Cosplay

Cosplay
Chapter 185 - Sword No Beyblade!



Tak terasa, perang yang sudah berlangsung selama beberapa jam sudah menimbulkan banyak korban jiwa dari kedua belah pihak, Pasukan Aliansi dan Bajak Laut Hristov.


Sementara itu, Lost Heaven berhasil mengalahkan Tim Elite Number Three dari Bajak Laut Hristov dengan cukup mudah menggunakan kekuatan suhu dinginnya. Selain itu, Heaven juga datang di waktu yang tepat untuk menyelamatkan Vika dan Killa.


Disisi lain, di suatu Medan Perang, tepatnya di tempat pertarungan antara Shu melawan Saint Etienne Napoleon. Saat ini, terlihat mereka berdua bertarung dengan sangat sengit. Bahkan, pasukan dari kedua belah pihak yang berada di sekitar mereka pun tak ingin ikut campur dan berjalan sedikit menjauh agar tidak terkena serangan api yang dilesatkan oleh Shu dan Etienne.


"Bush..!! Bush..!!"


Etienne masih menendang bola api miliknya ke arah Shu berkali-kali. Akan tetapi, Shu berhasil menghindarinya dengan mudah. Tubuh Shu yang saat ini dilapisi oleh kobaran api yang tercipta oleh semangatnya, begitu pula dengan pedang miliknya yang dilapisi api semangatnya.


Tanpa basa-basi, Shu pun langsung mulai melesatkan tebasan pedang api miliknya ke arah Etienne secara bertubi-tubi dari jarak yang cukup jauh.


"Bashh..!! Bashh..!!"


Tebasan api dari pedang Shu melesat cepat ke arah Etienne. Akan tetapi, Etienne melompat salto ke depan, lalu menggulingkan tubuhnya ke tanah, setelah itu ia pun melompat memutar ke udara untuk menghindari tebasan api milik Shu.


Tak berselang lama setelah ia melompat memutar ke udara, Etienne pun mulai berpijak ke tanah. Seketika, bola api miliknya kembali ke arahnya, dan secara perlahan bola api tersebut mulai padam. Dengan cepat, Etienne pun langsung menangkap bola miliknya.


Setelah itu, Etienne pun memasang raut wajah yang cukup kesal. Lalu, ia pun tersenyum menyeringai sambil berkata kepada Shu, "Kau hebat juga ya, kau memang pantas disebut sebagai pemimpin Aliansi.."


"Ya, aku berterima kasih karena kau telah memujiku. Akan tetapi, aku niatku tetap tidak berubah untuk mengalahkanmu. Setelah itu, aku akan menuju ke garis depan dan melawan Hristov bersama Izumi-dono dan Yoshino-dono..!!" ucap Shu. Ia memegang pedangnya dengan kedua tangannya. Shu memasang posisi kuda-kuda bertahan.


Kemudian, Etienne pun merentangkan kedua tangannya. Lalu, ia tertawa terbahak-bahak sambil menatap langit. Dengan raut wajah yang cukup bersemangat setelah mendengar kata-kata Shu yang seolah-olah akan mengalahkannya, Etienne pun semakin bersemangat untuk membunuh Shu.


"Hei-hei..!! Sudah kubilang, kau jangan meremehkanku. Aku takkan membiarkanmu melewatiku begitu saja, karena kau takkan kubiarkan mengalahkanku begitu saja, Shu..!!" ucap Etienne.


Tak berselang lama, Etienne pun langsung memutar-mutar bolanya ke salah satu jari telunjuknya. Ia memutarnya semakin cepat, semakin cepat, dan semakin cepat. Setelah itu, terlihat percikan api disaat bola tersebut memutar pada salah satu ujung jari telunjuk Etienne.


Kemudian, bola yang berputar semakin cepat tersebut kembali berubah menjadi bola api dengan kobaran apa yang mengarah ke atas dengan cukup besar. Lalu, Etienne pun melemparkan bola api miliknya yang berputar-putar ke udara dengan sangat tinggi. Karena saking tingginya, sampai terlihat bola api tersebut yang membuat menyilaukan mata.


"Lihatlah ini. Kekuatan bola apiku yang sesungguhnya..!!"


Bola api tersebut terlihat masih belum turun setelah beberapa saat Etienne melemparkan nya ke udara dengan sangat tinggi. Seolah-olah, bola api tersebut telah berhenti di udara.


Sementara itu, Shu pun menyipitkan kedua matanya sambil melihat ke arah langit, dimana bola api yang telah dilemparkan oleh Etienne.


Tiba-tiba, bola api yang dilemparkan Etienne ke langit meledak bagaikan kembang api. Lalu, puluhan percikan dari ledakan tersebut langsung melesat ke arah Shu dengan sangat cepat.


"Rasakan ini..!! Hanabi No Straight..!!"


Shu pun terkejut setelah melihat beberapa percikan dari ledakan bola api yang dilesatkan Etienne ke langit. Percikan tersebut, terlihat seperti bola-bola api dalam ukuran kecil yang melesat cepat ke arah Shu.


"Sialan, seolah-olah dia menciptakan puluhan bola api berukuran kecil dan melesatkannya ke arahku. Tapi, apa boleh buat.." ucap Shu.


Tak berselang lama, Shu pun memasang posisi kuda-kuda teknik berpedangnya. Seketika, sebuah asap keluar dari hembusan nafasnya. Lalu, sekilas terlihat cahaya merah yang menyilaukan muncul di kedua mata Shu.


"Sword No.."


Shu pun bersiap-siap mengayunkan pedangnya. Sekilas, terlihat sebuah daun yang jatuh tepat dihadapan Shu. Setelah daun tersebut terjatuh dan menempel ke tanah. Shu pun melompat salto ke udara sambil berputar-putar dengan sangat cepat sembari mengayunkan pedangnya.


"Beyblade..!!"


Shu berputar-putar salto di udara dengan tubuh dan pedangnya yang dilapisi oleh api semangatnya seolah-olah seperti sebuah gasing yang diselimuti api yang terbang ke udara.


Bahkan, Shu pun berhasil menangkis semua bola-bola api kecil yang melesat ke arahnya dengan teknik pedang miliknya. Ya, Shu adalah orang yang cukup cerdik, dan seseorang yang cukup kuat. Bahkan, ia bisa membuat Saint Etienne yang sekelas Guardian Six menjadi kerepotan.


Sementara itu, Etienne pun terpukau setelah melihat aksi Shu yang berhasil menangkis semua serangannya dengan teknik pedang gasing api yang digunakan oleh Shu.


"Sugoi..!! Ini hebat..!! Pertarungan ini semakin menarik..!!" ucap Etienne, ia tersenyum menyeringai setelah melihat Shu berhasil menangkis serangan bola api terkuatnya dengan sangat mudah.


Beberapa detik kemudian, Shu pun langsung turun dan berpijak ke tanah. Setelah itu, ia pun menancapkan pedangnya ke tanah. Lalu, ia tersenyum dengan bersemangat ke arah Etienne.


"Jadi itu yang kau sebut serangan bola api yang sesungguhnya? Bahkan, serangan seperti itu pun tidak membuatku kerepotan." ucap Shu. Lalu, ia mencabut kembali pedang yang ia tancapkan ke tanah.


"Tak kusangka, kekuatan dari pemimpin pasukan aliansi sehebat ini. Sepertinya, aku harus bersungguh-sungguh agar bisa membunuhmu, Shu..!!" ucap Etienne.


"Ya, cobalah untuk membunuhku sesukamu. Lagipula, kau juga takkan bisa membunuhku. Karena, akulah yang akan mengalahkanmu..!!" ucap Shu dengan sangat bersemangat.


BERSAMBUNG