
Setelah mendapatkan izin dari Amanda, Farhan pun masuk ke dalam kamar cucunya. Terlihat Amanda yang matanya sudah sembab karena sejak tadi dia terus menangis.
" Selama kau bisa mengikhlaskan tentang mamamu, maka hatimu pasti akan lebih lapang dengan apapun yang dilakukan oleh Mamamu. Terimalah dan cintai ibumu dengan tulus. Kasihan wanita yang telah melahirkan kamu Amanda. Sepanjang hidupnya dia selalu hidup menderita karena harus kehilanganmu! Dia Melepaskanmu demi masa depanmu yang lebih baik. Tapi dia hidup dengan derita dan air mata. Karena terus merindukan kamu" ucap Farhan sambil mengelus tangan Amanda yang mulai menatap kakeknya dengan Sendu.
Amanda melungkupkan wajahnya di dalam pelukan sang kakek yang dia tahu selama ini sangat menyayanginya.
" Percayalah pada kakek mamamu sangat menyayangimu dia bahkan sampai rela meninggalkan laki-laki yang sangat mencintainya hanya karena tidak mau mengecewakanmu!" Farhan mengelus kepala Amanda dengan lembut membuat hati gadis cantik yang selalu merasa kesepian itu merasakan kehangatan cinta sang kakek yang tiada duanya.
" Kakek menyayangimu Amanda. Kau lihat bukan? Kakek dan Nenek selama ini lebih banyak menghabiskan waktu kami untukmu daripada bersama dengan ayahmu ataupun Adrian dan Cakra. Tetapi selama ini mereka tidak pernah menganggap bahwa kakek tidak menyayangi mereka bukan? itu karena mereka tahu dan mereka sadar bahwa kamu jauh lebih membutuhkan kakek dibandingkan mereka!" Farhan berusaha untuk membujuk cucunya agar tidak selalu berpikiran negatif tentang ibu kandungnya yang selama ini telah berjuang keras untuk membahagiakannya.
" Bener Kek mereka semua adalah orang baik yang tidak pernah berpikiran negatif kepada siapapun!" ucap Amanda perlahan.
" Karena mereka tahu kalau kau yang jauh lebih membutuhkan kakek saat ini. Oleh karena itu mereka tidak pernah merasa kalau kakek menganaktirikan mereka, maupun lebih menyayangimu!" ucap Farhan lagi.
Terlihat tangisan Amanda semakin keras. Hal itu membuat Farhan menjadi bingung.
" Tapi Amanda tidak suka kalau mama menjadi seorang pelakor Kek! Hiks hiks!" ucap Amanda merasa sedih luar biasa.
Farhan menarik nafasnya dalam-dalam. Dia mengerti perasaan cucunya saat ini terhadap ibu kandungnya yang pasti membuat Amanda menjadi malu dan kesal, karena menjadi istri kedua seorang Mark Clarckson.
" Ibumu masih muda dan juga cantik. Apalagi selama ini dia selalu hidup sendiri. Sangat wajar kalau ada seseorang yang mencintai dia. Hanya saja memang laki-laki yang mencintainya sudah memiliki seorang Istri!" Uca Farhan tampak menunduk tampaknya dia pun menyesali jalan hidup seorang Manda yang memilih menjadi istri kedua dari seorang Mark.
" Tapi setidaknya mereka tidak berzina Nak. Mereka berdua menikah secara agama. Karena Mark yang sudah memiliki istri yang lain, yang membuat mereka melakukan itu!" ucap Farhan dengan suara lesu.
Karena sejujurnya dia pun tidak terlalu menyetujui jalan hidup yang dipilih oleh Manda yang terlalu berliku dan terlalu beresiko karena pasti ada banyak hati yang akan terluka dengan pilihan dan sikap hidup mereka berdua.
" Tetapi kita tidak bisa memilih cinta kita akan berlabuh di mana. Pahamilah keadaan mama kamu sekarang Nak!" ucap Farhan dengan suara lembut dan penuh kasih sayang.
Karena bagaimanapun dia merasa kasihan kepada Amanda yang selalu harus berjuang keras untuk mendapatkan cinta dari putrinya yang telah diberikan oleh Manda ke keluarga Abimana grup demi masa depan cerah dan kebahagiaan Sang Putri kesayangan.
" Benar kek. Kita tidak bisa memilih cinta kita akan berlabuh di mana. Tetapi hati kita bisa kita kendalikan akan mencintai siapa. Benar kan?" tanya Amanda dengan mata kelincinya.
" Suatu saat kau akan mengerti apa itu cinta. Tapi yang jelas saat ini, kau pahamilah cinta ibumu kepadamu. Cintanya sangat besar Nak. Jangan memberikan luka Dldan air mata kepadanya. Kasihan dia Amanda. Sudah banyak sekali pengorbanan dia yang dia berikan untuk kebahagiaan kamu." Amanda terdiam sejenak membayangkan kembali jalan hidup mereka berdua selama ini.
Kehidupan mereka berubah total setelah keputusan ibunya untuk memberikan Amanda kecil ke keluarga Abimana yang jauh lebih kaya dan raya dibandingkan sang ibu yang hanyalah wanita single dengan pekerjaan sederhana. Pekerjaan ibunya hanya cukup untuk makan mereka sehari-hari. Tanpa bisa memberikan kemewahan apapun untuk Amanda kecil di kala itu.
Tetapi Amanda mengakui, bahwa hidupnya pada masa itu adalah masa yang paling bahagia di mana dirinya tidak dipisahkan dengan Ibunya tercinta.
Farhan hanya diam saja. Memperhatikan cucunya yang tampaknya sedang mengingat kembali masa lalunya ketika dulu hidup bersama dengan ibunya.
" Akan tetapi Amanda merasa kesal dan jengkel. Apabila teman-teman sudah mulai membully tentang Amanda yang seorang anak tanpa ayah. Mamaku selalu menangis di tengah malam Kek. Apabila kejadian itu terjadi kepadaku. Besoknya Mama pasti akan mengamuk di sekolah Amanda hanya untuk melindungiku dari teman-teman yang selalu menghina dan mengejekku!" Amanda tampak lesu dan tidak bersemangat.
Farhan bangkit dari duduknya kemudian menarik tangan Amanda untuk mengikutinya.
" Ayo kita temui ibumu di rumah sakit. Kasihan dia tidak ada yang merawatnya. Om Mark hari ini sudah kembali ke Jerman sesuai dengan keinginan ibumu, untuk kembali ke keluarga Om Mark!" ucap Farhan yang kemudian membawa Amanda ke rumah sakit.
" Apakah kakek yakin banget? Kalau Om Mark memang mencintai mama?" Amanda tampaknya penasaran dengan perasaan Mars kepada ibunya.
Terlihat Farhan kini mulai menarik nafasnya dalam-dalam. Merasa risau dan juga galau.
" Tetapi sekarang Om Mark sudah pergi untuk meninggalkan ibumu Amanda. Hal itu sesuai dengan permintaan ibumu yang merupakan keinginan darimu. Ibumu tidak mau membuat kamu menderita karena dirinya yang bersama pria beristri!" ucap Farhan mulai merasa tidak nyaman dengan membicarakan orang lain.
Amanda kemudian diam dan memilih untuk melihat jalanan Ibukota yang begitu padat merayap di penuli lalu lalang kendaraan.
Pikiran Amanda berkelana jauh ke kehidupan masa lalunya bersama sang ibu. Ketika dirinya tidak tahu bawa dirinya memiliki seorang ayah yang sangat luar biasa seperti Andika Abimana. Aeorang konglomerat super kaya yang kekayaan dia tidak akan habis tujuh turunan, tujuh tanjakan, tujuh tikungan sekali pun. Karena sangking kaya nya.
Amanda sangat tahu kalau perusahaan yang dikelola ayahnya bergerak di berbagai bidang kehidupan. Perusahaan ayahnya ada di hampir setiap negara dengan berbagai produk dan layanan jasa yang menguasai hajat hidup masyarakat banyak.
" Memang terlihat hanya Papaku yang bisa memberikan kebahagiaan untukku. Akan tetapi Mama lupa, bahwa hati seorang anak lebih membutuhkan kasih sayang ibunya daripada kemewahan yang mampu di berikan oleh seorang Papa yang kaya raya, akan tetapi memiliki keluarga lain yang lebih dia cintai!" ucap Amanda sambil menundukkan kepalanya karena mulai merasa sedih lagi.
" Kalau tidak ada kakek dan nenek yang mencintai Amanda. Pasti kehidupanku tidak jauh berbeda dengan seorang anak yatim piatu yang tidak diinginkan oleh ayah dan ibuku sendiri!" ucap Amanda dengan suara yang serak dan membuat hati Farhan mencelos di buatnya.
" Maafkan kakek dan Ayahmu nak yang sudah memberikan banyak luka dan derita kepada kalian ibu dan anak!" terlihat Farhan yang benar-benar merasa bersalah dan kehidupan Amanda dan Manda yang telah dipisahkan oleh keluarga mereka sehingga selama bertahun-tahun harus hidup dalam kebencian dan kerinduan yang tak terbalas.
Farhan bisa mengerti kebencian Amanda selama ini. Semua itu adalah manifestasi dari kekecewaan Amanda kepada ibunya yang rela melepaskan dirinya demi kekayaan yang telah diberikan oleh keluarga Abimana untuk sang ibunya yang pasti tergoda dengan semua kekayaan dan kemewahan itu.
Amanda kembali mengingat tentang semua harta kekayaan yang diberikan oleh Manda yang dulu diterima oleh ibunya dari keluarga Abimana yang sekarang sudah diberikan oleh ibunya ke tangannya. Seketika hati Amanda mencelos dan merasa bersalah sekali karena selalu mengadili ibunya hanya dari sudah pandang dirinya saja.
Amanda aku bahwa dirinya selama ini tidak pernah memikirkan sudut pandang sang ibu yang pasti selalu memikirkan yang terbaik untuk dirinya. Karena hanya Amanda yang di miliki oleh sang ibu selama ini. Ibunya adalah anak yatim piatu yang tidak memiliki keluarga lain selain dirinya.
" Kek Amanda akan meminta maaf kepada Mama. Karena sudah membuat Mama selalu menangis dan bersedih dengan sikapku yang sangat buruk kepadanya. Amanda tahu Kek, Amanda terlalu bersikap kejam kepada Mama selama ini!" ucap Amanda parau suaranya.