Cosplay

Cosplay
Chapter 378 - Mekanisme Otak Dungu.



Kita sering teralihkan, kepada berita menarik terbaru , kepada hal-hal yang tidak bisa dikawal lebih jauh, pengalihan isu untuk melupakan konspirasi para koruptor.


Cara kerja otak dungu, memiliki cara menangkap objek tentang kebenaran malah menjadi objek tak berguna yang susah dicerna.


Cara kerja otak dungu , mekanisme mereka yang selalu bervariasi soal kebodohan, dan mereka para penonton televisi terkena manipulasi objek dan berita-berita culun yang digunakan untuk pengalihan isu.


Seorang Pria gila, dengan senang, tertawa bahagia, menatap kamera, memperagakan aksi sulapanya. Kaan-Jens Ribas This Privates. Itulah nama sang Pria ini, nampak berumur , sekitar 30-40 an, dengan tubuh yang sedikit gempal.


"Kaan-Jens Ribas , Kami mau duit, gandakan dong, kamukan seperti mesin ATM..."


"Okeh Bapack-Bapack dan Ibuk-Ibuk sekaligus Adick-Adick, tips dan trick biar kaya mendadak, berikan duit seratus ribu kalian kepadaku, dan akan kugandakan!!" Seru Kaan-Jens Ribas. Atau sebut saja Mas Ribas.


"Yattaa.. Yokattaa....." beberapa Bapak-Bapak Wibu malah ngewibu, malu-maluin ajah sampe ginian buset.


"Njir, banyak Bapack-Bapack bau bawang, padahal sudah tua, masih ajah ngewibu, buset.." Mas Ribas sangat terkejut dengan keanehan orang tua yang masih ngepens Anime padahal sudah kepala tiga empat lima enam.


"Udah Tua , Om-Om kok masih ngepens anime? Pensi ajah..." sambung si Ribas ngejek mereka semua.


"Pensi ga pensi, intinya kami kepengen duitnya digandain, masalah pensi ngepens anime itu soal belakangan, ayo mastah Ribas, give money!!"


"Perlihatkan kimi no chikara, biar oretachi percaya omae.." sambung Wibu yang lain.


"Ini pengalihan isu doang kok jadi ngaco, aku cuma ngalihin isu biar kasus korupsinya mas Stepyan dilupakan karena berita ngaco ini , kok aku malah pusing ngadepin mereka yang dungu.. astaga..." Ribas semakin pusing, dia bingung sendiri harus melawan dominasi Bapak-Bapak Pens Anime. Mengingat Wibu itu adalah kasta terkuat sekarang, apalagi kalau Bapak-Bapak ini bisa tendangan nuklir, auto wanshut, Ribas kalah.


"Ayo Mas Ribas, perlihatkan kamu punya kekuatan, kalau gak ada, nanti kekuatan anime kami akan menghajarmu sampe babak belur..."


Barisan Bapak-Bapak operpower yang anarkis, kesumat pengen banyak uang tanpa bekerja, lewat pengggandaan uang yang keren sudah pasti dapat untung banyak tanpa ngeluarin kekuatan yang banyak. Kita harus malas gerak jika mendapatkan promo menarik.


"Hadeh, penulis tentunya tidak ingin aku babak belur, aku tahu penulis cerita ini takut terkena jeratan kasus , kalau ketimpa masalah jelas dia gak bisa lanjutin cerita ini dari jeruji besi.." Mas Ribas nampaknya mengerti kelemahan sang author, Ia senyum-senyum sok asyik , natapin kamera sembari nge-Wink.


[Memang tak dapat dipungkiri lagi, cerita ini memplesetkan nama-nama mereka yang ada di dunia nyata, mengingat karakter fiktif disini sadar bahwa mereka adalah karakter dalam sebuah cerita, bisa bahaya jika mereka breaking fourth the wall dan melaporkan plesetan ini kepada mereka yang ada di dunia nyata sebagai kasus pencemaran nama baik, satu hal yang harus kulakukan adalah memberikan mereka kekuatan tak terduga agar aku terbebas dari masalah, kita sebagai Manusia harus dikit korupsi-lah, atau nyoba nyuap-nyuap pihak lain biar keadaan bisa sesuai keinginan kita, begitulah Manusia, dan aku hanyalah Manusia biasa]


Monolog panjang dari sang penulis yang ketakutan eksistensinya dilaporkan oleh karakter plesetan adalah bukti nyata betapa berbahayanya kasus pencemaran nama baik tersebut.


Apa akses spesial yang diberikan kepada sang Kaan-Jens Ribas? Mungkinkah kekuatan yang operpower? "Tentu" dia tersenyum, seolah-olah sudah bisa mengakses skill spesial.


"Tiba-tiba kekuatan datang dari diri ini , untuk melawan segala pendemo, kekuatan alihan isu harus kugunakan, ini bonus korupsi, ini bonus konspirasi..." Kemampuan apakah yang Ia akses? Ini adalah hal yang paling simpel.


"Sini yang namanya bapak Danu , mana seratus ribunya? Lu udah bapak-bapak masih ajah ngewibu, dan formulirnya juga ketulis ente pens anime Sailor Moon, cuco ih..." dengan nada mengejek, sudah bisa sombong si Ribas karena emang udah ada kekuatan beneran dia.


"Okeh tampan.. aku mau masukin di akhiran tagar #NoHomo' karena aku emang bukan maho.." Pak Danu memberikan pecahan seratus ribu, duit asli. Seratus Ribu Zen.


Kemilau cahaya dari tangan, keajaiban disiang hari yang panas ini, menciptakan kekaguman mereka kepada mas Ribas yang bisa menggandakan uang.


"Wow!! Jadi dua ratus ribu???!!" Pak Danu takjub, "Bang Ribas... Minta Kiko.?!!" Teriaknya kemudian.


"Okeh.." Bang Ribas memberikan uang, dan si Danu mulai mengulurkan tangan untuk menerimanya.... tanpa memikirkan apa yang akan terjadi kemudian.


"Eits.. Bagi Dua..." balas sang mas Ribas yang malah ngasih seratus ribu doang.


"Loh ko gitu???!!!"


"Biaya Admin, g usah protes-protes... ini masih awalan doang. kalau saja kau ngasih banyak bisa jutaan atuh dan biaya admin cuma seratus ribu zen..."


"Gitu ya bang..."


Lawakan garing ga bagus, maklum penulisnya lagi kehabisan ide mau ngeparodiin apa di chapter ini. Tapi, harus konsisten woi, masa nulis berdasarkan kesenangan doang.


Soalnya sekarang kita akan menyaksikan keluhan berkepanjangan yang keren, "Aku nulis untuk diriku sendiri, kata penulis yang menghibur dirinya sendiri.."


Adalagi kosakata terkeren yang sangat keren dari komentator di channel yutub tontonan mas Haaland dan Shin. "Kalau cuma mau nulis demi diri sendiri, buat diary saja sudah.."


"Wah , seram banget penulis elitist sedang berceloteh, kita jadi takut? bahkan komentarnya pun elit banget sumpah... pasti penulis professional.." ucap Shin.


"Iya Kapten, namanya juga kan elitis, mereka meremehkan pemula dan penulis yang nulis gak harepin pembaca, tapi kok malah bahas tulisan? Kan kita lagi nonton yutubers , Kapten!!"


"Terserah saya mau bahas apa, mulut punya saya..." balas Shin.


Variasi otak bodoh, kedangkalan kontaminasi, dan mereka yang tak bisa bersosialisasi dengan anggota keluarga untuk membahas mutualisme, pada akhirnya tertipu akan indahnya mimpi-mimpi indah.


Pasukan yang kepengen digandain uang sudah berhamburan bubar menanti sebanyak apa duit mereka nanti.


"Mantap, author sudah membuat kekuatanku sangat unik..." Kaan-Jens Ribas sangat senang.


Kemampuan: Imitasi.


Kemampuan ini membuat dia bisa menirukan segala struktur uang, kualitas bahan dari uang yang sama, tetapi tak bisa meniru nilai harga pasar, kelemahan dari imitasi ini adalah; komponen gambarnya rada ngaco, kalau edisi gambar di uang asli sebelah kanan, kalau imitasi gambarnya edisi disebelah kiri. Mereka bisa kekecoh atas ilusi optik dari gambar. Karena gambar mirip, namun menipu dari segala sisi , mereka tak sadar ini hanya imitasi.


"Duit asli mereka, tertukarkan dengan duit imitasi..." Ribas tersenyum.


B E R S A M B U N G