
Mark terus melihat istrinya yang saat ini sedang berbicara dengan Diego tampak begitu luwes dan tanpa beban sama sekali.
" Beres! Selama kau berada di Prancis, aku akan menemanimu sayang dan kita akan melakukan banyak touring romantis berdua!" ucap Elena sambil mengecup bibir suaminya.
Mark semakin terpesona melihat Elena yang begitu Cemerlang dan bersinar di matanya.
Mereka pun kemudian bercinta untuk melampiaskan kerinduan karena beberapa hari kemarin mereka sempat bersitegang karena kecurigaan Elena tentang Mars yang memiliki wanita lain di luar sana.
Setelah Mark kelelahan dan tidur di atas ranjangnya. Tampak Elena kemudian menuju balkon dengan ponselnya.
" Sekarang kau tahu kan? Siapa wanita yang lebih penting di dalam hidup Mark? Kau tidak usah merasa hebat karena telah melewatkan beberapa waktu bersama suamiku! Bagi Mark kau hanya lah ban cadangan di saat aku tidak ada di Jerman. Jadi kau tidak usah jumawa dengan jabatanmu itu! Kalau aku menjadi dirimu. Maka aku langsung meninggalkan apartemen itu, sebelum aku datang ke Jerman dan menghancurkan hidupmu! Dasar wanita tidak tahu diri!" tulis Elena kepada Manda yang sudah dia ketahui adalah istri kedua dari suaminya.
Yah selama ini Elena sudah mengetahui tentang suaminya yang bermain gila di belakangnya. Tetapi Elena tidak mau bermain ceroboh untuk menangkap perbuatan buruk suaminya yang dia tahu masih mencintai dia.
Oleh karena itu, Elena bermain bersama dengan Diego. Memainkan drama yang begitu mengesankan itu. Drama yang telah berhasil membuktikan bahwa Mark memang masih mencintainya dan rela meninggalkan Manda demi dirinya. Elena sangat puas dengan hasil yang dia dapatkan itu. Sehingga dia merasa bahagia dan rela memaafkan Mark. Selama Mark mau meninggalkan Manda untuk selamanya.
Sementara itu anak buah Elena yang dia tugaskan untuk selalu mengawasi Manda 24 jam. Dia sudah melaporkan bahwa sekarang wanita itu telah meninggalkan apartemennya.
" Wanita cerdas!" ucap Elena merasa senang.
Setelah semua rencananya telah berhasil untuk mengusir Manda di dalam kehidupan suaminya. Elena kemudian mendekati suaminya yang masih terlelap dalam tidur karena kelelahan setelah bercinta dengannya.
Elena terus menatap wajah Mark yang selalu berhasil membuatnya jatuh cinta kepadanya. Ya laki-laki itu yang selama ini selalu saja rela menuruti apapun yang dia mau. Mark bahkan rela menjadi musuh Abimana grup hanya untuk membuat hatinya bahagia.
Perselisihannya dengan Mark mengenai dirinya yang mantan kekasih Andika di masa lalu, memang sedikit membuat hati Mark sedikit terluka. Karena Elena yang tidak terbuka dengan dirinya. Akan tetapi hari ini semuanya sudah terbukti bahwa Mark memang benar-benar mencintainya dan Elena sangat bahagia sekali mengetahui fakta itu.
' Maafkan aku Manda. Kalau apa yang aku lakukan ini terlalu ekstrem bagimu. Tetapi ada dua hati yang harus aku selamatkan saat ini. Aku tidak bisa membiarkan hati kedua anakku terluka. Ketika mereka mengetahui bahwa ayahnya ternyata berselingkuh di belakang ibunya!' batin Elena sambil terus menatap wajah suaminya yang begitu damai dan terlelap dalam tidurnya.
' Aku rela menjadi apapun. Asalkan bisa mempertahankan rumah tangga kita. Aku tidak akan pernah membiarkan kedua anakku menangis karena kehilangan ayah mereka!' bathin Elena lagi sambil mencium bibir suaminya dengan air mata yang berderai di pipinya.
" Aku harap, aku selamanya akan menjadi istrimu dan menjadi ibu dari anak-anakmu. Aku berharap apapun yang kau lakukan di belakangku, kau akan meninggalkannya segera! Aku hanya tidak mau kehilanganmu dan aku tidak sanggup hidup tanpamu!" ucap Elena dengan lirih sambil mencium kening Mark dengan air mata yang terus menetes di kelopak matanya.
' Maafkan aku sayang yang sudah begitu tega menghianati kesucian cinta Kita. Aku berjanji aku akan berusaha untuk melepaskan Manda di dalam kehidupanku dan aku akan berusaha untuk menjadi suamimu yang lebih baik lagi!' janji Mark di dalam hatinya. Sambil dia terus memeluk tubuh Elena yang saat ini sedang memeluknya dengan isak tangis yang sangat menyayat hati Mark.
Yah begitulah! Malam itu mereka berdua sama-sama berjanji dalam diam untuk berusaha mempertahankan rumah tangga mereka yang sempat goncang untuk beberapa saat lamanya karena kehadiran orang ketiga di dalam hati mereka masing-masing.
Elena semakin menyadari bahwa dia memang mencintai Mark dan berjanji akan mulai melupakan Andika di dalam hidupnya untuk selamanya.
Apalagi Elena sadar, bahwa selama ini Andika tidak pernah benar-benar mencintainya. Karena kenyataannya, Andika memang lebih mencintai istrinya daripada dirinya. Andika bahkan tidak pernah mau untuk menatap wajahnya lagi sampai sekarang.
Elena berjanji dalam hatinya untuk memulai kehidupan barunya bersama dengan Mark. Elena juga berjanji akan membuka lembaran hatinya yang baru hanya untuk sang suami. Elena akan berusaha untuk memaafkan semua kesalahan yang sudah dilakukan oleh Mark sebagai sebuah hukuman untuk dirinya karena dia telah menduakan hati Sang suami dengan Andika selama ini.
Keesokan harinya Mark dan Elena berkeliling negara Prancis yang indah dan romantis.
Mereka berdua seperti sepasang remaja yang sedang jatuh cinta kembali dan telah menghabiskan waktu mereka dengan penuh kebahagiaan.
" Aku akan meninggalkan dunia modeling dan fokus dengan rumah tangga kita!" ucap Elena ketika mereka berdua berada di sebuah restoran mewah untuk makan siang bersama.
Mark sangat terkejut mendengarkan keputusan istrinya yang tiba-tiba sekali.
" Apakah kau serius?" tanya Mark seakan tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
Dengan penuh kemantapan hati, Elena pun menganggukkan kepalanya. Kemudian Elena menggenggam telapak tangan Mark dan menciumnya dengan lembut.
" Aku serius sayang. Aku sadar kalau aku selama ini terlalu serakah dalam hidupku. Mulai sekarang Aku akan mengabdikan hidupku untuk kalian semua dan tidak akan aku biarkan kalian merasakan sendirian lagi. Ketika aku pergi meninggalkan kalian ke luar negeri seperti dulu!" ucap Elena.
Mark merasa terharu dengan keputusan istrinya yang sudah sangat lama dia nantikan. Tetapi dia tidak bisa memaksa Elena untuk melepaskan mimpi dan cita-citanya.
" Terimakasih karena sudah berkorban begitu banyak untuk keluarga kita! Tolong maafkan kesalahan-kesalahanku yang lalu aku akan berusaha untuk merubah sikap dan kelakuan aku di luar sana." ucap Mark sambil mencium kening istrinya yang sangat dia cintai.
" Bagaimana kalau kita berfoto berdua sayang dan mengirimkannya kepada Martha dan Steven? Mereka berdua pasti akan sangat bahagia kalau melihat kedua orang tuanya rukun seperti ini!" ucap Elena dengan penuh kebahagiaan yang langsung di setujui oleh Mark.