Cosplay

Cosplay
Chapter 282 - Kemenangan Telak.



"Sepertinya dua kapten dari bajak laut Cosplay dan bajak laut Kurama sulit sekali untuk dijinakkan ya, Hibito.."


Beberapa orang berjubah merah datang ditengah-tengah kerusuhan yang terjadi di Auction room 09. Mereka berbicara serius dengan Hibito, seolah-olah mereka sangat dekat dengan Hibito. Wajah mereka yang masih tertutup tudung jubah, membuat Izumi dan Hozuki semakin penasaran.


"Siapa orang-orang ini?" Izumi bertanya-tanya tentang keberadaan beberapa orang misterius jubah merah yang tiba-tiba datang.


"Sepertinya mereka adalah rekan dari Hibito si bermuka dua ini." jawab Hozuki yang masih menaruh Shoba yang babak belur diatas pundaknya.


Hibito Kurosaki tersenyum licik menyeringai, ia merentangkan kedua tangannya, tertawa terbahak-bahak, "Wuahahaha..!!" Lalu, sebuah pernyataan pun dilontarkan oleh Hibito, "Kalian berdua, aku tidak tahu bagaimana caranya kalian bisa kemari, tapi aku sarankan lebih baik menyerah saja."


"Menyerah? Dalam kamusku tidak ada kata menyerah. Yang ada hanyalah maju terobos dan kalahkan semua musuhmu." jawab Izumi sembari tersenyum bersemangat.


"Yaps, benar sekali, Izumi. Lagipula, kalian hanya sekumpulan orang-orang lemah yang mempunyai pekerjaan tidak waras." jawab Hozuki.


Sementara itu, para penonton dan para tamu yang telah hadir pun berhamburan keluar dari Auction room 09 setelah menyadari ada kerusuhan yang terjadi. Banyak dari mereka yang tidak ingin ikut campur perselisihan antara Hibito Kurosaki dan Izumi, Hozuki.


Tak berselang lama, beberapa orang berjubah merah itu pun memegang kerah jubahnya dan bersiap untuk menariknya. Disisi lain, Izumi dan Hozuki yang penasaran akan sosok dibalik jubah merah itu, mereka berdua terus mengamatinya dengan teliti, "Hmm.."


Dan, beberapa orang yang berada di dekat Hibito pun mulai membuka jubah merahnya. Namun, setelah semuanya terungkap, wajah mereka sangat asing bagi Izumi dan Hozuki.


"Huh? Kalian siapa?" tanya Izumi, ia mengangkat salah satu alisnya karena keheranan.


"Cih, kalian memang benar-benar bajak laut yang merepotkan, setidaknya kalian berdua diam dan menurut saja kami lelang, padahal aku menginginkan naik jabatan duh.." Rey Slyvain, seorang pria berwajah lucu, ia merupakan salah satu petinggi dari anggota Elite bersama dengan Hibito. Di Crystalline, ia dijuluki sebagai Jumper Player, karena Rey adalah pria yang mempunyai kebiasaan selalu melompat-lompat.


"Lagipula, mereka berdua juga mempunyai harga buronan yang cukup tinggi, jadi wajar." Asep Sukasep, ia juga salah satu petinggi Elite, Asep juga seorang Athletic di Crystalline Town.


"Dan juga, orang yang dibawa Hozuki itu, sepertinya dia adalah salah satu kapten yang telah dikalahkan oleh Boss secara langsung. Sungguh menyedihkan.." Akshay Kumar, salah satu petinggi Elite juga, dia adalah ahli melucuti senjata lawannya.


"....... Boss?" Pikiran Hozuki sedikit terganggu ketika mendengar perkataan dari Akshay tentang kekalahan Shoba oleh bossnya.


"Heeeeee.. benarkah dia orang yang dikalahkan oleh Boss? Gak habis thinking ya, kukira keras ternyata kertas.." Alexandra Alexanders, salah satu petinggi Elite juga, tapi dia jago dalam pertarungan tangan kosong.


"Kyaaa.. tapi, lagipula, mana ada orang yang mau membeli seseorang sepertinya dengan harga mahal, Shoba itu mungkin saja harganya sangat murah.." Ezra Gabriel, seorang wanita yang suka berlagak sok imut, dia juga salah satu petinggi dari Elite, ia juga ahli dalam mengemudikan sebuah tank.


"..... Hmm, kapan pertarungannya nih? Aku sudah tidak sabar untuk menghancurkan dua kapten bajak laut yang sombong itu." Yoshitsune Sukitsuki, salah satu petinggi Elite, dan juga kali pancing yang selalu ia bawa merupakan senjata andalannya.


"Sepertinya mereka berdua hanya beruntung bisa mendapatkan bounty sebesar itu. Mungkin itu adalah sebuah kesalahan." Jorginho Joergenson, salah satu petinggi Elite, ia juga dijuluki sebagai Defending Human di Crystalline Town, karena Jorginho mampu menciptakan dinding yang sulit ditembus oleh siapapun.


"Kau kira Oyaji dari anime wanpish yang seorang sampah dari masa lalu? Ini bukan wanpish woi.." Kosasih Sukaesih, ia merupakan seorang ahli pedang yang cukup terkenal di Crystalline sekaligus petinggi dari Elite.


"Oey, Kalian semua, bersiaplah untuk bertarung, jangan sampai ada blunder yang bisa membawa kekalahan.." Hibito Kurosaki, kalian sudah mengenalnya sebelumnya, dia adalah petinggi di Elite, namun bisa juga ia yang dianggap sebagai pemimpin utama Elite.


Sepuluh orang yang merupakan petinggi dari Elite tengah bersiap-siap untuk menghadapi Izumi dan juga Hozuki, tak lupa Shoba yang telah sekarat juga. Mereka semua tersenyum menyeringai sembari memasang posisi kuda-kuda bertarung.


Disisi lain, Izumi dan Hozuki terlihat begitu bersemangat, mereka berdua tersenyum dan menanggapi pertarungan ini hanya sebatas pemanasan saja. Kini, Izumi dan Hozuki saling melirik satu sama lain, aura kuat mulai memancar dalam diri mereka berdua.


"Hoey, Hozuki. Sepertinya aku akan serius menghadapi merek semua ini, dan akan mengalahkannya dengan cepat, karena aku tidak punya banyak waktu disini, bagaimana denganmu?"


"Huh? Aku juga tak punya banyak waktu untuk berhadapan dengan mereka semua, Izumi. Oleh karena itu, sama denganmu, aku akan bertarung serius agar mereka cepat aku kalahkan.."


"Aku? Mungkin yang harus kau katakan adalah kita berdualah yang akan menghajar para sampah ini, khikhkhi.."


Izumi mulai mengepalkan kedua tangannya, sementara itu Hozuki mengepalkan salah satu tangannya, karena tangan satunya memegangi Shoba yang berada dipundaknya. Aura kuat semakin memancar dari dalam diri Izumi dan juga Hozuki.


"Bersiaplah, Hozuki."


"Ya, Izumi. Aku sudah bersiap kapanpun."


"Jangan sombong kalian berdua!! Akan kami bungkam mulut sombongmu itu!!" teriak Hibito.


Tak berselang lama, Hibito dan rekan-rekannya pun langsung melesat dan mencoba untuk menyerang Izumi dan Hozuki. Disisi lain, Izumi dan Hozuki hanya bersikap tenang ketika Hibito dan yang lainnya melesat ke arahnya.


*****


Beberapa saat setelah cukup lama kemudian, terlihat Izumi dan Hozuki yang masih membawa Shoba dipundaknya telah berjalan keluar dari Auction room 09. Setelah mereka berdua keluar, tiba-tiba Auction room 09 mulai ambruk.


Sementara itu, terlihat Hibito dan rekan petinggi lainnya sudah babak belur dan terkapar di dalam Auction room 09 yang saat ini perlahan mulai runtuh. Hanya dalam sekejap, Izumi dan Hozuki berhasil mengalahkan Hibito dan yang lainnya dengan cukup mudah. Apakah kekuatan dari mereka berdua sudah berkembang begitu pesat?


Lalu, di lokasi yang tak jauh Auction room 09, terlihat seorang pria berjubah hitam yang menawar Izumi beberapa saat yang lalu. Pria itu tengah berjalan menuju ke suatu tempat, lalu tiba-tiba seseorang dibelakang menghentikannya.


"Kenzou, seorang bajak laut terkenal, kenapa kau bisa sampai berada disini? Apa kau punya urusan penting?


B E R S A M B U N G