Assalamualaikum Ustadz Ku

Assalamualaikum Ustadz Ku
294.Konfirmasi



Mark yang benar-benar penasaran dengan pikiran Elena saat ini, dia terus mengikuti Elena kemanapun pergi. Karena dia harus mengetahui apa saja yang sudah di ketahui oleh Elena tentang dirinya dan Manda.


" Katakan padaku! Apa maksudmu dengan kata perselingkuhan?" tanya Mark masih penasaran.


Elena yang sudah mulai Jengah dengan kelakuan Mark yang terus mengikuti kemanapun dia pergi. Akhirnya dia pun menghentikan langkahnya dan menatap Mark dengan tajam.


" Feeling seorang wanita itu sangat kuat! Aku bisa merasakan kalau kau memiliki seseorang di luar sana yang selalu membuat kamu tertahan untuk segera pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluargamu!" ucap Elena sampai menatap tajam wajah Mark.


Mark seakan ditonjok oleh Elena dengan kata-katanya yang begitu pedas.


" Sudahlah aku tidak mau berdebat dengan kamu lagi! Aku akan berangkat ke kantor sekarang!" ucap Mark pada akhirnya dan dia langsung meninggalkan Elena yang masih bengong di tempat.


Mark mulai frustasi karena sejak tadi ponselnya terus saj berdering dan itu adalah dari Manda yang menagih janjinya untuk datang sarapan pagi di apartemennya.


Mark terus mondar mandir di dalam kamar. Dia berpikir keras untuk bisa segera lepas dari masalah kecurigaan Elena tentang Manda yang ada di dalam hidupnya sebagai istri keduanya.


Mark tidak mau mengambil resiko untuk kehilangan keduanya. Bagaimanapun semuanya penting untuk dirinya saat ini.


Elena sering sekali pergi ke luar negeri untuk pekerjaan dia. Sering pergi sampai berbulan lamanya. Disaat itulah Mark merasa sangat membutuhkan Manda untuk memenuhi semua kebutuhan nya baik lahir maupun bathin.


Malk tidak mau bermain kotor di luar sana dengan bercinta bersama sembarang wanita. Oleh karena itu Mark lebih memilih Manda sebagai istri keduanya untuk menyelamatkan dia dari perbuatan kotor di luar sana dengan bermain pelacur atau memelihara sugar baby seperti teman-teman dia yang lainnya.


Ponsel nya kembali berdering. Dia tahu itu adalah dari Manda. Karena dia sudah memasang ringtone panggilan yang berbeda untuk Manda dan Elena. Jadi dia bisa tahu siapa yang menghubungkan hanya dengan mendengar bunyi ringtone saja.


Karena Mark tidak mau mengambil resiko, dia memilih untuk menonaktifkan ponsel nya dan dia bersiap untuk pergi ke kantor.


Setelah siap dengan setelan jasnya Mark langsung keluar dari mansion miliknya dan bersiap untuk pergi ke kantor.


Elena hanya melihat semua yang dilakukan oleh Mark melalui ujung matanya. Karena hatinya saat ini masih merasa sakit memikirkan bahwa suaminya memiliki perempuan lain di luar sana.


' Aku harus menyelidiki siapa wanita itu yang sudah sangat lancang mengganggu suamiku! Aku yakin kalau wanita itu pasti tidak jauh di dalam lingkungan kerja Mark! Aku akan menugaskan seorang detektif untuk selalu mengikutinya!" ucap Elena dengan tatapan yang sangat menakutkan.


Hati Elena saat ini benar-benar sedang terluka karena dia tidak percaya bahwa ternyata suaminya yang selama ini dia agungkan sebagai seorang laki-laki yang setia. Ternyata bisa bermain di belakangnya. Itu benar-benar di luar ekspektasi dirinya selama ini.


Setelah Elena memastikan bahwa Mark sudah meninggalkan mansion. Dia kemudian langsung mengambil kunci mobilnya dan berniat untuk mengikuti kepergian Mark.


Dengan jantung yang berdebar sangat kencang. Elena terus mengikuti mobil Mark yang masuk ke area apartemen mewah.


Sementara itu Mark yang melihat mobil istrinya melalui spion depan, dia langsung mengarahkan mobilnya menuju apartemen temannya dan dia sudah membuat janji untuk bertemu dengan dia di situ.


" Kali ini aku harus bisa mematahkan kecurigaan Elena. Bagaimanapun aku tidak bisa terus bermain kucing-kucingan dengan dia!" Mark kemudian keluar dari mobilnya dan dengan begitu percaya diri dia masuk ke dalam gedung apartemen tersebut.


Dengan sangat hati-hati dan takut ketahuan oleh suaminuya, Elena terus mengikuti Mark yang langsung masuk ke sebuah unit apartemen yang tidak di ketahui oleh Elena.


Elena melihat suaminya masuk ke dalam salah satu unit apartemen di gedung itu. Kemudian dia meminta kepada pengelola gedung untuk mengizinkannya mengetahui Siapa pemilik apartemen itu.


" Itu adalah apartemen milik Tuan Rodrigo yang berasal dari Texas. Dia tinggal di apartemen itu bersama istri dan juga putranya." ucap manajer pengelola gedung itu kepada Elena.


Elena tampak menganggukan kepalanya. Kemudian dia bertanya lagi pada Manager itu karena masih banyak sekali rasa penasaran di dalam hatinya.


" Apakah seseorang bernama Mark Clarkson sering datang ke gedung ini untuk bertemu dengan Tuan Rodrigo?" tanya Elena.


Manajer itu menggelengkan kepalanya karena dia memang tidak tahu tentang hal itu.


" Maafkan saya nyonya. Saya di sini bekerja sebagai manajer untuk mengurus tentang gedung dan juga unit yang ada di dalam gedung ini. Bukan untuk mengurus kehidupan pribadi para pemiliknya!" ucap Manager itu sedikit tersinggung dengan pertanyaan Elena yang seakan menggambarkan bahwa dirinya adalah orang yang usil dengan kehidupan orang lain.


Elena menjadi salah tingkah dengan sang manajer yang mulai merasa tidak nyaman dengan kehadirannya.


" Baiklah Tuan. Terima kasih atas waktu anda saya permisi dulu!" ucap Elena berpamitan kepada manajer dan kemudian dia berniat untuk menunggu Mark keluar dari unit milik Rodrigo yang berasal dari Texas.


Elena tidak mengenal siapa itu roti Go karena memang dia belum pernah bertemu dengan teman Mark di masa kuliahnya dulu.


Mark yang saat ini sedang melihat CCTV yang ada di dalam gedung itu di dalam apartemen milik Rodrigo. Sia masih menunggu Elena keluar dari gedung apartemen sehingga dia bisa menemui Manda tanpa harus merasa khawatir akan diikuti oleh istrinya.


" Siapa wanita itu Mark? Kenapa kau seperti yang menghindarinya?" tanya Rodrigo.


Rodrigo merasa aneh dengan tingkah laku Mark yang meminta kepadaNya untuk bisa mengakses CCTV gedung itu untuk Mark dapat memantau lobi apartemen yang ternyata memperlihatkan seorang wanita cantik yang sedang mondar-mandir di depan lift yang sebentar-bentar terus melihat jam tangannya.


" Ayolah Mark! Jawab pertanyaanku! Siapa wanita itu? Kau benar-benar membuatku sangat frustasi!" ucap Rodrigo dengan nada tinggi sehingga membuat Mark merasa terkejut sekali di buatnya.


" Bukan siapa-siapa kok! Sudahlah! Itu tidak penting. Aku hanya ingin menghindari dia karena dia terus mengikutiku sejak tadi pagi!" ucap Mark sambil tersenyum kepada Rodrigo yang mulai kesel dengan dirinya.


Terlihat Rodrigo menggelengkan kepalanya yang merasa aneh dengan tingkah laku Mark yang menurutnya sangat ganjil sekali.