Cosplay

Cosplay
Chapter 491 - Scared.



Setelah kita melihat bagaimana situasi di Man City tepatnya di Kastil tua, tempat Pasukan Revolusi khusus cabang selatan berada. Kini kita akan berpindah kesisi lain Negara Grousse Kontinent. Yaitu di Blues City. Di Istana Negara.


Di sebuah ruangan, terlihat Filimonov yang duduk di sebuah sofa bersama dengan Elizabeth yang duduk di pangkuannya sembari merangkulnya.


"Filimonov-kun, bagaimana? Apa kau sudah mendapatkan informasi tentang tempat pasukan revolusi?" tanya Elizabeth sembari memasang raut wajah menggoda.


"Iya, baru saja Navikovas memberitahuku, bahwa Kastil tua yang berada di ujung Barat Man City diduga sebagai markas atau tempat dari pada Pasukan Revolusi berada. Saat ini Navikovas juga sedang bergegas kembali kesini. Aku tidak ingin dia terbunuh sia-sia oleh pasukan Revolusi, karena Navikovas adalah aset yang penting bagi Pemerintah." ucap Filimonov sembari mencolek-colek dagu Elizabeth.


"Wah, anda sangat baik. Filimonov yang kukenal seharusnya bersikap kejam, yakan? Apa yang membuat seorang Filimonov ini sifatnya berubah menjadi baik?" tanya Elizabeth sembari tersenyum licik.


"Aku masih seperti biasanya kok. Aku juga tidak ingin dia mati karena hal konyol, lebih baik dia mati setelah mengorbankan banyak hal terhadap Pemerintah, yakan?" tanya balik Filimonov.


Elizabeth pun menyingkir dari pangkuan Filimonov lalu duduk di sofa sebelahnya, "Lalu, Filimonov-kun. Apa yang akan kau lakukan setelah ini?"


"Sudah cukup lama aku tidak muncul di publik. Jadi mungkin inilah saatnya," ucap Filimonov, ia berdiri dari tempat duduk Sofanya, "Aku akan segera datang untuk menghancurkan kastil itu. Setelah itu, maka tidak akan ada lagi tempat bagi pasukan Revolusi untuk menentang Pemerintah."


"Hiii. Menakutkan. Ternyata kau masih sama kejam seperti biasanya, ya. Jadi, inilah Filimonov yang kukenal, kejam, dingin, dan kuat. Tanpa kenal rasa takut terhadap musuh." ucap Elizabeth.


"Sayang sekali, Elizabeth-chan. Aku tidak bisa menemanimu lebih lama lagi. Karena, aku harus mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum menghancurkan kastil itu, tempat para pasukan Revolusi berada." ucap Filimonov.


"Jadi, apakah kau akan pergi ke tempat terlarang itu, lagi, Filimonov-kun?" tanya Elizabeth.


"Benar sekali. Sosok itu pasti telah menungguku." ucap Filimonov.


Filimonov pun langsung berjalan keluar dari pintu ruangan tersebut. Tampaknya saat ini dia akan menuju ke suatu tempat untuk mempersiapkan sesuatu.


Setelah Filimonov keluar dari pintu ruangan tersebut, Filimonov pun mengeluarkan alat komunikasinya, dan dia pun langsung menghubungi seseorang.


[ Halo, tuan Filimonov. Tidak seperti biasanya. Ada keperluan apa meneleponku seperti ini? ]


"Aku punya tugas untukmu."


[ Tugas? Tugas apa nih? Sudah lama aku tidak mendapatkan tugas darimu. ]


"Tugasmu bawakan aku sembilan orang kesini. Aku akan menunggumu di tempat biasa."


[ Yeah, aku akan segera membawakan request mu ini dengan cepat. Aku tidak ingin anda menunggu terlalu lama. ]


"Baiklah."


Filimonov pun langsung menutup telepon nya.


Setelah itu Filimonov berjalan menyusuri lorong hingga mendapati sebuah anak anak tangga yang mengarah ke bawah tanah. Filimonov berjalan menuruni anak tangga. Dan ketika sudah sampai dibawah, terlihat sebuah lorong lurus dan dari kejauhan terlihat seperti sebuah jeruji besi.


Filimonov mendekat ke tempat itu. Dan ketika sudah sampai lalu berdiri di depan jeruji besi itu, Filimonov pun langsung membungkukkan badannya sembari memberi sebuah hormat.


Dari luar, terlihat Jeruji besi itu tampak begitu gelap gulita seperti tidak ada seseorang pun di dalamnya. Akan tetapi, tiba-tiba sebuah suara dengan nada berat terdengar.


"Ya, saya kemari karena ingin meminta sedikit kekuatan pada anda."


"Apa kau sudah membawakanku sebuah tumbal?"


"..... Tumbal nya sedang dibawa kesini. Jadi, bersabarlah."


"Sayang sekali, aku harus tersegel di tempat seperti ini. Kalau kau bisa membuka segel ini, mungkin aku akan bisa memberimu kekuatan yang sangat besar, Filimonov."


"Itu benar. Jadi, aku akan mencari segala cara untuk mengeluarkanmu dari segel ini. Dan setelah itu, mari kita kuasai dunia. Kita akan menjadi yang terkuat di dunia."


"Terkuat di dunia, ya? Kau sungguh menarik, Filimonov. Baiklah, aku akan menunggu saat-saat aku terbebas."


"Kau memang iblis yang sangat sabar ya."


Sementara itu, disisi lain Blues City. Di sebuah tempat yang sangat rahasia dengan banyak jeruji besi didalamnya. Bahkan, secara sekilas, di setiap jeruji besi itu terlihat sekitarnya sebelas orang yang dikurung.


Lalu, terlihat seorang pria dengan sebuah pedang hitam yang ia bawah. Dia juga mengenakan sebuah masker hitam untuk menutupi mulutnya. Sekilas, pria itu baru saja memasukkan alat komunikasi nya ke dalam saku celananya.


Pria itu bernama Kazimir Blackhaunt. Dia adalah kepala sipir dari penjara rahasia yang digunakan untuk menahan dari para korban penculikan.


"Sembilan orang, ya? Akhirnya aku punya tugas untuk membawa sembilan orang ini ke tempat Tuan Filimonov. Aku sudah sedikit bosan berada di tempat kotor seperti ini.." ucap Kazimir.


Saat ini, Kazimir tengah berjalan menuju ke sebuah jeruji besi untuk mengambil sembilan orang yang akan dijadikan tumbal kepada iblis. Dan beberapa saat kemudian, Kazimir pun berdiri di depan salah satu jeruji besi.


Sementara itu, didalam jeruji besi itu terlihat pria dan wanita yang berada di dalam satu ruangan. Mereka terlihat ketakutan dan depresi saat Kazimir telah datang menengoknya.


"Oey, kalian yang berada didalam. Sembilan orang diantara kalian akan dijadikan tumbal kepada iblis. Jadi, kalau kalian punya kata-kata terakhir sebelum mati, cepat katakan saja. Daripada kalian nanti mati dengan masih menyimpan sebuah rahasia kan.." ucap Kazimir.


"Kumohon, Tuan Kazimir!! Kami tidak mau dijadikan tumbal kepada iblis!! Biarkan kami bebas!!"


"Hei, sayang sekali ya, meski kalian memohon sampai berlutut kepadaku, tetap saja aku takkan bisa menolong kalian. Karena, bukan aku yang memegang kendali ini."


"Tapi!! Tapi!! Tapi Tuan Kazimir!! kami tidak ingin mati karena dijadikan tumbal ke iblis!! Kumohon bebaskan kami!!!"


"Aku tidak peduli dengan kalian semua yang sebentar lagi akan mati menjadi makanan iblis. Oh iya, aku beri kalian waktu lima belas menit untuk saling mengungkapkan rasa satu sama lain atau apalah. Karena aku ingin berak sebentar. Dan setelah berak, aku akan membawa sembilan diantara kalian semua." ucap Kazimir sembari tersenyum licik menyeringai.


"Ti-tidakk!!!!"


"Sampai jumpa lima belas menit kemudian, aku tinggal berak sebentar ya. Byee~" ucap Kazimir, "Semoga kalian beruntung, ya.." lanjutnya.


Sungguh irons, mati karena menjadi tumbal untuk iblis. Sungguh sangat mengerikan.


B E R S A M B U N G


Jangan lupa like koment dan share serta kritik dan saran yang membangun agar cerita Cosplay ini semakin berkembang untuk kedepannya nanti, See you next Chapter!!!