Assalamualaikum Ustadz Ku

Assalamualaikum Ustadz Ku
257. Pergi Ke Prancis



Setelah menyiapkan file-file yang dibutuhkan untuk melanjutkan kuliah Amanda keluarga Abimana grup kemudian mengantarkan Amanda ke Prancis untuk sekolah di sana.


" Sekarang rumah kita pasti akan sepi. Karena anak-anak sudah pergi dari kediaman kita. Sekarang hanya tersisa Cakra yang akan menemani kita setiap harinya. Apalagi Papa sudah memutuskan untuk menemani Amanda kuliah di Prancis." ucap Kesya kepada Andika.


Andika hanya tersenyum melihat istrinya yang tampak merasa sedih ditinggalkan oleh putra-putri mereka untuk bersekolah dan menuntut ilmu di negeri orang.


" Mereka pergi meninggalkan kita untuk sesuatu yang mulia yaitu menuntut ilmu! percayalah Sayang tidak ada yang sia-sia di atas dunia ini! Suatu saat kita akan tersenyum melihat anak-anak kita menjadi orang yang hebat dan juga pintar!" ucap Andika berusaha untuk membujuk sang istri agar tidak sedih lagi.


Kesya kemudian menatap sang suami yang selama ini selalu menjadi lentera dalam hidupnya dalam segala hal Andika lebih dewasa darinya.


" Iya Pah mama ngerti semua itu. Mama hanya merasa sedih saja karena mereka akhirnya meninggalkan kita satu demi satu!" ucap Kesya berusaha untuk tersenyum di hadapan suaminya walaupun sebenarnya di dalam hatinya Dia sangat bersedih karena harus melepaskan Amanda untuk kuliah di Prancis.


" Tenanglah Kesya kalau kau merindukan kami. Kau tinggal datang saja kemari. Untuk apa kita memiliki jet pribadi kalau tidak mau digunakan?" tanya Farhan ketika dia melihat menantunya sedang sedih diperlukan Andika.


Amanda mendekati Kesya dan kemudian menggenggam telapak tangannya.


" Mama tenang saja kalau setiap liburan pasti Amanda akan pulang ke Dubai untuk menemui kalian. Betul kan itu kakek?" tanya Amanda mencari dukungan dari kakeknya yang selama ini selalu menyayanginya.


" Iya kita akan melakukannya. Tenang saja sayang. Kakek pasti akan menuruti semua keinginanmu. Asalkan kau belajar dengan benar dan membanggakan keluarga kita dengan prestasimu yang luar biasa!" janji Farhan kepada Amanda sehingga membuat Amanda akhirnya merasa lega.


" Iya nanti kalau mama merindukanmu. Mama pasti akan langsung terbang untuk datang menemuimu!" ucap Kesya berusaha untuk tersenyum kepada Amanda.


Akhirnya mereka pun bisa tersenyum kembali setelah berbicara secara heart to heart satu sama lain.


" Bagaimana kalau kita pergi makan malam di luar? Bukankah pasti kita akan sangat jarang untuk bisa berkumpul seperti ini lagi? Karena sekarang jarak diantara kita sangatlah jauh!" ucapkan Dika memberikan usulnya kepada mereka.


Amanda dan syakra sangat senang sekali karena mereka akan pergi makan malam di luar untuk menikmati kuliner di di kota Paris yang iconic dan terkenal.


Akhirnya mereka satu keluarga pun pergi menuju sebuah restoran bintang 5 yang sangat terkenal di Paris.


Makan malam yang nikmat dan lezat serta romantis pun dinikmati oleh mereka. Setelah itu mereka kemudian pergi jalan-jalan. Lalu kembali ke mantion milik Abimana group yang akan ditempati oleh Amanda dan Farhan selama mereka menetap di Prancis.


Perasaan mereka sangat senang. Setelah merasa berjalan-jalan di sepanjang jalan Paris dan melihat menara Eiffel dari ke dekat.


" Ya sudah kami akan pergi ke kamar dan beristirahat. Kau juga beristirahatlah Amanda. Jangan begadang ya? Karena besok kau akan mulai masuk ke kampus mu untuk memulai kuliahmu!" pesan Andika kepada Amanda yang langsung mengangguk menyetujui keinginan ayahnya.


" Baiklah papa selamat beristirahat! Terima kasih Mama atas Malam yang begitu luar biasa ini! Aku sangat sayang dengan mama dan papa!" ucap Amanda sambil memberikan pelukan hangat kepada mama dan papanya yang selama ini selalu menyayanginya dengan tulus.


" Ya Sayangku! Selamat malam ya? Ingat beristirahatlah! Supaya besok wajahmu cantik dan fresh untuk menghadapi kehidupan barumu di kampus!" ucap Kesya berpesan kepada Amanda.


Farhan yang sudah kelelahan karena seharian berada di jalan pun sudah tepar di atas ranjangnya usia tuannya benar-benar telah membuatnya selalu mudah lelah dan merasa kecapean walaupun hanya melakukan perjalanan singkat ataupun jauh.


Sementara itu Amanda tampak menatap foto ibunya yang ada di dalam ponselnya.


" Entah bagaimana kabar Mama sekarang. Semoga Mama di sana baik-baik saja!" ucap Amanda sambil mencium foto ibu kandungnya yang sangat dia sayangi.


" Amanda sebenarnya merasa senang kalau mama tinggal bersama dengan Amanda tetapi Amanda tidak mau berdosa dengan memisahkan Mama dari suami dan juga adik-adik. Maafkan Amanda ma karena tidak mengizinkan Mama untuk ikut bersama Amanda di sini. Amanda hanya tidak ingin mengundang masalah di dalam kehidupan Papa dan Mama Kesya dengan mengizinkan Mama untuk masuk ke dalam kehidupan kami. Semoga mama bisa mengerti keputusanku ini dan hidup berbahagia dengan keluarga Mama di sana!" ucap Amanda dengan mata berkaca-kaca.


Kesya yang tadi hendak masuk ke dalam kamar Amanda merasa terharu mendengarkan apa yang dikatakan oleh Putri sambungnya.


" Kau benar-benar seorang anak yang baik Amanda. Bahkan kau bisa memikirkan masalah secara keseluruhan yang bahkan tidak pernah kulihat dan ku pikirkan!" ucap Kesya merasa sangat bangga kepada Amanda yang ternyata memikirkan rumah tangganya bersama Andika.


" Baiklah biar saja aku bertemu dengannya lagi besok saja. Jangan sampai nanti Amanda berpikir kalau aku saat ini sedang memata-matainya!" ucap Kesya kemudian menutup kembali pintu kamar Amanda dan pergi ke dalam kamarnya sendiri untuk menemui sang suami.


Andika tampak terheran ketika melihat Kesya yang kembali lagi ke dalam kamar.


" Lho sayang, katanya tadi kamu ingin bertemu dengan Amanda untuk memberikan hadiah. Karena dia sudah berhasil masuk ke kampus favorit yang ada di Paris!" ucap Andika merasa heran menatap istrinya yang kembali lagi setelah 10 menit pergi keluar kamar dan meninggalkannya sendiri.


Kesya kemudian mendekati Andika. Kesya kemudian masuk ke dalam pelukan sang suami yang sangat dia cintai.


" Pah ternyata alasan Amanda tidak mau mengijinkan ibu kandungnya untuk tinggal di sini bersamanya adalah karena dia tidak mau kalau sampai Manda merusak rumah tangga kita dengan kehadirannya di dalam keluarga kita!" ucap Kesya menceritakan semua yang dia dengar dari mulut Amanda ketika Amanda sedang bermonolog dengan dirinya sendiri saat menatap foto Manda di dalam ponselnya.


" Amanda memang seorang gadis yang sangat dewasa dan juga memiliki pandangan yang luas masalah kehidupan. Sayang kita sudah berhasil mendidik Amanda menjadi pribadi yang memiliki empati terhadap orang lain!" WhatsApp Andika tersenyum kepada istrinya.


" Iya Pah! Usaha kita selama ini tidak sia-sia. Karena Amanda sudah menjadi seorang gadis yang sangat cantik dan juga memiliki kepribadian yang baik. Kita tidak sia-sia memberikan banyak waktu dan usaha untuk membesarkannya selama ini!" ucap Kesya tersenyum kepada Andika.


Andika mencium kening Kesya dengan penuh cinta kasih.


" Terima kasih karena kau sudah menjadi istri dan ibu yang terbaik untuk anak-anak kita maafkanlah aku kalau selama menjadi suamimu masih belum memberikan yang terbaik untukmu!" ucap Andika dengan tulus kepada Kesya.


" Aku merasa beruntung mas karena memiliki suami sepertimu yang selalu mengutamakan keluargamu dan juga mencintai kami. Dengan status dan kekayaanmu, kau bisa saja memiliki 100 istri bila kau mau. Tetapi kau lebih memilih untuk menjadikanku hanya satu-satunya dalam hidupmu dan selalu memprioritaskan anak-anak di atas semua kepentinganmu itu benar-benar sangat luar biasa! Apa Kau tahu Pah? Kalau aku sangat bangga sekali kepadamu sebagai istrimu!" ucap Kesya mencium bibir sang suami dengan lembut.


" Aku yang merasa beruntung karena kau mau menerimaku sebagai suamimu. Walaupun caraku untuk mendapatkanmu sangatlah buruk dan tidak patut untuk ditiru oleh orang lain. Tetapi kalaupun aku harus dihadapkan dengan hal yang sama, aku pasti akan melakukannya lagi karena aku tidak akan pernah rela untuk kehilanganmu menjadi milik orang lain!" ucap Andika sambil memeluk tubuh istrinya dengan erat.


Akhirnya mereka berdua pun menghabiskan malam romantis di kota Paris yang terkenal dengan eksotismenya sebagai kota romantis bagi pasangan yang saling mencintai.


Keesokan paginya Andika dan Kesya kemudian pergi mengantarkan Amanda untuk masuk ke kampus barunya untuk memulai kehidupan barunya sebagai seorang mahasiswa baru.


" Selamat belajar ya sayang. Semoga kamu bisa menikmati aktivitasmu sebagai seorang mahasiswa. Oh ya sayang. Kami bertiga akan kembali ke Dubai malam ini. Karena pekerjaan Papa sangat banyak sekali dan tidak bisa meninggalkannya terlalu lama!" ucap Andika kepada Amanda ketika mereka hendak berpisah di gerbang kampus.


" Iya Pah Tenang saja Amanda mengerti kok semua kesibukan papa. Di sini ada kakek Farhan itu lebih dari cukup untuk menghibur Amanda dari sini.


Mereka bertiga pun kemudian berpisah di gerbang kampus. Karena Andika hendak pergi berbelanja dengan sang istri tercinta.


Mereka berdua ingin melewati waktu berharga mereka selama berada di Prancis untuk menghangatkan cinta mereka kembali yang selalu membara.


" Apakah tidak apa-apa kita meninggalkan Cakra bersama papa sayang? Kenapa tadi kita tidak membawa Cakra bersama kita untuk berjalan-jalan? Hatiku rasanya tidak tenang!" ucap Kesya ketika dia berjalan-jalan di jalanan Paris yang begitu indah.


" Sudahlah sayang kapan-kapan kan kita juga berhak untuk memiliki kehidupan pribadi untuk menikmati kebersamaan kita sebagai suami istri. Tidak melulu harus sibuk dengan mengurus anak dan rumah saja. Kamu juga berhak untuk menikmati kehidupanmu sayang dengan memanjakan diri bersamaku!" ucap Andika sambil mengecup bibir Kesya di balik niqabnya.


" Iya sayang! Baiklah kita akan melakukan apapun yang kau inginkan!" ucap Kesya tersenyum bahagia kepada suaminya.


Banyak tempat-tempat romantis yang dikunjungi oleh mereka berdua mengukir kenangan kebersamaan mereka di kota Paris yang terkenal sebagai Kota romantis dan penuh cinta.


" Semoga suatu saat kisah cinta kita akan abadi dan menjadi inspirasi untuk kebaikan bukan keburukan! Terima kasih kepada autor yang sudah menyatukan kami berdua sebagai suami istri dan tidak membuatku patah hati karena kehilangan wanita yang kucintai!" Kesya tertawa mendengarkan suaminya mengatakan sesuatu yang lucu baginya.


" Allah Pah yang sudah menyatukan kita berdua!" ucap Kesya.


" Memang Allah yang sudah menyatukan kita berdua. Tetapi kalau author tidak mau menulisnya di dalam kisah ini, maka kita berdua tidak akan pernah menjadi suami istri selamanya!" ucap Andika sambil tertawa terbahak-bahak.


" Kamu ini ada-ada aja sih Pah!" ucap Kesya sambil tersenyum kepada suaminya yang begitu lucu dan menggemaskan saat ini.


Setelah merasa lelah menjelajahi kota Paris mereka berdua pun kemudian kembali ke kediaman mereka dan bersiap untuk pulang ke Dubai. Pekerjaan Andika sangatlah banyak. Walaupun sudah dia Cicil melalui ponsel dan notebooknya, tetapi tetap saja tidak akan sama hasilnya ketika dia berada di tempat yaitu di kantor pusat Abimana group.


" Sayang! Apa kau tidak mau mengunjungi Perusahaan kita yang ada di Perancis?" tanya Kesya ketika mereka berdua sudah berada di dalam mobil untuk melakukan perjalanan ke kediaman mereka.


" Tidak usah sayang. Biarkanlah papa dan Amanda nanti yang mengurusnya. Apalagi pekerjaanku di Dubai benar-benar sudah tidak bisa ditangguhkan lagi!" ucap Andika sambil menatap Kesya.


Kesya hanya mengangguk dan menyetujui apapun yang dikatakan suaminya.


" Baiklah kita segera bersiap-siap untuk kembali ke Dubai." ucap Kesya menyetujui keinginan suaminya.


Selama perjalanan mereka kembali ke Mansion tanpa Kesya lebih memilih untuk tidur di pelukan suaminya karena dia sangat lelah berjalan seharian di kota Paris yang sangat indah.


Begitu mereka sampai di mension Andika langsung menggendong tubuh istrinya untuk masuk ke dalam kamar mereka.


Farhan hanya tersenyum melihat putranya yang begitu memuliakan Kesya sebagai istrinya.


Sebagai orang tua dia merasa bangga karena kehidupan rumah tangga Putra satu-satunya terlihat begitu damai dan tentram nyaris tanpa ada konflik yang terendus oleh publik.


Kesya yang begitu bijaksana selalu bisa menangani apapun masalah yang ditimbulkan oleh Andika.


Bahkan ketika Manda yang tiba-tiba saja datang membawa anak yang lahir tanpa sepengetahuan Andika, Kesya bisa menyelesaikannya dengan baik tanpa menimbulkan keributan apapun.


Bahkan sampai sekarang Kesya selalu memperlakukan Amanda dengan begitu baik tanpa pernah menyebutkan masa lalu yang begitu buruk di antara mereka.


Farhan sebagai orang tua merasa sangat bangga dengan Andika dan Geisha yang bisa memenej rumah tangga mereka dengan begitu baik.


" Ibumu di surga sana pasti merasa bangga melihat rumah tangga kalian yang begitu harmonis! Papa tidak menyesal karena dulu membantumu untuk mencuri Kesya sehingga kalian menjadi suami istri!" ucap Farhan sambil tersenyum ketika melihat putranya sekarang telah masuk ke dalam kamar mereka.


Farhan kembali fokus untuk main dengan Cakra cucunya yang sangat menggemaskan dan juga tampan.


" Nanti malam kau akan kembali ke Dubai kita akan berpisah lama. Kakek ingin bermain denganmu sepuasnya!" ucapan sambil mencium Cakra dengan penuh kasih sayang.


Bocah tampan itu tampak tersenyum bahagia mendapatkan kasih sayang dari kakeknya yang selalu melimpahkan kasih sayang untuknya dengan tulus.