
Krychowiak pun telah memulai rapat antar Walikota agar tidak ada pembahasan diluar rapat hingga berujung perseteruan. Meskipun Krychowiak ini adalah orang yang mempunyai sifat terbalik dari Firehn, namun ia cukup bijak dalam memimpin suatu hal
Krychowiak mulai membacakan selembar kertas yang berisi tentang isu-isu maupun kasus dari Penculikan dan Pembunuhan yang terjadi di seluruh penjuru Negara Grousse Kontinent. Setelah cukup lama Krychowiak membacakan hal tersebut...
"Baiklah, aku ingin mendengar pendapat dari masing-masing walikota tentang kasus ini." ucap Krychowiak.
"Biar aku yang pertama kali menyampaikan pendapat, Krychowiak." ucap Krzysztof.
"Baiklah, silahkan.."
"Untuk pertama-tama. Aku sama sekali tidak peduli atas kasus penculikan serta pembunuhan yang terjadi di Negara Grousse Kontinent ini. Karena hal itu sama sekali tidak merugikanku sama sekali. Selagi aku bisa menikmati uang dan kekuasaan, maka aku tidak peduli dengan kasus-kasus seperti itu.." ucap Krzysztof.
Jedrzejczyk pun langsung memasang raut wajah kesal ketika Krzysztof mengatakan hal yang biadab seperti itu. Bahkan, urat-urat terlihat jelas didahinya karena saking kesalnya.
"Lagipula, mungkin mereka yang telah dibunuh dan diculik, mungkin saja mereka juga seorang penjahat? Atau sama-sama seorang pembunuh? Atau yang lebih buruk adalah mereka yang telah menentang Pemerintah..-" ucap Krzysztof.
Jedrzejczyk pun langsung memotong perkataan Krzysztof, "Huh? Menentang Pemerintah? Kalau Pemerintah nya seperti dirimu ya wajar saja ditentang. Kenapa kau tak melakukan sebuah introspeksi?"
"Hoi, bukannya sudah tertulis dalam undang-undang kalau perbuatan menentang Pemerintah itu bisa disebut sebagai makar? Bahkan orang yang melakukan makar bisa dihukum penjara seumur hidup atau hukuman mati.. Jadi, apa yang kuucapkan itu benar, kan?" tanya Krzysztof sembari tersenyum licik menyeringai.
"Lantas, hal keji dirimu dalam Pemerintahan, apakah juga tidak bisa disebut sebagai pelanggaran hukum? Kenapa mereka tidak bisa menentang Pemerintah yang telah melanggar hukum. Apa kau sudah sadar berapa banyak uang yang telah kau dapatkan dari hasil korupsi?!" tanya balik Jedrzejczyk.
"Orang sok suci sepertimu memangnya tahu apa tentang korupsi? Korupsi tidak apa-apa selagi jumlahnya kecil. Lagian, rakyat bodoh disana juga tidak bisa melakukan korupsi. Selagi punya celah untuk korupsi, kenapa tidak? Selagi korupsi juga menguntungkan diri sendiri?"
"Kau memang pejabat bhajhingan yang pernah aku lihat. Aku harap kau mati dan jatuh ke Neraka paling panas. Semua dosa-dosamu takkan termaafkan oleh Dewa, Krzysztof!!" tegas Jedrzejczyk.
Krychowiak pun tersenyum licik menyeringai setelah mendengar pendapat Krzysztof, "Kau benar, Krzysztof. Selama korupsi tidak dalam jumlah besar, itu tidak apa-apa, kan? Kau memang cerdas Krzysztof.."
Jedrzejczyk yang melihat Krychowiak dan Krzysztof pun sangat kesal ketika mendengar jawaban bahwa korupsi dalam jumlah kecil itu tidak apa-apa, "Kalian berdua sialan.."
"Kesampingkan tentang masalah korupsi. Dalam rapat ini kita tidak sedang membahas korupsi, melainkan penculikan dan pembunuhan.." ucap Firehn.
"Itu benar. Untuk apa kita membahas korupsi, bukan? Lagian kita mempunyai sesuatu yang penting untuk dibahas.." ucap Krychowiak dengan nada licik.
"Baiklah, aku langsung to the point saja. Apakah ada keterlibatan Pemerintah pusat dalam kasus pembunuhan dan penculikan ini?" tanya Firehn.
Piatkowski hanya diam menyimak.
"Huh? Kenapa kau seolah-olah menuduh Tuan Presiden yang menjadi dalang dibalik kasus ini? Oey, Firehn. Kalau kau asal berucap, kau bisa dikenakan pasal pencemaran nama baik loh.." ucap Krychowiak.
"Aku.. tidak.. tahu.." ucap Krychowiak, "Aku tidak tahu karena aku sendiri bukan bagian dari pemerintahan pusat. Apa kau paham, Firehn? Apa kau sudah jelas dengan jawabanmu? Telingamu masih normal, bukan?" lanjutnya.
"Mungkin kau bukan bagian dari Pemerintahan pusat. Namun, ada kemungkinan juga kalau dirimu bisa menjadi bagian dari komplotan Pemerintah pusat. Ini mungkin hanya sebuah opiniku saja. Disini, yang berkomentar tidak memperdulikan rakyat adalah kalian berdua, Krychowiak dan Krzysztof. Jadi, entah kenapa aku merasa salah satu diantara kalian terlibat dalam kasus ini.." ucap Firehn.
"Hoi, sialan!!! Apa maksudmu menuduhku begitu?! Aku memang tidak peduli pada rakyat sampah seperti mereka, namun apa untungnya bagiku menyewa seseorang hanya untuk membunuh dan menculik. Aku tidak ingin menghambur-hamburkan uang yang telah kudapatkan dari hasil korupsi, sialan!!" Krzysztof pun menjadi sangat kesal karena ucapan Firehn yang seolah-olah seperti telah menuduhnya.
Sementara itu, sekilas Hugo pun tersenyum licik menyerangai dibalik topeng kucingnya itu. Ia tak menyangka rapat antar Walikota ini bisa sepanas ini.
"Mereka sangat luar biasa. Mungkin, kalau mereka saling bunuh satu sama lain, aku takkan repot-repot mengotori tanganku untuk membunuh Firen.." gumam Hugo.
Rapat yang sudah memanas ini pun membuat dua pihak yang saling bertentangan pun saling melakukan sebuah perdebatan panjang. Firehn dan Jedrzejczyk dengan kompak masih mencurigai Krzysztof dan Krychowiak dibalik dalang pembunuhan dan penculikan ini.
Namun, Krychowiak dan Krzysztof terus membantah dengan apa yang menjadi kecurigaan Firehn dan Jedrzejczyk.
Bahkan mereka berempat berdebat sengit atas kasus ini. Sementara Piatkowski terlihat hanya diam dan menyimak. Ia tak mengeluarkan sebuah pendapat apapun.
"Tinggal sebentar lagi, Amber-chan. Kalau mereka sudah saling menyerang satu sama lain, itu akan menjadi Moment yang tepat untuk kita melakukan penyerangan.." ucap Hugo dan nada pelan.
"Ya, aku tahu itu, Hugo-kun. Jadi, aku akan terus bersabar sampai waktunya tiba.." ucap Amber.
Sementara itu, disisi lain Man City. Terlihat Benn dan Paladino yang di dalam sebuah ruangan gudang, dimana mereka akan segera menginterogasi Saito untuk mencari informasi tentang dibalik dalang pembunuhan dan penculikan ini. Selain Benn, Paladino, dan Saito, diruangan tersebut juga terlihat Davidestorm, Vika, dan Raiden.
Benn dengan memegang sebuah cambuk dan Paladino yang memegang sebuah gunting pun tengah bersiap-siap untuk menginterogasi Saito.
"Oey, kalau kau tidak mau mati dengan cara yang menyakitkan, sebaiknya kau berkata jujur bila kami tanya nanti.." ucap Benn dengan nada sinis.
"Kami berdua ini sangat sadis loh bila sedang menginterogasi seseorang. Apalagi orang yang akan diinterogasi adalah tipe orang keras kepala sepertimu.." ucap Paladino.
"Hey, bodoh!!! Kenapa kalian tidak mengerti, sih?!! Aku sudah mengatakan kalian berkali-kali kalau aku tidak akan membocorkan informasi apapun kepada kalian!!!" teriak Saito.
"Langsung saja kita mulai. Aku sudah tak sabar untuk menyiksa kelinci percobaan ini.." ucap Benn.
"Ya, semoga kau tidak ketakutan atau berteriak. Atau kau akan mendapatkan rasa sakit yang luar biasa berkali-kali lipat.." ucap Paladino.
B E R S A M B U N G
Jangan lupa like koment dan share.