
Dengan tergesa-gesa Amanda kemudian berangkat bersama dengan Farhan menemui Manda yang sedang ada di rumah sakit.
Mendengar cerita yang disampaikan oleh Farhan. Membuat Amanda sadar bahwa dia telah salah menilai ibu kandungnya sendiri yang selama ini Dia mengira telah menjualnya kepada keluarga Abimana yang kaya raya.
" Kek Apakah Ibuku akan memaafkan aku?" tanya Amanda merasa gelisah sekali.
" Pasti sayangku! Ibu kandungmu sangat menyayangimu. Dia pasti akan memaafkan semua yang sudah kau lakukan. Asal kau berjanji sama kakek jangan lagi menyakiti hati ibumu. Kasihan dia Nak!" Ucap Farhan sambil mengelus lengan Amanda dengan penuh kasih sayang.
Amanda kemudian menangis di pelukan Farhan. Sungguh tidak ada yang lebih menyakitkan hatinya. Selain ketika itu, dia mendengar bahwa ibunya saat ini sedang sekarat di rumah sakit. Dan itu adalah karena dirinya yang sudah menyakiti hati ibunya dengan luka yang begitu besar.
Amanda sadar bahwa dia telah benar-benar menyakiti hati bukan dunia dengan mengatakan hal-hal buruk sehingga membuat Amanda benar-benar merasa telah menjadi anak yang durhaka.
Selama ini Amanda tahu bahwa Manda sudah mengalami banyak duka dan juga kesakitan untuk membuatnya hidup bahagia bersama dengan keluarga Abimana.
Amanda menangis terisak di pelukan Farhan. Ketika dia mengingat semua kenangan ya waktu masih kecil dulu bersama dengan Manda.
Di mana Dirinya sering pulang menangis setelah sekolah. Karena teman-temannya yang selalu mengejeknya menjadi anak tanpa seorang ayah.
Amanda sering melihat Manda menangis waktu itu. Ibunya menyesali kehidupan mereka yang begitu sulit dan tidak pernah mengetahui di mana keberadaan Ayah kandungnya selama itu.
" Aku harusnya tahu Kek. Bahwa Mama menyerahkanku ke keluarga Abimana adalah untuk kebaikanku sendiri. Karena mama tidak mau melihat aku yang selalu diejek oleh orang-orang sebagai anak haram yang tidak memiliki seorang ayah seorang anak yang tidak diinginkan oleh keluarga ayahnya!" ucap Amanda dengan suara yang tersekat di tenggorokan. Farhan tak tega, hatinya ikut sedih sekali dengan nasib Manda yang begitu malang karena menjadi permainan nasib.
Amanda terus menangis sendu. Air matanya terus mengalir sedih sekali. Dia kerasa tidak sanggup kembali mengingat kenangan buruk ketika dulu dirinya sering sekali dibully oleh teman-teman sekolahnya maupun anak-anak di tempat dia tinggal selama ini dengan perkataan dan ejekan sebagai anak haram karena dia terlahir tanpa seorang ayah.
" Mamamu telah berjuang sangat keras untuk memberikan kehidupan yang indah untukmu tanpa harus mengalami penderitaan semacam itu lagi." ucap Farhan yang bisa melihat ketulusan di dalam mata Manda sebagai seorang ibu yang menginginkan kebaikan untuk anak yang dia cintai.
Farhan masih ingat betapa Air mata tidak juga berhenti di kelopak mata Amanda ketika gadis kecil itu dulu ikut bersama dengan mereka dan harus berpisah dengan ibunya.
Sementara Farhan dan istrinya tidak bisa untuk membujukkan Andika untuk menikahi Manda demi Amanda agar memiliki keluarga yang utuh karena saat itu Andika Sudah menikahi wanita lain dan Andika sangat mencintai wanita itu yaitu Kesya.
Farhan dan istrinya sangat mencintai Kesya karena mereka melihat kehidupan Andika semakin lebih baik setelah Putra mereka menikah dengannya.
begitu sampai di rumah sakit Farhan dan Amanda langsung mencari Mark untuk bisa bertemu dengan Manda.
Untuk sejenak begitu terpesona melihat kecantikan Amanda yang benar-benar sama seperti Manda.
Bisa dikatakan Amanda adalah versi Manda di masa muda dia bisa mengerti kenapa dirinya sampai sekarang pun begitu tergila-gila kepada sosok Manda yang sekarang sedang terbaring di rumah sakit dan masih belum sadarkan diri.
Mark tidak percaya sama sekali tetapi sekarang setelah melihat Amanda berdiri di hadapannya dan melihat Farhan Abimana berada bersama dengannya. Baru dia percaya 100% semua yang dikatakan oleh Manda adalah kenyataan.
" Halo nama saya adalah Farhan Abimana dan ini adalah cucu saya Amanda Abimana yang merupakan anak dari mana bersama dengan Putraku, Andika Abimana!" ucap Farhan memperkenalkan dirinya kepada mark dengan mengulurkan tangannya dan senyum yang penuh persahabatan.
Mark menerima huluran tangan dari Farhan.
" Nama saya Mark Clarkson! Saya suami Manda!" ucap Mark dengan suara lirih.
Melihat keraguan pengakuan dari Mark, Farhan bisa mengerti apa yang sedang terjadi di sini dan dia diam saja. Karena dia tidak mau kalau sampai nanti Amanda salah paham lagi kepada Mark dan Manda.
Bagaimanapun Farhan tidak mau kalau sampai cucunya nanti berpikir negatif tentang ibu kandungnya sendiri. Karena Manda telah menjadi istri kedua dari Mark Clarkson.
Ketika Amanda sudah berada di dalam kamar perawatan Manda, bersama dengan ibunya yang mulai membuka kelopak matanya.
" Aku tidak bermaksud untuk mencampuri urusan hidupmu. Tapi saranku, sebaiknya kau jangan menyakiti hati dua orang wanita yang dulu pernah menjadi orang spesial di hati Andika. Pilihlah salah satu di antaranya karena kita tidak bisa untuk serakah dan menginginkan dua-duanya!" ucap Farhan sambil mengulas senyum kepada Mark yang terkejut mendengar omongan Farhan.
" Apakah anda tahu kalau saya adalah suami dari Elena mantan kekasih Andika?" tanya Mark agak kesulitan menelan salivanya sendiri ketika dia melihat ekspresi Farhan yang mulai berubah.
" Tentu saja aku tahu siapa Mark Clarkson yang selalu mencari gara-gara dengan Putraku. Bukankah kau adalah laki-laki malang itu? Pria malang yang mau untuk digunakan sebagai alat oleh Elena sehingga dia bisa membalaskan semua dendamnya kepadaku!" Ucap Farhan dengan suara yang mulai serius.
Farhan kemudian menceritakan semua hal yang terjadi di masa lalu yang menjadi Sebab musabab kenapa dia tidak bisa menerima Elena sebagai menantunya.
Farhan menceritakan semua hal yanh pernah terjadi ketika dirinya menghalangi Elena untuk bertemu dengan Andika.
Mark seakan dibukakan matanya untuk sesaat mengenai sosok Elena yang ternyata begitu kejam karena telah menggunakan dirinya untuk membalaskan dendam sakit hatinya kepada keluarga Abimana yang tidak pernah menyetujui pernikahan Elena dengan Andika.
" Kami tahu kalau Elena tidak tulus untuk mencintai Andika. Dia selalu menggunakan Andika untuk mendapatkan proyek-proyek penting di perusahaan Abimana. Dia selalu melakukan kecurangan untuk menggoldkan tender-tender perusahaan ayahnya ketika berpartner dengan keluarga kami. Saat itu keluarga kami banyak mengalami kerugian karena ternyata keluarga Elena selalu saja melakukan banyak kecurangan dan korupsi!" ucap Farhan pelan.
Farhan menceritakan semua hal kepada Mark tentang masa lalu yang menjadi sebab dirinya tidak pernah mau menerima Elena menjadi menantunya dan selalu menghalangi Elena untuk dekat dengan Andika, pewaris keluarga Abimana.
Mark hanya Bengong terlongong di tempat karena ternyata dirinya selama ini telah dibodohi oleh Elena untuk menjadi musuh keluarga Abimana yang ternyata tidak bersalah sama sekali kepada keluarga Elena.
" Lalu sekarang apa yang terjadi dengan perusahaan keluarga Elena?" tanya Mark penasaran ingin mendengarkan cerita yang sesungguhnya berdasarkan versi Farhan Abimana.
" Tentu saja kami menuntut perusahaan ayahnya Elena untuk bertanggung jawab dengan kesalahan yang sudah dia lakukan di berbagai tender yang banyak merugikan keluarga kami. Ayahnya Elena di penjara dan perusahaannya bangkrut. Karena harus membayar kecurangan mereka kepada para karyawan yang tidak pernah digaji oleh ayahnya Elena selama berbulan-bulan!" ucap Farhan menceritakan semuanya dengan jujur.