Assalamualaikum Ustadz Ku

Assalamualaikum Ustadz Ku
280. Tekanan Bathin



Syafa mengajak Arman untuk segera tidur. Setelah melihat suaminya terlelap terlihat Syafa yang bangkit dari tempat tidur dan pergi menuju balkon kamar mereka.


Di balkon tampak Syafa yang sedang menangis tersedu dalam diam.


" Ya Allah kuatkanlah batin dan jiwa hamba untuk menghadapi pernikahan ini jangan sampai menemui kegagalan lagi seperti pernikahanku yang pertama!" ucap Syafa dengan lirih dan penuh kesedihan.


Syafa kembali mengingat pertemuannya dengan Amelia tadi sore. Satu jam sebelum kepulangan Arman ke rumah mereka.


Amelia datang ke rumahnya dan mengaku sebagai sekretaris dari sang suami.


Akan tetapi tiba-tiba Amelia menunjukkan video-video kebersamaannya dengan Arman ketika mereka berada di luar kota maupun di kantor tempat mereka bekerja.


Sejenak Syafa membeku di tempat melihat semua yang ada di dalam video tersebut.


" Kalau bukan kau yang mengatakannya secara langsung kepadaku, maka aku tidak akan pernah menganggap perselingkuhan itu benar-benar ada. Aku akan mencoba untuk melakukan nasehat yang dulu diberikan oleh ibunya mas Firman sebelum beliau meninggal. Aku akan mencoba sekuat tenagaku untuk bertahan dalam rumah tangga ini! Bagaimanapun aku sudah belajar ketika pernikahanku dengan mas Firman dahulu yang akhirnya harus berantakan gara-gara aku yang tidak bisa mengontrol emosiku sendiri!" ucap Syafa dengan air mata yang berderai.


Hati Syafa saat ini benar-benar sangat hancur lebur setelah mengetahui perselingkuhan Arman dengan Amelia.


Akan tetapi pengalaman pernikahannya dengan Firman telah mengajarkannya bahwa kemarahan dan emosi tidak akan pernah menjadi sebuah solusi untuk sebuah pernikahan yang berada dalam kehancuran.


Syafa akan berusaha untuk bersabar dan kuat untuk membuat suaminya kembali ke sisinya.


" Kalau wanita itu sampai datang kemari dan menemuiku. Itu pasti karena Mas Arman telah menyingkirkan dia dari hidupnya. Oleh karena itu dia mencoba untuk membuatku meninggalkan suamiku! aku tidak boleh terpancing dengan strategi wanita itu!" akhirnya Syafa pun bisa menenangkan dirinya dengan memberikan sugesti positif kepada dirinya sendiri.


Setelah berhasil menenangkan dirinya sendiri, Syara kemudian masuk kembali ke dalam kamar. Sekuat tenaganya siapa berusaha untuk menekan perasaannya ketika dia memikirkan bahwa suaminya bercumbu dengan Amelia.


Hati seorang wanita pasti hancur ketika dia mengetahui bahwa suaminya bermain api di belakang mereka dengan perempuan lain.


Syafa berusaha untuk masuk ke dalam pelukan Arman yang tampak begitu lelap dalam tidurnya.


Walaupun hatinya menjerit dan merintih, tetapi Syara terus berusaha untuk menguatkan dirinya sendiri agar bisa tetap bertahan di dalam pernikahannya bersama Arman.


Mereka telah melalui banyak hal untuk sampai ke titik ini dan Syafa tidak rela kalau sampai pernikahan itu harus hancur hanya karena dia percaya dengan apa yang dikatakan Amelia kepadanya tadi sore.


Sementara itu Amelia yang saat ini sedang berada di apartemen yang dihadiahkan oleh Arman kepadanya.


" Syukurlah! Arman tidak mengambil Apartemen ini dariku. Kalau tidak aku pasti akan kebingungan untuk tinggal di mana." ucap Amelia tersenyum bahagia ketika dia bisa memasuki apartemen yang biasa dia tempati dan biasanya di gunakan oleh dirinya dan Arman bercinta apabila jam makan siang tiba.


Arman selalu menekankan kepada Amelia, bahwa dirinya miliknya ketika dia berada di luar rumah. Akan tetapi ketika Arman pulang, maka Arman adalah milik Syafa 100% dan Amelia tidak boleh mengganggu gugat status tersebut.


Wanita seperti Amelia tidak mungkin bisa puas hanya menjadi selingkuhan dari Arman.


Akan tetapi Amelia pun merasa takut dengan ancaman Arman tadi siang. Arman mengatakan bahwa dia akan menyebarkan video dan foto-foto miliknya ketika dia memberikan service kepada klien mereka.


Walaupun Amelia juga memiliki video dan foto-foto pribadi mereka saat bercinta. Tetapi Amelia tidak berani untuk mengancam Arman menggunakan itu semua. Oleh karena itu Amelia memilih menunjukkan itu semua kepada siapa untuk membuat wanita itu meninggalkan laki-laki yang dia cintai.


Sejak tadi sore Amelia sudah menunggu kedatangan Arman, tetapi tidak juga muncul sehingga membuat Amelia sangat geram.


Disaat Amelia sedang pusing memikirkan kenapa Arman tidak juga datang tiba-tiba saja ponselnya berdering menandakan sebuah notifikasi masuk ke dalam aplikasi hijaunya.


Amelia segera mengambil ponselnya dan membuka pesan yang masuk.


Amelia mengurutkan keningnya ketika dia melihat foto yang dikirimkan oleh nomor Arman ke dalam ponselnya.



" Aku mencintai istriku lebih dari apapun! Mulai sekarang kau pergilah dari hidupku dan jangan pernah menampakan lagi wajahmu di hadapanku! Aku akan menyebarkan semua foto dan video kamu yang ada padaku, kalau sampai kau berani macam-macam denganku atau pun keluarga dan perusahaan milikku!"


Amalia mengerutkan keningnya melihat foto dan juga pesan yang dikirimkan oleh Arman kepadanya. Foto yang begitu mesra antara Arman dan Syafa.


Arman sedang mencium Syafa yang terlihat begitu bahagia. Foto itu diambil dalam momen Mereka melaksanakan anniversary yang kedua.


Ketika Amelia hendak membalas pesan tersebut, tiba-tiba saja nomornya sudah diblokir. Amelia benar-benar sangat kesal dengan kelakuan Arman yang menendangnya begitu saja dari kehidupannya.


" Aku tidak menyangka kalau ternyata aku tidak berharga sama sekali untuknya! Dia bahkan memutuskan ku hanya melalui pesan seperti itu. Walaupun aku tahu bahwa dia memang tidak pernah mencintaiku dengan tulus, setidaknya kami pernah memiliki waktu yang begitu indah!" ucap Amelia dengan mata yang berkaca-kaca.


Bagaimanapun Amelia mencintai Arman walaupun cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Cinta bodoh itulah yang membuat Amelia rela untuk melakukan apa saja hanya untuk bisa membuat Arman senang dan bangga kepadanya.


Selama ini Amelia sudah membantu banyak sekali proyek Arman agar gold dan dapat acc dari klien pentingnya.


Bisa dikatakan 80% perusahaan Arman Rahasianya ada di tangan Amelia. Walaupun tadi siang Amelia mendapatkan kenyataan bahwa aksesnya untuk menuju akun dan juga website perusahaan sudah diblokir.


Tetapi Amelia bukanlah gadis bodoh yang tidak bisa berkutik sama sekali hanya karena masalah seperti itu. Percuma Amelia menjadi sekretaris handal kalau tidak bisa menangani hal kecil seperti itu.


Dengan kemampuannya akhirnya Amelia bisa kembali mengakses semua akun dan juga website milik perusahaan Arman yang tidak bisa dia akses sebelumnya.


Dengan kemahirannya Amelia bertindak seakan-akan dia sebagai Arman dan memberikan banyak pelajaran kepada pria itu yang telah mencampakkanya dengan begitu kejam.


Melalui website dan email yang bisa diretas oleh Amelia. Dia mengirimkan surat pembatalan kontrak ke beberapa perusahaan yang telah dia bantu untuk mendapatkan tendernya ketika dia masih bertugas sebagai sekretaris Arman. Sehingga perusahaan Arman mengalami banyak kerugian karena perbuatannya yang sedang balas dendam itu.


Akan tetapi satu bulan kemudian Amelia pun mendapatkan pembalasan dari Arman dengan tersebarnya foto-foto dan videonya di dunia maya. Karena kejadian itu membuat Amelia akhirnya tidak bisa mencari pekerjaan di manapun.


Nama Amelia telah di blacklist oleh perhimpunan persatuan perusahaan se-indonesia. Sehingga dia tidak bisa menggunakan ijazah sekretarisnya untuk bekerja di perusahaan manapun.


Arman benar-benar menggunakan koneksinya sebagai seorang pengusaha terhadap berbagai organisasi perusahaan untuk mencegah Amelia mendapatkan pekerjaan di manapun.


Karena hal itu akhirnya memaksa Amelia untuk pulang kampung dan memutuskan menikah dengan laki-laki yang sudah dijodohkan oleh orang tuanya.


Akan tetapi di dalam hatinya Amelia masih tetap menyimpan dendam terhadap Arman yang sudah menghancurkan hidupnya dan juga masa depannya.


" Aku berjanji suatu saat aku pasti akan kembali dan membalaskan rasa sakit hati ini!" ucap Amelia ketika dia meninggalkan Jakarta dan memutuskan untuk mau menerima perjodohan yang ditawarkan oleh orang tuanya di kampung.


Walaupun dia harus menerima kenyataan menikah dengan seorang duda beranak dua tetapi Amelia menerimanya.