
Dengan keteguhan hati dan antusias yang cukup tinggi, Kapten Hirn dengan kapal Departemen Satwa nya langsung bergerak cepat mendekat ke tempat kapal Bajak Laut Cosplay dan Bajak Laut Kurama berada. Tak ada keraguan sama sekali dalam hati Kapten Hirn untuk menghadapi dua kelompok Bajak Laut. Dia sudah bersiap untuk mengambil resiko yang ada.
Disaat yang bersamaan, kru-kru dari Kapten Hirn yang awalnya terlihat ragu, kini mereka sudah menghilangkan keraguan tersebut untuk berhadapan dengan dua kelompok bajak laut, seperti halnya Pinoccio..
"Kalau kapten sudah bilang seperti itu, maka aku juga tak boleh terus diselimuti rasa ragu untuk melawan mereka.." Dengan tersenyum licik, terlihat hidung Pinoccio yang perlahan ukurannya semakin panjang. Lalu, ujung hidungnya mulai sedikit berubah membentuk sebuah kerucut yang begitu lancip dan tajam.
Disebelah Pinoccio, terlihat Sofia dengan alat-alat make up yang sudah ia pegang. Sofia melirik Pinoccio dan sedikit tersenyum dengan ekspresi semangat yang ditunjukkan oleh Pinoccio.
"Ya, semoga kata-katamu barusan akan terus kau ingat sampai kita berhadapan dengan dua kelompok Bajak Laut itu.."
"Tentu saja aku pasti ingat, Sofia baka.. "
"Huh? Siapa yang kau sebut 'baka', dasar tuan hidung panjang?" Dengan raut wajah sedikit kesal, Sofia pun langsung mendekatkan sebuah kuas make up ke hidung panjang Pinoccio
"Singkirkan kuas kotormu itu dari hidungku, dasar tukang tata rias.."
Pertengkaran antara Sofia dan Pinoccio pun tak bisa dielakkan. Mereka berdua bergelud layaknya seperti seekor tikus dan kucing seperti dalam serial film Tom and Jerry.
Sementara itu, disisi lain, tepatnya diatas Bajak Laut Cosplay, terlihat Yoshino yang masih mengamati lautan dengan teropong. Ia mengkerutkan dahinya dan menaiknya salah satu alisnya ketika melihat kapal Departemen Satwa yang semakin mendekat.
"Huh? Ada urusan apa mereka kemari.. "
Setelah itu, Yoshino pun berjalan mendekat ke kapal Bajak Laut Kurama lalu ia berteriak dengan cukup kencang, "Hoi..!! Kapal Departemen Satwa sedang menuju kemari..!! Apa salah satu diantara kalian punya urusan dengan mereka?"
Mendengar teriakan dari Yoshino, tiba-tiba Hozuki dan kawan-kawan terkejut ketika menyadari bahwa kapal Departemen Satwa sedang mendekat.
"Ga-gawat..!! Kenapa mereka masih mengejar kita sampai kesini?!" Dari semua orang yang berada di kapal Kurama, hanya Ushiwakamaru yang terlihat sangat panik ketika mendengar kapal Departemen Satwa telah mendekat.
"Hadeh, lagi-lagi orang aneh seperti mereka selalu saja ingin mengusik kesenangan kami. Mereka benar-benar merepotkan," ucap Kenkomura.
"Departemen Satwa?" gumam Davidestorm.
Kembali kesisi Departemen Satwa, terlihat Kapten Hirn yang masih berada di deck utama sembari mengamati pergerakan dua kapal bajak laut Kurama dan Cosplay dengan teropong. Dan, secara tak sengaja, Kapten Hirn melihat Davidestorm, dimana beberapa saat yang lalu Davidestorm memuntahkan makanan tepat diwajah Kapten Hirn karena mabuk laut.
"Kisama.. dia juga orang tak biadab yang muntah diwajahku.." Kapten Hirn semakin kesal setelah mengingat muntahan Davidestorm yang begitu bau dan menjijikkan.
Amarah Kapten Hirn pun semakin tak bisa dihindarkan, ia yang saat ini berada di deck utama kapal pun langsung berjalan ke sisi kapal dan mencoba untuk turun sembari tangan kanannya yang berpegangan pada kapal, sementara tangan kirinya menyentuh air laut.
"Kapten..!! Itu berbahaya, kau bisa terjatuh ke laut kalau tidak hati-hati!!"
Ketika Kapten Hirn menyentuhkan tangan kirinya ke air laut, ekspresi Kapten Hirn pun mulai berubah seolah-olah dia akan melakukan sesuatu yang mengejutkan dan..
"...... Wushhh!!!" Tiba-tiba angin berhembus sangat kencang disertai gelombang yang tiba-tiba mulai tak bersahabat. Kapten Hirn tersenyum licik, "Rasakan kekuatan arus laut ini, enyahlah..!!"
"Serahkan saja padaku.."
Hozuki yang menyadari ada ombak besar yang akan menerjangnya pun langsung bertindak. Ia melompat ke kapal bajak laut Cosplay, lalu mengarahkan kedua tangannya ke arah gelombang yang akan menerjangnya tersebut.
Dan, "Zuorrrrr..!!!" Hozuki menciptakan gelombang air laut yang cukup besar. Kemudian, dua gelombang air laut itu pun saling bertabrakan dan sedikit menciptakan hujan kecil yang membasahi kapal Departemen Satwa, Bajak Laut Cosplay dan Bajak Laut Kurama.
Kapten Hirn yang melihat hal itu pun sedikit terpukau dengan kekuatan Hozuki, "Hebat sekali, Hozuki. Kau sedikit membuatku takjub. Tapi.." Kapten Hirn pun langsung memasukkan setengah tangan kirinya ke air laut.
"Oey Hirn..!! Ada urusan apa dengan kami?!" teriak Hozuki.
Setelah itu, terlihat Izumi yang langsung melompat dan berdiri disamping Hozuki. Ia sedikit terheran-heran dengan Departemen Satwa yang menyerang tanpa suatu alasan yang jelas.
"Woi!! Kayak gak suka liat orang reunian aja lo!!" teriak Izumi.
Kini, kapal Departemen Satwa, kapal Bajak Laut Cosplay dan kapal Bajak Laut Kurama sudah cukup dekat. Setelah memasukkan setengah tangan kirinya ke air laut, Kapten Hirn pun langsung memperingatkan sesuatu kepada kru-nya yang berada diatas kapal.
"Kalian semua, bersiaplah untuk bertarung!! Akulah yang akan open war..!! Huahaha..!!"
"Siap, Kapten..!!"
"Na-nani?! Open war?!!" Davidestorm sedikit terkejut ketika Kapten Hirn akan melakukan open war.
Tak berselang lama kemudian, air laut yang awalnya cukup tenang pun kini mulai bergerak seperti digerakkan oleh sesuatu seperti sebuah getaran.
Dan, tiba-tiba air laut perlahan berputar dibawah kapal bajak laut Kurama dan bajak laut Cosplay. Kini, putaran air laut itu semakin cepat dan semakin cepat.
"Hehey..!! Apa kalian bisa lolos dari pusaran air yang mematikan?! Aku memanipulasi arus air agar menciptakan pusaran air dibawah kapal kalian..!!" Kapten Hirn pun kembali naik dan berdiri diatas deck utama kapal.
Lalu, terlihat kapal bajak laut Kurama dan Cosplay yang seolah-olah mengikuti pusaran air yang tepat dibawahnya. Namun, kedua kapal mereka masih bisa bertahan dari pusaran air tersebut karena jangkar kuat mereka masih berada didasar laut.
Walaupun begitu, semua kru dari Izumi dan Hozuki pun terlihat cukup panik ketika merasakan ada pusaran air yang cukup hebat berada dibawah kapalnya.
"Tenang saja..!! Selama jangkar masih menempel di dasar laut, semuanya akan aman..!!" teriak Vika.
Setelah Vika berbicara seperti itu untuk menenangkan semua orang, tiba-tiba jangkar dari kapal Cosplay dan Kurama putus dengan sendirinya. Seketika, semua orang pun semakin panik dan berteriak secara serentak.
"Gawat!!! Jangkarnya putus!! Oh my God!!"
Setelah itu, kapal Bajak Laut Cosplay dan Kurama pun terombang-ambing dan terjebak dalam pusaran air yang diciptakan oleh Kapten Hirn. Apakah yang terjadi dengan bajak laut Cosplay dan bajak laut Kurama? See you next chapter..
B E R S A M B U N G