
Masih di Lost Refresh, saat ini Kobayashi mengajak Yoshino untuk pergi menuju ke Lost Down untuk bertemu dengan Shu.
"Yoshino, sekarang kita harus cepat menuju Lost Down, semua aliansi akan datang ke tempat pertemuan untuk membahas rencana lebih lanjut.." ucap Yoshino sambil berjalan keluar dari wilayah Lost Refresh.
"Ya, aku juga sudah memilikirkannya, aku yakin Izumi takkan mati semudah itu walau dia sudah tertangkap.." ucap Yoshino yang berjalan dibelakang Kobayashi.
"Aku yakin Squad Kobayashi akan berkumpul disana, tapi aku kurang yakin Asosiasi Money Hunter akan beraliansi dengan kita.." ucap Kobayashi.
"Asosiasi Money Hunter? Siapa lagi itu? Baru kali ini aku mendengarnya.." ucap Yoshino.
"Asosiasi Money Hunter adalah sebuah kelompok yang bertujuan untuk mengalahkan Hristov, tapi aku kurang yakin mereka mau beraliansi dengan kita.." ucap Kobayashi.
Saat berjalan menuju keluar dari Lost Refresh tiba-tiba Kobayashi dan Yoshino melihat poster buronan bajak laut Cosplay yang terpampang di pinggir jalan.
"Oey, Oey, bukannya ini poster. buronan kalian?" Tanya Kobayashi sambil menunjuk poster buronan tersebut.
Melihat hal itu, Yoshino menduga-duga bahwa tertangkapnya Izumi membuat semua kru bajak laut Cosplay terancam."Cih, pasti Hristov sudah memprediksi kalau kita semua berada di Hirsley Bulgarian, sekarang kami sedang dicari di penjuru negeri.." ucap Yoshino sedikit geram.
"Ya, tapi tenang saja Yoshino. Selama mereka tak mengetahui posisi kita dan kita masih menyamar masih aman-aman saja.." ucap Kobayashi, kemudian ia mengambil poster yang tertempel di pinggir jalan.
"Hei, apa kau mendengar kabar tentang Davidestrom? Apa dia sudah menghubungimu?" Tanya Yoshino.
"Sudah, dia sempat ditangkap oleh angkatan laut, tapi dia diselamatkan boleh Hristov, mungkin Hristov mengira Davidestrom adalah orang kaya asli, padahal dia sedang dalam penyamaran.." ucap Kobayashi.
"Tapi syukurlah, dia memerankan perannya dengan sangat baik.." ucap Yoshino.
"Tapi, dia juga sempat menghubungiku tadi, dia sedang mencoba merencanakan sesuatu jadi dia tidak bisa datang di tempat pertemuan, entah apa yang akan ia lakukan, tapi dia sedikit bersikap sembrono.." ucap Kobayashi.
Beberapa saat kemudian terdengarlah suara teriakan cewek dari arah lain.
"Kyaaaa!!!"
"H-hentikan!!!"
"Aku benar-benar tidak tahu!!"
"Kyaaaa!!! Tolong aku!!!"
Mendengar hal itu, Yoshino sontak terkejut dengan teriakan cewek tersebut.
"Hei, Kobayashi. Teriakan perempuan itu sepertinya ada seorang perempuan yang ingin meminta pertolongan pada kita.." ucap Yoshino menoleh ke arah teriakan perempuan yang keras tersebut.
"Yoshino, jangan berpikir kau akan menyelamatkannya, kita sedang di situasi tak mengenakkan sekarang, lebih baik kita langsung saja keluar dari Lost Refresh.." ucap Kobayashi yang mewanti-wanti tindakan Yoshino.
"Hoi, kau bercanda ya, seorang perempuan sedang meminta pertolongan, dan kau ingin membiarkan mereka begitu saja?" Yoshino sedikit merasa kesal dengan ucapan Kobayashi barusan.
"Yoshino, jangan berlagak seperti ksatria yang ingin menyelamatkan seorang gadis malang, kau mau bersikap seperti pahlawan? Dan membiarkan rencana kita terbongkar begitu saja?" Kobayashi membalas ucapan Yoshino.
"Bukan bersikap pahlawan, tetapi seorang pendekar pedang takkan membiarkan seorang perempuan menangis, paham?" Ucap Yoshino, kemudian ia berjalan ke arah teriakan perempuan tersebut.
"Woi!! Kau jangan keras kepala, Yoshino!! Aku tahu kau ingin membantunya, tapi kita juga dalam situasi genting saat ini!!!" Teriak Kobayashi.
"Urusai, urus saja kepentinganku, aku akan menolongnya, aku jamin takkan ada rencana yang terbongkar, mengurangi jumlah musuh itu cukup bagus untuk memperlemah kekuatan musuh.." ucap Yoshino dengan berlagak keren.
Disisi lain, di tempat teriakan seorang perempuan itu berada.
Terlihat seorang perempuan sedang digenggam kedua tangannya oleh Qyuqyu, dia berniat mengintrogasi perempuan tersebut.
"Nona, apa kau kenal dengan orang-orang ini????" Tanya Qyuqyu sambil memperlihatkan poster buronan.
"Ah jangan bohong, aku yakin kau tahu orang-orang ini kan nona?!!" Qyuqyu mempererat genggamannya dan membuat kedua tangan perempuan cantik tersebut kesakitan.
"Kyaaaa!!! Aku benar-benar tidak tahu!! Kyaaa siapapun tolong aku!!!" Teriak perempuan tersebut.
Ya, disini ada beberapa perempuan cantik yang sedang diinterogasi oleh Qyuqyu tetapi Qyuqyu malah menakuti mereka.
Melihat hal itu, Smaucher sedikit geram dengan tindakan Qyuqyu."Hoi, kau malah menakut-nakutinya bila kau bertanya dengan cara yang kasar, mengerti?"
"Hei, ksatria bodoh, kau cukup diam dan perhatikanlah saja, seorang Qyuqyu akan menghipnotis perempuan-perempuan ini, huahahahahah!!!" Qyuqyu mencoba merencanakan hal jahat.
"Bodoh katamu?!! Siapa Yang kau sebut ksatria bodoh sialan?!! Brengsek!!!" Teriak Smaucher.
"Huohoho!! Santai saja kawan, aku hanya bercanda, selain itu kita sebagai anak buah juga perlu bersenang-senang kan?" Tanya Qyuqyu dengan nada mesum.
"Hoi-hoi, jangan gunakan kekuatanmu untuk melakukan hal-hal yang aneh sialan, atau aku akan menebasmu disini, dasar laki-laki cabul..." Ucap Smaucher.
"Kyaaa!!! Seseorang lakukanlah sesuatu!!"
"Ada orang cabul, tolong!!"
"Kumohon siapapun!!!"Teriak perempuan-perempuan cantiks tersebut.
"Nona-nona, jadi apa kau tahu siapa orang-orang ini? Kalau kau tidak tahu berarti kau harus bersenang-senang denganku.. Khukhukhu.." ucap Qyuqyu.
"Battsssss!!!!" Dari belakang, Yoshino menebas Qyuqyu dari jarak jauh, dan tebasan Yoshino berhasil mengenai punggung Qyuqyu.
"Uaghhhh!!!!" Qyuqyu terkejut dengan serangan kejutan yang tiba-tiba, ia terkena serangan itu dan punggungnya berdarah karena tebasan Yoshino."S-sialan kau!!! Siapa kau? Berani-beraninya kau menebasku dari belakang!!"
Smaucher terkejut dengan kedatangan Yoshino sembari menebas Qyuqyu."Oi, wajahmu mirip sekali dengan poster buronan disini, Yoshino Aizawa dari bajak laut Cosplay.."
"Kyaaaa!!! Samurai-sama!! Terima kasih telah menolongku!!!" Teriak salah satu perempuan.
"Hohohoho, jadi kau yang bernama Yoshino dari bajak laut cosplay, kau datang sendiri.. ini membuatku tak kerepotan untuk mencarimu.." ucap Qyuqyu.
"Huh? Menyakiti wanita, aku takkan membiarkan hal itu terjadi dasar pria brengsek.." ucap Yoshino.
Smaucher pun menarik pedangnya dan bersiap untuk menyerang Yoshino."Sepertinya akan ada pertempuran sengit disini. Kita mendapat tangkapan yang bagus Qyuqyu!"
"Sialan kau, Smaucher. Apa kau tidak merasa kasihan padaku setelah aku mendapatkan serangan darinya dan membuat punggungku berdarah, aku akan membalas serangan itu.." ucap Qyuqyu.
"Jangan manja Qyuqyu, seorang pendekar pedang sepertimu takkan menangis kalau terkena tebasan pedang seperti itu kan?" Smaucher mengejek Qyuqyu.
"Aku tidak tahu apa yang kalian bicarakan, tetapi menyakiti wanita itu tindakan yang kurang efektif.." ucap Yoshino.
"Asal kau tahu saja, orang ini lah yang bersikap kasar pada wanita, aku sudah bilang padanya agar sedikit lembut, maafkan temanku yang bodoh ini, tapi.." ucap Smaucher berjalan mendekati Yoshino.
"Huh?" Gumam Yoshino.
Dalam sekejap, Smaucher melesat dihadapan Yoshino dan mencoba menebas Yoshino dengan pedangnya."Tapi kau adalah buronan yang sedang kucari!!"
"Trang!!!!" Dengan sigap, Kobayashi datang dan langsung menangkis serangan dari Smaucher.
"Chu Useless Knight, Kobayashi. Tak kusangka kau datang kemari, mau bertanding siapakah Knight yang sesungguhnya?" Tanya Smaucher kepada Kobayashi yang baru saja menangkis serangannya.
"Cih, aku terlanjur ikut campur, jadi majulah, Knight Smaucher!!" Ucap Kobayashi.
Bersambung...