
~ Manusia itu lemah, kenapa? Karena mereka tidak diciptakan Tuhan untuk sendirian, melainkan membentuk kelompok keluarga dan lalu pertemanan ~
Karena Manusia itu lemah.. makanya... tidak ada satu Manusiapun yang ditakdirkan untuk sendirian.
Kisah-kisah yang kelam, lika-liku yang suram, dan beginilah kejadian yang menyakitkan mata yang harusnya angkatan laut tidak menutup mata mereka untuk Hrisley Bulgarian.
"Ketika keadilan, tidak selalu adil kepada beberapa orang yang menderita.." komentar Rocky, kebetulan kapal mereka yang mengikuti kapal Izumi dkk sudah singgah di pulau ini tetapi di rute tempat yang berbeda.
"Kurasa, Shin mengetahui beberapa peristiwa kelam yang bahkan tidak dilihat oleh angkatan laut, mereka menutup mata untuk pulau ini." ucap Mirabelle.
"Tampak menderita.. ya.. inilah yang terjadi jika ada invasi orang jahat." sambung Sho.
Angkatan Laut entah divisi keberapa yang jelas pasukan Whitecoffee ini selalu mengejar Izumi dan kawan-kawan kapanpun mereka pergi kemana.
Whitecoffee dan kawan-kawan kemudian melihat beberapa wanita-wanita yang leher mereka dipakaikan rantai seolah-olah mereka adalah slave dari para lelaki yang mungkin disini lebih tinggi dari wanita.
"Huh.. menjijikkan.." komentar Futaba.
"Ya.. itu sangat rendahan.. mereka pria!! Adalah sekumpulan sampah!!" ucap Mirabelle.
Kelompok pria beringas ini menatap tajam kepada dua wanita cantik yang memakai pakaian biasa namun tampak elegan.
Dan berikutnya mata mereka berkilauan seolah-olah mereka jatuh cinta kepada dua gadis cantik ini, dengan background hidung mereka dipenuhi uap.. tanda semangat mereka memuncak dan lalu kelompok banyak pria itu lari dengan cepat kearah mereka berdua.
"Osh.. osh osh.." Whitecoffee dengan cepat menghalangi jalur orang-orang yang berlari menuju kearah Futaba dan Mirabelle.
"Yosh... yosh.. yosh... pria-pria yang dipenuhi hawa nafsu, apakah kalian berfikir bisa melewatiku??" tanya sang Whitecoffee yang seakan-akan mungkin dia sudah mengaktifkan kemampuannya.
Dengan tangan kanannya memegang cangkir yang berisi kopi panas..
"Whitecoffee no outs..."
Tubuh sekumpulan pria itu mendadak kulit mereka melepuh karena terkena siraman kopi panas yang digenggam oleh sang Whitecoffee.
"K-kenapa...!!"
"K-kulitku melepuh!!"
"I-ini sangat panas!!"
Dalam teriakan mereka, seorang gadis yang berpakaian khas seorang pegawai kantoran berada di area itu, dan berjalan mendekat kearah sang Whitecoffee..
"Fufufu.. Kapten Whitecoffee yang selalu masuk koran, sedang apa menyamar kesini.." dengan nada menggoda gadis ini mengeluarkan kata-kata yang teramat lembut.
"Heh??? Whitecoffee?? Iblis kopi putih dari area Coffee Days??"kaget beberapa orang yang terbaring karena tak kuasa menahan panas.
"Ah kenalkan, namaku Ezeqia von Dynamominsk, dari asosiasi Money Hunter.. mantan gadis lemah yang pernah dijadikan budak.." ucap Ezeqia.
"Ah... ada yang mengenalku juga yah.. kenalkan.. aku Rocky Whitecoffee.. dari yang terlemah.." ucap Whitecofee.
Kenapa dia menyebut dirinya dari yang terlemah?
Karena dia, sangat-sangat bosan melakukan sesuatu, dan.. dan sangat ingin tidak melakukan apapun, kecuali tidak serius itulah yang selalu ingin ia perlihatkan.
"Terimalah lagu ini... dari orang yang terlemah.. aku tak punya keseriusan.. yang kupunya hanyalah kopi yang lezat.." Whitecoffee memperdengarkan suara dengan nada bernyanyi..
"Jadi.. kalian kesini, mau melakukan operasi apa?" seorang gadis yang berwatak cantik namun sepertinya memiliki perilaku yang kasar.
"Ara.. ara.. Lost Melody, mereka angkatan laut.. jangan berlaku tidak sopan." ucap Ezeqia.
"Ya maaf Ezeqia-san.. soalnya aku sangat membenci angkatan laut.. mereka selalu terlambat dalam mengambil keputusan.." ucap Melody.
"Yosha... yosha... yosh.. yosh.. ma.. ma... jangan terlalu sini kepadaku.. nona-nona.." ucap Whitecoffee dengan nada yang super santai.
Dia membawa kopi sajian menarik yang selalu ia bawa..
"Hangatkan perasaan kalian dengan segelas kopi hangat.. hissatsu... Whitecoffe Capuccino!!" ucap sang Rocky yang kemudian dengan membungkukkan tubuhnya sembari tangan kanannya mengarahkan kopi kepada sang Lost Melody dengan gaya bak pangeran memberikan cincin.
"I-ini???"
"R-romantis!!" seru Ezeqia.
"W-whitoffee-kun..." Melody malah memperlihatkan wajah manisnya.
"Terimalah kopi ini dari orang yang terlemah.." sambung Whitecoffee.
Entah apa yang merasuki sang Lost Melody, gadis cantik ini lalu kemudian menerima kopi pemberian dari sang Rocky Whitecoffee. Lalu dia mengendus bau kopi tersebut dengan hidungnya.
"Aromanya nikmat.. kopi jenis apa ini? Arabika? Robusta? Atau?"
"Arabika.. tentunya.." jawab Whitecoffee..
"Sasuga pembuat kopi-san, kau menarik!! Mohon bantuannya disini yah!! Dan ya sebagai Angkatan Laut, bukankah tugas mereka untuk mengalahkan enemies??" sambung Lost Melody.
"Kita akan menantikan rincian rencana Lost Heaven dan Lost Hell, sementara Lost Saga dari Whiteman Hamburger dia sudah mengelana terlalu jauh dan tak memberikan kabar terbaru..." ucap Ezeqia lagi.
Masalahnya kebodohan mereka, adalah membicarakan kejadian penting ini di tempat khayalak ramai yang berjalan kesana-kemari dan juga ada sebagian yang melihat kejadian bahwa Whitecoffee mengalahkan prajurit yang berada di bawa kendali sang Hristov.
"Kurasa.. ini semakin menarik, jadi.. bukankah sudah sewajarnya sang penjual kopi menawarkan jajanannya kepada orang-orang yang berlalu lalang.." entah apa yang merasuki sang Whitecoffee, setelah ia memberikan kopi kepada sang Lost Melody, kini dia memberikan kopi buatannya kepada beberapa prajurit Hristov dan bahkan orang yang numpang lewat saja dia tawarkan.
"Minumlah kopi ini!! Ini enak!! Harganya 3 Zen saja!! Murah meriah!! Dan ya karena jual kopi aku sering dapat duit saku tambahan.. xixixixixi.." sambung Whitecoffee.
Seorang gadis yang tak diketahui namanya tengah mengintai, dan juga satu orang pria melewati Ezeqia.
Dia hanya tersenyum, nampaknya Whitecoffee dan kawan-kawan tidak mengetahui hal itu.. tetapi kemudian..
"Anoo... test test.. mohon muntahkan kopi yang aku berikan kepada orang-orang yang berpakaian khas prajurit!! Soalnya aku keliru!! Aku tidak sengaja menumpahkan adonan racun sianida!!" seru Whitecoffee kemudian, sangat serius mungkin.
"Nani?????" orang-orang yang berpakaian khas prajurit melotot..
"Hehehe... omae wa mo shindeiru.." sambung Whitecoffee...
"Huek!! Huek!! Huek!!" mereka memuntahkan kopi tersebut agar tidak sampai ke tenggorokan mereka yang terdalam.
"Mengapa kalian serius? Aku cuma bercanda.. pffft pffft.."
Kembali kesisi Izumi dan kawan-kawan.
"Kenapa kau mengetahui nama kakakku!!" teriak Kobayashi beriringan dengan dia memuncratkan teh yang ia minum kewajah sang Yoshino.
"!!!!!!!" tatapan tajam Yoshino diperlihatkan kepada sang Kobayashi.
"Mengapa melotot seperti itu!! Aku bertanya padamu!! Brengsek!!" bentak Kobayashi
"Lu yang brengsek!! Bocah ga punya sopan santun!! Biadab!!" teriak Yoshino.
"~ma~ ~ma~ jangan ngegas.." ucap Izumi yang mencoba melerai.
"Diam!!!" bentak Yoshino dan Kobayashi bersamaan.
Izumi kemudian pudung di pojokan karena mendapatkan bentakan dari Yoshino dan Kobayashi.
- B e r s a m b u n g