Cosplay

Cosplay
Chapter 494 - Destroyed.



Filimonov yang masih melayang di udara dengan cukup tinggi sembari membawa sebuah bola energi kegelapan raksasa di salah satu tangannya pun sudah tak sabar untuk menghancurkan kastil tua beserta isinya, para pasukan Revolusi.


"Matilah para sampah. Kalian akan segera musnah sebentar lagi." ucap Filimonov.


Bola energi kegelapan yang dibawa Filimonov pun membuat cuaca di sekitar yang awalnya cerah kini menjadi gelap gulita. Perubahan cuaca yang secara tiba-tiba membuat angin berhembus begitu kencang.


Bahkan semua orang, atau masyarakat yang berada di Man City pun secara tak sengaja merasakan aura jahat tepat pada ujung barat. Sekilas, bola energi kegelapan raksasa sedikit terlihat di penjuru Man City dan membuat semuanya sedikit terheran-heran.


"Hoi, aura jahat apa ini? Aku merasakan tanda bahaya disini."


"Lihatlah disana! Ada bola energi yang terlihat jelas disana!!"


"A-apa?! Jangan-jangan aura jahat yang kita rasakan ini berasal dari sana?!"


"Astaga, apa ada iblis atau monster disebelah sana?! Aura jahat ini benar-benar sangat mengerikan!!!"


Aura jahat yang dipancarkan Filimonov membuat semua orang yang merasakannya menjadi sangat merinding. Bahkan tubuh mereka sedikit bergetar karena aura jahat itu.


Sementara itu, Stuart, Leonardo, dan Company yang kala itu berjalan di sebuah jalanan ramai di Man City tiba-tiba merasakan aura jahat itu pun sama seperti semua orang yang berada di Man City. Mereka bertiga merinding. Bahkan keringat dingin mulai menetes dari dahinya.


Company pun langsung terjatuh dengan posisi terduduk, "Aura apa ini? Apa terjadi pertarungan seperti satu Minggu yang lalu?" Tatapan mata dari Company terlihat ketakutan.


"Kapten, apa kau tahu dengan apa yang terjadi saat ini?" tanya Stuart.


"Entahlah, tapi entah kenapa aku merasakan kekuatan jahat ini bukan berasal dari manusia. Ini seperti kekuatan dari iblis. Jangan-jangan, rumor yang beredar di markas Angkatan Laut kalau di Negara Grousse Kontinent terdapat sesosok iblis itu benar-benar adanya.." ucap Leonardo.


"Apa?! Iblis?? Masa di era seperti ini sosok iblis benar-benar adanya?!" Stuart benar-benar tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Leonardo.


"Ya, itu kemungkinan besarnya. Lagipula, energi yang terpancar saat ini bukan berasal dari kekuatan manusia. Kekuatan yang dipancarkan dari manusia dan iblis bisa dibedakan." ucap Leonardo.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan, Kapten?" tanya Stuart.


"Mari kita bergerak menjauh dari sini. Kalau masih sempat, ayo kita segera pergi ke perbatasan." ucap Leonardo, "Ini hanya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi sesuatu hal-hal yang tidak diinginkan." lanjutnya.


"Ba-baiklah!!" ucap Stuart.


Setelah itu, Stuart, Company, dan Leonardo pun bergerak menjauh menuju ke perbatasan, itu walau mereka bertiga masih sempat untuk pergi kesana.


Semua orang yang berada di wilayah Man City juga bergegas berlari menjauh dari arah Barat. Mereka takut akan terjadi sesuatu padanya.


Kembali ke tempat Filimonov berada.


Satu bola energi kegelapan raksasa masih berada di atas salah satu tangan Filimonov. Bola energi kegelapan itu terus memancarkan aura jahat hingga menyebar ke seluruh penjuru wilayah Man City.


"Baiklah, inilah saatnya. Semoga kalian, para pasukan Revolusi berada di Neraka saat mati nanti, Enyahlah!!" Tanpa basa-basi, Filimonov pun langsung melesatkan bola energi kegelapan raksasanya ke arah kastil tua yang berada di puncak dataran tinggi.


"Wushhh!!!!" Bola energi itu melesat cukup cepat.


Dan beberapa saat kemudian, bola energi itu pun akhirnya menghantam kastil tua hingga menciptakan sebuah ledakan hebat, "Duammmmmmmmmm!!!!!" Ledakan dari hantaman bola energi kegelapan itu berhasil menghancurkan kastil serta dataran tinggi dalam sekejap mata.


Bahkan efek dari ledakan ini membuat burung-burung yang terbang di udara pun dalam sekejap hancur menjadi abu. Lalu, pepohonan-pepohonan yang berada disekitar kastil maupun dataran tinggi pun juga ikut hancur hingga rata dengan tanah.


Sebagian juga ada yang langsung menutup telinganya karena suara ledakan tersebut begitu keras. Mereka tak bisa menahan suara keras tersebut.


"Sialan!! Ledakan apa ini?!"


"Ini pasti ledakan dari arah bola energi itu berasal!!!"


"Ini benar-benar sebuah bencana!!!"


"Ini adalah akhir dunia, tolong!!!"


Selang beberapa detik kemudian, badai angin pun tercipta karena efek dari ledakan besar tersebut. Badai angin langsung menyebar ke seluruh penjuru wilayah Man City. Sekilas, beberapa orang terhempas karena badai angin yang datang tiba-tiba begitu saja.


"Huwaaa!!! Tolong aku!!"


"Kenapa tiba-tiba ada badai!!!"


"Sial!!! Uangku terhempas angin semua!!"


Ledakan besar dari bola energi kegelapan dari Filimonov mencintaptakan sebuah bencana yang cukup merugikan warga Man City dan sekitarnya.


Beberapa saat kemudian, setelah ledakan itu mulai berhenti. Terlihat dataran tinggi serta Kastil tua tersebut sudah rata dengan tanah tak tersisa sama sekali.


Filimonov yang melihat hal itu pun langsung tersenyum licik menyeringai. Dia benar-benar puas dan merasa para pasukan Revolusi yang berada di dalam kastil itu sudah musnah dalam sekejap.


"Akhir nya tikus-tikus sampah itu sudah lenyap dari muka bumi ini. Tidak ada lagi yang namanya Pasukan Revolusi. Tidak ada lagi yang namanya pemberontakan. Yang ada hanya pemerintah absolute." ucap Filimonov.


Setelah itu Filimonov pun langsung berbalik arah dan bersiap-siap untuk kembali ke Istana Negara, tempat dimana dia tinggal saat ini.


"Ah, aku jadi merasa senang karena sudah tidak ada yang menganggu Bisnisku ataupun apa yang kulakukan nanti. Dan juga aku bisa bersantai-santai di kamar bersama Elizabeth-chan." ucap Filimonov.


Tak berselang lama kemudian, Filimonov pun kembali terbang menjauh dari tempat ini. Dia bergegas kembali menuju ke Blues City dengan sisa-sisa kekuatan pemberian dari iblis.


"Aku tak menyangka walau hanya sepuluh persen, kekuatan iblis itu sangatlah dahsyat. Lalu, aku tidak bisa membayangkan kalau aku mempunyai seratus persen kekuatan dari iblis itu." ucap Filimonov.


Hanya demi sebuah kepentingan, Filimonov tak segan-segan untuk menghancurkan dan melenyapkan apa yang dia anggap sebagai penganggu. Kehancuran yang menyebabkan dampak luar biasa. Bahkan seluruh masyarakat yang berada di Man City pun merasakannya.


Kekuatan yang mengerikan.


Kekuatan yang menciptakan kehancuran.


Kekuatan yang meratakan segalanya.


Lantas, bagaimana nasib dari pasukan Revolusi serta Izumi dan kawan-kawan?


B E R S A M B U N G


Jangan lupa like koment dan share serta kritik dan saran yang membangun agar cerita Cosplay ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti, see you next Chapter!!!