Anta's Diary

Anta's Diary
S2 - Di Warung Nyak Muna



Happy Reading...


*****


Namun, pemuda itu menghentikan motor yang dia kendarai.


"Bukannya itu pemilik dompet ini?" tanya Arya.


"Ya udah kebetulan kalau gitu. Kita bisa makan nasi uduk sekalian kembaliin dompet itu," ucap Anta.


"Muna, ini saya sudah siapkan piring rotan dan alas yang baru untuk para pengunjung," ucap Aji.


"Makasih banyak Pak Aji, demen banget repot-repot di mari," sahut Nyak Muna.


"Demi kamu saya rela repot," sahutnya.


"Jangan pada romantis di sini, deh, eneg banget dengernya!" sahut Mike.


"Jangan gitu Mike, saya kan calon ayah buat kamu," sahut Pak Aji.


"Idih, ogah!" keluh Mike.


"Saya numpang ke kamar mandi dulu, ya," ucap Pak Aji.


Nyak Muna mengangguk mengiyakan. Pria itu melangkah menuju ke dalam rumah Mike kala itu.


Mike lalu terpaku kala melihat Anta datang ke arahnya dan tersenyum.


"Nyak, ada bidadari dateng, tuh!" Mike menunjuk Anta yang makin mendekat.


"Hmmm ... dasar micin!" sahut Nyak Muna.


"Micin? Dikata aye bumbu masakan apa?"


"Eh, maksud Nyak itu loh yang demen setengah mati sama pacarnya, kata anak muda kan micin, macam si Pak Aji tuh micin banget sama Nyak."


"Astaga si Nyak, itu bucin bukan micin!" Mike sampai menjambak rambutnya sendiri mulai kesal.


"Assalamualaikum, halo Nyak, apa kabar?" sapa Anta yang langsung mencium punggung tangan Nyak Muna.


"Walaikumsalam, eh Anta tumben main kemari, mana makin cakep aja!"


"Ah, Nyak bisa aja!" sahut Anta seraya menunjukkan deretan gigi rapi dan bersih miliknya.


"Anta sama siapa ke sini?" tanya Nyak Muna.


Gadis itu menunjuk ke arah Arya yang terlihat kesulitan memarkirkan sepeda motornya.


"Hmm ... si Anta datang sama monyetnya," keluh Mike.


"Mana monyetnya? Si Anta kaga bawa piaraan ke sini," sahut ibunya Mike.


"Itu maksud aku cowok yang ono!" tunjuk Mike ke arah Arya yang mulai mendekat.


"Udak-udak itu makanan apa, Nyak?" tanya Anta.


"Udah Nyak kejar maksudnya, hehehe. Itu siapanya Neng Anta?" tanya Nyak Muna.


Arya mendekat dan merangkul bahu gadisnya.


"Loh, kok ada si tikus di sini?" tanya Arya.


Nyak Muna langsung menjerit dan berlari ketakutan menaiki kursi saat mendengar Arya menyebut kata tikus.


"Ah, si kampret! Nyak gue takut tikus tau!" Mike langsung menghampiri ibunya dan memberitahukan kalau Arya hanya bercanda.


Anta menyikut perut Arya dan menepis rangkulan pemuda itu.


"Ya maafin aku, aku kan nggak tau kalau ibunya takut tikus. Eh, itu ibunya Mike? Jadi ini nasi uduk punya dia, dong?" tanya Arya.


"Kayaknya iya, kamu minta maaf sana sama Nyak Muna," pinta Anta.


"Oke."


Arya lalu menghampiri Nyak Muna dan meminta maaf.


"Maaf Nyak, saya panggil Mike dengan sebutan tikus macam Mickey Mouse," ucap Arya.


"Ya ampun, Nyak pikir tikus beneran. Lagian kenapa anak Nyak ganteng begini dipanggil tikus, sih?" Wanita itu terlihat menatap Arya dengan tajam.


"Panggilan sayang mereka, Nyak. Arya panggil Mike tikus, Mike panggil Arya kampret," sahut Anta.


"Ya ampun, so sweet bener kalian udah pada sayang-sayangan," ucap Nyak Muna.


Arya dan Mike saling menatap penuh dengan pandangan jijik dan bergidik kala itu.


"Siapa tadi namanya? Arya namanya, kan?" tanya Nyak Muna.


Arya menganggukkan kepalanya.


"Nyak titip Mike, ya? Dia mah jarang punya temen di sekolah, katanya temen yang cowok pada males main sama dia gara-gara mukanya kecakepan direbutin cewek mulu. Nah, berhubung elu pan cakep juga jadi kaga bakal kalah saing dah sama tampang gantengnya anak Nyak," tutur wanita itu.


Arya menunjukkan senyum yang terpaksa pada Ibunya Mike. Sementara Mike sudah menunjukkan wajah yang mual ingin muntah.


*****


To be continue...


Jangan lupa vote, favorit, like dan komentarnya. Terima kasih ya.


*****


To be continue...


Jangan lupa vote, favorit, like dan komentarnya ya. Terima kasih.