Assalamualaikum Ustadz Ku

Assalamualaikum Ustadz Ku
269. Curiga



Keesokan harinya Laila kembali bertanya kepada Firman tentang hubungan suaminya dengan Ayana.


" Kenapa sih kok masih saja bertanya hal yang nggak penting kan sudah aku jawab tadi malam sayang, kalau dia itu cuman teman sekolahku!" ucap Firman merasa kesal.


Bagaimana tidak kesal pagi-pagi Laila sudah memberondongnya dengan pertanyaan sekitar Ayana.


" Kalau memang kalian tidak ada hubungan spesial. Lalu kenapa Mas selalu menghindar setiap pertanyaanku?" tanya Laila kesal juga.


Firman meraup wajahnya dengan kasar ketika dia mendengarkan ucapan dari istrinya.


" Sayang dengarkan Mas. Jangankan hanya seorang Ayana yang hanya menjadi teman masa lalu Mas. Tentang istri dan anakku saja, aku tinggalkan semuanya untuk bisa bersama dengan kamu. Kau masih meragukan cintaku padamu, hmmm?" tanya Firman sambil menatap tajam Laila.


Laila pun kemudian mengingat semua hal yang sudah dilakukan oleh Firman demi dirinya. Firman bahkan sampai rela dan mau kehilangan hak warisnya dari ayah dan ibunya yang sekarang telah diberikan kepada putra Firman yaitu Rasya.


Putra yang dihasilkan dari pernikahan Firman dan Shafa. Walaupun surat wasiat terakhir menyatakan bahwa harta kekayaan dari ayahnya Firman akan dibagi 3 untuk Rasya, Firman dan Arman. Tetapi harta milik atas nama Ibunya semuanya jatuh kepada Rasya.


" Baiklah kalau begitu Mas. Aku akan percaya padamu. Kalau kalian tidak pernah memiliki hubungan spesial di masa lalu!" ucap Laila pada akhirnya mengalah kepada suaminya. Karena dia pun bisa melihat bahwa suaminya bersungguh-sungguh untuk mempertahankan rumah tangga mereka.


Firman pun bisa bernafas dengan lega setelah Laila mengatakan hal itu.


' Syukurlah akhirnya Laila menghentikan semua rasa penasarannya. Akan sangat berabe kalau sampai Laila maupun Agus mengetahui hubungan terlarangku dahulu ketika kami masih duduk di bangku SMA! Semua itu hanya masa lalu dan tidak penting sama sekali sekarang kami sama-sama memiliki kehidupan baru! Aku tidak akan membiarkan kejadian satu malam itu menghancurkan seluruh dunia kami berdua!' ucap Firman di dalam hatinya. Sambil dia menghabiskan sarapan yang tadi telah disiapkan oleh Laila untuknya.


Setelah selesai menghabiskan sarapan ya Firman pun kemudian berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kantor.


" Akhirnya terbebas juga dari tekanan batin karena Laila yang terus saja bertanya tentang Ayana. Hari ini aku harus mengunjungi rumah sakit dan bertanya kepada Agus. Bagaimana caranya dia bisa bertemu dengan Ayana?" ucap Firman dengan penuh kemantapan. Dia pun kemudian melangkahkan kakinya menuju rumah sakit di mana Ayana saat ini sedang dirawat karena semalam pingsan setelah mengadakan resepsi pernikahannya.


Begitu sampai di rumah sakit, Firman langsung menemui Agus yang tampaknya baru bangun tidur.


" Bagaimana kabar istrimu Gus?" tanya Firman begitu mereka bertemu.


" Alhamdulillah Ayana sekarang baik-baik saja. Dokter bilang dia sedang hamil saat ini!" ucap Agus menyampaikan kabar gembira itu kepada Firman yang langsung tersenyum seneng.


" Syukurlah kalau istrimu saat ini sedang hamil. Semoga keluarga kalian akan selalu bahagia. Aku berharap semoga kesehatan Ayana akan semakin membaik." ucap Firman dengan senyum bahagia.


Ketika akhirnya Firman bertemu dengan Ayana yang terbangun dari tidurnya karena mendengar suara percakapan Firman dan Agus. Ayana terkesiap melihat dua laki-laki yang sama-sama pernah memiliki sejarah dalam hidupnya. Pria di masa lalunya dan pria masa kini nya.


" Apakah Papa dan Mama belum datang kemari?" tanya Ayana dengan suara pelan.


" Sayang perkenalkan dia adalah temanku dan juga rekan bisnisku, namanya Firman." ucap Agus sambil memperkenalkan Firman kepada Ayana.


" Kami sudah saling mengenal Mas. Dia adalah temanku sewaktu masa SMA dulu, dia juga laki-laki yang pernah mengambil sesuatu yang paling berharga dalam hidupku, tapi tidak mau bertanggung jawab dengan apa yang sudah dia lakukan kepadaku!" ucap Ayana sambil menatap sinis kepada Firman.


" Gara-gara Firman, dulu yang menyebabkan kita berdua terpaksa menikah. Apa kau masih ingat Mas? Waktu dulu mamaku menjanjikan untuk mengembalikan perusahaan Sugandi kepadaku dengan syarat aku harus mau menikahimu? Perusahaan Sugandi lepas dari tanganku adalah gara-gara Firman yang sudah membuat perusahaanku menjadi failed sehingga akhirnya Mama Humairoh membeli perusahaan itu dari pelelangan dan dia memberikan syarat kepadaku akan mengembalikan perusahaan itu kepadaku asal Aku mau menikah denganmu!" ucap Ayana menceritakan semuanya kepada Agus dan Firman yang terkejut dengan keberanian Ayana mengakui semua kisah kelamnya kepada dua laki-laki yang pernah hadir dalam hidupnya.


" Kenapa dulu kau membuat perusahaan Ayana failed Firman?" tanya Agus sambil menatap Firman yang bingung harus menjawab apa.


" Oh jadi suamiku dulu yang pernah menodai kamu?" tiba-tiba saja Laila berada di dalam ruangan itu yang membuat Firman terkejut setengah mati.


" Tapi itu terjadi hanyalah karena sebuah kecelakaan. Karena dia sedang mabuk gara-gara dia patah hati kau meninggalkannya tanpa pesan dan berita! Jadi Laila, semua kekacauan yang terjadi dalam hidup kami adalah gara-gara kau yang sudah pergi meninggalkan Firman tanpa alasan. Sehingga membuatnya menggila dan melampiaskan kekesalan dia dengan mabuk dan narkoba. Kalau kau marah dengan masa lalu kami berdua marah kepada dirimu sendiri. Berpikirlah sebanyak mungkin, sebelum kau melakukan sesuatu yang akan membuat hati orang lain menderita!" ucap Ayana sambil menatap tajam kepada Laila.


" Sudahlah semua itu hanyalah masa lalu dalam hidup kita. Yang penting sekarang kita memiliki kehidupan masing-masing dan tidak usah saling mengganggu satu sama lain!" ucap Agus berusaha untuk menengahi permasalahan di antara semua orang.


Walaupun dia cukup syok mendengarkan sebuah kenyataan tentang masa lalu Ayana dan juga Firman Tetapi dia tahu bahwa itu adalah masa lalu yang tidak akan mungkin bisa dirubah maupun diganti dengan sesuatu yang dia inginkan.


Sekarang mereka hanya bisa saling memaafkan dan saling menerima satu sama lain. Saling berdamai dengan masa lalu pasangannya masing-masing.


" Benar! Itu semua hanyalah sebuah masa lalu. Selama kita tidak pernah mengungkitnya lagi itu hanya akan selalu menjadi masa lalu, selamanya. Tetapi kalau kembali menguliknya dan tidak bisa move on dari masa lalu itu barulah itu menjadi sebuah masalah. Karena pasti akan ada hati yang terluka!" ucap Laila.


" Ayana Tolong maafkan aku karena kecerobohanku di masa lalu membuat Firman menjadi gelap mata dan merusak masa depanmu. Aku tahu Kau pasti telah melewati begitu banyak kesulitan gara-gara Firman yang sudah mengambil kehormatan kamu sebagai seorang gadis. Bahkan yang pernah aku dengar, sampai usiamu 30 tahun kau tidak berani mendekati seorang laki-laki. Kau bahkan sampai mengalami beberapa kali batal menikah karena masalah yang disebabkan oleh Firman. Aku yakin dulu Bibi Humairah tidak memaksa Agus untuk menikah denganmu, pasti selamanya Kau tidak akan pernah berani mendekati seorang laki-laki. Apakah aku bener?" tanya Laila yang langsung ditanggapi anggukan oleh Ayana.


" Aku telah mengalami sangat banyak sekali, penderitaan atas perbuatan Firman yang ceroboh di masa lalu. Bahkan aku pernah mengalami satu kali keguguran!" ucap Ayana akhirnya mengakui bahwa dirinya pernah hamil anak Firman di masa remajanya dulu.


semua orang yang ada di dalam ruangan itu terkejut mendengarkan pengakuan Ayana.


" Itulah yang dulu membuat aku menghilang dari Indonesia dan pergi ke Australia. Tapi siapa yang menyangka? Kalau ternyata ketidak hati-hatianku telah mengakibatkan aku keguguran dan kehilangan bayi itu di usia kandungan yang ke-2 bulan." ucap Ayana dengan berderai air mata.


Agus telah melihat bahwa banyak sekali penderitaan yang telah dilewati oleh Ayana. Tetapi wanita itu selama ini selalu tegar dan tidak pernah mengeluh kepada siapapun.


Agus memeluk ayahnya dengan penuh cinta kasih, " Kau adalah wanita paling hebat yang pernah aku temui. Kami adalah laki-laki yang telah memberikan banyak luka ke dalam hidupmu. Aku berharap kau bisa memaafkan kami. Marilah kita membuka lembaran baru dengan Kedamaian dan saling memaafkan satu sama lain!" ucap Agus yang mencium kening Ayana dengan penuh kelembutan.


Firman masih shock mendengarkan pengakuan Ayana yang mengatakan bahwa dia pernah hamil anaknya.


" Seandainya dulu kau datang padaku dan meminta pertanggungjawaban dariku aku pasti akan menikahimu!" ucap Firman dengan suara gemetar karena merasa sedih bahwa dirinya telah menghancurkan kehidupan seorang gadis baik seperti Ayana di masa lalu.


" Aku adalah sejahat-jahatnya laki-laki. Tolong kau maafkan Aku Ayana. Aku tidak tahu kalau kau pernah hamil anakku. Aku telah bersikap begitu kejam padamu bahkan dulu pernah menghancurkan perusahaan yang susah payah kau bangun." ucap Firman sambil meraup wajahnya dengan kasar.


Begitu banyak kisah dan kejadian yang terjadi di antara mereka berempat yang disatukan oleh satu takdir yaitu untuk mempertemukan mereka dengan pasangan mereka masing-masing.


Kejadian buruk yang terjadi dalam hidup mereka di masa lalu. Kini telah mereka terima sebagai sebuah pelajaran yang akan semakin mendewasakan mereka dan menerima semuanya sebagai takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa.


" Tanpa izin dari Allah semuanya tidak akan pernah terjadi. Sudahlah! Semua itu hanya masa lalu. Apa juga yang mau disesalkan? Kita pun tidak bisa menghujat Tuhan yang sudah menggariskan takdir itu. Semuanya pasti ada hikmah yang bisa kita petik!" ucap Agus berusaha untuk menengahi mereka semua yang tampak belum bisa menerima masa lalu yang pernah terjadi di antara mereka semua.


" Ya sudah kalau begitu kami permisi dulu ya? Kasihan pasti Yuke di rumah sendirian, hanya bersama pengasuhnya. Kalau dia mencari ayah ibunya pasti akan rewel. Ayana tolong maafkanlah kami berdua yang sudah memberikan waktu yang berat dalam hidupmu. Semoga kedepannya kita semua bisa menjadi keluarga dan sahabat yang baik!" ucap Laila sambil memeluk Ayah Nah yang masih tampak lemah diranjangnya.


" Terima kasih. Maafkan aku juga karena dulu aku pernah berniat untuk menghancurkan rumah tangga kalian. Aku saat itu hanya ingin membalaskan dendamku yang telah menderita selama bertahun-tahun karena Firman. itulah yang membuat Firman menjadi gelap mata dan akhirnya membuat perusahaanku bangkrut. Untuk menghentikan semua perbuatanku mengganggu rumah tangga kalian! Laki-laki bodoh itu sangat mencintaimu Laila. Tolong kau bahagiakan dia dan jangan pernah kau menyakiti dia lagi! Atau akan ada masa depan orang lain yang akan dihancurkan karena penderitaannya ditinggalkan olehmu!" ucap Ayana sambil memeluk Laila dengan lembut.


Firman hanya melihat mereka berdua tanpa bisa berkata-kata. Dua wanita yang pernah hadir dalam hidupnya dengan rasa berbeda di dalam hatinya. Satu wanita yang sangat penting dalam hidupnya. Satunya lagi adalah wanita yang tidak pernah dia anggap sebagai orang penting dalam hidupnya, tetapi ternyata telah menderita banyak sekali gara-gara perbuatannya di masa lalu.


Terkadang semua orang adalah tokoh penting dalam kehidupan orang lain yang mencintainya. Kita semua adalah manusia biasa yang tidak akan pernah terlepas dari kehilafan dan juga kesalahan.


Hanya saja bagaimana cara kita dalam menyikapi hal tersebut yang akan dapat membedakan kualitas Kita sebagai manusia.


" Terima kasih atas kunjungan kalian!" ucap Agus ketika mereka berpamitan dan meninggalkan dirinya bersama Ayana di rumah sakit.


Setelah Firman dan Laila meninggalkan Mereka tampak Agus mendekati Ayana. Pria tampan itu memeluk istrinya dengan erat.


" Maafkan aku yang telah banyak bersalah kepadamu. Kau adalah seorang wanita yang sangat hebat dan sangat tegar dalam menghadapi semua rintangan yang ada dalam hidupmu. Aku sangat bangga padamu! Terima kasih karena kau sudah bertahan sampai sejauh ini sehingga aku sekarang masih bisa memelukmu!" ucap Agus sambil mencium kening Ayana dan memeluknya.


Tampak Ayana air matanya mulai berderai, ketika dia mendengarkan semua perkataan Agus yang sangat menyentuh hatinya.


" Terima kasih juga karena kau mau menerima semua kekuranganku. Menerima semua keburukan sifat dan kelakuanku. aku tahu bahwa aku bukanlah wanita yang sempurna untuk menjadi istrimu. Tapi aku akan selalu berusaha untuk menjadi seorang istri yang akan berusaha membahagiakan kamu!" ucap Ayana dengan suara gemetar.


Saat mereka berdua tampak berpelukan satu sama lain, di luar sana, tampak Humairah dan Pradipta memperhatikan semua yang terjadi di dalam ruangan itu.


" Aku tidak mengira kalau ternyata ayahnya sudah mengalami begitu banyak kepahitan dalam hidupnya. Ternyata nasib Ayana sama denganmu. Hamil karena kesalahan laki-laki brengsek seperti aku. Tetapi aku masih termasuk pria yang beruntung karena kau masih bisa menyelamatkan Ayana dan melahirkannya. Dan sekarang aku menikmati peranku sebagai seorang ayah. Setelah bertahun-tahun lamanya aku tidak pernah tahu bahwa Ayana ada di dalam dunia ini! Terima kasih karena sudah melahirkan dan membesarkan Ayana sehingga dia menjadi seorang wanita yang kuat dan hebat dan tolong kau maafkan aku yang sudah memberikan waktu terburuk di dalam hidupmu. Karena aku yang tidak bertanggung jawab setelah melakukan kejahatan terhadapmu setelah membuat kamu hamil!" ucap Pradipta merasa sangat berdosa kepada Humairah yang sekarang telah menjadi istrinya.


" Sudahlah lupakanlah. Semua itu adalah masa lalu. Bagiku yang penting sekarang kita hidup bahagia dan bisa menerima satu sama lain!" ucap Humairoh tersenyum kepada suaminya yang saat ini sangat dia cintai.