
Begitu sampai di Prancis, Mark langsung mencari hotel yang dilaporkan oleh anak buahnya di mana sekarang Elena sedang bersama dengan Diego.
Dengan kemarahan yang membuncah di dadanya Mark terus melangkahkan kakinya menuju kamar hotel dimana Elena saat ini sedang bersama Diego. Tentu saja sesuai dengan apa yang dilaporkan oleh anak buahnya kepada Mark.
Mark langsung meminta kepada manager hotel untuk membuka kamar yang ditempati oleh Elina dan Diego.
Walaupun manajer itu sebenarnya tadinya sangat keberatan untuk mau melakukan permintaan Mark. Tetapi dia tidak sanggup dan tidak bisa berkutik ketika Mark dengam begitu lugas menyebutkan nama pemilik hotel tersebut sebagai sahabatnya.
Mark bahkan mengancam akan menelepon pemilik Hotel itu. Kalau sampai sang Manager tidak mau menuruti keinginannya untuk membuka pintu kamar hotel yang saat ini ditempati oleh Elena dan Diego.
Dengan tubuh gemetar, Mark pun kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar tersebut.
Mark terkejut ketika melihat begitu banyak orang di dalam kamar hotel itu dan mereka sedang melakukan party bersama. Tampak asisten dan juga manager Elena di dalam kamar itu. Diego menatap heran kepada Mark yang saat ini wajahnya sedang memerah menatap dirinya dan Elena yang sedang membicarakan tentang kontrak kerja mereka.
" Sayang? Apa yang kau lakukan di sini dengan wajah penuh amarah itu? Mengapa kau menerobos masuk ke dalam kamar yang kami sewa untuk melakukan pesta keberhasilan iklan kami?" tanya Elena sambil mengerutkan keningnya ketika dia melihat Mark yang meraup wajahnya dengan kasar tampak begitu frustasi.
Begitu melihat Elena yang baik-baik saja. Mark langsung memeluk tubuh istrinya dengan erat. Elena yang telah berhasil kembali membuat jantungnya berdebar sangat kencang. Ya! Sekali lagi Elena telah membuat Mark jatuh cinta kepadanya dan membuat Mark kembali merasakan bahwa dia tidak sanggup kalau harus kehilangan Elena dalam hidupnya.
Elena yang kebingungan dengan ekspresi Mark, dia hanya menenggelamkan wajahnya di dalam pelukan sang suami.
" Ada apa sayang?" tanya Elena khawatir.
Akan tetapi Mark menggelengkan kepalanya dan tidak mau mengakui dengan jujur apa yang sebenarnya saat ini dia rasakan.
" Tidak apa-apa sayang. Tiba-tiba saja aku sangat merindukanmu. Oleh karena itu aku mencari informasi tentang keberadaanmu saat ini. Maafkan aku sayang kalau sudah mengganggu pesta kalian semua!" ucap Mark dengan wajah merasa bersalah dihadapan Diego dan Elena.
Diego tersenyum kepada Mark kemudian dia mengundang Mark untuk bergabung dengan pesta perusahaannya untuk menyambut keberhasilan iklan yang mereka luncurkan berkat Elena sebagai brand ambassadornya.
Karena merasa tidak enak, Mark pun kemudian ikut bergabung dengan semuanya dan tampak menikmati pesta yang lumayan meriah. Walaupun hanya dihadiri oleh beberapa orang saja dari perusahaan Diego.
Mengingat waktu yang sudah tengah malam. Elena dan Mark kemudian berpamitan kepada Diego dan rekan-rekan yang lain untuk kembali ke apartemen yang dia sewa, tempat dirinya tinggal selama berada di Perancis.
Akan tetapi menolaknya, karena dia tidak membawa apa-apa untuk datang ke Prancis.
" Aku tidak membawa pakaian ganti sayang. Jadi rencananya malam ini juga Aku akan kembali ke Jerman!" ucap Mark yang langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang.
Sungguh! Hari ini adalah hari tergila dalam hidup Mark. Bagaimana mungkin dia langsung terbang ke Perancis dengan Jet pribadinya, hanya untuk mengejar sang istri yang dia kira sedang bermain gila dengan Diego, pria yang sangat dia kenal sebagai seorang casanova yang selalu menaklukkan wanita manapun yang dia temui.
Mark memang tipe laki-laki yang tidak senang apabila sesuatu yang menjadi miliknya disentuh oleh orang lain. Jadi sangat wajar kalau saat ini Mark telah melakukan hal gila itu terhadap Elena yang dianggap sebagai miliknya. Elena adalah istrinya bahkan Elena telah memberikan Marta dan Steven ke dalam hidupnya. Jadi tidak ada yang lebih penting selain Elena di dalam hidup Mark saat ini.
Kehadiran Manda di dalam hidupnya hanyalah sebagai bumbu penyedap untuk menghilangkan kebosanann dirinya ketika Elena berada di luar negeri dengan segala kesibukannya dengan karirnya yang semakin mencemerlangkan namanya di dunia modeling yang glamor dan mewah.
" Tinggallah di sini sayang. Mumpung kau sudah ada di Prancis. Kita bisa melakukan touring romantis berdua. Yah bisa juga sebagai bulan madu untuk kita berdua. Kalau untuk masalah pakaian dan kebutuhanmu yang lain. Jangan khawatir sayang! Aku akan meminta kepada asistenku untuk segera menyediakannya untukmu. Bagaimana Sayan" tanya Elena sambil bergelayut manja di lengan yang saat ini sedang menatapnya dengan begitu lekat.
Yah Mark bisa tahu bahwa dia benar-benar sangat mencintai Elena. Dan dia tidak ingin kehilangan istri yang telah menemani dia selama ini dalam suka dan dukanya.
" Baiklah sayang. Kita akan lakukan semua yang kau inginkan. Tapi tunggu sebentar ya? Aku harus menghubungi sekretarisku agar menyesuaikan jadwal kantor dan meminta dia untuk mengirimkan pekerjaan melalui emailku, agar pekerjaanmu di sana tidak terbengkalai begitu saja!" ucap Mark.
Akan tetapi Elena langsung merebut ponsel Mark dan kemudian menyembunyikannya.
" Ayolah sayang! Selama ini hidupmu sudah 24 jam hanya disibukkan dengan pekerjaan dan juga perusahaan. Marilah kita lupakan sejenak semua itu selama kau berada di Prancis. Ayo kita nikmati waktu kita hanya untuk bercinta saja! Kapan lagi kita memiliki banyak waktu senggang seperti ini?" tanya Elena kepada Mark yang tanpa keberatan dengan ide Elena.
Bagaimanapun saat ini Mark sedang memikirkan tentang Manda dan dia telah berjanji akan mengabarkan Manda tentang keberadaannya saat ini. Akan tetapi sekarang ponselnya ditahan oleh Elena dan dia pun tidak bisa bersikeras untuk mendapatkan ponselnya. Kalau tidak, Elena pasti akan curiga dengan dirinya.
" Lalu bagaimana dengan pekerjaanmu di Perancis sayang? Bukankah kau datang kemari untuk bekerja? Bukan untuk berbulan madu denganku?" tanya Mark mencoba untuk mengkonfirmasi sesuatu kepada Elena.
Elena tersenyum kemudian dia mengambil ponsel miliknya untuk menghubungi Diego.
" Maafkan aku Diego. Bisakah kita undur beberapa jadwal ku untuk sementara waktu? Karena aku berniat untuk berbulan madu dulu dengan suamiku tercinta. Mumpung Dia saat ini sedang berada di negara romantis ini! Syukur kalau kami akan punya baby lagi! Oh itu pasti akan sangat menyenangkan sekali! Terimakasih Diego atas semua pengertianmu ini. Aku pasti akan bekerja dengan sangat baik dan memberikan banyak keuntungan untuk perusahaanmu untuk membalas kebaikan kamu ini!" ucap Elena sambil tersenyum.