
Setelah Mark melihat Elena meninggalkan gedung apartemen itu, Mark pun kemudian berpamitan kepada Rodrigo untuk pergi ke apartemen Manda yang letaknya tidak terlalu jauh dari gedung Apartemen milik Rodrigo.
Rodrigp hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Mark yang sangat ganjil baginya. Akan tetapi dia pun tidak bisa memaksa Mark untuk mengatakan apa yang terjadi sebenarnya.
" Aku harap dia tidak sedang bermain api. Aku curiga kalau perempuan itu adalah istrinya yang pasti sedang memata-matainya. Kenapa dia masih juga belum bertobat dari berpetualang dengan wanita?" tanya Rodrigo setelah dia melihat Mark yang keluar dari apartemen nya.
Sementara itu Mark yang sekarang sudah berada dalam mobilnya. Matanya terus melihat ke sekeliling. Mencari tahu apakah Elena masih berada di sekitar situ ataukah sudah benar-benar pergi.
" Aku harus memastikan bahwa Elena sekarang sudah berada di kantor. Jangan sampai nanti dia mengikutiku untuk bertemu dengan Manda!" Mars kemudian mengambil ponsel cadangannya untuk menghubungi asistennya yang ada di kantor.
Bagaimanapun Mark sampai saat ini belum berani untuk mengaktifkan ponselnya karena pasti Manda maupun Elena sedang kebingungan mencarinya.
" Halo? Apakah istriku sudah ada di kantor?" tanya Mark berusaha untuk menekan perasaannya agar tidak mengundang rasa curiga dari asistennya.
" Ya, dia ada di sini. Saat ini nyonya Elena sedang memimpin rapat yang ditinggalkan oleh anda!" jawab sang asisten yang membuat Mark jadi ingat bahwa hari ini ada rapat pagi yang harus dia hadiri.
Mark menarik nafasnya dalam-dalam bagaimanapun dia tidak mau mengundang kecurigaan dari asistennya.
" Dengarkan aku! Kalau nanti istriku bertanya tentangku, kau katakan padanya! Kalau saat ini aku sedang berada di luar kota untuk mengurus proyek yang sedang ada dalam masalah! Apa kau dengar?" tanya Mark dengan suara keras berusaha untuk mengintimidasi asistennya agar menurut kepadanya.
" Baik Tuan! Akan saya sampaikan kepada Nyonya Elena bahwa Anda saat ini sedang berada di luar kota untuk menyelesaikan proyek yang sedang bermasalah. Saya akan mengatakan bahwa Anda saat ini sedang berada di luar kota dan pastikan bahwa apa apa yang akan saya sampaikan kepada Nyonya Elena, juga sama seperti anda menyampaikan kepadanya!" ucap asisten itu memberikan peringatan kepada Mark.
" Kau tenang saja!" setelah mengatakan itu, Mark langsung menutup panggilan teleponnya dan dia langsung mengarahkan mobilnya menuju apartemen Manda.
Mark meninggalkan ponselnya di dalam mobil karena dia tidak mau diganggu oleh siapapun saat dia sedang bersama dengan Manda. Tanpa disadarinya, Mark sudah semakin terjelembab semakin dalam, di dalam kisah cinta segitiga yang dia bangun tanpa dia sadari sebelumnya.
Begitu sampai di unit tak milik Manda, Mark langsung masuk ke dalam dan mencari keberadaan Manda.
Manda langsung menyambut kedatangan Mark dengan senyum bahagia.
Seperti biasa Manda paling mengerti tentang mark dan dia bisa membuat Mark lebih rileks sebelum dia datang ke tempatnya. Hal itulah yang membuat Mark jadi kesulitan untuk melepaskan Manda. Walaupun kehadiran Manda sudah mulai tercium oleh Elena.
" Katakanlah padaku Apakah ada hal yang mengganggu pikiranmu?" tanya Manda sambil memeluk tubuh polos Mark, setelah percintaan dirinya dan Mark yang selalu seru dan berhasil memacu adrenalin yang semakin tinggi di dalam tubuh keduanya.
Mark mencium kening Manda dan mengelus rambutnya dengan begitu lembut. Sungguh dia benar-benar tidak bisa kehilangan Manda. Dia semakin terperosok semakin dalam, dengan pesona seorang Manda yang selalu bisa membuat dia bahagia dan merasa tenang ketika berada di sampingnya.
" Elena tampaknya sudah mulai Curiga dengan Kehadiranmu! Tolonglah aku sayang. Bisakah kita tidak bertemu ketika Elena berada di Jerman? Bukankah aku sudah mengatakan padamu satu minggu ke depan, aku akan mengusahakan untuk Elena terbang ke Perancis dan menetap di sana selama beberapa bulan. Pada saat itu kita bisa melakukan bulan madu kita. Aku janji, aku akan mengikuti semua keinginanmu sayang. Kemanapun kita akan pergi. Tolonglah untuk sementara ini jangan ganggu aku dulu. Oke? Aku tidak mau kalau sampai Elena membuat kita berpisah. Setelah dia mengetahui tentang keadaan kamu dalam hidup ku!" ucap Mark berusaha untuk membujuk Manda agar mengerti kondisi nya saat ini.
" Tapi aku sangat merindukan kamu sayang!" ucap Manda terus saja bermain dengan dada Mark yang sangat dia sukai. Tubuh sixpack Mark adalah nilai plus yang sangat disukai oleh Manda. Bahkan tubuh mantan suaminya tidak seindah tubuh Mark.
Mark sangat menjaga kesehatannya dan dia sering melakukan olahraga untuk menjaga vitalitas tubuh dan juga kesehatannya.
Jadi tidak heran walaupun usianya sudah masuk 45 tahun tetapi masih terlihat begitu tampan dan menawan.
Terlihat Manda yang terus mempermainkan dadanya yang membuat Mark jadi kegelian sendiri dan selalu hilang kendali di buatnya.
" Ayolah sayang! Hentikan itu. Kau jangan terus menggodaku begitu. Aku harus segera ke kantor karena ada hal penting yang harus aku urus. Apakah kau ingin ikut denganku?Aku akan pergi ke luar kota selama beberapa hari." tanya Mark sambil mencium bibir Manda yang selalu menjadi candunya.
Manda menggelengkan kepalanya. Karena bagaimanapun dia tidak mau memberikan masalah untuk kalau sampai Elena mengetahui tentang dirinya.
" Kenapa sayang?" tanya Mark heran.
" Aku tidak mau mengganggu konsentrasimu untuk bekerja sayang. Kau lakukanlah pekerjaanmu di sana sayang dan aku akan menunggumu di sini. Kita akan melakukan apa yang kau mau sayang. Aku tidak akan menggangu kamu selama Elena ada di Jerman. Tapi ingat! Tolong jangan lama-lama ya? Segera kirim Elena untuk bekerja ke luar negeri. gar kita bisa bersama terus. Sayang! Aku sangat ingin sekali memilikimu seutuhnya tanpa Kau harus berpikir tentang Elena terus dan juga anak-anak kamu!" ucap Manda sambil mencium bibir Mark dengan ganas dan menuntut.
Entah kenapa, Mark selalu tidak bisa mengendalikan dirinya setiap kali dia bersama dengan Manda. Padahal Manda dan Elena. Apabila dibandingkan dari segi fisik maupun wajah, Elena menang dilihat dari segala sisi. Secara kan ya? Elena itu kan seorang model internasional tubuhnya adalah body gold dan merupakan aset yang paling berharga dari seorang Elena.
Mungkin karena hal itu, sehingga Elena selalu menjaga diri agar tubuhnya tidak rusak. Sehingga selalu membatasi Mark dalam bercinta dengannya. Mark tidak bisa bereksplorasi ketika dia bercinta dengan Elena. Karena Elena terlalu menjaga tubuh indahnya. Berbeda dengan Manda dia selalu mengikuti permainan Mark walaupun seliar apapun itu. Demi membahagiakan Mark dalam kepuasan bercinta, Manda rela melakukan apa saja demi lelakinya yang dia cintai dengan tulus.