudr.
Izumi pun berjalan beberapa langkah didepan Arata dan Hozuki, ia tersenyum bersemangat sembari memasang wajah serius, Izumi mengepalkan tangan kanannya dan berkata, "Kalau kau orang yang lebih kuat, maka tak ada salahnya kalau aku mencoba untuk mengalahkanmu. Terlebih lagi, aku merasakan aura kuat yang melebih sosok Hristov yang sempat bertarung denganku dulu.."
"Hristov? Orang itu ya. Dia memang tipikal orang yang sangat bodoh. Tak kusangka kau mengenalnya. Apa jangan-jangan kau ada sangkut-pautnya dengan perang Hirsley Bulgarian?" tanya Oblaudr.
"Entahlah. Tapi, mungkin saja iya." ucap Izumi
B E R S A M B U N G
Ikuti terus cerita Cosplay.