
Maaf ya reader, author masih belum bisa move on dari pernikahan Kiai Ilham dengan Ustazah Qonita. Bukan cuma Mamanya Kesya yang menangis gara-gara mereka menikah, author juga merasakan kesedihan yang sama. Maunya Author Ilham itu berjodoh dengan Kesya, tetapi Allah berkehendak lain. Jadi mau tidak mau, kita harus menerima kenyataan ini.
Jodoh, maut dan rejeki adalah kuasa Allah, kita sebagai manusia hanya bisa berjuang dan berusaha. Semua kembali kepada Allah yang telah menggariskan semuanya.
Novel author itu bukan kendalinya author, Allah yang memberikan inspirasi kepada author, jadi apa-apa yang ada dan terjadi dalam novel author murni digariskan oleh Allah, author hanya menuliskan di novel ini.
Mari kita bahas ya, kenapa Kesya malah berjodoh dengan Andika, Kesya memberikan pengaruh yang positif bagi kehidupan Andika Abimana yang selama ini kelam dan banyak masalah.
Sejak menikah dengan Kesya, Andika mengalami perubahan yang bagus. Bahkan kebijakan yang dia buat di perusahaan hampir dikatakan bahwa itu atas saran dan pemikiran Kesya. Berkat seorang Andika yang beristrikan wanita Sholehah dan hafizah, Abimana Group, memiliki hampir 30 panti asuhan yang mendidik para anak asuhnya untuk menjadi Hafizah dan hafidz. Abimana Group juga membuat kebijakan untuk memberikan beasiswa penuh bagi anak karyawan yang ingin belajar ke Timur Tengah, dengan sertifikat hafidz dan hafizah.
Kesya ini termasuk wanita yang sangat hebat, diusianya yang tergolong muda, dia sudah menjadi seorang hafizah, mendapatkan beasiswa ke Mesir dengan usaha sendiri. Bahkan kakaknya, selalu gagal ketika mengikuti program tersebut. Kesya kehilangan kesempatan itu, karena kejahatan Silvia yang membuat dia celaka sehingga kehilangan ingatan. Silvia yang mencintai Ilham, membuat pasangan yang akan menikah tersebut mengalami kecelakaan fatal. Sehingga pernikahan keduanya batal.
Silvia kemudian dihukum setelah kejahatan dia terkuak, karena ulah dirinya sendiri. Silvia diusir dari Indonesia dan dilarang masuk Indonesia lagi. Kalau itu dilanggar, maka Ilham dan Kesya berhak menuntut Silvia untuk masuk penjara. Karena dia sudah ingkar janji.
Disinilah letak kebaikan seorang Kesya, dia memaafkan orang yang sudah menyakiti dirinya, memberikan kesempatan kedua. Dengan meminta Silvia pindah dari Indonesia, sekaligus memberikan kesempatan kepada Silvia untuk bisa menemukan kehidupan yang baru, sehingga bisa melupakan cinta dan obsesi dirinya terhadap Ilham. Disini kita belajar. bahwa cinta tidak bisa dipaksakan. Kita juga belajar untuk memaafkan dan selalu memperbaiki diri kita, agar jodoh kita juga berkualitas.
Dana kesejahteraan masyarakat di Perusahaan Abimana Group juga benar-benar di kelola dengan baik, setiap bulan 2,5% dari laba perusahaan digunakan untuk menolong para pakir miskin yang mengalami kesulitan dalam pengobatan di rumah sakit.
Pendidikan juga menjadi perhatian mereka. Banyak para santri maupun pelajar berprestasi namun tidak mampu sekolah, terbantu dengan program perusahaan. Mengagungkan ayat-ayat Allah di bumi dengan menolong para calon hafidz dan hafizah, Kesya berjuang untuk mewujudkan impian dirinya, mencetak para santri yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Kesya menggunakan kekayaan yang berlimpah milik Abimana Group untuk mencapai semua itu.
Apabila wanita lain, pasti menggunakan kekayaan itu untuk pesta pora, belanja barang-barang branded, menghamburkan kekayaan dengan hal yang tak ada manfaatnya. Tetapi Kesya berbeda, dia menggunakan kekayaan dengan bijak dan membantu banyak orang yang tidak mampu dan membutuhkan.
Yayasan Kanker yang di di dirikan bersama Ilham dan Andika, telah menolong banyak nyawa para anak-anak yang tidak mampu. Lelaki hebat pasti dibelakangnya akan ada wanita hebat yang menyertainya. Itu benar!
Andika menjadi pribadi yang budiman dan ringan tangan terhadap kesulitan orang lain. Semuanya adalah atas pengaruh seorang Kesya. Orang tuanya Andika juga kini berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Padahal sebelumnya mereka adalah orang-orang yang egois dan suka membanggakan harta dan kekayaan yang mereka miliki. Kesya yang merubah mereka menjadi semakin peka dengan masalah orang lain.
Ilham dan Laila memiliki karakter yang berbeda, Laila tidak bisa mengikuti kehidupan Ilham yang notabene adalah seorang Kiai yang hidupnya mengabdi untuk umat. Laila tidak bisa menerima hal itu. Puncaknya, ketika mereka di berikan kesempatan untuk honey moon ke Dubai, di sanalah, warna sesungguhnya seorang Laila nampak, Laila yang terpesona dengan kemewahan, yang dimiliki oleh keluarga Abimana, ingin juga merengkuh kenikmatan menjadi orang kaya.
Disana, Laila mendekati para pria kaya, tanpa memandang Ilham sebagai suaminya. Itulah, puncak kesabaran seorang Kiai muda yang memiliki banyak stock sabar dalam menghadapi Istrinya. Hingga akhirnya memutuskan untuk bercerai.
Setelah bercerai, Laila akhirnya sadar, bahwa Allah sudah berbaik hati dengan mengirimkan seorang Ilham kedalam hidupnya, dia menyesal karena dahulu tidak berusaha menjadi seorang istri yang baik untuk Ilham yang selalu memperlakukan dia dengan baik.
Laila bertemu dengan mantan kekasihnya akhirnya malah terjerumus dalam hubungan haram dan mengakibatkan dirinya harus menerima kenyataan sebagai istri kedua dari mantan kekasihnya yang semula dia kira orang yang baik.
Rasa syukur kepada Allah itu penting. Disaat kita khufur nikmat, Maka percayalah, Azab Allah itu sungguh pedih, itu adalah kenyataan.
Ilham menikah dengan seseorang wanita yang sejak kecil telah ditelantarkan oleh ayahnya, yang lebih memilih istri mudanya, kesabaran dan pengorbanan seorang Qonita, walaupun hidup tanpa orang tua, dia bisa menjadi seorang wanita Sholehah bahkan menjadi seorang hafizah, kesabaran dirinya di Ganjar kebaikan dengan menikahi seorang Kiai yang tawadhu di jalan Allah. Mereka berdua sekufu dalam iman, dan ilmu. Pasangan yang serasi satu dengan yang lain.
Seorang wanita Sholehah seperti Qonita, yang mampu menggetarkan hati Ilham yang selama ini selalu tidak bisa melakukan apapun, karena masih terpaut dengan Kesya.
Qonita dengan kesabaran dan ketekunan dia mendampingi Kiai muda tersebut, mengabdikan hidupnya untuk umat. Memberikan cinta kasihnya kepada para santri yang mereka didik bersama.
Pria baik itu, akhirnya menemukan tambatan hatinya. Hidup bahagia bersama dengan Qonita.
Season 2 tamat ya. Dengan pernikahan Ilham dan Qonita.
Kita akan lanjut dengan season 3, kehidupan setelah Ilham mulai bisa melupakan cintanya terhadap Kesya. Memulai kehidupan baru bersama Qonita.
Kehidupan penuh cinta kasih dari dua insan yang berjuang di jalan Allah. Semoga season tiga akan lebih greget ya, doakan kesehatan untuk author. Agar bisa update setiap hari semua novelnya author. Terimakasih bagi reader setianya "Assalamualaikum ustadz ku" kita jumpa di season tiga ya. Terimakasih.