
Helikopter yang di kemudikan oleh Ezeqia berhasil dijatuhkan oleh Monster bangunan yang diciptakan oleh Marc Jonathan, salah satu dari Eight Commander.
Namun, sebelum helikopter tersebut jatuh dan menabrak tanah. Ezeqia, Davidestorm, Maki, Kai, dan Schuikhov terjun dari helikopter menggunakan parasut yang diciptakan oleh Davidestorm.
Disaat mereka terjun dari Helikopter, tiba-tiba monster bangunan raksasa mencoba untuk menghempaskan mereka berlima. Namun, disaat-saat yang tepat, Yoshino datang dan menebas monster bangunan tersebut menjadi dua dengan pedang Black Lotus dan pedang Sebastian.
Davidestorm, Ezeqia, Maki, Kai, dan Schuikhov pun sudah berpijak di tanah. Lalu, Davidestorm berlari menghampiri Yoshino sambil berkaca-kaca.
"Yoshino..!! Kau adalah penyelamatku..!!"
Yoshino pun langsung menoleh ke arah Davidestorm yang berlari menghampiri nya. Lalu ia berkata, "Davidestorm, kau ceroboh sekali.."
"Aku berhutang budi padamu, Yoshino!! Syukurlah kau datang disaat yang tepat!!" ucap Davidestorm masih berkaca-kaca sambil memegang pundak Yoshino.
"Ya.." ucap Yoshino sambil menyeringai, lalu ia kembali menoleh ke depan. Yoshino melihat dua orang yang berdiri di depannya tepat beberapa meter di dekat gedung.
Mereka berdua ialah Marc Jonathan dan Alonso Fransisco dari Eight Commander. Mereka berdua tak menyangka bahwa Yoshino berhasil menebas monster bangunan menjadi dua bagian.
"Pendekar pedang, salah satu rekan dari bajak laut Cosplay, Yoshino. Hebat sekali kau berhasil menebas monster bangunan yang kuciptakan.." ucap Marc sambil tersenyum licik.
"Ya.. terima kasih telah memujiku, tapi aku takkan memberi ampunan padamu, bodoh.." jawab Yoshino sambil tersenyum licik.
Terlihat Davidestorm sembunyi dibalik badan Yoshino. ia sedikit ketakutan lalu berkata, "Oi Yoshino, mereka itu salah satu dari Eight Commander. Mereka itu kuat loh.."
Kemudian Schuikhov, Maki, Kai, dan Ezeqia berjalan menghampiri Yoshino dan berdiri disampingnya.
"Kau salah satu dari rekan Izumi bodoh itu kan? Kenapa kau menyerang sebelum kami memberi sinyal?" tanya Ezeqia sambil menatap tajam Yoshino.
"Akan sangat membosankan bagiku untuk berada di garis belakang, lebih baik aku sedikit pemanasan, ya kan?" ucap Yoshino.
"Kawan, sebaiknya kau memberikan sinyal kepada para aliansi sekarang.." bisik Schuikhov kepada Davidestorm yang bersembunyi dibelakang Yoshino.
"Ah, benar juga!!" Davidestorm pun langsung menyiapkan kameranya.
Tetapi, saat ia ingin menciptakan kembang api dari kameranya, tiba-tiba tebasan angin mengenai kamera Davidestorm hingga pecah."Pyarr..!!
Davidestorm pun terkejut karena kameranya pecah disebabkan oleh serangan musuh."Apa!! Kameraku..!!!!"
Kemudian terlihat seseorang dibelakang Alonso dan Marc berjalan sambil memegang sebuah pedang, ia adalah Zach, "Kameramu itu berbahaya sekali, tapi syukurlah sudah kurusak huahaha..!!"
Alonso dan Marc pun langsung menoleh ke arah Zach yang baru saja datang.
"Kau, bagaimana dengan pestanya?" tanya Alonso.
"Sepertinya tuan Hristov sedikit kesal mendengar ada keributan diluar sini. Dia memerintahkan seluruh pasukannya untuk keluar dari gedung.." ucap Zach.
Kemudian terlihat Davidestorm sedang mengambil pecahan dari kameranya, ia sangat sedih kameranya hancur karena serangan Zach."Kameraku..!! Oh tidak!!!"
Sekilas Yoshino melirik ke arah Davidestorm, setelah itu ia menatap tajam Alonso, Marc, dan Zach. Kemudian Yoshino mencoba melesatkan tebasan dari pedang Black Lotus ke arah mereka bertiga.
"Batssssssss...!!!"
Namun tebasan pedang yang dilesatkan Yoshino berhasil ditangkis dengan mudah oleh Zach."Dyessss..!!"
Kemudian Zach berjalan mendekat ke arah Yoshino dengan pedang yang ia genggam di tangan kanannya diikuti puluhan ribu pasukan Hristov yang keluar dari gedung.
"Sepertinya kau pendekar pedang yang menarik, tapi kau bukanlah tandinganku.." ucap Zach sambil tersenyum licik.
"Terserah apa katamu.." jawab Yoshino sambil menyeringai dan menatap tajam Zach. Kemudian ia melihat puluhan ribu pasukan Hristov keluar dari gedung, "Tak kusangka langsung kekuatan penuh ya.."
"Ya, tak masalah. Aku bisa memotong mereka dengan ketiga pedangku ini.." Dengan raut wajah yang percaya diri, Yoshino kembali menarik pedang Sebastiannya.
"Gawat..!! Kita dalam masalah..!! Kita akan mati kalau menghadapi puluhan ribu pasukan Hristov, salah satu dari kita harus pergi ke aliansi untuk memberi tahu pada mereka.." ucap Kai, ia sedikit panik setelah melihat puluhan ribu pasukan Hristov yang berjalan keluar dari gedung.
"Tapi, sepertinya percuma saja. Kita takkan sempat.." ucap Ezeqia.
"Ya, mereka sangat banyak dan pasti akan mengejar kita bila ada yang lari.." ucap Maki.
***
Terlihat Marc, Alonso dan Zach berdiri beberapa meter di depan Yoshino dan kawan-kawan. Lalu di belakang mereka bertiga terdapat puluhan ribu pasukan Hristov yang sudah bersiap untuk menyerang Yoshino dan yang lainnya kapanpun.
Tiba-tiba Hristov muncul di atap gedung dan menatap tajam Yoshino, Davidestorm, Schuikhov, Ezeqia, Maki, dan Kai. Ia terlihat kesal karena mereka berenam telah menganggu pesta yang ia adakan.
"Serangga-serangga brengsek..!! Berani-beraninya kalian menganggu pestaku..!!"
"Kalian semua!! Ribuan pasukanku!! Kalian boleh habisi serangga-serangga itu!! setelah itu, kita akan melanjutkan pesta kita..!!" teriak Hristov.
"Ya..!! Mereka hanya serangga!!"
"Serang mereka..!!" seru beberapa pasukan Hristov. Kemudian pun mereka menarik senjata nya masing-masing dan langsung berlari ke arah Yoshino dan lainnya.
Saat puluhan ribu pasukan Hristov berlari ke arah Yoshino dan lainnya, tiba-tiba Izumi datang dari udara dan langsung melesatkan pukulannya, "Ice-Ice No Elephant Hits..!!!
"Uaghhh...!!!" Beberapa pasukan Hristov yang berada di garis depan terkena pukulan es yang dilesatkan oleh Izumi.
"Izumi?" Yoshino terkejut dengan kedatangan Izumi secara tiba-tiba dihadapannya.
"Hristov..!!! Aku akan menghajarmu!!" teriak Izumi sambil menatap tajam Hristov yang sedang berdiri di atap gedung.
Tiba-tiba pasukan penyerang divisi satu yang dipimpin oleh Shu beserta 1500 pasukan tiba dibelakang Yoshino dan yang lainnya.
"Hristov..!! Ini adalah akhir bagimu dan juga Bajak Lautmu..!! Kami beserta ribuan pasukan kami akan mengalahkanmu disini..!!" teriak Shu sambil menatap tajam Hristov yang berada di atap gedung.
Hristov terkejut karena Shu dan 1500 pasukannya datang, "Sialan..!! Kenapa mereka terus bermunculan..!!
Davidestorm, Maki, Kai, dan Ezeqia pun terkejut dengan kedatangan divisi satu. Mereka heran padahal mereka sendiri belum memberi sinyal pada aliansi.
"K-kenapa mereka bisa datang?! Padahal kami belum memberi sinyal..!!" ucap Ezeqia.
Kemudian Kobayashi berjalan dan berdiri di depan Yoshino lalu berkata, "Yoshino, sialan kau karena telah meninggalkanku dan Izumi untuk bertarung melawan mereka di gerbang tadi.."
"Ya, maafkan aku. Ini mendadak sekali.." ucap Yoshino sambil menyeringai.
Beberapa detik kemudian, Shu melangkah di depan Kobayashi, ia menarik pedangnya dari sarung pedangnya lalu mengarahkan pedang nya ke langit.
"Sebuah ledakan yang terdengar cukup keras, aku langsung bergegas kemari. Saat aku masuk ke gerbang masuk aku sudah melihat Izumi dan Kobayashi berhasil mengalahkan ribuan pasukan itu.."
"Dan sekarang..!! Dengan ini!! Aku menyatakan perang besar melawan Bajak Laut Hristov dimulai..!!" teriak Shu.
"Huooooo..!!!" seru ribuan pasukan aliansi yang berada dibelakang.
"Perang besar ya.. ini menarik.." ucap Hristov sambil menyeringai.
BERSAMBUNG