
Chapter 510 - Keadilan Yang Logis.
Izumi dan Yoshino datang dan langsung menyerang Kazimir begitu saja dengan kekuatan andalannya. Oleh karena itu, Kazimir pun berhasil dikalahkan dengan serangan kejutan besar dari Izumi dan Yoshino.
Setelah itu Izumi dan Yoshino pun langsung menyelamatkan puluhan sampai ratusan orang yang telah ditahan didalam sebuah penjara rahasia yang berada di gedung terbengkalai. Semua orang terlihat menangis bahagia karena berhasil selamat.
Dari kejauhan, tampak Firehn dengan beberapa pengawalnya melihat Moment itu. Dia terlihat cukup senang ketika para korban penculikan itu berhasil dibebaskan. Setelah tersenyum, Firehn pun langsung berjalan kembali. Dia merasa rencana ini telah berjalan lancar meskipun tindakan Izumi dan Yoshino cukup menarik perhatian.
Izumi dan Yoshino membawa Legolas dan Benn pergi. Selain itu, tubuh Kazimir yang telah dikalahkan oleh mereka berdua juga sama sekali tak ditemukan. Mereka berencana menangkap Kazimir untuk mengulik informasi tentang iblis.
"Baiklah. Kita mulai rencana berikutnya." ucap Firehn.
Setelah kejadian itu, Firehn dan para petinggi pasukan Revolusi pun menyebarkan rumor tentang kebusukan-kebusukan dari Filimonov.
Disaat bersamaan menyebarkan rumor tersebut, puluhan pasukan Revolusi menyebarkan sebuah kertas berisi sebuah kode pesan ke seluruh penjuru Negara. Kode pesan itu adalah tentang para sukalerawan dari masyarakat Negara yang ingin menjadi pejuang untuk menggulingkan Pemerintahan.
Pada dasarnya Firehn telah merencanakan tentang penyerangan pemberontakan terhadap Pemerintah salah satunya, Filimonov, dengan memakai sebuah kedok dari demo besar.
Demo besar-besaran tersebut akan menjadi kedok untuk melakukan penyerangan terhadap pemerintah yang jahat. Karena perang sudah tak bisa dihindarkan, demi membuat Negara ini menjadi damai, maka tak ada cara lain selain melakukan sebuah perang pemberontakan.
Terlihat Firehn dan para petinggi Pasukan Revolusi berjalan di suatu jalan besar yang cukup ramai sembari menyamarkan identitas mereka.
"Semuanya. Kita tunggu tanggal mainnya. Kita butuh para petarung sukarelawan juga. Selain itu, anak-anak, Orang tua, dan para wanita harus kita ungsikan. Karena bisa saja perang ini tidak hanya terjadi di ibukota saja, melainkan bisa meluas hingga ke seluruh penjuru Negeri.." ucap Firehn
"Ya, Tuan. Meski ini perang. Tapi, kita tak boleh melibatkan orang-orang tak bersalah."
Dalam jangka waktu dekat ribuan Pasukan Revolusi yang dipimpin oleh Konstantine Firehn pun akan memulai penyerangan ke gedung Pemerintahan pusat, dimana disitu juga merupakan tempat tinggal dari Filimonov.
Target penyerangan ini adalah membunuh Filimonov. Bila Filimonov berhasil dibunuh dengan mudah, maka presentasi perang besar juga bisa dihindarkan. Akan tetapi, Filimonov yang telah dibekali oleh kekuatan Iblis takkan semudah itu untuk dikalahkan.
Dua hari kemudian, rumor tentang kebusukan-kebusukan dari Pemerintah pusat juga telah menyebar ke seluruh penjuru Negeri. Bahkan dalang dibalik penculikan dan pembunuhan juga sudah terbongkar. Seluruh Negeri kini pun menjadi gaduh.
Karena kegaduhan ini, demo besar-besaran yang menjadi rencana awal dari Firehn pun akan segera diadakan. Selain itu, Filimonov sudah mendengar tentang rumor serta demo besar tersebut.
Dia hanya tersenyum licik sembari menatap pemandangan luar jendela, "Pasukan Revolusi sialan. Mereka sudah bertindak sejauh ini. Kalau masyarakat di seluruh negeri sudah tahu akan kebenarannya, maka bisnis ini sudah tak bisa berjalan lagi. Ditambah, aku takkan bisa memberi persembahan kepada Iblis itu lagi."
"Lalu, apa yang akan kau lakukan?" tanya Elizabeth.
Berkat rumor ini. Ya, mungkin bisa dibilang rumor ini bukan hanya sekedar rumor belaka. Melainkan rumor yang merupakan fakta tersendiri. Rumor berkedok fakta ini dapat dipercaya oleh banyak orang karena suatu bukti. Salah satu bukti tersebut adalah informasi dari para korban penculikan yang berhasil bebas.
Di setiap sudut. Di setiap sisi. Bahkan di manapun berada yang masih berada di dalam lingkup Negara Grousse Kontinent, mereka, para masyarakat sudah geram dengan tindakan Filimonov. Bahkan dalam kurun satu hari penuh, orang tua, anak-anak, dan wanita berhasil diungsikan secara diam-diam tanpa diketahui oleh Pasukan Pemerintah.
Semua orang bersiap-siap menanti aksi demo besar-besaran yang merupakan sebuah Revolusi, dimana hal ini akan membawa sebuah perubahan besar.
Sementara itu, Angkatan Laut yang kini berada ditengah-tengah masyarakat yaitu Leonardo K. Davies, Stuart Tolhurst, dan Limit Company pun juga sudah mendengar tentang rumor-rumor tersebut, salah satunya adalah tentang penyerangan, demo, dan kebusukan dari Pemerintah pusat.
"Captain, seperti yang sudah beredar di masyarakat luas. Kebusukan Pemerintah pusat, termasuk Presiden Negeri ini yaitu Filimonov perlahan sudah mulai terbongkar." ucap Stuart.
"Astaga, aku juga tidak menyangka dalang dibalik penculikan dan pembunuhan yang terjadi di seluruh penjuru Negara ini adalah ulah Pemerintah pusat.." ucap Limit Company.
"Yeah, Filimonov juga bekerjasama dengan iblis. Para korban penculikan itu juga sebagian akan dibuat persembahan. Dan mirisnya lagi, mereka juga dijual ke Bajak Laut entah mereka akan dijadikan budak atau apa." ucap Leonardo.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan dalam kondisi ini, Captain? Apa kita harus memanggil Markas pusat tentang kejadian ini?" tanya Stuart.
"Sebaiknya kita harus meminta bantuan ke Markas pusat untuk mengirim pasukan, Captain!! Filimonov dengan iblis bersamanya, pasti akan melakukan sesuatu yang buruk!" ucap Limit Company.
"Tenanglah, Company! Situasi di Negeri ini sudah tidak kondisional lagi. Perang saudara akan segera terjadi di Negeri ini. Ditambah lagi tentang keberadaan Bajak Laut Cosplay yang berada disini. Kalau kita memanggil Markas pusat, itu malah menyebabkan perang yang lebih besar lagi.." ucap Leonardo.
"Tapi, Captain!"
"Kita ditugaskan disini hanya untuk mencari informasi saja. Kalau kita ditugaskan untuk memberantas kejahatan di Negeri ini, maka sejak awal kita akan membawa ribuan pasukan. Tapi, biarkan urusan internal dalam negeri ini diselesaikan oleh mereka sendiri.." ucap Leonardo.
"Tcih.." Limit Company tampak kesal dengan jawaban dari Leonardo K. Davies.
"Setidaknya biarkan pasukan Revolusi itu membereskan Filimonov. Kalau untuk menangkap Filimonov, kita tangkap saat dia sudah kalah. Filimonov dengan kekuatan iblisnya juga sangat kuat." ucap Leonardo.
"Captain, tak kusangka kau sedikit memiliki pemikiran licik seperti itu." ucap Stuart.
"Ya, ini demi keadilan itu sendiri. Keadilan yang logis. Demo besar akan diselenggarakan dalam beberapa hari di ibukota, dan itu juga tanda dimulai nya perang Saudara. Mari kita amati perang itu dari kejauhan." ucap Leonardo. Ia pun langsung berjalan pergi entah kemana.
Stuart dan Limit Company pun juga bergegas berjalan tepat dibelakang Leonardo.
B E R S A M B U N G