
Rocky beserta ribuan pasukan Angkatan Laut miliknya pun sudah tiba beberapa meter di belakang Hristov. Dan kini, Rocky dengan raut wajah yang cukup bersemangat bersiap untuk memberi sebuah arahan kepada ribuan pasukan Angkatan Laut yang berada dibelakangnya.
"Hristov, kau kira dua Eight Commander dan ribuan pasukanmu itu berhasil mengalahkan pasukan Angkatan Laut? Jangan konyol, pasukan Angkatan Laut telah dilatih dalam hal beladiri yang memungkinkan mereka tidak bisa dikalahkan dengan mudah." ucap Rocky.
Setelah itu, Hristov dan Alonso pun langsung membalikkan badannya ke arah Rocky berada. Mereka berdua terlihat santai dan tidak terlihat panik ketika Hristov dan Alonso sudah dihadapkan oleh ribuan pasukan Angkatan Laut.
"Tuan Hristov, saat ini seluruh pasukan kita sedang bertarung melawan kubu Aliansi disana. Apa kita memanggil sebagian pasukan kita untuk melawan Angkatan Laut ini?" tanya Alonso sambil melirik ke arah Hristov yang berdiri tepat disebelahnya.
"Tidak perlu, Alonso. Sudah cukup lama aku hanya berdiam diri dan melihat perang ini tanpa berbuat apapun." ucap Hristov sambil tersenyum menyeringai.
"Jadi, anda berniat untuk melawan pasukan Angkatan Laut itu sendirian?" tanya lagi Alonso.
"Ya, Angkatan Laut hanyalah sebuah rongsokan sampah dimataku, aku bisa membereskan mereka semua seorang diri." ucap Hristov.
"Kalau begitu, saya akan membantu anda juga untuk melawan Angkatan Laut." ucap Alonso.
Rocky pun terheran-heran dengan percakapan antara Alonso dan Hristov, Sepertinya mereka berdua sedang merencanakan sesuatu, pikirnya.
Beberapa detik kemudian, Hristov pun berjalan beberapa langkah mendekat ke arah Rocky sambil merentangkan kedua tangannya, dengan raut wajah yang cukup bersemangat sembari tersenyum menyeringai. Ia pun berkata, "Kalian semua..!! Bersiaplah, aku akan menghancurkan kalian dalam sekejap..!!"
Setelah mendengar ancaman dari Hristov, Rocky pun mengangkat salah satu tangannya dan bersiap memberi aba-aba menyerang kepada pasukan Angkatan Laut yang berada dibelakangnya, "Kalian bersiaplah, kita akan menyerang Hristov setelah aku beri aba-aba."
"Ya, kapten..!!"
Sementara itu, terlihat Izumi dan Yoshino yang sedang bertarung melawan Marc beserta monster bangunan raksasa. Dan, terlihat Izumi yang mencoba kembali melontarkan pukulan es miliknya ke arah monster bangunan raksasa.
"Buaghh..!!"
Akan tetapi, Izumi gagal dan malah terpental kembali setelah terkena pukulan balik dari monster bangunan raksasa milik Marc. Izumi pun menyilangkan kedua tangannya untuk menahan pukulan tersebut walaupun dirinya juga sempat terpental ke tanah.
"Sialan..!! Dia benar-benar merepotkan..!!" ucap Izumi dengan nada kesal, karna lagi-lagi pukulannya tidak berhasil mengenai monster bangunan raksasa, malah dirinya yang sudah dua kali terkena pukulan dari monster bangunan raksasa milik Marc.
Tak berselang lama, terlihat Yoshino yang berlari mendekat ke arah monster bangunan raksasa tersebut lalu melompat ke udara. Ia melakukan pose teknik berpedangnya, kemudian Yoshino pun mencoba untuk melesatkan tebasan jarak jauh menggunakan pedang Black Lotus miliknya.
"Enyahlah..!!"
"Batsss...!!"
"Byeess..!!" Tebasan jarak jauh yang dilesatkan Yoshino pun berhasil ditangkis dengan mudah oleh monster bangunan raksasa dan, "Groarrrr...!!" Monster bangunan raksasa tersebut mengaung layaknya seekor singa yang sedang marah.
Dan, terlihat Marc yang masih berdiri diatas monster bangunan raksasa tersebut sambil menatap tajam Izumi dan Yoshino. Lalu, ia pun berkata, "Serangan sampah seperti itu takkan bisa melukai monster bangunanku ini."
Ketika Izumi sedang fokus berhadapan dengan Marc, ia tak sengaja melihat kedatangan Rocky beserta ribuan pasukan Angkatan. Melihat hal tersebut, Izumi pun tersenyum lebar, dan raut wajahnya kembali bersemangat.
"Rocky..!! Akhirnya kau sudah tiba juga ya..!!" Tunggu aku, setelah ini aku akan bertarung melawan Hristov bersamamu..!!" teriak Izumi sambil melambaikan tangannya ke arah Rocky.
"A-apa??!! Bocah es?!! Ternyata kau masih hidup ya, sialan!! Aku takkan membiarkanmu mengambil pertarungan pentingku melawan Hristov..!!" ucap Rocky.
Mendengar Rocky yang saling sahut-sahutan dengan Izumi, Hristov pun sedikit merasa ada kejanggalan. Kenapa tidak? Pasalnya seorang Angkatan Laut bisa akrab dengan seorang Bajak Laut seperti Izumi, menurutnya.
"Huh? Kau terlihat akrab sekali dengan bocah itu. Apa yang sebenarnya terjadi dengan kalian berdua saat dipenjara?" tanya Hristov sambil menunjuk ke arah Izumi dengan jempolnya.
"Jangan salah paham, aku tidak menganggapnya teman sama sekali." ucap Rocky dengan tegas.
"Apa jangan-jangan, kau beraliansi dengan bajak laut sepertinya untuk melawanku? Astaga, ini benar-benar akan menjadi aib bagi Angkatan Laut, Rocky Whitecoffe beraliansi dengan Bajak Laut Cosplay." ucap Hristov yang mencoba untuk memprovokasi Rocky.
"Terserah apa katamu, yang terpenting, tujuanku kesini hanyalah untuk menangkapmu." ucap Rocky sambil menunjuk ke arah Hristov dengan jari telunjuknya.
Sementara itu, kembali kesisi Izumi. Terlihat semangat Izumi kembali muncul setelah mengetahui kedatangan Rocky. Kini sorot matanya tertuju pada Rocky yang akan bertarung melawan Hristov. Tak berselang lama, Izumi pun langsung berlari ke tempat Rocky dan Hristov berada.
Marc pun tak tinggal diam ketika sadar bahwa Izumi berlari ke tempat Hristov berada. Dengan sigap, monster bangunan raksasa yang ia tunggangi pun langsung melompat ke hadapan Izumi dan mencegatnya.
"Hoi, bocah. Apa kau lupa sedang berhadapan dengan siapa? Saat ini akulah yang menjadi lawanmu." ucap Marc.
"Hoey, bangunan jelek..!! Minggirlah..!! Aku harus bertarung melawan Hristov bersamanya..!!" teriak Izumi dengan nada kesal.
Setelah itu, datanglah lima orang pria ke tempat Izumi, Yoshino, dan Marc berada. Kelima orang pria tersebut langsung berdiri satu meter di depan monster bangunan raksasa milik Marc.
"Kalian.." gumam Marc.
"Marc-san, aku akan membantumu melawan dua orang bodoh ini. Takkan kubiarkan mereka menuju ke tempat tuan Hristov." Converty Envelope, dia merupakan salah satu anggota dari Tim Rendahan Bajak Laut Hristov.
"Benar sekali, sepertinya mereka berdua juga terlalu banyak mengalahkan pasukan kita." Fabio Konstantinos, sama seperti Envelope, dia juga salah satu anggota dari Tim Rendahan.
"Tuan Hristov adalah kartu AS kami, setelah kami membuat tenaga kalian terkuras, tuan Hristov akan segera menghabisi seluruh pasukan Aliansi kalian." Emily Stormgear.
Lalu, disebelah Emily, terlihat Klaas Jeff van der Beek, dia juga salah satu anggota dari Tim Rendahan, sebelumnya dia telah menyelamatkan Schamaucher saat pingsan melawan Chu Kobayashi.
"Kalian lagi, kalian lagi, kenapa kalian berdua begitu keras kepala." ucap Jeff.
Dan, disebelah Jeff, juga terlihat Knight Schamaucher sambil memegang sebuah pedang dengan kondisi beberapa bagian tubuhnya yang dipenuhi dengan perban. Lalu, ia pun tersenyum menyeringai dan berkata, "Teman kalian yang bernama Kobayashi itu, apakah masih belum pulih? Padahal aku sudah tak sabar untuk melawannya kembali untuk yang ketiga kalinya."
"Izumi, sekarang semakin banyak musuh yang akan melawan kita." ucap Yoshino.
"Ya, kalau begitu apaboleh buat, kita akan mengalahkan mereka dan ke tempat Hristov berada." ucap Izumi
BERSAMBUNG