Anta's Diary

Anta's Diary
Om Itu Jahat



Kumpulin poin jangan lupa buat VOTE ya, makasih... Happy Reading...


******


"Asal tau aja ya, justru dia yang bantu gue buat merencanakan pembunuhan Delima, dia kan sekarang udah jadi pacar gue," ucap Kelly.


"APA?"


Silla, Raja dan Anta menyahut bersamaan tak percaya.


"Kalian kenapa?" tanya Delima.


Anta langsung menarik lengan wanita itu agar menjauh dari Ardi.


"Om ini jahat!" ucap Raja.


"Hahaha... bocah ingusan, tau apa kamu!"


"Yee... aku enggak ingusan kok, orang enggak lagi pilek, nih lihat hidung aku, sehat kan?" sahut Raja menunjukkan lubang hidungnya.


"Hahaha... kamu itu lucu banget, orang yang jahat itu Bos Chen, dia selalu memanfaatkan para wanita di sini," seru Ardi.


"Maksud kamu, Bos Chen mau berniat bunuh aku?" tanya Delima.


"Ya, begitulah," sahut Ardi.


"Sini, Anta kasih tau, tapi harus tahan ya soalnya yang satu agak gimana gitu," ucap Anta meraih tangan Delima.


Gadis itu memperlihatkan dua penampakan hantu perempuan berwajah pucat di hadapannya. Silla sudah menutupi perut Kelly agar tidak terlalu mencolok dan menakutkan Delima.


"An-Anta, itu..."


Delima langsung bersembunyi di balik tubuh Anta.


"Kok, dia bisa lihat kita?" tanya Kelly.


"Karena dikasih tau sama Anta, terus ini si Ardi mau ngapain ngunciin Delima sama anak-anak di sini?" tanya Silla.


"Mana gue tau, jangan-jangan dia takut kali kalau ketauan sama Delima terus dilaporin ke polisi," sahut Kelly.


"Bentar, maksud Kelly apa, ya, kok bawa-bawa nama Ardi?" tanya Delima.


"Kamu ngomong sama siapa?" tanya Ardi, ia meraih sesuatu di balik punggungnya.


Pria itu meraih pisau lipat di balik celananya itu. Lalu, ia mengancam Delima dan lainnya dengan pisau itu.


"Wuih, keren kan pacar gue," ucap Kelly mencoba menepuk bahu Ardi tapi tak bisa, ia menembus Ardi sampai terjatuh ke lantai.


"Hahaha... baru jadi hantu aja udah belagu, sekolah hantu dulu sana biar pinter dikit kayak gue," cibir Silla.


"Duduk, semuanya duduk atau aku tusuk!" ancam Ardi.


"Ardi kamu kenapa, sih?" tanya Delima.


Ardi langsung memerintahkan Anta dan Raja untuk masuk ke dalam toilet akan tetapi tangan Raja mencoba meraih pisau tersebut. Sayangnya ujung pisau lipat itu mengenai permukaan kulit di lengan Raja.


"Masuk, atau gue sayat leher kalian semua!" ancam Ardi dengan wajah menyeramkan dan terlihat beringas.


Anta mencoba menutup luka di lengan Raja dengan sapu tangan, Ardi mendorong punggung Anta dengan paksa. Kedua anak itu masuk dan terkunci di kamar mandi sempit itu.


"Ardi, apa yang kamu lakukan?" tanya Delima.


"Yang seharusnya gue lakukan tempo hari itu, harusnya saat itu tubuh elo udah jadi milik gue!" seru Ardi.


"Maksud nih cowok apaan, sih?" gumam Kelly seraya meletakkan sikunya di bahu Silla.


"Saat itu? Apa jangan-jangan kamu yang mencoba memperkosa aku?" tanya Delima dengan geram.


"Hahaha baru sadar ya, elo pikir Bos Chen aja yang bisa gonta ganti perempuan seenaknya," sahut Ardi.


"Tapi, bukannya kata Kelly kalian pacaran?"


"Kapan Kelly bilang itu sama elo, kita tuh hanya pasangan yang saling memanfaatkan, perempuan yang gue suka tuh cuma Silla, dan gue yakin si Kelly itu yang bunuh Silla makanya gue mau balas dendam sama dia, jadi dia gue manfaatin aja sekalian balas dendam."


"Wah, kurang ajar nih cowok!" Kelly sudah mengepal dan meninju telapak tangannya sendiri. Ia bersiap memukul Ardi, akan tetapi lagi-lagi ia menembus tubuh pria itu. Kelly kebablasan sampai jatuh ke luar jendela ruangan di lantai lima tersebut.


"Silla, ini gimana cara gue bisa naik ke sana?" teriak Kelly.


"Terbang, kalau enggak bisa terbang kamu naik lewat tangga apa pakai lift, hahahaha..." seru Silla meledek Kelly.


"Hadeh... bentar gue ke sana, awas lo pada ya kalau gue udah jadi hantu pinter, tunggu gue di atas!" gumam Kelly.


Silla menghampiri pria itu lalu ia menepis pisau lipat di tangan Ardi dan membuatnya tersentak karena seperti ada yang memukul tangannya.


"Kok, pisau gue jatuh, ya?" gumam Ardi.


"Itu pasti Silla, hantunya gentayangan mau menuntut balas sama Kelly, tapi Kelly udah mati jadi dia sekarang di sini mau menyelamatkan aku," ucap Delima.


"Enggak usah ngarang, deh. Gue enggak percaya sama hantu!" ucap Ardi.


Peletak!


Silla memukul kepala belakang pria itu.


"Ardi... ini Silla, kamu mau ngapain berbuat nakal sama Delima?" bisik Silla di telinga Ardi.


Pria itu langsung panik kala mendengar suara Silla di dekatnya.


"Mana mungkin itu suara Silla, pasti gue halusinasi," gumam Ardi.


"Enggak Ardi, itu beneran Silla kalau kamu bisa denger suaranya," sahut Delima.


"Enggak mungkin, enggak mungkin mana gue mau lihat Silla?"


"Kamu harus bebaskan anak perempuan tadi, dia yang akan memperlihatkan sosok Silla sama kamu," ucap Delima.


"Udah jangan banyak omong!" seru Ardi mengancam dengan meraih pisau yang jatuh tadi dan kini ada di tangannya, ia hendak menusuk Delima.


"Gue enggak mau ada saksi mata, jadi maaf Delima elo harus mati!" seru Ardi.


Silla langsung mendorong tubuh pria itu sampai membentur ke dinding. Ardi jatuh duduk dengan punggung menempel dinding.


"Ardi, aku beneran Silla, aku minta kamu lepasin anak-anak itu!" teriak Silla.


Wajah Ardi pucat ketakutan ia memandang ke sekelilingnya mencari keberadaan Silla yang tak kunjung ia lihat.


Pocong Uli mencari keberadaan Anta setelah ia kehilangan gadis itu. Dengan penciuman layaknya K9 Uli mencoba mencari keberadaan Anta dari parfum yang gadis itu gunakan.


"Nah, Anta di sini, nih," gumam Uli saat tiba di ruangan tempat Ardi menyekap Delima, Anta dan Raja.


"Ciaaatttt... Uli datang...!" pekik Pocong Uli yang baru saja tiba menembus pintu seraya melompat dengan kencang dan terlilit kain kafannya sendiri sampai menginjak bagian sensitif milik Ardi.


"Aduh...!" pekik Ardi kesakitan seraya memegangi junior miliknya.


"Waduh... perlu gue tambahin enggak nih, gue injek lagi gitu?" tanya Uli pada Silla.


******


To be continue...


Follow IG ku ya @vie_junaeni


Mohon dukungannya, mampir juga ke Novelku lainnya.


- Pocong Tampan


- With Ghost


- 9 Lives


- Kakakku Cinta Pertamaku


- Forced To Love


- Diculik Cinta


Vie Love You All.


Pleaseeeeee Jangan lupa VOTE buat dapatkan GA pulsa 20K tiap bulannya, semangat...!!!