Cosplay

Cosplay
Chapter 269 - Bertemu Kembali



Semua pion milik Lucian pun akhirnya berhasil dikalahkan oleh Lucia dengan teknik atau trik yang muncul disaat-saat yang terdesak. Inilah yang dinamakan the power of kepepet. Dan, saat ini, Lucia dan Lucian akan bertarung satu sama lain secara langsung untuk menentukan siapakah pemenangnya.


Kita tinggalkan mereka berdua sejenak yang masih berada di dunia game. Disisi lain, di sebuah lautan yang luas, terlihat sebuah kapal yang terombang-ambing oleh ombak yang sedikit tak bersahabat. Angin yang berhembus begitu kencang, awan gelap disertai gemuruh petir pun membuat suasana semakin mencekam.


Kini, Bajak Laut Cosplay sedang terjebak dalam sebuah badai yang datang secara tiba-tiba tanpa sebuah prediksi.


"Oke minna san, berpeganglah yang erat pada kapal, kita akan bergerak dengan kecepatan penuh untuk menerjang ombak besar ini..!!"


Dengan kegigihan sebagai navigator dan pengemudi kapal, Killa pun menyiapkan mentalnya untuk mengemudikan kapal dengan kecepatan penuh untuk menerjang sebuah ombak besar yang berada dihadapannya.


Sementara itu, terlihat Izumi yang sedikit ketakutan dengan perkataan dari Killa yang akan menerjang ombak dengan kecepatan penuh, "Apa kau yakin, Killa?! Jangan memaksakan diri, bisa-bisa kapal kita hancur karena diterjang ombak..!!"


"Tenang saja, Izumi-kun. Serahkan saja semua kepadaku, begini-begini aku jago mengemudikan kapal seperti ini.."


"Huekkkk..!!" Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sedang muntah dengan cukup keras. Dan, orang tersebut ialah Davidestorm. Lagi-lagi Davidestorm mabuk laut dan saat ini dia sedang berada di pinggir kapal sembari berpegangan erat ke sisi-sisi kapal.


"Woi, Davidestorm!! Jangan terlalu kepinggir..!! Nanti kau bisa terjatuh..!!" teriak Izumi.


Dengan wajah lesu dan sedikit lemas, Davidestorm pun menjawab perkataan dari Izumi, "Hadeh, kenapa ombak besar datang secara tiba-tiba.."


"..... Itu adalah hal yang wajar, karena saat ini kita sedang terjebak dalam sebuah badai. Kita hanya perlu mempercayakan hal ini kepada Killa agar bisa melewati badai ini dengan skill kemudinya.." ucap Vika. Ia terlihat sedang berpegangan erat pada sisi-sisi kapal.


Izumi yang sedikit panik pada situasi seperti ini pun mulai kepikiran sesuatu, "Tenang saja, minna..!! Aku akan membekukan lautan ini agar kita tidak tenggelam!!"


"Bodoh!! Jangan lakukan hal bodoh seperti itu. Kekuatan sebesar apapun yang kau milik pasti akan tetap kalah dengan kekuatan alam.." bantah Killa yang langsung menolak dengan keputusan Izumi.


"Kalau gini, aku hanya bisa mempercayakan hal ini padamu saja, Killa..!!"


Sementara itu, ratusan meter dibelakang kapal Bajak Laut Cosplay, terlihat kapal dari Departemen Satwa yang masih mengikuti Izumi dan kawan-kawan hingga masuk dalam badai yang cukup ganas.


"Gawat!! Kita harus berhenti untuk mengikuti Bajak Laut itu dan memutar balik kapal, kapten..!!"


Sinderella yang tampak mulai panik ketika memasuki zona laut yang sedang diselimuti oleh sebuah badai yang cukup ganas, ia meminta Kapten Hirn agar berhenti untuk mengikuti Bajak Laut Cosplay. Akan tetapi..


"Aku menolak!! Terus saja maju kedepan, abaikan saja ombak besar yang akan menghantam kita.." Kapten Hirn dengan tegas menolak.


"Tapi kapten, apa kau tidak lihat? Di depan sana ombak setinggi dua puluh meter akan menghantam kapal kita. Bisa-bisa kapal ini hancur.." ucap Silvana, ia mencoba untuk meyakinkan Kapten Hirn.


"Apa kalian lupa dengan kekuatanku?! Aku bisa mengatur arus air dengan mudah. Jadi, maju sana kedepan, karena selama aku berada diatas kapal ini, maka semuanya akan aman..!!"


"Gluduk-gluduk!!" Suara gemuruh guntur mulai terdengar dan menyelimuti langit. Angin berhembus semakin kencang, ombak yang datang semakin besar, situasi juga semakin parah.


Dan, terlihat kembali Killa yang sangat kerepotan mengemudikan kapal untuk melawan ombak dahysat yang mematikan. Selain itu, Kapten Hirn juga sedikit kesulitan untuk mengatur arus air, karena gelombang laut yang begitu kuat karena badai yang terjadi saat ini.


*****


Satu jam kemudian, terlihat langit kembali yang tampak mulai cerah. Disisi lain, terlihat kapal Bajak Laut Cosplay yang baru saja keluar dari zona badai.


"Hadeh, benar-benar badai yang mengerikan. Aku hampir mati.." Davidestorm mengeluh dengan apa yang terjadi ketika masih berada. didalam zona badai. Ia juga terkapar di lantai kapal.


Tak hanya Davidestorm, bahkan Izumi pun juga terkapar setelah keluar dari zona badai, ia menghembuskan nafas panjangnya dan merasa lega, "Lebih baik aku bertarung dengan orang kuat daripada bertarung melawan alam. Itu benar-benar mengerikan.."


"Zzz.. zzz... zzz.. " Tiba-tiba Killa, Vika, Izumi, dan Davidestorm mendengarkan suara dengkuran seseorang yang sedang tidur. Dan, "Apa?!! Tak kusangka selama berada di dalam zona badai Yoshino tertidur pulas..!!" Killa berteriak dan terkejut.


"Wajar saja, dia mungkin seorang alien.." ucap Izumi.


"Huh?" Tiba-tiba Yoshino terbangun dari tidurnya dan langsung mengucek-ngucek kedua matanya, "Kalian berisik sekali, mengganggu tidur nyenyakku saja.."


"Whatss?!! Kenapa kau bisa tidur selama badai berlangsung?! Dasar Yoshino bodoh!!" teriak Davidestorm.


Selagi Killa, Izumi, Yoshino, dan Davidestorm berdebat, terlihat Vika yang fokus melihat lautan dengan teropong miliknya dan, "Semuanya.. cepat bangunlah, ada sebuah kapal berada di depan kita.."


"Kapal?" Izumi pun langsung bangun dan berjalan ke dekat Vika. Lalu, ia pun meminjam teropong Vika untuk melihat kapal siapa yang berada di depan kapal Bajak Laut Cosplay, "Masaka?! Itukan, kapal dari Bajak Laut Kurama.."


"Bajak Laut Kurama?!"


"Benar, apa kalian lupa dengan Hozuki? Dia kan sudah beraliansi dengan kita.." ucap Izumi.


"Benar juga, kita juga sempat bersama mereka sebelum menuju ke Hirsley Bulgarian.." ucap Vika.


Lalu, Izumi pun langsung menarik nafasnya dalam-dalam kemudian, "Hoi..!! Hozuki..!! Apa kau masih mengingatku?!!" Izumi berteriak sekencang mungkin.


Dari kapal Bajak Laut Kurama, Hozuki pun langsung menoleh ke arah teriakan yang memanggilnya tersebut, ia menyipitkan kedua matanya dan, "Izumi..!! Itu kau ya?! Tak kusangka kita bertemu kembali..!!"


B E R S A M B U N G