Assalamualaikum Ustadz Ku

Assalamualaikum Ustadz Ku
182. Akhirnya Luluh Juga



Yuk Reader untuk mampir ke novel baru Authot ya. Novel ini author ikut sertakan untuk Tema "Air Mata Pernikahan" dengan sub tema "Menikah Dengan Musuhku"


Sedikit pengenalan tentang novel baru ya, biar Kakak-kakak jadi penasaran dan akhirnya baca novel baru author..


..." Ingin Rasanya Tukar Tambah"...


Deskripsi:


Eveline yang di jual oleh suaminya kepada seorang CEO yang telah tidak pernah dia kenal sebelumnya, harus berjuang mati-matian untuk bisa bertahan dalam kehidupan rumah tangga yang tanpa cinta. 


Suami Eveline memiliki hutang kepada CEO tersebut, jadi menyerahkan istrinya untuk membayar lunas hutang tersebut. Suami Eveline mempunyai hobby berjudi dan main perempuan.


Dia menjual Eveline setelah bercerai dengan istrinya, lalu menyerahkan sepenuhnya kepada pria tampan dan gagah tersebut, yang akhirnya diketahui oleh Eveline, bahwa pria itulah yang telah merencanakan kebangkrutan perusahaan keluarganya. 


Apakah Eveline mampu mempertahankan pernikahan keduanya bersama musuhnya tersebut?


Sinopsis


Suaminya Eveline yang mempunyai hobby berjudi dan main perempuan, menceraikan dirinya, lalu menjebak Eveline dengan seorang CEO yang berwajah tampan tapi jahat dan kejam. Sehingga mereka melakukan hubungan one night stand. 


Pria tersebut merasa suka dengan Eveline lalu meminta suaminya untuk memberikan mantan istrinya kepada dirinya, untuk dia jadikan seorang istri. Karena dia butuh seorang pewaris.


Pada akhirnya, Eveline menikahi CEO itu, yang ternyata adalah orang yang sudah menghancurkan perusahaan keluarganya. Apa yang akan Eveline lakukan? Untuk membalas dendam kepada suaminya yang jahat itu? Yuk simak kisahnya


Sekian dulu untuk promosi novel baru ya, kalau di taruh di pengumuman, harus mengulang terus informasi yang sama sampai 500 kata, jadi sengaja author taruh di bab untuk menghindari hal semacam itu. Author tunggu dukungan kakak-kakak ya, dengan like, komen, dan vote dan gift semampu kalian. Biar novel baru author bisa sukses juga.. Love you all reader..



"Tidak aku tidak akan mengizinkanmu pergi dariku lagi! Walaupun itu hanya satu hari, itu seperti 1 tahun rasanya. Daripada kau meninggalkanku satu bulan. Akan lebih baik kau bunuh aja aku Mas! Mungkin dengan begitu hatimu akan jauh lebih bahagia!" ucap Humairoh dengan berlinang air mata berusaha untuk menahan sang suami agar tidak pergi meninggalkan dirinya.


Ucap Humairoh terus menggelengkan kepalanya menolak keinginan Rahmat untuk meninggalkan dirinya selama satu bulan. Demi memikirkan tentang hubungan mereka berdua selanjutnya.


"Wanita bodoh! Sejak dulu kau tidak pernah berubah. Kau selalu saja memaksakan keinginanmu padaku!" ucap Rahmat dengan berderai air mata kemudian dia pun mulai mencium bibir sang istri yang sangat dia rindukan.


"Aku hanya ingin kau tidak mengulanginya lagi. Segala masalah apapun di keluarga kita tolong diskusikan denganku. Karena dengan begitu. Aku akan merasa bahwa kau memang menghargaiku sebagai suamimu!" ucap Rahmat dengan nafas memburu setelah tadi melakukan ciuman yang penuh gairah dan kerinduan setelah berpisah dua hari bersama istrinya, Humairah.


"Iya Mas! Aku janji padamu. Aku tidak akan mengulangi apapun yang membuatmu marah lagi. Tolong kau bertanyalah padaku tentang apapun yang ingin kau ketahui tengangku ataupun tengang keluargaku. Aku pasti akan Jawab dengan jujur tidak akan ada yang aku sembunyikan darimu!" ucap Humairoh dengan perasaan penuh bahagia ketika mendapatkan suami yang sudah mau mulai terbuka terhadap dirinya lagi.


"Baiklah! Ayo kita pulang sayang! Karena tidak baik kita berantem di depan orang lain!" ucap Rahmat sambil melirik kepada Agus yang saat ini sedang mengintip mereka berdua di balik jendela kontrakannya.


"Tunggu dulu sebentar. Aku ingin berbicara dengan Agus!" Rahmat kemudian meninggalkan Humairah dan pergi menuju Agus yang saat ini sedang tersenyum melihat pasangan suami istri itu kembali akur.


"Iya Pak Rahmat! Saya pasti suatu saat akan mampir ke rumah Pak Rahmat dan juga Bu Humairah. Saya berdoa semoga kalian berdua akan selalu penuh cinta dan selalu dipenuhi dengan kasih sayang seumur hidup kalian!" ucap Agus sambil tersenyum kepada Rahmat.


Humairoh tampak mendatangi Agus dan juga Rahmat yang sedang berpamitan.


"Aku mempunyai janji kepada keponakanku untuk mencarikan calon suami untuknya Apakah kau bersedia untuk menikah dengan keponakanku?" tanya Humairoh tanpa tedeng aling-aling sehingga membuat Rahmat maupun Agus kebingungan.


"Apa maksudmu sayang? Kenapa begitu mendadak ingin menjodohkan Ayana dengan Agus?" tanya Rahmat heran dengan keputusan istrinya yang tiba-tiba.


"Aku rasa karakter Agus sangat bagus untuk bisa mengendalikan Ayana yang selalu ugal-ugalan dan sesuka hatinya!" ucap Humairoh sambil menggenggam tangan sang suami yang sekarang sudah mulai membuka hatinya untuk dirinya kembali.


"Apakah Ayana akan mau dijodohkan dengan Agus yang hanya laki-laki sederhana?" tanya Rahmat dengan kebingungan.


"Ayana pasti mau dijodohkan dengan Agus kau tenang saja Mas aku akan mengatur semuanya!" ucap Humairoh sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya kepada sang suami memberikan kode rahasia kepadanya.


"Baiklah Agus! Besok kau datanglah ke rumah kami. Aku akan memperkenalkanmu secara resmi Kepada Ayana dan juga keluarga besar kami. Kita juga akan mengumumkan tentang pertunangan kalian yang akan dilakukan satu minggu dari sekarang.


Rahmat dan Agus merasa terkejut sekali. Ketika mendengarkan apa yang dikatakan oleh Humairoh tentang perjodohan dirinya dan juga Ayana dan juga masalah pertunangan mereka berdua.


"Maafkan saya Nyonya rasanya Saya tidak cocok dengan karakter Ayana yang sombong dan Arogan itu!" ucap Agus merasa keberatan dengan niat Humairoh untuk menjodohkan dirinya bersama dengan Ayana.


"Percayalah, percayalah padaku. Kau tinggal terima beres saja. Jangan lupa besok kau harus datang ke kediamanku!" ucap Humairoh kemudian dia menarik tangan suaminya untuk pulang ke kediaman mereka berdua.


Tanpa banyak kata dan tanpa banyak protes akhirnya Rahmat mengikuti sang istri untuk kembali ke rumah mereka yang sudah dia tinggalkan selama 2 hari ini.


Di dalam mobil Rahmat tampak berniat ingin bertanya tentang niat Humairoh untuk menjodohkan Ayana dan juga Agus.


"Bertanyalah kalau kau penasaran jangan dipendam dalam hati nanti jadi penyakit!" ucap Humairoh sambil meremas tangan sang suami yang ada di dalam genggamannya.


"Apa kau yakin untuk menjodohkan Ayana dengan Agus? Itu akan menjadi sesuatu yang sangat riskan sekali. Kalau mengingat pribadi Ayana yang sangat frontal dan juga luar biasa susah diaturnya!" ucap Rahmat merasa sanksi dengan keinginan sang istri.


"Kemarin aku sudah membeli perusahaan keluarga Sugandi di pelelangan. Aku akan menggunakan perusahaan itu untuk mahar pernikahan Agus bersama dengan Ayana!" ucap Humairoh sambil tersenyum kepada Rahmat.


"Menggunakan perusahaan Sugandi sebagai mahar, sayang? Apa kau tidak salah sayang? Bukankah perusahaan itu memang milik Ayana?" tanya Rahmat tampak bingung dengan pemikiran Humairah.


"Dulu perusahaan itu memang milik Ayana. Tetapi kan kemarin bangkrut. Sehingga semua asetnya dilelang dan aku telah membelinya atas namaku. Aku akan memberikan perusahaan itu sebagai mahar pernikahan Agus, sehingga Ayana maupun keluarga besar Sugandi tidak akan mungkin menolak Agus sebagai calon suami Ayana maupun menantu keluarga Sugandi!" ucap Humairoh dengan penuh keyakinan.


"Percayalah padaku aku bisa mengatur semuanya yang penting kau bisa membawa Agus untuk datang ke kediaman kita dan aku akan mengatur semuanya!" ucap Humairoh.


"Aku tidak tahu kalau ada permata di dalam rumahku aku kira kau hanyalah ibu rumah tangga biasa ternyata kau ini benar-benar membuatku sangat takjub!" ucap Rahmat.